Category Archives: desain rumah gratis

Rumah dengan view tepi sungai / House with riverbank view

astudioarchitect.com Jarang ada sebuah rumah dengan view didalam tapak yang menarik, misalnya berada ditepi sungai dan ingin menjadikan tepi sungai tersebut bagian dari keindahan sebuah rumah. Hal ini kelebihan yang dimiliki lahan Bapak Hanung Anindityo dimana ia memiliki sebuah lahan ditepi sungai. Lewat konsultasi via media Sindo beliau bertanya bagaimana desain yang paling sesuai. Bila Anda suka, desain rumah ini bisa Anda beli dalam bentuk gambar kerja dengan menghubungi astudio via email.

Rarely a house with an interesting view inside the landscape, for example located on a river bank and the owner want to make the river to be a part of the beauty of a home. This is land owned by Mr Hanung Anindityo where he has a land on a river bank. Through consultation via media Sindo newspaper, he asked how is the most appropriate design. If you like, you can buy this house design in the form of working drawings by contacting astudio via email.

Pertanyaan:
Yth. Mas Probo,
Saya memiliki 2 kavling tanah bersebelahan, dimana kavling sblh barat lk 270 m2 ingin kami dirikan bangunan sedang satunya untuk landskap (Denah terlampir). Saya sdh mencoba membuat layout rumah dg 4 kamar, namun masih kurang memuaskan. Kami mohon saran dan masukan layout untuk rumah, mengingat bentuk persil tsb tidak beraturan.

Sebagai tambahan info, untuk persil yg akan dijadikan landskap berbentuk terasering menurun menuju sungai.  Oleh karena itu, kami rencanakan teras menghadap ke timur; sehingga dr ruang keluarga menuju ke arah timur merupakan center view.

Sebelum dan sesudahnya diucapkan terima kasih.
Hanung anindityo
Sekip, Yogyakarta

Question:
Designation. Mr Probo,
I had 2 adjacent plots of land, where the west land is ca. 270 m2, one plot we wanted to establish house building to landscape (Plan attached). I tried making the layout with 4 bedrooms, but still less satisfactory. We ask advice and input layout for the house, considering the form of irregular land plot.

For additional info, the part that will be used as landscape shaped terracing down towards the river bank. Therefore, we planned terrace facing east, so family room can face the east as the center view.

Many thanks.
Hanung anindityo
Sekip, Yogyakarta

Jawaban:
Yth Bapak Hanung Anindityo,
Sangat menyenangkan untuk memiliki rumah dengan view yang bagus dan niat untuk menjadikannya tambahan potensi lahan yang positif. Dalam desain ini saya mencoba untuk menggambarkan situasi denah yang Bapak buat. Pada dasarnya menurut saya denah tersebut sudah bagus, barangkali letak ruang-ruangnya yang perlu disempurnakan. Pada dasarnya kita perlu mengoptimalkan ruang yang ada sehingga tidak terdapat ruang yang minim penghawaan alami. Potensi lahan yang ingin memaksimalkan view kearah sungai juga sangat patut dipertimbangkan sehingga dua kamar yang ada serta ruang keluarga diorientasikan ke arah tersebut.

Keterangan ruang-ruang:
1. Beranda depan
2. Ruang tamu
3. Kamar tidur utama
4. Kamar Mandi
5. Ruang keluarga
6. Ruang keluarga
7. Ruang makan
8. dapur
9. kamar tidur anak
10. kamar tidur anak
11. teras samping
12. kamar pembantu
13. KM pembantu
14. kamar mandi
15. carport

Untuk tampilan bagian depan, saya membuat ada pohon yang masuk di area beranda, menurut saya cukup untuk membuat tampilan yang berbeda dan kesan ‘resort’nya lebih terasa serta bisa menaungi area duduk di beranda tersebut. Namun bila Bapak menghendaki, beranda juga bisa dibuat dengan atap seperti biasa. Untuk bagian yang menghadap sungai, terdapat selasar yang bisa dibuat dari dak dan dilapisi dengan penutup, misalnya kalsiplank untuk menggantikan tekstur kayu atau bahan lainnya.

