Category Archives: bagian rumah

6 Tanya Jawab tentang Pergola untuk Rumah Tinggal

astudioarchitect.com Pergola merupakan bagian rumah atau berdiri sendiri, yang biasanya berfungsi sebagai peneduh dengan ditumbuhi tanaman rambatan. Pergola biasa dibuat sebagai pelengkap dan pelindung dari panas matahari dengan menggunakan tanaman rambat untuk mengurangi panas. Perbedaan dengan kanopi terletak pada ide dasarnya bahwa pergola merupakan atap tanaman rambat yang saat ini sudah agak bergeser pengertiannya menjadi semacam pelindung dari sinar matahari baik dengan tanaman rambat ataupun tidak. Artikel ini merupakan hasil wawancara reporter tabloid NOVA dengan Probo Hindarto, astudio, dimuat di tabloid NOVA edisi 16 Januari 2012.

1. Apa yang dimaksud dengan pergola? Apa bedanya dengan kanopi?
Pergola merupakan bagian rumah atau berdiri sendiri, yang biasanya berfungsi sebagai peneduh dengan ditumbuhi tanaman rambatan. Pergola biasa dibuat sebagai pelengkap dan pelindung dari panas matahari dengan menggunakan tanaman rambat untuk mengurangi panas. Perbedaan dengan kanopi terletak pada ide dasarnya bahwa pergola merupakan atap tanaman rambat yang saat ini sudah agak bergeser pengertiannya menjadi semacam pelindung dari sinar matahari baik dengan tanaman rambat ataupun tidak. Pergola seringkali merupakan pelindung dari panas matahari namun tidak dari hujan, karena tidak memiliki penutup atap. Kanopi merupakan bagian bangunan yang menempel atau berdiri sendiri, biasanya tanpa lantai, dan berfungsi untuk melindungi dari panas dan hujan. Kanopi selalu merupakan pelindung dari panas dan hujan. Namun saat ini, pergola seringkali dipakai untuk menyebut salah satu jenis kanopi, biasanya merupakan atap dengan kisi-kisi kayu atau besi dan tanaman rambat, tak jarang juga memakai atap polycarbonate.

2. Apa fungsi utama pergola? Seberapa penting fungsi pergola mendukungbangunan rumah secara keseluruhan?
Fungsi utama pergola adalah memberikan bayangan yang teduh di area rumah atau bangunan, tujuannya adalah untuk meneduhkan area berjalan atau area duduk outdoor. Pergola memberikan kesan alami karena material yang digunakan biasanya dari kayu, meskipun dibuat dari metal atau beton, pergola tetap memberikan kesan alami berkat tanaman rambat dan setidaknya kisi-kisi pembayangan yang menahan sinar matahari. Pergola bukan merupakan bagian penting dari rumah, namun merupakan bagian tambahan yang bisa menambah estetika dan kekayaan suasana ruang disekitar rumah.

3. Bagaimana dengan pemilihan desain, dihubungkan dengan konsep rumah?
Pergola sangat sesuai digunakan di Indonesia karena iklim negeri kita yang tropis dengan musim kemaraunya yang panas, sehingga sangat mehyenangkan bila memiliki pergola sebagai bagian dari rumah. Desain pergola terutama adalah merupakan struktur yang dibuat dari kayu, logam atau beton dengan bagian yang bisa dirambati tanaman rambat. Pergola sesuai untuk area rumah yang berhubungan dengan ruang luar seperti perpanjangan teras depan, samping dan belakang, maupun pergola yang berdiri sendiri memayungi area duduk luar. Desain dari material kayu biasanya digemari karena bisa disesuaikan dengan kayu kayu kusen pintu jendela rumah. Pergola bisa melengkapi rumah dengan elemen estetis yang memperkuat kesan rumah tropis yang sejuk dan rindang.

4. Material apa saja yang bisa digunakan untuk membuat pergola? Apakelebihan dan kekurangan masing-masing matrial tersebut?
Pergola bisa dibuat dari struktur kayu, logam atau beton. Bila dibuat dari kayu biasanya merupakan pergola model tropis yang terlihat lebih alami daripada dibuat dari logam atau beton. Pada dasarnya material baik kayu, logam atau beton dibentuk sedemikian rupa untuk memebrikan perlindungan transparan semacam atap, namun tidak tertutup dengan harapan sinar matahari masih bisa menembus disela selanya. Pergola bisa dibuat juga dengan kombinasi berbagai bahan, misalnya untuk kolom-kolom menggunakan beton, rangka kisi kisi bagian atasnya menggunakan kayu, serta ditambahkan kawat ram untuk rambatan tanaman. Material kayu memiliki kelebihan terlihat alami, namun kekurangannya adlaah harus memilih jenis kayu yang tahan cuaca seperti jati, merbau, ulin dan sebagainya sehingga tidak cepat lapuk mengingat pergola berada diluar ruangan dan terkena panas dan hujan. Material logam seperti besi hollow, stainless steel memiliki kekuatan berupa kesan ramping sehingga tidak perlu terlihat terlalu besar, namun material logam harus dipilih dari yang tahan cuaca, setidaknya diberi finishing cat dan pelapis yang tahan cuaca. Material beton biasanya dipakai sebagai kolom-kolom yang bisa memberi kesan kokoh serta kesan ruang yang lebih kuat, namun kadang terlihat lebih membosankan dan biasa saja. Material lain seperti batu tempel, palimanan, batu candi bisa ditambahkan untuk kesan estetika yang lebih kuat pada dinding beton atau tembok pergola.

5. Umumnya, dimana sih posisi pergola? Apakah selalu ada di bagian depanrumah?
Pergola bisa berada disemua bagian rumah yang berupa taman, baik didepan, disamping, ata dibelakang. Pergola juga bisa berada di lantai atas, misalnya sebagai perpanjangan teras/balkon atas, sebagai tempat duduk duduk di dak atas.

6. Aksesori atau elemen apa yang kerap “ditempelkan” pada sebuah pergola?Apakah tanaman rambat termasuk salah satunya?
 Elemen yang banyak ditambahkan adalah lampu tempel yang menempel pada dinding kolom pergola. Demikian juga dengan batu tempel bila disebut elemen hias, adanya kolam ikan disekitar pergola bisa memperkuat kesan asrinya. Tanaman rambat pada dasarnya bukan merupakan aksesori, namun menurut sejarahnya justru merupakan bagian utama dimana pergola sebenarnya hanya bangunan yang dipakai untuk rambatan tanaman, jadi tanaman rambat seyogyanya harus selalu ada di pergola.

Dalam Artikel versi web NOVA oleh Hasto Prianggoro:

 Tanaman rambat pada dasarnya adalah elemen utama dari sebuah pergola. Ia bukan merupakan aksesori, karena menurut sejarahnya justru merupakan bagian utama di mana pergola sebenarnya hanya bangunan yang dipakai untuk rambatan tanaman. Jadi, tanaman rambat “harus” selalu ada di pergola.Selain tanaman rambat sebagai elemen utama, aksesori atau elemen apa yang kerap “ditempelkan” pada sebuah pergola? Menurut Probo, ada beberapa elemen yang banyak ditambahkan pada pergola. Beberapa di antaranya adalah lampu tempel yang menempel pada dinding kolom pergola. Elemen atau aksesori lain misalnya batu tempel (disebut elemen hias), atau kolam ikan di sekitar pergola yang bisa memperkuat kesan asri pergola tersebut.

