Arsip Kategori: do it yourself

Ide cermin untuk dekorasi ruangan

astudioarchitect.com Bosan dengan suasana ruang yang ada saat ini? Menerapkan ide sederhana seperti ini mungkin bisa menjadi sebuah terobosan menarik.  Cermin merupakan jenis kaca yang biasa ada dirumah kita sebagai sarana memperhatikan penampilan, namun cermin juga bisa menjadi elemen dekoratif yang cukup menarik. 

Contohnya seperti permainan mozaik cermin pada foto dibawah ini:
Kaca-kaca disusun sedemikian rupa dengan frame yang memperlihatkan bagian-bagian kecil dari ruangan memberikan efek visual yang kaya.

Ide menerapkan cermin/ kaca hitam selang-seling ditembok samping meja makan bisa langsung memberikan efek berbeda untuk ruangan Anda. Selang-selingnya merupakan permainan visual dengan efek memperluas kesan ruangan.

________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2011 astudio Indonesia.
All rights reserved.

>Ide ‘taman vertikal’ untuk memiliki taman tanpa lahan

>

astudioarchitect.com Lahan rumah menyempit karena dipakai untuk ruang-ruang rumah tinggal, kadangkala hampir tak ada lagi tanah tersisa dalam rumah. Bagaimana bila kita ingin berkebun misalnya menanam tomat, lombok, dsb? Saat ini, sudah banyak orang mempraktekkan ‘kebun vertikal’ atau dalam bahasa Inggris: vertical garden. Cara ini berarti menumbuhkan tanaman dengan cara vertikal dengan memakai beberapa metode, misalnya dengan memakai pot-pot tanaman untuk disusun secara vertikal, menggunakan media hidroponik yang diatur secara vertikal, maupun tanaman rambat.

desain taman vertikal dengan menggunakan frame besi yang biasa untuk digunakan sebagai bahan besi dalam beton bertulang. Desain dengan frame besi bertulang ini juga bisa dipakai untuk pagar taman depan, pagar balkon, dan lain-lain dengan menggunakan tanaman outdoor maupun indoor. 
Pagar taman vertikal yang rimbun dan asri, bisa dibuat juga dengan frame besi hollow, besi tulangan atau ram kawat yang bisa dibeli di toko bangunan. Biaya pembuatan tergantung pada bahan dan biaya las serta tukang. Selebihnya adalah pot tanaman atau media hidroponik. 

Untuk jenis pagar atau dinding ‘hijau’ dengan konsep taman vertikal ini, kita bisa juga membuat dinding yang memang ditanami, misalnya dengan membuat selang-seling tembok dan tanaman. Dengan cara ini kita bisa memperbaiki kesan dinding samping, dinding belakang, maupun dinding eksterior rumah kita. Tanaman yang baik untuk ditanam bisa jadi tanaman untuk keperluan sehari-hari seperti sayuran dan obat. Dengan cara ini kita bisa menghemat untuk biaya belanja bulanan, sekaligus memperindah lingkungan sekitar rumah. Kita juga bisa merasa lebih nyaman dan dekat dengan alam.

________________________________________________
Photos from various sources
writing by Probo Hindarto
© Copyright 2011
astudio Indonesia. All rights reserved.

>Menggunakan susunan genteng untuk alternatif material pagar

>

astudioarchitect.com Semakin lama semakin banyak ide menarik muncul untuk rumah tinggal, salah satunya adalah yang satu ini; menggunakan genteng sebagai alternatif material untuk pagar. Pagar ini dibuat dengan menyusun genteng dalam jajaran atau tumpukan, yang secara alami ternyata menimbulkan tekstur material yang lumayan bagus. Terlihat dalam foto yang saya ambil waktu jalan-jalan ke sebuah perumahan, pagar dari susunan genteng ternyata memberi warna unik untuk sebuah rumah, karena dari segi warna saja sudah berbeda, terakota, penampilannya tampak unik dibandingkan pagar-pagar lainnya. 