Demikian Pak Hanung Anindityo, semoga jawaban saya bisa membantu Bapak.
Salam,

Probo Hindarto

Answer:
Dear Mr Hanung Anindityo,
It’s nice to have a house with a good view and intention to make an additional positive potential of land. In this design I tried to design based on description of situations in which you plan to make. Basically I think it was a good plan, perhaps the location of the rooms that need to be perfected. Basically we need to optimize existing space so that the air flow inside the house is good. The view potential of the land to be maximized towards the river is also very worthy of consideration so that the two existing rooms and family rooms were oriented towards it.


Description rooms:
1. Front porch
2. Parlor
3. Master bedroom
4. Bathroom
5. Family room
6. Family room
7. Refectory
8. kitchen
9. kids bedroom
10. kids bedroom
11. side porch
12. maid’s room
13. KM helper
14. bathroom
15. Carport


For the facade, I make a trees area inside the porch, in my opinion sufficient to create a different look and ‘resort’ kind of feeling, and could overshadow the sitting area on the porch. But if you wish, can also be made with porch roof as usual and without a tree. For the overlooking part to the river, there is a terrace which can be made from, for example calciplank to replace wood.


Hopefully I can help you with this answer.
Sincerely,


Probo Hindarto

________________________________________________

by Probo Hindarto

© Copyright 2010 astudio Indonesia. All rights reserved.

Konsultasi gratis rumah dua lantai 2x24m (Sindo) / Free consultation on Sindo News 1

astudioarchitect.com memberikan jawaban untuk ‘konsultasi via media’ gratis di koran Sindo, yang terbit pada hari Jum’at. Cek koran Sindo hari Jum’at untuk mendapatkan update konsultasi tanya jawab bersama Probo Hindarto. Pertanyaan dan jawaban ini dimuat di Harian Sindo minggu lalu, dengan menjawab pertanyaan Bapak Rizki Ramdhani dari Bogor.

astudioarchitect.com provide answers to ‘consultation via media’ free in the newspaper Sindo, published on Friday. Check the newspaper Sindo on Friday to get updates consultations with Probo Hindarto. This Question and answer was published in the Daily Sindo last week, by answering questions from Mr. Rizki Ramdhani, Bogor.

Pertanyaan:
Yth Pak Probo Hindarto,
Saya memiliki sebidang tanah dengan luas 7×24 m. Saya berencana untuk membangun rumah dengan 2 lantai. Adapun ruang-ruang yang saya butuhkan adalah sebagai berikut:

Lantai 1:
1 kamar tidur utama dan 1 kamar tidur anak
1 ruang keluarga
dapur dan r.makan di lantai 1
1 kamar mandi untuk kamar tidur utama.
1 kamar mandi di lantai 1

Lantai 2
2 kamar tidur
1 ruang kerja di lantai 2
1 kamar mandi
tempat cuci dan jemur

Keinginan saya dan keluarga, terdapat pintu utama yg berhubungan langsung ke ruang tamu, dan 1 pintu samping, dikarenakan kebutuhan akan privasi. Mohon bantuan Bapak untuk saran desainnya. Atas perhatian Bapak saya ucapkan terimakasih.
Rizki Ramdhani

Jawaban:
Yth Bapak Rizki Ramdhani,
Lahan yang Bapak miliki masih cukup luas sehingga bisa dipakai untuk keseluruhan ruang yang Bapak butuhkan. Dalam hal ini saya menata ruang-ruang yang digunakan bersama di lantai satu dan dua di bagian tengah, dan ruang-ruang privat seperti ruang tidur mengelilingi ruang bersama tersebut.

Di lantai satu, terdapat taman dalam, dimana taman ini berbatasan dengan dapur dan ruang makan. Bila dikehendaki, ruang makan/dapur dan taman bisa dipisahkan dengan pintu geser atau pintu lipat. Tentunya keberadaan ruang dan taman ini akan menambah asri dan sehatnya keluarga, sekaligus sebagai tempat berkumpul untuk sarapan dan makan malam. Di lantai dua, terdapat ruang keluarga dan ruang kerja, dimana terdapat balkon yang berhubungan dengan ruang kerja.