 Rambat Lebih Tepat


Tanaman apa yang pas sebagai elemen pergola? Sebaiknya pilih tanaman tahunan yang rajin berbunga dan berbuah tanpa harus mengganti dengan tanaman baru. Sifat tanaman sebaiknya selalu hijau (evergreen), yakni daun tidak rontok pada waktu-waktu tertentu. Tanaman juga harus memiliki nilai estetika tinggi. Itulah sebabnya, dipilih tanaman dari jenis perdu dengan bantuan perambatan, seperti bugenvil dan alamanda, atau tanaman merambat sendiri, seperti passiflora, anggur, stefanot dan sebagainya.

Setelah memilih jenis tanaman, sediakan pot-pot ukuran besar untuk menanamnya. Pot biasanya diletakkan di bagian belakang, dan posisinya berada di luar pergola. Media tanamnya berupa campuran tanah subur, pupuk kandang, dan pasir (1:1:1). Jika pertumbuhan tanaman perdu makin subur, sebaiknya dibantu dengan mengikatkan tanaman ke tiang. Usai menanam, jangan lupa untuk melakukan perawatan sebaik-baiknya.Pemupukan sekurang-kurangnya dilakukan tiga bulan sekali. Bisa memakai pupuk NPK maupun pupuk daun. Pemangkasan juga perlu. Tujuannya, di samping mengurangi beban pergola, juga menambah estetika. Tak ketinggalan, rajin-rajinlah memberantas hama, bila perlu semprot dengan pestisida.

NOVA edisi 16 Januari 2012

 ________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2011 astudio Indonesia.
All rights reserved.

3 alternatif bukaan ruang keluarga ke arah taman

astudioarchitect.com Bila kita memiliki taman belakang, akan sangat baik apabila taman tersebut bisa terintegrasi dengan ruang dalam, misalnya ruang keluarga atau ruang makan. Hal ini karena, keberadaan taman dibelakang atau disamping rumah bisa memberikan penghawaan dan pencahayaan alami yag dibutuhkan sebuah rumah agar lebih sehat. Dalam artikel ini saya membuat 3 alternatif desain bukaan jendela atau pintu ke arah taman, yang bisa memberikan gambaran alternatif ide.

.

Tanpa bukaan

Entah disadari atau tidak, banyak rumah yang tidak memiliki akses ke taman belakang atau samping, entah apakah disengaja ataupun tidak, merupakan desain rumah yang ‘lupa’ akan pentingnya hawa dan cahaya alami dari luar. Ruangan seperti ini terlihat sumpek dan kurang menarik karena merupakan ‘ruang mati’ tanpa pencahayaan dan penghawaan alami. Kesan ruang yang ada terasa agak menekan.

Bukaan jendela kecil

Bukaan jendela kecil merupakan pilihan yang paling sering saya temukan untuk rumah yang memiliki taman belakang atau samping. Tujuannya tentunya memasukkan cahaya dan hawa alami. Keuntungan bila memakai bukaan jendela kecil adalah bila belakang rumah dirasa kurang privasi karena pandangan dari rumah tetangga belakang, atau semacam itu. Jendela kecil juga dibuat kadang dengan alasan untuk menutupi area cuci jemur atau bagian lain yang kurang menarik karena bila terlihat dari jendela terasa kurang menarik bahkan tidak sopan. Hanya saja, konsekuensinya adalah mungkin kurangnya pencahayaan dan penghawaan alami yang masuk.

Bukaan jendela lebar

Dengan luasnya jendela ini, terlihat bahwa cahaya dan hawa alami lebih banyak masuk kedalam ruangan, sehingga perkiraan suasana dalam ruangan lebih terang dan berhawa alami. Menurut pengamatan dan pengalaman saya, tinggi plafon 3,5m masih terasa sejuk bila rumah adalah 2 lantai. Untuk rumah satu lantai, sebaiknya memang dibuat dengan plafon tinggi agar lebih sejuk sehingga meminimalkan, bahkan meniadakan kebutuhan akan AC.

Bukaan pintu jendela


Bukaan ini merupakan pintu-pintu yang juga berfungsi sebagai jendela. Biasanya merupakan pintu pintu double dengan material kaca yang bisa dipasang dengan memakai sistem pintu swing biasa atau pintu lipat ke samping. Tujuan utamanya lebih untuk memaksimalkan pencahayaan dan penghawaan alami sekaligus membuat kesan ruangan menjadi semakin luas dengan adanya pintu terbuka yang menyatukan antara ‘luar’ dan ‘dalam’.

Beberapa pertimbangan dibutuhkan untuk memilih bentuk bukaan yang baik untuk sebuah ruangan, sebelum membuat kusen pintu jendela. Bentuk bukaan yang berbeda bisa membuat suasana ruang yang berbeda yang mempengaruhi suasana hati serta tingkat kenyamanan dan kesehatan didalam ruangan.

  ________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2011 astudio Indonesia.
All rights reserved.

>Ide ‘taman vertikal’ untuk memiliki taman tanpa lahan

>

astudioarchitect.com Lahan rumah menyempit karena dipakai untuk ruang-ruang rumah tinggal, kadangkala hampir tak ada lagi tanah tersisa dalam rumah. Bagaimana bila kita ingin berkebun misalnya menanam tomat, lombok, dsb? Saat ini, sudah banyak orang mempraktekkan ‘kebun vertikal’ atau dalam bahasa Inggris: vertical garden. Cara ini berarti menumbuhkan tanaman dengan cara vertikal dengan memakai beberapa metode, misalnya dengan memakai pot-pot tanaman untuk disusun secara vertikal, menggunakan media hidroponik yang diatur secara vertikal, maupun tanaman rambat.

desain taman vertikal dengan menggunakan frame besi yang biasa untuk digunakan sebagai bahan besi dalam beton bertulang. Desain dengan frame besi bertulang ini juga bisa dipakai untuk pagar taman depan, pagar balkon, dan lain-lain dengan menggunakan tanaman outdoor maupun indoor. 
Pagar taman vertikal yang rimbun dan asri, bisa dibuat juga dengan frame besi hollow, besi tulangan atau ram kawat yang bisa dibeli di toko bangunan. Biaya pembuatan tergantung pada bahan dan biaya las serta tukang. Selebihnya adalah pot tanaman atau media hidroponik. 

Untuk jenis pagar atau dinding ‘hijau’ dengan konsep taman vertikal ini, kita bisa juga membuat dinding yang memang ditanami, misalnya dengan membuat selang-seling tembok dan tanaman. Dengan cara ini kita bisa memperbaiki kesan dinding samping, dinding belakang, maupun dinding eksterior rumah kita. Tanaman yang baik untuk ditanam bisa jadi tanaman untuk keperluan sehari-hari seperti sayuran dan obat. Dengan cara ini kita bisa menghemat untuk biaya belanja bulanan, sekaligus memperindah lingkungan sekitar rumah. Kita juga bisa merasa lebih nyaman dan dekat dengan alam.

________________________________________________
Photos from various sources
writing by Probo Hindarto
© Copyright 2011
astudio Indonesia. All rights reserved.

>Menggunakan susunan genteng untuk alternatif material pagar

>

astudioarchitect.com Semakin lama semakin banyak ide menarik muncul untuk rumah tinggal, salah satunya adalah yang satu ini; menggunakan genteng sebagai alternatif material untuk pagar. Pagar ini dibuat dengan menyusun genteng dalam jajaran atau tumpukan, yang secara alami ternyata menimbulkan tekstur material yang lumayan bagus. Terlihat dalam foto yang saya ambil waktu jalan-jalan ke sebuah perumahan, pagar dari susunan genteng ternyata memberi warna unik untuk sebuah rumah, karena dari segi warna saja sudah berbeda, terakota, penampilannya tampak unik dibandingkan pagar-pagar lainnya. 