Menarik bukan? Anda ingin mencobanya?

________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2010 astudio Indonesia.
All rights reserved.

Pertanyaan tentang desain rumah oleh Bapak Hilman

astudioarchitect.com Seorang sahabat astudio membuat desain dengan menggunakan software gratis di internet yang bisa dilihat pada tutorial astudio ini yaitu tutorial merancang rumah sendiri secara gratis. Bapak Hilman mengirimkan email sebagai berikut: dear mas probo hindarto,, mohon komentarnya ya, saya coba buat rencana tempat tinggal di tanah 12m x 10m,, tahap pertama saya buat bangunan sederhana (terlampir gambar). konsepnya rumah tumbuh,, rencana membangun lantai 2 di kemudian hari,, dengan semua kamar ada di atas,, bagaimana?

salam – Hilman

jawaban:
Dear Bapak Hilman, desain yang Bapak buat mirip seperti desain di perumahan,  merupakan desain yang cukup efektif karena cost pembangunannya relatif bisa menekan biaya konstruksi daripada rumah dengan desain yang lebih rumit. Desain yang Bapak buat cukup sederhana terlebih dengan memasukkan kamar mandi dalam rumah akan menekan biaya membuat konstruksi khusus untuk kamar mandi. Perletakan ruangan dalam desain ini cukup baik, hanya kamar mandi yang akan mendapat perhatian lebih. Secara umum desain ini bisa dikembangkan ke samping dan ke belakang seperti keinginan Bapak. 

Hal yang mungkin perlu diperhatikan adalah letak kamar mandi, karena bila rumah ini dikembangkan, maka letak kamar mandi akan menjadi ditengah rumah dan karena itu akan terlihat kurang baik dalam suasana rumah yang lebih besar. Saran saya adalah memindahkan kamar mandi ke belakang kamar tidur, sehingga nantinya bila dikembangkan kamar mandi tidak akan berada ditengah. Kemungkinan lain adalah dengan meletakkan kamar mandi disebelah ruang tamu (bila dilihat dari depan, maka disebelah kanan ruang tamu) di bagian depan, berikan jarak untuk gang atau jalan samping. Hal ini sekaligus memberi nilai keamanan lebih pada rumah Bapak karena seluruh tampak muka akan terbangun.

Demikian saran saya, bila Bapak membuat desain lanjutan bisa dikirimkan lagi pada saya.

Terimakasih. Salam.

Probo Hindarto
________________________________________________
 by Probo Hindarto
© Copyright 2010 astudio Indonesia. All rights reserved.

Merancang denah rumah sendiri, cepat dan gratis / Free easy way to create house plan

astudioarchitect.com Bila kita tahu cara menggunakan internet, ada banyak cara untuk melakukan hal-hal yang menarik, contohnya yang satu ini. Di internet ada penyedia layanan yang bisa membantu kita membuat rencana denah rumah dengan cukup mudah. Syaratnya, kita perlu memiliki koneksi internet yang cukup cepat, peralatan komputer yang memadai, dan email untuk mendaftar.

If we know how to use the internet, there are many ways to do things that are interesting, for example this one. On the internet there are providers who can help us create a floor plan home with relative ease. Condition, we need to have a fairly fast internet connection, adequate computer equipment, and email to register.

Layanan ini disediakan oleh www.floorplanner.com yaitu sebuah situs di internet yang memberikan bantuan untuk mendesain denah bangunan rumah dan melihat bentuk tiga dimensinya. Untuk mencobanya, silahkan membuka website tersebut.

Untuk memulai membuat denah rumah, kita harus menciptakan akun terlebih dahulu dengan mengklik ‘free signup’. Prosesnya kurang lebih sama seperti kita membuat akun email, hanya saja disini dibutuhkan akun email yang sudah kita miliki atau buat sebelumnya untuk mendaftar.