Dari segi tampilan, saya membuat desain yang berciri khas masa kini sehingga mewakili jamannya. Demikian, semoga jawaban ini memberi bantuan yang bermanfaat bagi Bapak.
Salam,

Probo Hindarto

Question:
Dear Mr. Probo Hindarto,
I have a plot of land with an area of 7×24 m. I plan to build a house with 2 floors. The rooms that I need are as follows:

Floor 1:
1 main bedroom and 1 other bedroom
1 living room
kitchen and 1st floor dining
1 bathroom to master bedroom.
1 bathroom on the floor

2nd Floor
2 bedrooms
working room
1 bathroom
washing and drying

My desire and family, there is a main door directly related to the living room, and 1 side door, because the need for privacy. Can you help us to design suggestions? Thank you.

Rizki Ramdhani

Answer:

Dear Mr. Rizki Ramdhani,

The Land that you have is still large enough to be used for the entire space you need. In this case I set up spaces that are used together on the first floor and two in the middle, and private spaces like bedrooms around it.

On the first floor, there is a garden in, adjacent to the kitchen and dining room. If desired, dining room / kitchen and garden can be separated by sliding doors or folding doors. Surely the existence of this garden space will support a healthy family, as well as a gathering place for breakfast and dinner. On the second floor, there is the family room and den, where there are balconies connected with the working room.

In terms of appearance, I made a design characteristic that represents the present era. So, I hope this answer provide a useful aid for you.

Regards,

Probo Hindarto

________________________________________________

by Probo Hindarto

© Copyright 2010 astudio Indonesia. All rights reserved.

Konsultasi Renovasi Gratis Rumah dibawah 60m2

[Desain rumah gratis] astudioarchitect.com Sebagaimana kita ketahui bersama, merenovasi rumah termasuk kebutuhan yang makin banyak di masyarakat. Atau saat ini Anda sedang ingin merenovasi rumah? Renovasi rumah bisa jadi karena desain atau kondisi rumah ingin ditingkatkan kualitasnya. Atau kualitas lain yang perlu ditingkatkan. Masalah yang terjadi, seringkali karena kecilnya lingkup desain, pemilik rumah jadi enggan menyewa jasa arsitek dan memilih merenovasi dengan desain seadanya atau bahkan tanpa desain. Akibatnya desain rumah malah menurun kualitasnya.
(gambar: screenshot Google.com untuk pencarian: perumahan)

Dengan berbekal keinginan untuk berkontribusi pada masyarakat, kami dari astudio membuka layanan konsultasi gratis untuk renovasi rumah. Dengan syarat seperti dibawah ini:

- Rumah yang akan direnovasi adalah terbangun, misalnya rumah di perumahan
- Bertipe kecil, yaitu dibawah tipe 60 dan masih ada lahan sisa yang cukup luas untuk dikembangkan
- Rumah satu lantai, yang ingin ditambahkan ruang satu atau dua buah saja (untuk desain renovasi dua lantai atau desain rumah baru, kami sarankan Anda mengambil konsultasi desain rumah yang profesional)
- Lingkup desain adalah saran untuk denah dan tampak bangunan (dalam bentuk 3Dimensi). Sifat desain bukan gambar kerja arsitek.

Yang perlu Anda siapkan untuk dikirimkan lweat form dibawah ke astudio adalah:

- Gambar-gambar denah dan tampilan dari rumah yang bersangkutan (misalnya brosur perumahan atau file gambar sketsa). File di attach lewat form dibawah ini.
- Foto depan dari rumah yang bersangkutan. File di attach lewat form dibawah ini.
- Keinginan menambah satu atau dua ruangan, yaitu ruang apa saja.
- Ceritakan permasalahan yang Anda hadapi setelah membeli rumah, misalnya atap sering bocor, kayu lapuk, atau tembok bermasalah?
- Ceritakan permasalahan yang dihadapi dari segi ruangan, misalnya ketinggian plafon rendah, rasanya panas didalam, kalau hujan tampias air masuk, dan sebagainya
Mohon diingat beberapa hal berikut:

- Karena kesibukan, kami terbatas dalam memberikan jawaban konsultasi
- Tidak semua pertanyaan bisa dijawab karena hanya pertanyaan yang dipilih saja. Karena itu sebaiknya form diisi dengan baik dan sesuai seperti syarat layanan.
- Jawaban konsultasi akan dikirimkan via email ke alamat email Anda.
- Jawaban konsultasi juga ditampilkan dalam blog dan media cetak astudio
- Kami tidak mengekspos data yang sifatnya pribadi dalam media blog dan media cetak.