Menarik bukan? Anda ingin mencobanya?

________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2010 astudio Indonesia.
All rights reserved.

Merancang musholla di rumah kita

astudioarchitect.com Sejumlah orang memiliki mushola di dalam maupun di luar rumahnya. Seberapa penting kehadiran mushola di dalam rumah? Musholla termasuk penting sebagai tempat beribadah yang meningkatkan keimanan penghuni rumah. Artikel ini merupakan tanya jawab tentang musholla, dan di bagian bawah terdapat artikel yang dimuat di Koran Sindo berdasarkan wawancara dengan saya.

Apa yang perlu dipertimbangkan untuk mendesain  mushola di rumah? Ruang musholla pada dasarnya sebuah ruang yang menghadap kiblat, karena itu perlu dipertimbangkan letak pintu, arah kiblat dan ukuran panjang dan lebar ruangan agar nyaman. Letak dari musholla bisa berada dekat dengan ruang keluarga agar mudah dijangkau seluruh keluarga, atau agak terpisah sehingga tidak terganggu dengan aktivitas lain, sesuai dengan keinginan dari penghuni. Ukuran minimal untuk dimensi orang sholat per orangnya kira-kira 60×100 cm sehingga dari ukuran dimensi manusia ini bisa dilihat seberapa banyak anggota keluarga yang bisa sholat berjamaah. Adakalanya jumlah yang bisa sholat menyesuaikan tempat, namun bila musholla baru bisa dirancang menurut kebutuhan berapa orang yang bisa sholat.

foto: by hophoptuing

Perihal posisi untuk mushola, Bagaimana pertimbangan dalam menentukannya? Musholla bisa diletakkan dekat dengan area ruang bersama seperti ruang keluarga, beberapa klien saya memilih seperti itu sehingga saat sholat tiba, aktivitas lain seperti melihat TV bisa dihentikan sebentar untuk sholat bersama, berarti keluarga ini sangat menghormati waktu sholat. Untuk pilihan dipisahkan dari ruang lain, biasanya merupakan pilihan agar lebih khusu’ terutama jauh dari aktivitas yang bisa mengganggu seperti anak bermain, melihat TV/ mendengar musik di ruang entertainment, dan sebagainya. Pilih letak yang paling sesuai dengan keinginan dan kebutuhan.

Bagaimana ketinggian plafonnya? Ketinggian plafonnya bisa sama atau berbeda, kadang tergantung dari kondisi yang ada, misalnya plafon yang tinggi bisa memberi kesan lebih luas dan lapang. Plafon rendah juga bisa menambah kesan keintiman dalam ruangan.

Bagaimana meletakkan tempat wudhu yang tepat? Tempat wudhu sebisa mungkin berdekatan dengan musholla, sehingga tidak mengganggu ruang lainnya, karena setelah wudhu, biasanya kulit basah, atau memakai sandal basah, sehingga air bisa terciprat atau membasahi lantai di ruang lain. Tempat wudhu bisa diberi bagian bawahnya dengan batu koral, pasangan frame besi dengan kisi2 besi untuk meniriskan air di sandal, dan air bekas wudhu harus bisa cepat disalurkan agar tidak menggenang.

Furnitur dan interior yang sebaiknya diletakkan dalam musholla? Tidak ada furniture yang harus diletakkan, tapi bisa memakai semacam meja panjang atau meja pendek-pendek lesehan untuk keperluan membaca Al-Qur’an. Hiasan yang bisa dipakai adalah kaligrafi, lukisan bergaya islami, bisa juga dari jendela dengan kaca patri dengan motif yang islami juga. Penutup lantai yang baik bisa disesuaikan dengan kebutuhan saat sholat kita bertelanjang kaki sehingga lantai kayu, parket, atau keramik bisa digunakan. Sebaiknya menggunakan perbedaan jenis penutup lantai dengan lantai lainnya dan diangkat sedikit dari lantai lainnya.

DALAM KORAN SINDO:

MEMILIKI ruang khusus sebagai tempat ibadah di sekitar rumah memang kerap dilakukan banyak orang. Misalnya, musala yang bertujuan meningkatkan keimanan si pemilik rumah beserta anggota keluarga.

Menurut arsitek Probo Hindarto, sebelum membangun musala, banyak hal yang harus diperhatikan. Pertama, perhatikan ukuran atau dimensi dari ruangan tersebut. Hal tersebut penting karena si pemilik rumah perlu mempertimbangkan letak pintu, arah kiblat, serta ukuran panjang dan lebar ruangan agar nyaman.


photo by Alphadesigner

Letak dari musala bisa berada dekat dengan ruang keluarga agar mudah dijangkau seluruh keluarga atau agak terpisah sehingga tidak terganggu dengan aktivitas lain.

“Biasanya untuk letak yang cocok disesuaikan dengan keinginan penghuni,” tambahnya.

Selanjutnya, musala bisa diletakkan dekat dengan area ruang bersama. “Beberapa klien saya memilih seperti itu supaya saat waktu salat, aktivitas lain seperti melihat TV bisa dihentikan sebentar untuk salat bersama,” kata Probo.

Alasan lain, agar jauh dari aktivitas yang bisa mengganggu salat. Maka itu, sebaiknya pilih letak yang paling sesuai dengan keinginan dan kebutuhan. Sementara untuk ukurannya, kata Probo, minimal untuk dimensi orang salat per orangnya kira-kira 60×100 cm.

Jadi, dari ukuran dimensi manusia ini bisa dilihat seberapa banyak anggota keluarga yang bisa salat berjamaah. Adakalanya jumlah yang bisa salat menyesuaikan tempat, namun musala baru bisa dirancang menurut kebutuhan berapa orang yang bisa salat.

Lantas bagaimana dengan ketinggian plafonnya, Probo, pengasuh website astudioarchitect.com mengatakan, ketinggian plafon bisa sama atau berbeda dengan ruang-ruang yang ada di dalam rumah. Malah, terkadang bergantung pada kondisi yang ada. Semisal,bagi ruang yang lahannya minim, bisa saja menggunakan plafon yang tinggi.

Agar mendapatkan kesan lebih luas dan lapang. Kasus lain, ada juga penghuni yang menginginkan plafon dirancang rendah supaya menambah kesan keintiman setiap orang yang ada di dalam ruangan.

Sementara untuk penutup lantainya, Anda bisa menyesuaikannya dengan kebutuhan saat salat. Seperti lantai kayu, parket, atau keramik bisa digunakan.

“Sebaiknya menggunakan perbedaan jenis penutup lantai dengan lantai lainnya dan diangkat sedikit dari lantai lainnya,” imbuh Probo.

Begitu pun saat memilih pencahayaan yang tepat untuk musala. Pencahayaan bisa dibuat dramatis. Misalnya, dengan menggunakan lampu sorot atau spotlight. Namun, banyak juga yang memilih menggunakan lampu general atau umum mengingat untuk salat kita tidak perlu pencahayaan yang macam-macam.

Perihal warna, Probo menyarankan, lebih baik menggunakan warna-warna netral atau warna yang memiliki asosiasi dengan warna islami, seperti warna hijau yang lembut agar tidak mengganggu kekhusyukan beribadah.

Selanjutnya, perhatikan juga letak tempat wudu. Menurut Probo, tempat wudu sebisa mungkin berdekatan dengan musala agar tidak mengganggu ruang lainnya. Biasanya, setelah wudu kulit menjadi basah atau si pengguna memakai sandal basah sehingga air bisa terciprat atau membasahi lantai di ruang lain.