Untuk akun yang gratis floorplanner memberikan kesempatan untuk membuat satu file rumah saja, itu artinya kita tidak bisa menggunakannya untuk lebih dari satu file bila kita hanya memiliki akun gratis. Disamping itu kita tidak bisa menyimpannya dalam bentuk jpg atau file gambar lainnya. Tapi disini saya akan menunjukkan bagaimana menyimpan file .bmp atau .jpg dari gambar yang kita buat di floorplanner.com

Untuk membuat gambar denah baru kita klik ‘my dashboard’, dan kemudian klik ‘start a new project’. Pada kkesempatan ini saya akan membuatkan denah untuk seseorang yang mengirimkan email kepada saya untuk membuat denah rumah di lahan 5×7 meter. Pada dasarnya kami di astudio tidak meminta fee untuk desain rumah dibawah 36m2 :)

Baiklah, untuk memulai proyek desain kita, pilih ‘start a new project’. Kita akan diminta untuk mengisikan nama denah (plan name), deskripsi, jumlah lantai (floor), dan background gambar bila ada. Background gambar adalah gambar denah yang mungkin Anda buat dengan tangan, atau gambar lahan yang didapatkan dari www.maps.google.com. Pilih ‘public’ bila ingin dilihat semua orang dan ‘semi private’ bila hanya orang tertentu saja yang bisa melihat denah ini. Klik ‘create plan’.

Setelah itu kita akan dibawa ke halaman edit, dimana halaman ini akan loading sebentar tergantung kecepatan koneksi Anda. Setelah loading selesai akan terlihat seperti gambar.

Gunanya bila kita memiliki gambar lahan adalah gambar tersebut bisa dipakai sebagai referensi untuk membuat denahnya. Bagusnya dari menggunakan floor planner ini adalah kita bisa mengisikan ukuran yang diinginkan pada denah dinding tersebut yaitu disini adalah 4×7 sesuai ukuran yang bisa dibangun. Jangan lupa mengklik ‘save now’ di bagian atas floorplanner untuk menyimpan secara berkala hasil desain kita.

Hasil desain dengan bentuk kotak. Disini dindingnya masih sangat tebal ukurannya 25cm jadi kita harus mengubah ukurannya menjadi 15 cm seperti dinding bata pada umumnya di Indonesia. Jangan lupa bila melakukan kesalahan, bisa di ‘undo’ dengan klik panah yang melingkar ke kiri.


Jika Anda mendapatkan kesulitan dengan gambar background yang Anda masukkan dalam file denah ini, klik ‘drawing properties’ dan pilih ‘show / hide drawing’ dengan pilihan tidak dicentang.

Untuk membuat lantai agar berada dalam dinding, kita harus membuat bidang lantai dengan mengklik ‘draw surface’ dan kliklah hingga menutupi bidang lantai yang diinginkan. Jangan biarkan lantainya kosong/ tidak ada lantainya karena membuat desain kita tidak sempurna. Untuk memotong dinding gunakan ; “split wall” dan hapuslah dinding yang diinginkan, kemudian aturlah dinding lain sesuai kebutuhan. Sekali lagi tutupi bidang lantai dengan menggunakan ‘draw surface’ hingga sempurna. Untuk mengubah warna dan pola lantai, klik dua kali pada lantai tersebut hingga muncul dialog untuk memilih permukaan lantai tersebut. Kita juga bisa memilih warna yang diinginkan dengan tekstur yang berbeda.

Untuk membuat pintu, pilih dari gambar pintu yang ada di menu gambar dan drag atau bawa ke bidang gambar untuk diletakkan ditempat yang diinginkan. Begitupun dengan jendela. Ingatlah bahwa disini menggunakan bahasa Inggris yaitu pintu (door) dan jendela (window). Pilihlan dari standard window untuk bentuk yang sederhana.

Untuk berbagai pilihan lainnya benda-benda dalam ruangan, seperti dapur (kitchen), kamar tidur (bedroom), kamar mandi (bathroom) dan sebagainya bisa dlihat di pilihan library, di ‘category’. Isilah denah dengan benda-benda dan furniture yang menurut Anda sesuai. Jangan lupa menyimpan agar bisa Anda edit lagi nantinya.

