Merancang denah rumah sendiri, cepat dan gratis / Free easy way to create house plan


astudioarchitect.com Bila kita tahu cara menggunakan internet, ada banyak cara untuk melakukan hal-hal yang menarik, contohnya yang satu ini. Di internet ada penyedia layanan yang bisa membantu kita membuat rencana denah rumah dengan cukup mudah. Syaratnya, kita perlu memiliki koneksi internet yang cukup cepat, peralatan komputer yang memadai, dan email untuk mendaftar.

If we know how to use the internet, there are many ways to do things that are interesting, for example this one. On the internet there are providers who can help us create a floor plan home with relative ease. Condition, we need to have a fairly fast internet connection, adequate computer equipment, and email to register.

Layanan ini disediakan oleh http://www.floorplanner.com yaitu sebuah situs di internet yang memberikan bantuan untuk mendesain denah bangunan rumah dan melihat bentuk tiga dimensinya. Untuk mencobanya, silahkan membuka website tersebut.

Untuk memulai membuat denah rumah, kita harus menciptakan akun terlebih dahulu dengan mengklik ‘free signup’. Prosesnya kurang lebih sama seperti kita membuat akun email, hanya saja disini dibutuhkan akun email yang sudah kita miliki atau buat sebelumnya untuk mendaftar.

Untuk akun yang gratis floorplanner memberikan kesempatan untuk membuat satu file rumah saja, itu artinya kita tidak bisa menggunakannya untuk lebih dari satu file bila kita hanya memiliki akun gratis. Disamping itu kita tidak bisa menyimpannya dalam bentuk jpg atau file gambar lainnya. Tapi disini saya akan menunjukkan bagaimana menyimpan file .bmp atau .jpg dari gambar yang kita buat di floorplanner.com

Untuk membuat gambar denah baru kita klik ‘my dashboard’, dan kemudian klik ‘start a new project’. Pada kkesempatan ini saya akan membuatkan denah untuk seseorang yang mengirimkan email kepada saya untuk membuat denah rumah di lahan 5×7 meter. Pada dasarnya kami di astudio tidak meminta fee untuk desain rumah dibawah 36m2 :)

Baiklah, untuk memulai proyek desain kita, pilih ‘start a new project’. Kita akan diminta untuk mengisikan nama denah (plan name), deskripsi, jumlah lantai (floor), dan background gambar bila ada. Background gambar adalah gambar denah yang mungkin Anda buat dengan tangan, atau gambar lahan yang didapatkan dari http://www.maps.google.com. Pilih ‘public’ bila ingin dilihat semua orang dan ‘semi private’ bila hanya orang tertentu saja yang bisa melihat denah ini. Klik ‘create plan’.

Setelah itu kita akan dibawa ke halaman edit, dimana halaman ini akan loading sebentar tergantung kecepatan koneksi Anda. Setelah loading selesai akan terlihat seperti gambar.

Gunanya bila kita memiliki gambar lahan adalah gambar tersebut bisa dipakai sebagai referensi untuk membuat denahnya. Bagusnya dari menggunakan floor planner ini adalah kita bisa mengisikan ukuran yang diinginkan pada denah dinding tersebut yaitu disini adalah 4×7 sesuai ukuran yang bisa dibangun. Jangan lupa mengklik ‘save now’ di bagian atas floorplanner untuk menyimpan secara berkala hasil desain kita.

Hasil desain dengan bentuk kotak. Disini dindingnya masih sangat tebal ukurannya 25cm jadi kita harus mengubah ukurannya menjadi 15 cm seperti dinding bata pada umumnya di Indonesia. Jangan lupa bila melakukan kesalahan, bisa di ‘undo’ dengan klik panah yang melingkar ke kiri.


Jika Anda mendapatkan kesulitan dengan gambar background yang Anda masukkan dalam file denah ini, klik ‘drawing properties’ dan pilih ‘show / hide drawing’ dengan pilihan tidak dicentang.

Untuk membuat lantai agar berada dalam dinding, kita harus membuat bidang lantai dengan mengklik ‘draw surface’ dan kliklah hingga menutupi bidang lantai yang diinginkan. Jangan biarkan lantainya kosong/ tidak ada lantainya karena membuat desain kita tidak sempurna. Untuk memotong dinding gunakan ; “split wall” dan hapuslah dinding yang diinginkan, kemudian aturlah dinding lain sesuai kebutuhan. Sekali lagi tutupi bidang lantai dengan menggunakan ‘draw surface’ hingga sempurna. Untuk mengubah warna dan pola lantai, klik dua kali pada lantai tersebut hingga muncul dialog untuk memilih permukaan lantai tersebut. Kita juga bisa memilih warna yang diinginkan dengan tekstur yang berbeda.

Untuk membuat pintu, pilih dari gambar pintu yang ada di menu gambar dan drag atau bawa ke bidang gambar untuk diletakkan ditempat yang diinginkan. Begitupun dengan jendela. Ingatlah bahwa disini menggunakan bahasa Inggris yaitu pintu (door) dan jendela (window). Pilihlan dari standard window untuk bentuk yang sederhana.

Untuk berbagai pilihan lainnya benda-benda dalam ruangan, seperti dapur (kitchen), kamar tidur (bedroom), kamar mandi (bathroom) dan sebagainya bisa dlihat di pilihan library, di ‘category’. Isilah denah dengan benda-benda dan furniture yang menurut Anda sesuai. Jangan lupa menyimpan agar bisa Anda edit lagi nantinya.