“Tempat wudu bisa diberi bagian bawahnya dengan batu koral, pasangan frame besi dengan kisi-kisi besi untuk meniriskan air di sandal, dan air bekas wudu harus bisa cepat disalurkan agar tidak menggenang,” saran Probo.

________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2010 astudio Indonesia.
All rights reserved.

Tips merenovasi rumah menjadi tempat usaha / Add a business place in a house

astudioarchitect.com Bagi banyak orang, membuka usaha di rumah merupakan alternatif yang sangat baik untuk memperbaiki perekonomian keluarga. Terutama sebuah keluarga terdiri dari ayah yang bekerja diluar, ibu rumah tangga dan anak anak, kadangkala ada keinginan agar sang Ibu bisa membuka usaha dirumah. Hal ini sangat lazim terutama bagi mereka yang memang memiliki rumah di daerah yang cukup padat atau potensial untuk membuka usaha. Apa saja yang perlu kita perhatikan saat ingin membuka usaha di rumah terutama dari segi desain dan arsitektur?

Rumah dengan tempat usaha di bagian depan yang nampak asri
desain rumah: Ibu Bambang Sudibyo

For many people, opening a business at home is an excellent alternative to improve the family economy. Especially a family consisting of a father who worked outside, housewives and children, sometimes there is a desire for the mother to open a business at home. This is very common especially for those who do have homes in dense areas or the potential to open a business. What should we consider when trying to open a business at home, especially in terms of design and architecture?

Salah satu usaha yang paling diminati antara lain adalah membuka usaha kecil seperti:

  • toko kelontong
  • wartel
  • laundry
  • warung/ depot/ restoran
  • butik/ toko baju
  • warnet
  • praktek dokter, arsitek, konsultan, dsb
  • kantor notaris
  • usaha foto copy, alat tulis dan penjilidan
  • biro perjalanan
  • toko buah
  • kafe mahasiswa/ pelajar
  • toko makanan khas
  • rental VCD dan DVD
  • mini market
  • dan sebagainya

Terdapat beberapa faktor yang bisa mempengaruhi desain arsitektur dari sisi perubahan bangunan rumah menjadi ruang usaha, karena tentunya dengan bertambah atau berubahnya ruang dalam rumah atau bagian rumah menjadi tempat usaha, maka terdapat pula penyesuaian dari segi arsitektur dan interior. Kadangkala ada keluarga yang merubah salah satu ruangan seperti ruang garasi menjadi ruang usaha. Kadangkala ada juga yang merubah ruang tamu menjadi tempat usaha, dimana perubahan ini tidak jarang menimbulkan konflik dari segi desain arsitektur dan interior karena bercampurnya berbagai aktivitas dalam rumah dan usaha.

One of the most sought after among others is to open small businesses such as:

  • grocery store
  • telephone kiosk
  • Laundry
  • shop / depot / restaurant
  • boutique / clothing store
  • cafe
  • practice for doctors, architects, consultants, etc.
  • notary offices
  • photocopy business, stationery and bindery
  • travel agency
  • fruit shop
  • cafe student / student
  • typical food store
  • VCD and DVD rental
  • mini market
  • etc.

There are several factors that can influence the architectural design of the building that may change the home into business space, because certainly with increasing or changing rooms inside the house it becomes a place of business, then there are also adjustments in terms of architecture and interiors. Sometimes there are families who change one of the rooms like the garage space into business space. Sometimes there is also a changing room into a place of business, which may cause a conflict in terms of architecture and interior design because the mixing of the various activities at home and businesses.

Yang harus diperhatikan dalam desain renovasi rumah untuk usaha adalah bagaimana desain ruang usaha tersebut bisa maksimal baik dari segi fungsi maupun dari segi tampilan, serta tidak atau kecil kemungkinan mengganggu aktivitas dalam rumah. Untuk menyiasatinya ada beberapa cara sebagai berikut:

- Pilih area yang paling tidak mengganggu aktivitas rumah, misalnya di bagian pojok lahan yang berbatasan dengan jalan. Adakan akses yang baik bila memungkinkan yaitu area parkir kendaraan minimum satu mobil dan beberapa motor. Rumah usaha yang baik selalu memperhatikan hal ini bila memungkinkan. Setidaknya ada parkir untuk beberapa motor terutama bila sasaran konsumen adalah kaum muda.

- Buka bagian depan atau tampilan depan bagian ruang usaha tersebut sehingga terlihat dari jalan dengan baik, misalnya dengan membuat etalase kaca, papan nama atau letter yang cukup besar, bisa juga menggunakan perbaikan dan penampilan fasad yang modern, misalnya tema gaya modern.

- Sediakan akses ke dalam ruang rumah yang langsung ke ruang bersama, bila memungkinkan misalnya ruang keluarga, meskipun bisa juga dengan diberi sedikit ruang misalnya taman diantara ruang rumah dan ruang usaha. Adakalanya ruang usaha perlu dilengkapi dengan kamar mandi khusus misalnya untuk praktek dokter atau bila Anda memiliki karyawan yang menjaga ruang usaha tersebut

- Bagi ruang usaha yang memerlukan renovasi, pertimbangkan untuk membuat ruang yang cukup besar dengan rencana penggunaan partisi untuk ruang-ruangnya, dengan harapan nantinya bila berubah jenis usaha, akan bisa dirubah ruangnya dengan mengubah partisi tanpa merenovasi strukturnya.

- Usahakan tetap memperhatikan garis sempadan bangunan, konsultasikan dengan arsitek atau kontraktor Anda, serta uruslah IMB terlebih dahulu agar tidak terjadi masalah dengan PemKot di kemudian hari. Perhatikan pula bagaimana aliran air, peresapan air tanah dengan menggunakan paving dan bukan plester yang menutupi seluruh area parkir, dengan demikian kita membantu agar air hujan bisa terserap ke lahan kita dan tidak turut menyumbang banjir.

- Perhatikan sanitasi, jangan menutupi bagian depan tempat usaha dengan cor beton atau merusak riol kota, atau menutupi riol / saluran air kota tersebut dengan beton atau rabatan. Hal ini bisa disiasati dengan menutup riol kota dengan jembatan dari besi berlubang-lubang yang masih bisa dilewati mobil atau motor dan tidak mengganggu sanitasi didepan ruang usaha.

- Perlunak tampilan ruang usaha dengan unsur tanaman yang hijau dan menyenangkan.

That must be considered in the design for house remodeling is how to design space to be a maximum both in terms of function and appearance, and having no or little possibility of disturbing activities within the home. To cope with that there are several ways as follows:

- Select an area that mostly will not interfere with home activities, such as in the corner of the land that borders the road. Hold a good access when possible ie the minimum vehicle parking one car and several motorcycles. A good home business always pay attention to this when possible. At least there is parking for several motorcycles especially when the target consumers are young people.

- Open the front view of business space to be visible from the road, for example by making glass storefront windows, signage or letter that is big enough, could also use improvement and the appearance of a modern facade, for example, the theme of modern style.

- Provide access into the space directly into the house together, where possible such as the family room, although it could also be given a little space between spaces such as a garden. Occasionally a business space need to be equipped with a special bathroom for example for the doctor practice space or if you have employees who maintain business space

- For business space that needs renovation, consider making a large enough space with the plan of partition to create rooms, in order that later on when changing the type of business, will be altered by changing the partition space without renovating the structure.

- Try to keep attention to the building demarcation line, consult with your architect or contractor, as well as take care of IMB in advance to avoid problems with the municipal government in the future. Notice also how the flow of water, ground water recharge using paving and not the plaster that covered the entire parking lot, so we help keep rain water can be absorbed into our land and do not contribute to flooding.