(bersambung dengan cara menyimpan gambar floorplanner, di bawah)



Gambar denah yang dibuat dengan floorplanner.com 

This service is provided by www.floorplanner.com ie a site on the Internet that provide assistance for designing the layout of houses and see the shape of three-dimensionally. To try it, please open the website.

To start making blueprints of the house, we must create an account first by clicking the ‘free signup’. The process is approximately the same as we create an email account, it’s just that here need an email account that we already have or start earlier to register.

For a free account floorplanner provides an opportunity to create a home file, it means we can not use it for more than one file if we only have a free account. Besides, we can not store it in the form of jpg or other image file. But here I will show you how to save files. Bmp or. Jpg of the image that we created in floorplanner.com

To create new drawings we click ‘my dashboard’, and then click ‘start a new project’. In this kkesempatan I’ll make plans for someone who sends an email to me to make blueprints of the house on the grounds of 5×7 meters. Basically we are in astudio not ask a fee for design houses under 36m2:)

Well, to start the project we design, select the ‘start a new project’. You will be asked to fill in the name of plan (plan name), description, number of floors (floor), and background image if any. Background image is the image plan that you may make by hand, or images obtained from www.maps.google.com land. Select the ‘public’ if you want to see everyone and ‘semi-private’ if only certain people can see this plan. Click on the ‘create plan’.

After that we will be taken to the edit page, which this page will load for a while depending on your connection speed. After loading the finished picture will look like.

Useless if we have a picture is a picture of land can be used as a reference for making schematics. Good a floor planner from using this is that we can fill the desired size on a wall map that is here is the appropriate size 4×7 that can be built. Do not forget to click the ‘save now’ at the top floorplanner to save regularly to our design results.

Design results with the form box. Here the walls are very thick, 25cm in size so we have to change the size to 15 cm, such as brick walls in general in Indonesia. Do not forget when making mistakes, can the ‘undo’ by clicking the circular arrows to the left.

To create a floor that is in the walls, we should make the floor area by clicking the ‘draw surface’ and click on to cover the desired floor area. Do not let the floor is empty / no floor because we do not make the design perfect. To cut the wall to use; “split wall” and remove the wall that you want, then arrange the other walls as needed. Once again, cover the floor area by using the ‘draw surface’ to perfection. To change the color and pattern floors, double-click on the floor to bring up the dialog to select the floor surface. We also can choose the desired color with different textures.

To make the doors, choose from the pictures the door on the menu and drag a picture or take it to the image area to be put in place as desired. Likewise with the window. Remember that here using the English language is the door (door) and windows (window). Pilihlan from standard to form a simple window.

For a variety of other choices objects in the room, like the kitchen (kitchen), bedroom (bedroom), bathroom (bathroom) and so can dlihat the library option, the ‘category’. Fill in the diagram with objects and furniture that you think appropriate. Do not forget to save so that you can edit later.

Melihat dalam bentuk 3Dimensi.

Untuk ukuran software atau utilitas yang berbasis website, floorplanner ini cukup lengkap dan memungkinkan untuk melihat hasil desain dalam bentuk 3Dimensi. Caranya? adalah dengan mengklik tombol ’3D’ yang ada disebelah atas kanan dari gambar.

Bila diklik, akan loading sejenak sesuai dengan kecepatan koneksi Anda. Kemudian muncullah tampilan 3 dimensi yang bisa kita putar dan lihat dari segala penjuru.

Nah, saatnya menyimpan gambar denah dalam format .jpg. Floorplanner tidak menyediakan fasilitasn untuk menyimpan gambar, karena akun kita masih akun gratisan. Bagaimana caranya? Cara paling mudah adalah sebagai berikut.

- Buka denah atau tampilan 3D denah rumah tersebut
- Carilah dan tekan tombol ‘printscreen’ pada keyboard Anda.
- Bukalah program MS Paint atau Adobe Photoshop, kemudian klik “Ctrl V” untuk mengcopy paste tampilan layar. Nah, gambar denah sudah bisa kita simpan dalam komputer.

