Category Archives: general article

Kolam Renang dalam rumah/Swimming pool at home

hasil pencarian Google:
tropical swimming pool

astudioarchitect.com Banyak orang menggunakan kolam baik kolam renang maupun kolam ikan untuk membuat rumah terasa lebih sejuk.Kesegaran yang timbul oleh adanya kolam renang ataupun kolam ikan dirasa sangat membantu menurunkan tingkat stress yang ada dalam kehidupan sehari-hari di perkotaan. Fasilitas relaksasi yang bisa dipakai dalam sebuah rumah antara lain adalah kolam renang, home spa, dan sebagainya. Kolam renang adalah jenis yang paling disukai untuk fasilitas relaksasi di rumah. Sebuah kolam renang biasanya terletak di halaman belakang rumah. Itu bisa dimengerti karena penghuni akan harus memiliki privasi saat menggunakannya. Area kolam renang ini juga berfungsi sebagai tempat yang baik untuk acara keluarga seperti BBQ, family gathering, pesta anak-anak dan jenis kegiatan sosial lainnya di rumah yang akan lebih baik jika hal ini dilakukan di sekitar kolam renang. Beberapa orang juga menggunakan kolam renang untuk melakukan latihan olahraga sehari-hari. 

Swimming pools are generally the most preferred type of home relaxation facility. A Swimming pool is usually located at the backyard of a house. That is understandable becaus the users will have to own a privacy while using it. It also serves as a good place to have family occasion such as barbeque, family gathering, kids party and other types of social activities at home. It will be nicer If it’s done around a pool. Some people also use swimming pool area to do daily exercises. But of course the best part of having a Swimming pool is the relaxation effect of such a nice garden with water feature.

Ada kontraktor khusus akan bersedia membantu Anda membangun sebuah kolam renang yang bagus untuk rumah Anda. Yang paling penting untuk diperhatikan adalah bahwa ada banyak persyaratan untuk membuat desain kolam renang. Lokasi kolam itu sendiri adalah hal yang paling penting karena harus menjadi bagian dari halaman dengan privasi yang baik, sinar matahari sebaiknya dalam sudut terbaik.

Beberapa orang ingin memiliki kolam renang dengan taman tropis yang indah di sekelilingnya, tentunya menghadirkan nilai lebih bagi hunian kita. Beberapa hal harus diperhatikan, misalnya adanya jalur untuk mengakses kolam dengan mudah, dengan tepi berpaving di sekitar kolam yang akan memudahkan orang untuk mengakses kolam dari setiap sudut. Beberapa fasilitas lain mencakup bangku-bangku taman dan payung, biasanya beberapa pasang kursi dengan meja santai sangat dianjurkan.

There are special contractors will be willing to help you build a nice swimming pool for your house. The most important thing to notice is that there are a lot of requirements to make is to design\the best pool for your home. The location of the pool itself is the most important-thing to notice. It has to be a part of the yard with good privacy. The sunshine must be in the best angle,

some people would like to have a swimming pool with a beautiful tropical garden around it. It also provide a good shades. There Should be pathway to access pool easily, with a good edge around a pool that will ease people to access the pool from every corner. Some other facility will include pool benches and umbrellas. Usually some pair of chairs with table are very recommended.

Bali villa pool, by antwerpenR on Flickr

Cara terbaik untuk memiliki kolam renang yang baik adalah dengan kontraktor spesialis kolam untuk membangunkannya untuk Anda. Ini berkaitan dengan keperluan konstruksi seperti bagian dasar kolam harus benar konstruksinya, lapisan penahan air dan tekanannya, rencana aliran air, dan persyaratan lainnya. Ada banyak orang mencoba untuk membangun kolam renang sendiri dan hasilnya tidak memuaskan karena beberapa kesalahan yang menyebabkan kebocoran dan kesalahan konstruksi lainnya. Tak kalah penting, pertimbangkan untuk menggunakan fitur-fitur seperti area kolam untuk berendam, tanaman pot, pencahayaan malam hari bagus dan mungkin Anda ingin sebuah dapur/ pantry diluar ruangan. 

Despite all, the best way to own a good swimming pool is by contracting a pool specialist to do it for you. This is beause of pool construction requirements such as construction of base part, layers, water flow plan, and other requirements. There area lot of people try to build swimmy pool on their own and the result is not good because some mistakes that cause leaks and other construction related mistakes. last but not least, consider using pool features like wading area, potted plants, nice nighttime hitching and maybe it you’d like: an outdoor kitchen. It should be very nice to have a summing pool at home :) ________________________________________________

by Probo Hindarto
© Copyright 2010 astudio Indonesia.
All rights reserved.