- Notice to sanitation, do not cover the front of the place with cast concrete or damaging the city sewers, or to cover sewers / drains of the city with concrete. This could be managed by closing the city sewers with an iron bridge from which holes can still be passed by a car or motorcycle and do not interfere with business space in front of sanitation.

- Soften the facade view of your business space with elements of green plants.

________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2010 astudio Indonesia.
All rights reserved.

Kolam Renang dalam rumah/Swimming pool at home

hasil pencarian Google:
tropical swimming pool

astudioarchitect.com Banyak orang menggunakan kolam baik kolam renang maupun kolam ikan untuk membuat rumah terasa lebih sejuk.Kesegaran yang timbul oleh adanya kolam renang ataupun kolam ikan dirasa sangat membantu menurunkan tingkat stress yang ada dalam kehidupan sehari-hari di perkotaan. Fasilitas relaksasi yang bisa dipakai dalam sebuah rumah antara lain adalah kolam renang, home spa, dan sebagainya. Kolam renang adalah jenis yang paling disukai untuk fasilitas relaksasi di rumah. Sebuah kolam renang biasanya terletak di halaman belakang rumah. Itu bisa dimengerti karena penghuni akan harus memiliki privasi saat menggunakannya. Area kolam renang ini juga berfungsi sebagai tempat yang baik untuk acara keluarga seperti BBQ, family gathering, pesta anak-anak dan jenis kegiatan sosial lainnya di rumah yang akan lebih baik jika hal ini dilakukan di sekitar kolam renang. Beberapa orang juga menggunakan kolam renang untuk melakukan latihan olahraga sehari-hari. 

Swimming pools are generally the most preferred type of home relaxation facility. A Swimming pool is usually located at the backyard of a house. That is understandable becaus the users will have to own a privacy while using it. It also serves as a good place to have family occasion such as barbeque, family gathering, kids party and other types of social activities at home. It will be nicer If it’s done around a pool. Some people also use swimming pool area to do daily exercises. But of course the best part of having a Swimming pool is the relaxation effect of such a nice garden with water feature.

Ada kontraktor khusus akan bersedia membantu Anda membangun sebuah kolam renang yang bagus untuk rumah Anda. Yang paling penting untuk diperhatikan adalah bahwa ada banyak persyaratan untuk membuat desain kolam renang. Lokasi kolam itu sendiri adalah hal yang paling penting karena harus menjadi bagian dari halaman dengan privasi yang baik, sinar matahari sebaiknya dalam sudut terbaik.

Beberapa orang ingin memiliki kolam renang dengan taman tropis yang indah di sekelilingnya, tentunya menghadirkan nilai lebih bagi hunian kita. Beberapa hal harus diperhatikan, misalnya adanya jalur untuk mengakses kolam dengan mudah, dengan tepi berpaving di sekitar kolam yang akan memudahkan orang untuk mengakses kolam dari setiap sudut. Beberapa fasilitas lain mencakup bangku-bangku taman dan payung, biasanya beberapa pasang kursi dengan meja santai sangat dianjurkan.

There are special contractors will be willing to help you build a nice swimming pool for your house. The most important thing to notice is that there are a lot of requirements to make is to design\the best pool for your home. The location of the pool itself is the most important-thing to notice. It has to be a part of the yard with good privacy. The sunshine must be in the best angle,

some people would like to have a swimming pool with a beautiful tropical garden around it. It also provide a good shades. There Should be pathway to access pool easily, with a good edge around a pool that will ease people to access the pool from every corner. Some other facility will include pool benches and umbrellas. Usually some pair of chairs with table are very recommended.

Bali villa pool, by antwerpenR on Flickr

Cara terbaik untuk memiliki kolam renang yang baik adalah dengan kontraktor spesialis kolam untuk membangunkannya untuk Anda. Ini berkaitan dengan keperluan konstruksi seperti bagian dasar kolam harus benar konstruksinya, lapisan penahan air dan tekanannya, rencana aliran air, dan persyaratan lainnya. Ada banyak orang mencoba untuk membangun kolam renang sendiri dan hasilnya tidak memuaskan karena beberapa kesalahan yang menyebabkan kebocoran dan kesalahan konstruksi lainnya. Tak kalah penting, pertimbangkan untuk menggunakan fitur-fitur seperti area kolam untuk berendam, tanaman pot, pencahayaan malam hari bagus dan mungkin Anda ingin sebuah dapur/ pantry diluar ruangan. 

Despite all, the best way to own a good swimming pool is by contracting a pool specialist to do it for you. This is beause of pool construction requirements such as construction of base part, layers, water flow plan, and other requirements. There area lot of people try to build swimmy pool on their own and the result is not good because some mistakes that cause leaks and other construction related mistakes. last but not least, consider using pool features like wading area, potted plants, nice nighttime hitching and maybe it you’d like: an outdoor kitchen. It should be very nice to have a summing pool at home :) ________________________________________________

by Probo Hindarto
© Copyright 2010 astudio Indonesia.
All rights reserved.

Kanopi melindungi rumah dari panas dan hujan / canopy to protect house from heat and rain

kanopi melindungi dari panas dan hujan (karya Yoyok Sudibyo)

astudioarchitect.com Berada di daerah beriklim tropis panas yang lembab, rumah-rumah di Indonesia harus didesain sesuai dengan iklim. Untuk mengatasi sinar matahari yang terik, tak jarang kita harus menggunakan pelindung jendela dan pintu yang disebut dengan kanopi. Apakah kanopi itu dan bagaimana penggunaannya? Artikel ini ditulis berdasarkan wawancara dengan saya di Koran Seputar Indonesia. 

Being in the tropical area of humid heat, the houses in Indonesia should be designed in accordance with the climate. To cope with the scorching sun, often we must use the protective window and door called the canopy. Is the canopy, and how it is used? This article was written based on interviews with me on the Koran Seputar Indonesia.

MEMPERCANTIK rumah tidak harus merombaknya secara total. Namun, kita bisa menambah beberapa atribut, salah satunya dengan menggunakan kanopi. Sebaiknya pilih kanopi yang unik atau sesuai dengan interior rumah agar terlihat lebih menarik.

Menurut arsitek Probo Hindarto, kanopi merupakan sebuah bangunan menjorok ke depan seperti rumah, kantor, bahkan restoran. Fungsi utamanya adalah memberi perlindungan bagi rumah untuk jendela, pintu, dan ventilasi udara dari segala jenis cuaca panas dan hujan. Seiring perkembangan zaman, bahan kanopi menjadi kian beragam, misalnya dari genting, bahan sirap (kayu), vinil, polikarbonat, kain, plastik, dak beton, seng, dan fiber semen. Beragamnya jenis bahan ini memudahkan konsumen dan arsitek memilih sesuai kebutuhan.

Lantas, bagaimana menentukan bahan yang terbaik untuk kanopi? Probo mengungkapkan, dari berbagai jenis bahan tersebut, keunggulan dan kekurangannya terletak pada kekuatan dan daya tahan bahan material. Bahan yang kuat seperti besi atau metal tentunya bisa bertahan lebih lama dibandingkan jenis bahan lain.