Bagaimana? Selamat mencoba
Oh ya, bila Anda mencoba cara membuat denah gratis diatas untuk rumah Anda sendiri, bisa dikirimkan ke astudioarchitect.com@gmail.com untuk kami berikan komentar dan saran secara GRATIS.

Seeing in the form 3Dimensi.

For size-based utility software or website, floorplanner fairly complete and allow it to see the results of design in the form 3Dimensi. The trick? is to click the button ’3 D ‘that is adjacent to the right of the picture.

When clicked, will load moment according to your connection speed. Then came the three-dimensional view that we can rotate and view from all directions.

Well, it’s time to save images in a format layout. Jpg. Floorplanner does not provide fasilitasn for storing images, because we still account for free account. How? The simplest way is as follows.

- Open plan or 3D view house plan
- Find and press the ‘printscreen’ key on your keyboard.
- Open up the program MS Paint or Adobe Photoshop, and then click “Ctrl V” for copying and pasting the display screen. Now, drawing plans can we store in your computer.

How? Good luck
________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2010 astudio Indonesia. All rights reserved.

Tips dan trik mengecat dinding / Tricks of painting wall

astudioarchitect.com Bila ruang dalam rumah sudah terasa tidak menarik, kusam, atau ‘lama’, atau bila pada dinding terdapat kerusakan seperti terkelupas atau muncul jamur, untuk memperbaiki dan memberi suasana baru yang paling mudah adalah dengan mengecat ulang dengan warna yang lain. Mengecat ulang rumah bisa menambah keindahan ruang dan meningkatkan kualitas hidup karena ruang tempat hidup lebih indah, bersih dan menarik.

When a room in your house already feels unattractive, dull, or ‘old’, or if there is damage to the wall such as peeling or appear fungi, to improve and provide a new easy look of the wall, the easiest way is to re-paint with another color. Repainted the house can add to the beauty of space and improve the quality of life for living space in more beautiful place, cleaner and attractive.

Masalah yang sering terjadi pada cat dinding antara lain dinding berjamur (lembab), pengapuran, timbulnya belang pada dinding, keretakan halus, mengelupas, menggelembung, atau pudar. Untuk menanggulangi berbagai masalah cat dinding, kita perlu mengetahu tahapan dan cara mengecat yang benar. Cat yang digunakan harus sesuai dengan penggunaannya, misalnya cat eksterior dipakai untuk dinding luar karena lebih tahan dengan perubahan cuaca, suhu dan temperatur udara yang drastis. Cat yang gampang memudar biasanya disebabkan oleh kualitas cat dan penggunaannya, misalnya cat interior dipakai untuk eksterior.

Cat yang baik memiliki resistensi terhadap garam (alkali resistant) yang terdapat dalam campuran bahan-bahan pengisi dinding agar warna cat tembok tidak cepat kusam dan belang. Untuk memperkuat cat eksterior agar lebih tahan lama, cat dasar diperlukan karena memiliki ketahanan terhadap garam atau alkali yang cukup tinggi agar mencegahnya merusak cat dinding. Cat dinding luar/ eksterior biasanya memiliki kandungan kimia yang membuatnya tahan cuaca, dan disebut weatherproof, weathershield, dan sebagainya. Meskipun akan menggunakan cat eksterior, akan lebih baik bila diberi cat dasar dahulu.

The problem that often occurs in wall paints, among others, moldy walls (damp), liming, the emergence of stripe on the wall, fine cracks, peeling, bulging, or fade. To overcome the various problems on wall paint, we need to stage and determines the correct way to paint. Paint used must be in accordance with their use, such as exterior paint used for exterior walls because they are more resistant to changes in weather, temperature and air temperature drastically. Easy paint fade is usually caused by paint quality and usage, such as interior paint for exterior use.