________________________________________________

by Probo Hindarto

© Copyright 2010 astudio Indonesia. All rights reserved.

Hal-hal untuk diperhatikan sebelum merenovasi dan meningkat rumah

[artikel umum] astudioarchitect.com Salah seorang sahabat astudio, ibu Elly Hanifa mengirimkan email untuk bertanya tentang beberapa hal yang harus diperhatikan saat akan merenovasi rumah tipe 21 milik beliau agar menjadi dua lantai. Barangkali ada diantara Anda yang memiliki problem serupa? Memang, hal seputar pondasi, sistem struktur, perletakan sistem sanitasi, perletakan ruang dan hal-hal lainnya harus direncanakan dahulu dengan matang sebelum membangun, agar tidak terjadi kesalahan nantinya yang mengharuskan kita mengeluarkan lebih banyak dana lagi dikemudian hari.

1. Apakah ada perbedaan antara struktur pondasi rumah satu lantai dengan dua lantai?
Ada. Perbedaannya pada kekuatan pondasi, yang hubungannya pada besar dan banyaknya kolom dan balok yang digunakan. Pondasi untuk dua lantai tentunya harus sesuai dan kuat untuk dua lantai, sehingga ada kemungkinan pondasi satu lantai harus dibongkar, dirubah, ditambah atau diganti sehingga lebih kuat.

2. Namun apabila struktur pondasi awal hanya diperuntukkan untuk bangunan satu lantai apakah bisa memperbaiki pondasi tapi tidak merubah total pondasi yang sudah ada agar biaya bisa hemat?
Memperbaiki pondasi dari dua lantai ke satu lantai, adalah memungkinkan. Biasanya dilakukan penambahan. Namun pertama, harus dilakukan dahulu pemeriksaan pada pondasi tersebut apakah layak atau tidak digunakan, apakah hanya perlu ditambahkan saja. Apa lagi bila ini adalah rumah di perumahan, adakalanya sistem struktur dan pondasinya kurang layak bahkan untuk satu lantai saja. Kolom yang menahan beban dua lantai harus lebih kuat karena bebannya lebih besar. Kadangkala perlu diberi kolom baru untuk mengurangi bentangan balok dan besarnya kolom. Penentuan titik dan besar kolom tambahan harus dikonsultasikan pada ahli struktur, mengingat ini menyangkut keselamatan bangunan.


3. Menurut Pak Probo, atap di dak/beton apakah lebih hemat penataan ruang (biar tidak ada tikus di atap), apa kerugiannya?. Seperti gambar kamar atap dak Mungkinkah jika saya mengaplikasi model tersebut?


Atap dak cukup baik digunakan, terutama bila ada fungsi diatasnya, misalnya untuk tambahan kamar seperti keinginan ibu, atau ingin memiliki ruang terbuka di bagian atas rumah untuk berkumpul keluarga sambil menikmati udara bebas. Untuk masalah tikus, sebenarnya atap dengan plafon biasa pun juga bisa bebas tikus, bila direncanakan atau dibuat dengan baik, misalnya tidak adanya akses binatang pengerat tersebut untuk masuk. Model seperti yang ibu kirimkan ini sangat baik dan bisa dibuat. Saya juga menjumpai ruang dibawah atap pada beberapa rumah, menurut saya cukup menarik idenya. Hanya saja, untuk daerah dengan iklim yang panas, berpengaruh pada tingkat suhu didalam ruang ini yang pasti cukup panas.

4. Jika bangunan terdiri 2 lantai saya ingin letak tangga tidak di berada dekat dapur karena biasanya basah dan licin.
Betul ibu. Tapi tergantung juga dengan kondisi dapurnya. Untuk dapur saat ini, banyak dan memang selalu didesain dengan baik sehingga lantainya tidak basah atau licin. Dan ini bisa direncanakan melalui proses perancangan bersama arsitek ibu.