Sementara itu, kelemahan bahan penutup ini biasanya harus sering diganti secara berkala, terutama bila dari bahan yang lentur atau mudah rusak seperti kain dan plastik.
Jefry, pemilik bengkel pembuatan kanopi, mengatakan ada beberapa keunggulan dari setiap jenis bahan kanopi. Misalnya bahan stainless steel, jenis ini lebih tahan karat, lebih elegan, dan tidak repot untuk perawatan. Namun, harganya relatif mahal, yakni sekitar Rp400.000 hingga Rp550.000. Tidak heran, diperlukan pengelasan yang cukup profesional sehingga hasilnya tidak cacat. Jika ada cacat, bahan ini tidak dapat ditutup dengan menggunakan dempul ataupun sejenisnya.

Hal berbeda saat kanopi yang digunakan terbuat dari bahan besi. Memang biayanya lebih murah. ”Hanya, untuk finishing, bahan dari besi tetap harus dicat dengan zinchromate dan cat besi agar tidak terlalu cepat diserang karat,” tambahnya. Namun, kanopi berbahan besi mudah berkarat sehingga dibutuhkan perawatan ekstra. Sebelum mendirikan kanopi, sebaiknya pemilik rumah memperhatikan beberapa aspek, antara lain kebutuhan. Kanopi biasanya didesain karena pemilik rumah membutuhkan sesuatu yang dapat melindungi rumah dari perubahan cuaca, seperti arah sinar matahari langsung yang bisa merusak elemen-elemen penunjang rumah seperti pintu dan jendela.

(artikel bersambung di bagian bawah)

To beautify a house does not mean totally renovating it. However, we can add some attributes, one of them by using canopy. We recommend that you select a unique canopy or in accordance with the interior of the house to make it look more attractive.

According to architect Probo Hindarto, canopy is a building element that protects from sun ray for buildings like home, office, and even restaurants. Its main function is to provide protection for the house, for windows, doors, ventilation and air from all types of hot weather and rain. As the development of the age, the canopy becomes increasingly diverse materials, such as from roof tiles, shingles materials (wood), vinyl, polycarbonate, fabric, plastic, not concrete, zinc, and fiber cement. The diversity of these materials facilitate the consumers and architects to choose the material as needed.

So, how to determine the best material for the canopy? Probo revealed, from various types of such materials, their advantages and drawbacks lies in the strength and endurance of material. Strong materials such as iron or metal can certainly last longer than other types of materials.

Meanwhile, the weakness of this sealing material usually must often be replaced periodically, especially when the material is flexible or easily damaged, such as cloth and plastic.
Jeffery, making a canopy garage owner, said there are several advantages of each type of fabric canopy. For example stainless steel, this type is more resistant to corrosion, more elegant, and did not bother to care. However, relatively expensive, which is about Rp400.000 to Rp550.000.

It is different when the canopy is made of iron? “Only, for finishing, materials and equipment for iron should be painted with metal paint zinchromate and not too quickly attacked by rust,” he added. However, a canopy made from simple iron, so extra care needed. Prior to founding the canopy, home owners should consider several aspects, among other needs. Canopy are usually designed for home owners needed something that could protect the house from weather changes, such as the direction of the direct sunlight that can damage the supporting elements such as doors and windows of the house.

Probo menyarankan, jika ingin mengaplikasikan kanopi pada jendela atau pintu maka sesuaikan kanopi dengan ukuran jendela. Artinya, ukuran kanopi lebih lebar dari jendela atau pintu. Semakin lebar kanopi maka jendela akan semakin terlindungi. ”Tapi harus juga dibarengi dengan banyak unsur tanaman di sekitar rumah yang membantu menyejukkan udara dalam rumah,” saran Probo.

Probo juga menyarankan untuk memilih desain gambar kanopi sesuai dengan model bangunan rumah. Misalnya, model rumah modern biasanya berkanopi dengan jenis sederhana seperti dak beton tanpa banyak hiasan. Sementara itu, model gaya klasik/mediterania biasanya memiliki lis profil yang memperindahnya.

”Pada bagian atapnya bisa menggunakan polikarbonat, terdapat juga berbagai macam tipe bergantung kebutuhan konsumen. Tersedia juga plastik fiber. ”Biasanya konsumen yang memilih bahan plastik karena harganya yang relatif murah,” tutur Jefry, pemilik jasa pembuatan kanopi. Sementara untuk talang airnya, jika menggunakan bahan besi, biasanya dilengkapi dengan talang air PVC dan bahan stainless yang langsung dilas dengan rangka kanopi.

Untuk pemilihan warna, biasanya disesuaikan dengan warna bangunan rumah. Sebab, pengaplikasian kanopi sebagai dekoratif sekaligus pelindung rumah.

”Menurut estetika, bangunan kanopi biasanya menjadi elemen pelengkap yang memperindah bangunan,” tandas pengasuh www. astudioarchitect.com ini. Begitu pun saat penghuni mengaplikasikan cahaya pada kanopi. Lampu bisa diletakkan di bagian bawah yang menghadap jendela atau pintu.

”Cahaya putih yang cenderung kuning karena efek lampu bisa memberikan kesan ‘hangat’ dan nyaman untuk area di bawah kanopi,” imbuh Probo.

Probo suggest, if you want to apply the canopy on the window or door will match the canopy with window size. That is, the size of the canopy is wider than the window or door. Widening the window of the canopy will be more protected. “But it must also be accompanied by many of the plants around the house to help cool the air inside the house,” suggested Probo.

Probo also advised to choose the design drawings in accordance with the canopy of the building model houses. For example, a model of modern houses are usually canopied with simple types such as no concrete without much decoration. Meanwhile, the model of classical style / Mediterranean usually have lis memperindahnya profile.

“In the section could use a polycarbonate roof, there are also many different types of dependent needs of consumers. There are also plastic fiber. “Typically the consumer who chooses a plastic material because its price is relatively cheap,” said Jeffery, owner of the canopy making services. While for the gutter water, if using an iron material, usually equipped with PVC guttering and stainless welded directly to the framework of the canopy.

For color selection, color is usually adjusted for house building. Therefore, the application of the protective canopy as well as home decorative.

“According to the aesthetics, building canopies usually become complementary elements that adorn the building,” said the governess www. This astudioarchitect.com. So even when the occupants to apply a light in the canopy. Lights can be placed at the bottom facing the window or door.

“The white light which tends to yellow because the light effects could give the impression of ‘warm’ and convenient to the area below the canopy,” added Probo.

________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2010 astudio Indonesia. All rights reserved.

Foyer sebagai ruang transisi teras dan ruang tamu / Foyer as transition space

astudioarchitect.com Foyer merupakan jenis ruangan yang diletakkan didepan ruang tamu, atau sebagai ruang antara teras dan ruang tamu. Bila pemilik rumah tidak memiliki ruang tamu, bisa juga berfungsi sebagai ruang penghubung antara teras dan ruang keluarga. Artikel ini dimuat di Koran Seputar Indonesia beberapa waktu lalu dengan saya sebagai narasumber :)

Foyer is a type of room that is placed in front of the living room, or as a space between the porch and living room. If the homeowner does not have a living room, can also serve as a liaison between the terrace room and family room. This article was published in the newspaper Seputar Indonesia some time ago with me as a resource:)

DALAM KORAN SINDO:

Foyer yang Mempercantik Hunian

KEPRIBADIAN pemilik rumah bisa tercermin dari area muka di dalam hunian yang disebut foyer. Bagaimana Anda harus menatanya agar terlihat menarik?

Menurut arsitek Probo Hindarto, foyer merupakan ruang peralihan antara teras dan ruang tamu. Area ini berfungsi sebagai ruang penerima, di mana tamu bisa dipersilahkan menunggu atau masuk ke ruang tamu.