Paint that has good resistance to salt (alkali resistant) contained in the mixture of filler materials so that wall color of wall paint is not quickly dull and mottled. To strengthen the exterior paint to make it more durable, priming is required for resistance to salt or alkali to be durable to prevent damaging of the wall paint. Exterior wall paint usually has a chemical content which makes it weatherproof, and called weatherproof, weathershield, and so forth. Although we will use exterior paint, it would be better if given a primer paint first.

Tahapan-tahapan dalam mengecat
1. Persiapkan alat-alat sebelum mengecat seperti kuas, kaleng air. Cat aduk dulu selama lima menit.

2. Jangan lupa agar barang-barang lain tidak terkena cat, pertama pindahkan atau ditutupi dengan koran. Bersihkan dahulu dinding dengan vaccum cleaner kalau ada, atau dengan kemoceng atau sapu. Bila terlalu kotor dapat disikat dengan deterjen atau cairan pembersih jamur. Bersihkan permukaan dengan air.

3.dempul dan ratakan dengan plamir bagian dinding yang perlu ditambal seperti retak rambut, lubang paku dan lainnya.

4. permukaan lapisan tembok baru dapat dilapisi water base atau solvent yang bermutu agar hasil akhir menjadi lebih rata, halus dan tidak mudah mengelupas. Wall sealer juga bisa dipakai untuk menyesuaikan ph semen dengan ph cat sehingga warnanya akan tahan lama.

5. Cat dengan warna putih sebagai dasaran, tunggu sekitar 1-2 jam untuk mengeringkannya. Campur cat warna dengan air sebanyak 10 persen dari jumlah cat, aduk hingga rata selama 5 menit.

5. Trik mengecat dengan rata adalah dengan membuat gerakan zig-zag dari atas ke bawah berulang kali sampai dinding tertutup rata. Setelah 2-3 jam baru lapisi kembali dengan cat agar lebih mulus hasilnya. Roller bisa digunakan untuk meratakan warna permukaan dinding.

6. Untuk bagian plafon bisa menggunakan roller, campuran cat dibuat agak kental.

7. Bila ingin merubah warna lain dinding harus diamplas sampai rata. Bersihkan dengan alat pembersih, kemudian baru dicat dengan warna yang disukai. Agar dinding tidak terlihag berbeda warna, caranya adalah kerjakan satu bidang permukaan dinding di saat itu juga dalam satu waktu sehingga warna permukaan semua relatif sama. Jarak waktu antara lapisan satu dengan kedua sekitar 1-2 jam dan jangan terlalu lama.

Demikian, semoga tips ini membantu

The stages in painting a wall

1. Prepare before painting tools like brushes, water cans. Stir paint down for five minutes.

2. Do not forget to cover other things in the room, first move the things or cover with newspaper. Clean the walls first with Vacuum cleaner when there is, or with a feather duster or a broom. If too dirty can be brushed with liquid detergent. Clean the surface with water.

3. Coat again and align with the wall sections that need to be patched, such as hair cracks, nail holes and other.

4. new wall surfaces can be coated with water base or solvent quality for a good end result that is flat, smooth and not easy peeling. Wall sealer can also be used to adjust ph of the cement with paint so the colors will last long.

5. Paint with white color as the bottom, wait for about 1-2 hours to drain. Mix the paint with water colors as much as 10 percent of the amount of paint, mix well for 5 minutes.

5. Painted with a mean trick is to make a zig-zag motion from top to bottom closed wall repeatedly until blended. After 2-3 hours back with a new layer of paint to make it more smooth results. Roller can be used to flatten the surface of the wall color.

6. For the ceiling could use a roller, paint mixture was made slightly thicker.

7. If you want to change other colors the walls should sand until smooth. Clean with a cleaning tool, then painted with colors are preferred. In order not terlihag different wall color, the way he is working on one area of wall surface on the spot at a time so that all surfaces are relatively the same color. Time distance between the layers with the second one about 1-2 hours and not for too long.

Similarly, I hope these tips help

________________________________________________
by Tim astudioarchitect.com
© Copyright 2010 astudio Indonesia. All rights reserved.