5. Jika mungkin, bagaimana dan dimana posisi untuk membuat sumur resapan hujan dengan ukuran luas tanah seperti saya?
Pada dasarnya sumur resapan air hujan bisa dibuat dimana saja, baik di bagian depan bangunan, samping, atau belakang. Ini untuk resapan air hujan. Bila untuk resapan dari septic tank, harus dipikirkan letaknya bila ibu menggunakan sumur untuk konsumsi rumah tangga. Jaraknya harus lebih dari 10 meter agar air tidak tercemar. Sumur resapan air hujan juga bisa dilengkapi dengan tandon atau bak tadah hujan. Tujuannya agar air hujan bisa ditampung lebih dahulu di bak tadah hujan, lalu baru dialirkan ke sumur resapannya. Air hujan ini bisa dipakai untuk mengairi tanaman disekitar rumah, untuk mencuci benda-benda, atau keperluan lainnya, bahkan untuk air pembilas closet.

6. Dari denah awal, jarak antara sumur dengan WC sekitar 2 m, apakah aman ? Apabila tidak sesuai harus saya bongkar/tata ulang? Jika tidak keberatan bisa digambarkan posisi sumur/PAM dengan WC dan septic tank yang baik agar aman.
Jarak tersebut tidak aman, jadi sebaiknya dipindahkan saja septic tanknya. Bila ibu berencana atau memiliki carport dibagian depan (disamping ruang tamu), bisa diletakkan disitu. Saat ini ada juga produk septic tank yang sangat tertutup berupa tangki yang ditanam langsung dan tingkat pencemarannya sangat rendah karena menggunakan bakteri pengurai limbah. Sistem ini bisa menggunakan sumur resapan yang letaknya jauh dari sumur, bahkan bisa langsung dialirkan ke saluran riol.

________________________________________________

by Probo Hindarto

ENGLISH VERSION: Things to know before renovating one level house into two levels

One friend, Elly Hanifa send an email to ask about some things that must be considered when renovating the house would belong to “type 21 house” to be build two floors. Perhaps some of you who have a similar problem? Indeed, things around the foundation, structural systems, sanitation systems, space and other matters should first carefully planned before building, to prevent any future errors that require us to spend more money again in the future.

1. Is there a difference between the structure of one floor of a house foundation with two floors?
There are. The difference in the power of the foundation, whose relationship to the large number of columns and beams are used. Foundation for the two floors would be fit and strong for the two floors, so there is the possibility of a floor foundation must be dismantled, changed, added or replaced so much stronger.

2. However, if the initial foundation structure is reserved for one-story building if I can fix the foundation but did not completely change the existing foundation in order to be cost-efficient?
Improving the foundation of two floors to one floor, is possible. Usually done adding. First, however, must be done first checks whether the foundation is feasible or not in use, if only to add it. What more if this is a residential house, sometimes the system structure and its foundation is less feasible even for one floor only. Column weight of two floors to be more powerful because its burden is greater. Sometimes a new column needs to be given to reduce the amount of stretch of the beam and column. Determination of the point and an additional column should be consulted on the master structure, since it concerns the safety of the building.

3. According to Mr. Probo, roof dak / concrete is more efficient arrangement of space (let no rats in the roof), what disadvantages?. Like the roof of the room pictures not possible if I apply these models?

The roof is good enough, especially when there are functions above, for example, for an additional room such as the mother desires, or wants to have an open space at the top of the house to gather the family while enjoying the free air. For the rat problem, actually the roof with ordinary ceiling can also free mice, when planned or well-made, such as lack of access to these rodents to enter. Models such as the mother sent this very well and can be made. I also found space under the roof of some houses, in my opinion quite interesting idea. Except for regions with hot climate, affect the temperature level in this space that must be pretty hot.

4. If the building comprises 2 floors I do not want to position the ladder close to the kitchen because usually wet and slippery.
Yes mother. But it also depends on the condition of her kitchen. For the kitchen now, a lot and was always well-designed so that the floor is not wet or slippery. And this can be planned through the design process with the architect’s mother.

5. If possible, how and where the position to make a well catchment area of rain with the size of the ground like me?
Basically, the rain water catchment wells can be made anywhere, either at the front of the building, side, or rear. This is for rain water absorption. If for absorption of septic tank, to think about location when mothers use wells for household consumption. The distance should be more than 10 meters to the water is not polluted. Rain water catchment wells can also be equipped with a tank or rainwater tub. Purpose is to make rain water can be accommodated in the tub first rainwater, and then channeled to the new resapannya wells. This rain water can be used to irrigate the plants around the house, to wash things, or other purposes, even to the rinse water closet.

