Dinding bata untuk rumah tinggal


[artikel bangunan] astudioarchitect.com Dinding untuk rumah dibuat sebagai pembatas antara ruang luar dan ruang dalam, sehingga menjadi pelindung dari gangguan cuaca, serta lingkungan sekitar. Fungsinya juga sebagai sekat antar ruang sehingga jelas area masing-masing ruangan, misalnya ruang tamu dipisahkan dengan kamar tidur, dapur dipisahkan dengan ruang keluarga. Salah satu jenis dinding yang paling dikenal adalah dinding bata merah. Jenis lainnya adalah dinding batako, beton blok, gypsum, dan partisi lainnya.

Dinding bata merah umumnya dibuat dari bata merah yang rekatkan dengan spesi campuran. Ukuran bata merah adalah:

Bata ukuran besar = 4 x 11 x 20 cm
Bata ukuran kecil = 3 x 7 x 13

Kusen dipasang sebelum dinding diplester

Peralatan listrik sebaiknya dipasang sebelum dinding diplester

Dalam pemasangannya, dinding ini harus dipasang satu per satu batanya dan direkatkan dengan spesi. Pada bagian pojok dinding harus diberi pengaku berupa kolom beton, dengan jarak antara kolom yang biasa dipakai yaitu jarak 3 meter. Pada jaman Belanda, seringkali bangunan tidak memakai kolom, tapi menggunakan susunan bata yang dimensinya lebih besar sehingga mampu menahan beban dan gaya dari dinding batanya.


Untuk pemasangan dinding bata, harga per meternya dihitung berdasarkan satuan material dan pekerja yang dibutuhkan. Misalnya kita harus membuat dinding bata seluas 9 meter persegi, maka kita hitung saja dahulu per meternya, dan kemudian baru dikalikan luas dinding bata tersebut. 

Bahan material untuk dinding bata biasa:

bata merah        70an buah             
Semen              0,352 sak      

pasir                 0,152 m2


Pekerja untuk dinding bata (asumsi borongan kontraktor)

Pekerja            0,35 hari (satu meter2 diselesaikan dalam 0,35 hari)
Tukang batu     0,125 hari
Kepala tukang   0,02 hari
Mandor            0,015 hari



Harga dinding bata lebih mahal daripada dinding batako, dan lebih murah daripada dinding bata hebel. 


Posisi dinding bata diatas pondasi dalam gambar kerja.


Pada pemasangannya, terdapat beberapa macam dinding bata pula, yaitu dinding trasraam dan dinding bata biasa. Dinding trasraam dipakai untuk dinding yang tahan air, yaitu yang bisa menahan air tanah agar tidak naik ke dinding bata, serta menahan air dari ruang yang basah seperti dinding kamar mandi, karena bila dinding lembab, akan tumbuh jamur atau lumut dan catnya bisa cepat terkelupas. Dinding lembab juga tidak baik bagi kesehatan.

Dinding trasraam berbeda dari dinding bata biasa karena perbandingan campuran adukannya. Dinding trasraam memakai perbandingan 1:2, yaitu 1 untuk semen, dan 2 untuk pasir. Ada pula yang memakai perbandingan 1:3. Untuk dinding biasa, campuran semennya 1:4, yaitu 1 untuk semen dan 4 untuk pasirnya.
Gambar: dinding trasraam disekitar KM/WC

________________________________________________

by Probo Hindarto

ENGLISH VERSION: Red Brick Wall for House building

Wall of a house built as a barrier between outer space and space in, so that became a barrier of weather disturbances, and the surrounding environment. It also functions as a divider between rooms so that clear areas of each room, such as living room separated by a bedroom, separate kitchen with family room. One type of wall is the best known red brick wall. Another type of brick walls, concrete blocks, gypsum, and other partitions.

Red brick walls are made of red brick with a species mixture. The size of the red brick is:

big Brick size = 4 x 11 x 20 cm
small brick size = 3 x 7 x 13 cm

[Door and window Frame placed before the walls were plastered]
[Electrical equipment should be installed before the walls were plastered]

In the installation, the bricks must be installed one by one and held together with species. At the corner of the wall should be given strenght in the form of concrete columns, with the distance between the columns are commonly used 3-meter distance. In early times, often the building does not use the columns, but using a brick structure with larger dimensions so that they can take the weight and style of the brick wall.
 
For the installation of brick walls, the meter price per unit is calculated based on material and labor required. For example we have to make the brick wall of 9 square meters area, then we count only once per meter, and then multiplied by the brick wall area.

Raw materials for ordinary brick wall:

70 red bricks
Cement 0.352 sak
sand 0.152 m2

Workers for the brick wall (assuming wholesale contractors)

0.35 worker days (one meter2 completed in 0.35 days)

Red brick wall more expensive than batako brick walls, and much cheaper than the hebel brick wall.

[The position of the brick wall above the foundation of working drawings]

At installation, there are several kinds of brick walls too, which trasraam wall and ordinary brick wall. Trasraam wall used for waterproof walls, which could hold the soil humidity so that water does not rise to a brick wall, and hold the water from the wet rooms like the bathroom walls, as if the walls moist, will grow mold or mildew and peeling paint. Damp walls is also not good for health.
 
Trasraam wall is different from ordinary brick wall because the comparison of the mixture. Trasraam wall using 1:2 ratio, ie 1 for cement, and 2 for sand. There is also the use 1:3 ratio. For ordinary wall, a mixture of 1:4 cement, ie cement and 1 to 4 for the sand.
 
[Picture: trasraam wall around KM / WC]

________________________________________________

by Probo Hindarto

© Copyright 2009 astudio Indonesia. All rights reserved.

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s