(bersambung dengan cara menyimpan gambar floorplanner, di bawah)



Gambar denah yang dibuat dengan floorplanner.com 

This service is provided by http://www.floorplanner.com ie a site on the Internet that provide assistance for designing the layout of houses and see the shape of three-dimensionally. To try it, please open the website.

To start making blueprints of the house, we must create an account first by clicking the ‘free signup’. The process is approximately the same as we create an email account, it’s just that here need an email account that we already have or start earlier to register.

For a free account floorplanner provides an opportunity to create a home file, it means we can not use it for more than one file if we only have a free account. Besides, we can not store it in the form of jpg or other image file. But here I will show you how to save files. Bmp or. Jpg of the image that we created in floorplanner.com

To create new drawings we click ‘my dashboard’, and then click ‘start a new project’. In this kkesempatan I’ll make plans for someone who sends an email to me to make blueprints of the house on the grounds of 5×7 meters. Basically we are in astudio not ask a fee for design houses under 36m2:)

Well, to start the project we design, select the ‘start a new project’. You will be asked to fill in the name of plan (plan name), description, number of floors (floor), and background image if any. Background image is the image plan that you may make by hand, or images obtained from http://www.maps.google.com land. Select the ‘public’ if you want to see everyone and ‘semi-private’ if only certain people can see this plan. Click on the ‘create plan’.

After that we will be taken to the edit page, which this page will load for a while depending on your connection speed. After loading the finished picture will look like.

Useless if we have a picture is a picture of land can be used as a reference for making schematics. Good a floor planner from using this is that we can fill the desired size on a wall map that is here is the appropriate size 4×7 that can be built. Do not forget to click the ‘save now’ at the top floorplanner to save regularly to our design results.

Design results with the form box. Here the walls are very thick, 25cm in size so we have to change the size to 15 cm, such as brick walls in general in Indonesia. Do not forget when making mistakes, can the ‘undo’ by clicking the circular arrows to the left.

To create a floor that is in the walls, we should make the floor area by clicking the ‘draw surface’ and click on to cover the desired floor area. Do not let the floor is empty / no floor because we do not make the design perfect. To cut the wall to use; “split wall” and remove the wall that you want, then arrange the other walls as needed. Once again, cover the floor area by using the ‘draw surface’ to perfection. To change the color and pattern floors, double-click on the floor to bring up the dialog to select the floor surface. We also can choose the desired color with different textures.

To make the doors, choose from the pictures the door on the menu and drag a picture or take it to the image area to be put in place as desired. Likewise with the window. Remember that here using the English language is the door (door) and windows (window). Pilihlan from standard to form a simple window.

For a variety of other choices objects in the room, like the kitchen (kitchen), bedroom (bedroom), bathroom (bathroom) and so can dlihat the library option, the ‘category’. Fill in the diagram with objects and furniture that you think appropriate. Do not forget to save so that you can edit later.

Melihat dalam bentuk 3Dimensi.

Untuk ukuran software atau utilitas yang berbasis website, floorplanner ini cukup lengkap dan memungkinkan untuk melihat hasil desain dalam bentuk 3Dimensi. Caranya? adalah dengan mengklik tombol ‘3D’ yang ada disebelah atas kanan dari gambar.

Bila diklik, akan loading sejenak sesuai dengan kecepatan koneksi Anda. Kemudian muncullah tampilan 3 dimensi yang bisa kita putar dan lihat dari segala penjuru.

Nah, saatnya menyimpan gambar denah dalam format .jpg. Floorplanner tidak menyediakan fasilitasn untuk menyimpan gambar, karena akun kita masih akun gratisan. Bagaimana caranya? Cara paling mudah adalah sebagai berikut.

- Buka denah atau tampilan 3D denah rumah tersebut
- Carilah dan tekan tombol ‘printscreen’ pada keyboard Anda.
- Bukalah program MS Paint atau Adobe Photoshop, kemudian klik “Ctrl V” untuk mengcopy paste tampilan layar. Nah, gambar denah sudah bisa kita simpan dalam komputer.

Bagaimana? Selamat mencoba
Oh ya, bila Anda mencoba cara membuat denah gratis diatas untuk rumah Anda sendiri, bisa dikirimkan ke astudioarchitect.com@gmail.com untuk kami berikan komentar dan saran secara GRATIS.

Seeing in the form 3Dimensi.

For size-based utility software or website, floorplanner fairly complete and allow it to see the results of design in the form 3Dimensi. The trick? is to click the button ‘3 D ‘that is adjacent to the right of the picture.

When clicked, will load moment according to your connection speed. Then came the three-dimensional view that we can rotate and view from all directions.

Well, it’s time to save images in a format layout. Jpg. Floorplanner does not provide fasilitasn for storing images, because we still account for free account. How? The simplest way is as follows.

- Open plan or 3D view house plan
- Find and press the ‘printscreen’ key on your keyboard.
- Open up the program MS Paint or Adobe Photoshop, and then click “Ctrl V” for copying and pasting the display screen. Now, drawing plans can we store in your computer.

How? Good luck
________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2010 astudio Indonesia. All rights reserved.

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s