Dewasa ini fungsi foyer mulai berkembang, tak hanya seperti yang sebutkan di atas. Kini, foyer juga dapat berfungsi sebagai area yang memperkuat privasi penghuni rumah. ”Dalam hal ini, ada kalanya tamu yang datang atau orang lain, tidak bisa sembarangan dimasukkan ke dalam rumah,” ujar Probo. Selain itu, foyer bisa juga berfungsi sebagai ruang tambahan yang mampu mempercantik rumah, dalam arti kesan ruang menjadi lebih bersahabat.

Lalu, seberapa penting kehadiran foyer di dalam rumah? Probo menjelaskan, sebenarnya foyer tidak dipandang terlalu penting, kecuali bagi rumah yang didesain dengan foyer karena ruang yang ada memungkinkan dan dibutuhkan. Misalnya, sebut Probo, si empunya rumah membangun foyer karena lahan yang dibutuhkan memang ada dan cukup memungkinkan untuk foyer dimasukkan ke dalam denah, plus ditunjang pula oleh ketersediaan dana.

“Ada beberapa faktor yang membuat foyer tidak harus ada dalam sebuah rumah, misalnya karena sempit. Bila sangat sempit, ya tidak usah dipaksakan menggunakan foyer,” imbuh Probo. Namun, bagi penghuni yang memang memiliki rumah berlahan cukup luas dan punya dana cukup, tak ada salahnya membangun foyer. Tentu dengan penataan yang menarik pula.

Sebuah ruangan akan tercermin nilai estetikanya jika ditata semenarik mungkin. Konon, penataan ruang berpengaruh besar terhadap mood si pengguna. Maka itu, sebelum membangun foyer, ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan. Yang pertama, perhatikan dulu letak pintu utama serta hubungan dengan ruang tamu.
“Biasanya antara pintu dan ruang tamu ada sekat dalam foyer, bahkan bisa juga menggunakan dinding permanen. Sekat atau dinding lazimnya menutupi pandangan ke arah ruang tamu, tapi ada pula yang terkesan terbuka dengan penyekat yang banyak unsur kacanya atau sekat lemari hias,” terang Probo.

Setelah itu, ukur ruang yang ingin dijadikan foyer. Probo menyarankan, sebaiknya ukuran foyer disesuaikan dengan lahan dan yang pasti cukup untuk menerima kedatangan tamu. Misalnya ruang 1 x 2 meter. Menurut Probo, luas lahan sekian sudah cukup dipakai untuk foyer. Tapi, foyer yang baik biasanya memiliki area cukup luas seperti ruang pada umumnya.

Langkah selanjutnya adalah peletakan furnitur. Jenis furnitur yang umum diletakkan pada ruang transisi tersebut antara lain satu atau dua kursi saja, atau alternatif lain dengan menggunakan furnitur yang mampu memberi kesan welcome, seperti bufet dan rangkaian bunga. Namun, tak jarang pula penghuni yang mengaplikasikan ambalan di dinding, lukisan, serta cermin. Benda-benda tersebut juga bisa memperkuat kesan estetis sebuah foyer.

Begitupun dengan hiasannya. Probo menyebutkan, hiasan yang sesuai untuk foyer antara lain hiasan dinding, ambalan, rangkaian bunga, vas, kain etnik, dan sebagainya yang tidak membutuhkan banyak tempat. Sebab, biasanya foyer adalah ruang yang kecil, tidak seperti ruang tamu.

(Artikel bersambung di bagian bawah)

IN THE SINDO NEWSPAPER:

Foyer for a beautiful Residence

PERSONALITY of the homeowners can be reflected in a residential area called the foyer. How you should set it to make it look interesting?

According to architect Probo Hindarto, foyer is a transitional space between the porch and living room. This area serves as a receiving room, where guests could be asked to wait or to go into the living room.

Today, function of foyer began to flourish, not only as mentioned above. Now, the foyer can also serve as an area to strengthen the privacy of residents. “In this case, there are times when guests came, or anyone else, can not arbitrarily asked to come into the house,” said Probo. In addition, the foyer can also serve as an additional room that can beautify the home, in the sense of space has become more friendly impression.

So, how important the presence of foyer in a house? Probo explained, it is not considered very important, except for a house designed if the space allows and requires to. For example, said Probo, the owner of the house building needed foyer because there was quite possible for the foyer to be put into the plans, plus supported also by the availability of funds.

“There are several factors that make the foyer not to exist in a house, such as narrow land. When you have a very narrow land, do not force yourself to use a foyer,” added Probo. However, for residents who do have home with large enough land and have enough funds, there’s nothing wrong in building foyer. Of course with an interesting arrangement, too.

A room will be reflected in its aesthetic value, if arranged as attractive as possible. It is said, the arrangement of space greatly affect the mood of the user. Thus, before making foyer, there are several aspects that need attention. The first, first note the location of the main door and the relationship with the living room.

“Usually between the door and the living room there is insulation in the foyer, even can also use a permanent wall. Partition or wall typically cover the view to the living room, but some are openly impressed with the many elements of the glass partition or decorative cabinet,” explained Probo .

After that, measure the space that is intended to be the foyer. Probo suggested, should be adjusted to the size of the foyer area and certainly enough to accept the arrival of guests. For example 1 x 2 meter space. According to Probo, it is enough area used for the foyer. But it will be better if you have a foyer which is large enough in general.

The next step is the laying of furniture. Common types of furniture that is placed on the transition space between the other one or two seats only, or alternatively by using furniture that is able to give the welcoming impression, such as buffet and flower arrangements. These objects could also strengthen the aesthetic impression of a foyer.

Likewise with the decorations. Probo mention, we can use ornaments such as wall hangings, shelves, wreaths, vases, ethnic fabrics, etc., that does not require a lot of places. Because, usually a small foyer is a small space, unlike the living room.

Anda yang bosan dengan desain-desain pada umumnya, mungkin bisa mengaplikasikan karpet. Menurut Probo, memasang karpet sangat dianjurkan. Namun, corak karpet usahakan yang sesuai dengan tema ruang. Contoh, karpet dengan motif bergaya klasik untuk rumah bertema klasik, atau karpet dengan garis-garis modern untuk rumah bertema modern.

Sementara, penghuni rumah yang ingin mengaplikasikan wallpaper sebaiknya memadukan warna pelapis dinding tersebut dengan furnitur yang terdapat di dalam foyer. Hanya, pesan Probo, usahakan ada warna yang kontras. Misalnya warna putih dan hitam, tapi dipermanis dengan warna abu-abu sebagai warna antara. Bisa juga dengan menerapkan paduan warna monokromatik atau gradasi warna. Cara ini bisa dibilang paling ”aman”, sehingga ruangan tetap enak dipandang mata. Memadukan warna furnitur juga harus mempertimbangkan warna wallpaper dengan jenis corak yang sesuai.

Lantas, seperti apa warna yang pas untuk foyer? Yang cerah atau netral? Probo menjelaskan, warna bisa dipilih dari yang paling sesuai untuk ruangan tersebut. Warna cerah boleh dipakai untuk foyer yang agak sempit supaya ruangan jadi terkesan lapang dan terang. Warna netral juga bisa dipilih sesuai dengan warna gaya modern yang diminati saat ini.


image: london art deco interior: Dagenham Civic Centre, 1936
by Mermaid 99. Under CC lisence

Meski demikian, lanjut pengasuh blog astudioarchitect.com itu, warna lain jelas tidak menutup kemungkinan untuk digunakan. Hanya, biasanya mata lebih nyaman memandang dinding berwarna pastel atau cenderung gelap sekalian. Probo tidak menyarankan penggunaan warna yang sangat mencolok, seperti merah atau hijau muda.