6. From the initial plan, the distance between the wells with a WC of about 2 m, is it safe? If I am not fit to dismantle / reset? If no objection can be described well the position / PAM with a toilet and a good septic tank to be safe.
Distance is not safe, so it should be moved only a septic tank. If the mother has a carport plans or the front (in addition to the living room), can be placed there. We have a septic tank products are also a very private form of a planted tank is a direct and very low pollution levels due to use of waste decompose bacteria. This system can use catchment wells farther away from the well, even directly channeled into sewers channel.

__________________
By Probo Hindarto

© Copyright 2009 astudio Indonesia. All rights reserved.

"Petunjuk desain batu alam untuk tampilan rumah"

[konsultasi gratis] astudioarchitect.com Email ini berasal dari Bapak Henry di Jakarta, menanyakan tentang bagaimana aplikasi desain batu alam untuk desain rumah tinggalnya. Beliau juga mengirimkan file gambar-gambar desain yang sudah dibuat untuk dikomentari via konsultasi gratis astudio. Berikut ini pertanyaan beliau: Dengan hormat, Salam kenal ! Saya senang membaca tulisan/artikel anda. Namaku Bp.Henry, tinggal di daerah Puri Indah, Jkt. Sekarang sedang renovasi rumah, dengan ukuran 9x13m2.

Saya menemukan kendala pada design tampak rumah secara umum nya dan menggunakan batu alam pada khususnya…jadi melalui email ini, kiranya Bapak/ibu dapat membantu memberikan tips Bagaimana memaksimalkan tampak design rumahku ini ( menurutku cukup monoton), dan dimanakah saya dapat me’main’kan batu alamnya…? Sebelum dan sesudahnya saya ucapkan banyak terima kasih !

Gambar-gambar desain kiriman Bpk Henry:

Salam,
Bp.Henry

===========================================

Jawaban:

Dear pak Henry, saya menangkap bahwa maksud Bapak untuk memberikan nuansa alami di bagian tampilan rumah Bapak. Karena itu saya membuat sekitar setengah jam sketsa untuk rumah Bapak. Saran saya adalah memperbaiki tampilan agar lebih terlihat segar. Penampilan batu alam memang sangat menarik, bila diaplikasikan dengan baik. Tapi jangan lupa, bila terlalu banyak, akan membuat rumah menjadi gelap seperti gua… (maaf pak, bercanda).

Sebagai saran tambahan, barangkali ada baiknya area sekitar teras depan dimaksimalkan dengan menambahkan tembok seperti pilar, tujuannya adalah agar orang yang melihat atau memasuki rumah pak Henry akan tahu letak ‘bagian depan’ dari rumah Bapak. Kemudian, tangga depan bisa digantikan dengan tangga model tembok biasa, daripada repot membuat tangga kayu atau besi melingkar.

Kemudian, unsur-unsur dekorasi lain seperti bentuk jendela yang bermacam-macam dan tidak satu bentuk saja mungkin bisa menjadi inspirasi. Bagian depan teras juga bisa dilengkapi dengan taman kecil untuk memperindahnya.

Demikian pak Henry,
semoga jawaban ini bisa membantu.

Salam dari astudio

________________________________________________

by Probo Hindarto

ENGLISH VERSION:  “How to use exposed stone wall for your home”

This Email comes from Mr. Henry in Jakarta, asking about how to design applications about natural stone for house facade. He also sent the file design drawings that have been made for me to comment via free consultation. Here’s his question: With respect, I am glad to read the writing / your article. My name Bp.Henry, live in the area Puri Indah, Jakarta. Now renovating house, with 9x13m2 size.

I found the constraints on the design in general look of my house and using natural stone in particular … so through this email, would you help give advice about How to make better design of the look of this house (I think it’s quite monotonous), and where I can ‘play’ with natural stone …? Before and after that I say many thanks!

