Membangun Rumah Biaya Murah / Building low cost house


astudioarchitect.com Rumah yang biaya pembangunannya murah, banyak orang yang membutuhkan rumah, tapi tidak semua memiliki dana cukup besar untuk membangun atau merenovasi rumah. Rumah di lahan terbatas seringkali juga identik dengan struktur konstruksi yang sederhana. Secara positif, hal ini berarti struktur yang lebih murah. Sistem konstruksi menerus tanpa banyak berbelok bisa menjadikan biaya pembangunan rumah lebih murah. Meskipun demikian, agar tidak terlihat monoton, banyak juga trik yang bisa digunakan agar rumah tampil tidak apa adanya.

Houses with lower construction costs, many people need homes, but not all have a enough fund to build or renovate houses. Houses in limited space is often also identical to the structure of simple construction. Positively, this means a less expensive structure. Continuous construction of the system without much edges makes the cost of housing is cheaper. However, in order not to appear monotonous, there are many tricks that can be used to house not show what it is.

Rumah sederhana dengan konstruksi sederhana pula yang lurus-lurus tidak banyak belokan atau patahan struktur, lebih murah dengan konstruksi dinding dari batako. Biasanya konstruksi seperti ini untuk Rumah Sangat Sederhana (RSS). Tentunya kita pernah suatu saat mengunjungi perumahan yang murah, misalnya perumahan dengan bahan rumah dari batako. Bisa dilihat betapa sederhana sistem konstruksinya. Kadang-kadang, struktur konstruksi dibuat memanjang tanpa belokan, yang bisa menghemat bahan struktur. Kebanyakan rumah di perumahan yang ’ekonomis’ juga dibuat dengan struktur seperti ini, dengan dinamika tampilan yang menyebabkan rumah terlihat elegan dan indah.

Tipe Rumah Sangat Sederhana (RSS) dengan struktur sangat sederhana dan material murah

Cara membuat rumah dengan biaya murah terlihat menarik
Berbagai cara digunakan agar rumah dengan konstruksi sederhana bisa tampil cukup menarik. Cara yang umum digunakan adalah seperti yang dipakai oleh perumahan-perumahan, misalnya memakai hiasan dekorasi dinding seperti benangan dan lis, atau memakai aksen material seperti dinding ‘garukan’. Bisa juga memakai warna-warna yang berani sebagai aksen. Tipe rumah yang umum untuk jenis rumah murah adalah: Rumah dengan muka yang cenderung datar dan atapnya pelana sederhana yang lebih murah, dipermanis dengan sebuah portal, menjadikan rumah tampil cukup elegan.

Simple house with a simple construction usually is a straight with not much bend or fracture of structures, cheaper with walls of adobe construction. Usually this kind of construction is for Very Simple House Type (RSS). If you happen to visit the cheap housing estates in Indonesia, such as housing materials of adobe houses. You could see how simple the system construction. Occasionally, elongated structures which are made of construction without bends, which can save the structural material. Most houses in economical housing estate is also made with the structure like this, with creative dynamics to make the house looks more elegant and beautiful home.


How to make a low cost house look attractive
Various methods are used to house with a simple construction to appear quite attractive. Generally used is like which used by the cheap housing estates, such as wearing ornate wall decorations such as wall lines, or using materials such as wall accents stones. We can also use bold colors as accents. Common types of housing for low-cost housing types include: House with the inclined flat face and the roof is a simple saddle for a cheaper, sweetened with a portal, making the house look quite elegant.

Penggunaan Material
Material rumah yang murah misalnya untuk dinding menggunakan batako, untuk atap menggunakan fiber cement atau genteng lembaran, bahkan saat ini, perumahan yang sangat murah memakai kusen pabrikan dari semen dan bukan dari kayu. Bila dilihat dan setelah difinishing, tampilannya tidak beda dari kusen kayu, hanya saja harus dibuat banyak dan modular.

 Gambar screenshot pencarian rumah RSS di Google

Penggunaan material juga menentukan harga bangunan sebuah rumah. misalnya, menggunakan dinding batu bata lebih tahan lama dibandingkan menggunakan dinding kayu untuk bagian luar bangunan. Dinding batu ekspos lebih terlihat tahan lama dibandingkan dinding acian karena tidak mudah kotor (meskipun acian lebih murah). Atap dengan konstruksi baja ringan lebih awet dibandingkan atap konstruksi kayu, meskipun harganya lebih mahal. Dalam hal ini, penggunaan bahan material juga menentukan apakah bahan tersebut bakal awet atau tidak. Tingkat awet atau tahan lama bangunan juga merupakan tolak ukur konstruksi yang murah.

Barangkali, hal-hal diatas bisa menjadi pertimbangan Anda dalam membangun rumah dengan material dan harga yang murah. Ada komentar?

Use of Materials
Materials for low cost homes, usually using brick wall, using fiber-cement roofing sheets or tiles, even now, housing which are very cheap use concrete window frames and not from the timber. If seen, and after finishing touch, it looks no different from a wooden frame, only to be made numerous and modular.


Use of the material also determines the price of building a house. for example, using a brick wall is more durable than using wood for the exterior walls of buildings. Exposed stone walls looked more durable than usual wall because it is not easyly dirty. Construction of lightweight steel roof is more durable than the wooden roof construction, although more expensive. In this case, the use of raw materials also determine whether such materials would be durable or not. Level of durability is also the benchmark for counting construction cost.


Perhaps, some aspects above can be your consideration in building a low cost house. Any comments?

________________________________________________

by Probo Hindarto

© Copyright 2010 astudio Indonesia. All rights reserved.

About these ads

One response to “Membangun Rumah Biaya Murah / Building low cost house

  1. wah, sangat perlu ni,bantuan perhitungan maupun gambar sangat diperlukan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s