Begitu pun dengan pencahayaan. Sumber cahaya alias lampu mesti diletakkan pada tempat yang tepat, yakni yang memang membutuhkan banyak cahaya, seperti ruang belajar anak dan ruang tamu. Lampu yang cocok untuk foyer adalah lampu hias, misalnya lampu gantung dan lampu tempel.

If You are bored with your foyer design in general, it might be good to apply a carpet. According to Probo, installing carpet is recommended. However, make sure the carpet pattern that matches the theme of space. For example, classical-style carpet with the motif for the classic-themed homes, or carpets with modern lines for a modern themed home.

Meanwhile, residents who want to apply wallpaper wall coverings should combine these colors with furniture that was contained in the foyer. Only, the Probo quote, try to have a contrasting color. For instance white and black colors, but sweetened with a gray color as color between. Can also blend colors by applying a monochromatic or color gradations. This method is practically the most “secure” blend of colors, so the room remains comfortable to the eye. Blending the colors of furniture should also consider the color of the wallpaper with the appropriate furniture type style.

So, what’s the right color for the foyer? Bright or neutral? Probo explains, the color can be chosen from the most appropriate color for the room. Bright colors should be used for a rather narrow foyer of the room so it will be roomy and bright. Neutral colors can also be selected in accordance with the color of the modern style of interest at this time.

Nevertheless, continued the Probo, the owner and writer of astudioarchitect.com blog, other colors certainly have a lot of possibility for use. Only, the eyes are usually more comfortable looking at the pastel walls or tend to be dark as well. Probo does not recommend to use color which is striking or vivid, such as red or light green.

The same thing with the lighting, or lamp light source should be placed at appropriate places. Foyer lights are suitable for decorative lighting such as chandeliers and downlight lamps.

________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2010 astudio Indonesia.
All rights reserved.

Menata ruang kerja bergabung dengan kamar tidur / Setting up workspace inside bedroom

Work station

astudioarchitect.com Dewasa ini banyak orang bekerja dirumah, karena profesi yang memungkinkan, misalnya profesi arsitek, blogger, penulis, konsultan, dan sebagainya. Termasuk penulis sendiri juga bekerja dan berkantor dirumah. Terkadang dibutuhkan ruang kerja di rumah yang bisa berdiri sendiri, atau digabung dengan ruang lain, seperti misalnya ruang tidur. Bisakah menggabungkan ruang tidur dengan ruang kerja?

Today many people work at home, for a profession that allows, for example, professional architects, bloggers, writers, consultants, and so forth. Including myself, I also work inside a home office located at my home. Sometimes it takes work space at home that could stand alone, or combined with other spaces, such as bedroom. Can we combine workspace with bedroom?

Sebaiknya ruang kerja tetap dipisahkan dengan kamar tidur menggunakan sekat atau semacam itu. Lebih baik lagi bila dipisahkan. Tapi kadangkala karena keterbatasan maka kedua ruang tersebut dicampur. Tidak apa2 bila dicampur, tapi tentunya dengan rancangan yang baik, misalnya meja kerja tidak menghadap tempat tidur karena bisa menimbulkan rasa ingin beristirahat. Meja kerja menghadap taman atau bahkan kolam ikan tidak apa-apa, karena bisa menambah kesenangan bekerja dan unsur refreshing.

Apa yang menjdi alasan sehingga si penghuni menggabungkan dua ruang tersebut adalah kebanyakan karena keterbatasan ruang, bisa juga karena kemudahan mencapai ruang kerja.

Tips menata ruang kerja yang dekat dengan ruang tidur.
Bila dua ruang itu ingin disatukan, apa saja yang harus diperhatikan?
Perhatikan arah hadap meja kerja bila memungkinkan jangan menghadap ke arah tempat tidur. berikan kabinet atau penyimpan yang khusus untuk file kerja sehingga tidak berserakan / bercampur dengan benda lain dalam ruang tidur seperti pakaian.

Bila digabungkan, mana yang harus ditonjolkan, fungsi ruang kerja atau ruang tidurnya?
Kedua fungsi tetap dapat ditonjolkan melalui desain interior yang tepat guna, dan menarik.

Bagaimanakah menciptakan ruang tidur sekaligus ruang kerja yang nyaman?

  • Pertama, letakkan furniture yang paling sesuai di tempat yang sesuai pula, perkirakan tempat meletakkan meja kerja yang tidak mengganggu area tidur, dan sebaliknya.
  • Pilih dari jenis furniture yang baik dan sesuai untuk kedua fungsi tersebut berikut tempat penyimpan/kabinet yang cukup.
  • Pilih suasana ruang dengan warna, cahaya, dan tekstur material yang diinginkan.

Work space should remain a bedroom separated by using a partition or something. Better yet when separated. But sometimes because of limited space, the two rooms are mixed. It is OK when mixed, but certainly with a good design, such as don’t put a table facing the bed because it can cause you to feel sleepy! Desk overlooking the garden or even a fish pond will be okay, because it can add a refreshing element of work and pleasure.

What are the reasons that the residents combine these two spaces is mostly due to limited space, could also be because it is easy to reach the working space.

Tips to organize work space near the bedrooms.
When the two spaces that want to put together, what should be considered?
Note the direction towards the desk whenever possible not facing the bed. give a special cabinet or storage for work files, so it will not littered / mingled with other items such as clothing in the bedroom.

When combined, which must find, functional work space or sleeping space?
Both functions have to be combined to find the appropriate interior design.

How to create sleeping space as well as a comfortable working space?

  • First, place the most appropriate furniture in the appropriate places too, put a desk that does not disturb the sleeping area, and vice versa.
  • Choose the type of furniture which is good and suitable for both functions of the following storage / cabinet to be enough.
  • Choose an atmosphere of space with color, light, and texture of the desired material.

Berapa persen dari ruangan yang bisa dipakai untuk ruang kerjanya?
Tidak bisa ditentukan, karena berbagai aspek terutama dalam bekerja memerlukan luas ruang yang berbeda beda. Misalnya, bila Anda seorang pelukis, maka ruang kerjanya mungkin seperti sebuah studio yang besar. Bila seorang arsitek, perlu meja kerja, komputer, dan sebagainya. Bila seorang penulis, mungkin perlu sebuah meja yang nyaman untuk sekaligus menyimpan file2 kertas yang sangat banyak, serta sebuah komputer. Luas ruang bisa bervariasi misalnya 3x3m, 3x6m, atau bahkan sebuah studio 6x9m untuk pelukis dan pematung.

Yang lebih perlu diperhatikan tentunya ruang tidur yang nyaman dan ruang kerja sebenarnya tidak bisa dicampurkan karena fungsinya jelas berbeda. Tapi pemisahan grup furniture, misalnya area ruang tidur yaitu bed, kabinet, meja rias, dalam satu area, sedangkan furniture meja, meja gambar, peralatan, tempat file bekerja disatukan grupnya dibagian lain.

How much part of the room could be used for office?
It could not be determined, because many aspects, especially in the area of work requires a different room character. For example, if you’re a painter, then your office might be like a big studio. if you are an architect, you will need desks, computers, and so forth. When you are a writer, you may need a table convenient for storing files and papers, and a computer. Space can vary widely eg 3x3m, 3x6m, 6x9m, or even a studio room for painters and sculptors.

What needs to be considered to create a comfortable sleeping space and work space really can not be mixed because its function is clearly different. But the separation of a group of furniture, such as the bedroom area of bed, closet, dressing table, in one area, while the furniture desk, drawing table, equipment, where the files are put together its own group to work elsewhere.

________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2010 astudio Indonesia. All rights reserved.