Design drawings sent Mr. Henry:

Regards,

Henry

===========================================

Answer:

Dear Mr. Henry, I noticed that you mean to give a natural feel at the home facade. Therefore I make a sketch about a half hour for your home design. My suggestion is to improve the fresh look to be more visible. Natural stone looks very attractive indeed, if applied properly. But do not forget, if too much, will make the house into a dark like cave … (sorry sir, joking).

For additional suggestions, perhaps a good idea about the front porch area is maximized by adding a wall like a pillar, the aim is to make people who see or enter the house will know where the ‘front’ of the house. Then, the front steps of the ladder can be replaced with ordinary wall model, rather than to make a wooden or iron staircase.

Then, elements such as decorative window shapes vary and not just one form may be an inspiration. The front terrace can also be equipped with a small garden to to make it better.

So Mr. Henry, I hope this answer can help.

Greetings from astudio

________________________________________________

by Probo Hindarto

© Copyright 2009 astudio Indonesia. All rights reserved.

Konsultasi gratis: Menambahkan ruang dapur dan musholla pada rumah 7,2x10m

[konsultasi gratis] astudioarchitect.com Pertanyaan ini disampaikan melalui ‘konsultasi via media’. Berikut ini pertanyaan dari Ukeu Sutrisno: Saya Uke, mempunyai rumah BTN Type 29/72 luas tanah 72 m2 (7.2 m x 10m) ingin memiliki dapur dan tempat sholat. Selain itu ingin memiliki ventilasi yang cukup sedangkan kanan, kiri, dan belakang sudah padat rumah. Perlu bapak ketahui bahwa ada sisa tanah depan, belakang, dan sisi kanan. Rumah saya ini menghadap timur. Mohon saran denah yang efisien dalam masalah biaya. Trima kasih.

Jawaban:

Gambar denah awal yang dikirimkan dengan file .word

Gambar denah saran dari astudio

Berdasarkan keinginan untuk mendapatkan tambahan ruangan yaitu ruang dapur dan ruang musholla, saya membuat dapur berada dibelakang kamar mandi. Musholla di pojok rumah, dan diantaranya ada tempat wudhu. Tempat wudhu ini sebaiknya atapnya dari polycarbonat, sehingga cahaya dan hawa alami bisa masuk. Penting agar rumah tidak menjadi sumpek, sekaligus sebagai tempat cahaya masuk. Akan lebih baik bila area tempat wudhu ini diberi pot-pot bunga, misalnya dengan digantung-gantung atau dibuat taman relief pada dindingnya.

Demikian, semoga membantu =)
_______________________________________________

by Probo Hindarto

ENGLISH VERSION: Adding kitchen and prayer room

The question was submitted through ‘consultation via media’. Here’s the question from Ukeu Sutrisno: I am Uke, I have a home BTN 29/72 Type 72 m2 of land area (7.2 mx 10m) wants to have a kitchen and a prayer room. Also want to have adequate ventilation while the right, left, and back of the house was crowded. You need to know that there is some land not used in front and the right side. My house is facing east. Please suggest an efficient plan with cost consideration. thank you.

Answer:

Initial drawings submitted with the file. Word

Figure plan suggestions from astudio

Based on the desire to get the extra room kitchen and living room small mosque, I made the kitchen to be behind the bathroom. The prayer room on the corner of the house. You should use the roof of polycarbonat, so that natural light and air can enter. It is important that the house would not be cramped, as well as a place of light entrance. It would be better if the area was given a ruling in flowerpots, for example by hanging or the hanging gardens created reliefs on the walls.

So, hopefully to help =)

_______________________________________________

by Probo Hindarto

© Copyright 2009 astudio Indonesia. All rights reserved.

[Konsultasi gratis] Denah dan tampilan rumah dua lantai

Konsultasi gratis astudioarchitect.com
Bapak Budhi dari Jakarta mengirimkan pertanyaan tentang desain rumah yang dibuatnya melalui form konsultasi gratis astudio. Pak Budhi sudah 2 bulan menggambar desain rumah sendiri. Menurut saya cukup baik pak, namun bila Bapak menggunakan jasa arsitek, mungkin juga akan membantu dengan banyak hal tentang penataan ruang, desain facade, serta gambar kerja presisi yang akan digunakan waktu membangun.

Pertanyaan:

Name: Budhi
Email: budhi@****.biz
Alamat: Metro Permata
no HP/telepon: 08881357***
Pekerjaan: komputer
Pertanyaan/ keinginan:: Saya bingung bikin fasad, udah otak-atik 2 bulan lebih. Tapi masih belum sreg 100%, soalnya saya memang bukan dari background arsitek/sipil.
Idenya mau natural minimalis, sehat, eco energy tapi dengan bahan yang murah.
Denah sama fasad ini saya coba gambar-gambar sendiri pakai corel.

Agar rumah sejuk tanpa ac, atap saya coba rancang ada lobang udara disekililing atap lalu diatas atap ada bukaan lobang hawa. konsepnya masuk akal atau tidak ya ?

(pertanyaan disertai attachment file 3 buah gambar)

Jawaban:

Yth pak
Saat Bapak menjelaskan bahwa Bapak bukan arsitek atau orang sipil, dan melihat gambar yang Bapak kirimkan, saya merasa salut dengan Bapak, karena bisa merencanakan rumah dengan dengan kualitas seperti ini.

Menurut saya, tatanan ruang-ruang dalam rumah Bapak sudah cukup baik. Sayangnya, saya tidak melihat pembagian ruang-ruangnya seperti apa, karena tidak disertakan nama ruang-ruangnya dan garis-garisnya hanya satu garis saja. Untuk gambar kerja arsitektur, biasanya notasi dinding dan kolom dibedakan sehingga lebih jelas.

Gambar lantai 1

Banyak ruang sudah terdesain dengan baik, hanya terdapat beberapa ruangan yang terlihat tanpa jendela di lantai 1 tersebut. Kira-kira ruang-ruang apakah ini? Misalnya, di belakang garasi ada ruang memanjang dengan kamar mandi didalamnya? Apakah ruang untuk pembantu? Kemungkinan di bagian belakang masih bisa diolah lagi. Kamar mandi juga bisa dikeluargak dari kamar memanjang tersebut, sehingga bisa berada diantara kamar dan garasi dan bisa digunakan untuk melayani lantai 1 dan garasi (bila dibutuhkan).

Ruang dibawah tangga adalah kamar mandi? dan disebelahnya adalah kamar tidur? Bila ini kamar tidur, saya sarankan diolah dengan taman belakang sehingga kamar ini masih punya jendela. Adapun ruang tamu dan letak tangga menurut saya sudah bagus.

Gambar lantai 2

Untuk lantai dua, saya melihat tatanannya juga sudah cukup baik. Disini saya melihat kamar mandi utama juga bisa digunakan dari luar dengan dua pintu? Mungkin ini bisa jadi kurang sesuai untuk fungsi kamar tidur utama yang privat. Letak kamar-kamar tidur anak juga sudah baik, demikian juga letak balkonnya.

Untuk tampilannya, menurut saya juga sudah cukup baik, tentunya akan berbeda bila Bapak menggunakan jasa arsitek, dalam hal ini, setiap rancangan oleh orang yang berbeda hasilnya akan berbeda juga. Bapak bisa menggunakan ventilasi disekitar atap untuk menghindari penggunaan AC, saya setuju. Tapi kita harus lihat lagi apakah jendela ventilasinya bisa dibuka tutup, bila bisa, akan lebih baik, seperti rumah-rumah kuno jaman Belanda.

Idenya mau natural minimalis, sehat, eco energy tapi dengan bahan yang murah.

Natural bisa berarti dari bahan, dalam arti bahannya memakai bahan alami yang tidak mengalami atau sedikit mengalami proses fabrikasi. Bila seperti ini, Bapak bisa menggunakan batuan ekspos, atau struktur dinding menggunakan batuan yang memang benar-benar alami.

Bila ‘berkesan’ natural atau alami, maka ini bisa seperti yang Bapak sebutkan sebagai lapisan bergambar kayu diluar GRC board. Pada dasarnya ini ‘terkesan’ alami seperti kayu meskipun menggunakan bahan-bahan pabrikan.

Beberapa artikel tentang rumah sehat, taman dan sebagainya juga bisa Bapak cari di blog astudioarchitect.com ini
_______________________________________________

by Probo Hindarto

© Copyright 2009 astudio Indonesia. All rights reserved.