Bop Window

Sebuah jendela gudang dengan bentuk ‘Bop window’.

astudioarchitect.com Dari berbagai jenis jendela yang ada dan dikenal, terdapat jenis jendela yang cukup unik. Jendela tersebut adalah jendela bundar yang disebut “Bop Window”. Bentuk dari jendela ini bundar dengan beberapa macam jenis bukaan, menjadikan jenis bentuk jendela ini menjadi tren baru dalam arsitektur rumah tinggal dan bangunan. Satu ‘Bop Window’ pada tampilan desain rumah bisa membuat tampilan rumah menjadi makin menarik dengan satu unsur geometri bundar, karena biasanya rumah-rumah jaman sekarang lebih banyak menggunakan geometri kotak-kotak. 

Of the various types of existing window which are known, there is a quite unique window type, the round window called “Bop Window”. This circular shape of the window with several different types of openings, making this kind window shape becomes a new trend in architecture of houses and buildings. One ‘Bop Window’ on home design view can make a house look more attractive with a circular geometric elements, because usually houses today use more box geometry.

‘Bop Window’ pada intinya merupakan bentuk jendela dengan frame bundar, bukan kotak seperti biasa yang bisa dibuat dengan frame/bingkai beton, kayu, atau material lainnya. Karena bentuknya yang bundar, Bop Window tidak bisa dibuat dari bahan yang pabrikan seperti alumunium, tapi bisa dibuat dari besi yang dilengkungkan. Berikut ini contoh-contoh Bop Window dengan berbagai bentuk dan materialnya:

Jendela Bop window untuk kitchen set 

Selain untuk tampilan depan rumah, Bop window juga bisa digunakan untuk elemen interior seperti kitchen set, furniture, dan sebagainya sebagai elemen jendela. Seperti terlihat pada gambar diatas, adalah bentuk jendela Bop window yang diaplikasikan pada kitchen set, memberikan sentuhan baru pada kitchen set yang biasa saja. 
Bop window dipadukan dengan bingkai dalam dari kayu.

Untuk mengaplikasikan jendela Bop window ini cukup sederhana, kita hanya perlu membuat satu jendela pada desain rumah yang berbentuk bundar, tapi memang sebaiknya tidak lebih dari dua buah jendela bop window karena bentuk jendela ini sangat khas dan langsung tertangkap oleh mata begitu melihatnya, disebabkan oleh bentuk lengkung yang merupakan bentuk yang jarang digunakan. 

Bop Window biasanya memiliki karakteristik sebagai berikut:
- Bentuk bundar dengan pinggiran yang tebal, bisa dibuat dari pekerjaan semen dan beton, atau dari kayu. 
- Bagian dalam bisa diberi frame/bingkai jendela, bisa juga tidak diberi seperti contoh jendela gudang diatas, atau lubang dinding dibawah ini
- Bagian bundar biasanya diberi warna lain untuk menegaskan bentuknya.

Bentuk Bop Window tanpa bingkai/frame, dan tanpa kaca.

‘Bop Window’ in essence is a frame window with a round shape instead of the usual box that can be made with the frame / frame concrete, wood or other material. Because the round shape, Bop Window can not be made from materials such as aluminum manufacturer, but can be made from a curved iron. The following examples Bop Window with various forms and materials:

In addition to the home front display, Bop window can also be used for interior elements such as the kitchen set, furniture, etc. as elements of the window. As shown in the picture above, is a form of window Bop window that was applied to the kitchen set, giving a new touch on an ordinary kitchen set.

To apply Bop window is quite simple, we only need to make a window on the rounded design, but there should be no more than two bop window window because the window shape is very distinctive and instantly caught the eye when he saw it, caused by the shape curve which is a form that is rarely used.

Bop Windows typically have the following characteristics:
- Round shape with a thick edge, can be made from cement and concrete work, or from wood.
- The inside can be given a frame / window frames, can also not be given as examples of the barn window above, or below the wall hole
- The round is usually given a different color to emphasize its shape.
- Window Bop forms can be made without frames / frame, and without glass.


Jangan takut untuk menggunakan bentuk jendela yang ‘lain daripada yang lain’ karena adakalanya satu bentuk menarik ini bisa membuat perbedaan berarti untuk rumah Anda. Konsultasikan desain dengan arsitek Anda untuk mendapatkan hasil desain yang terbaik dari Bop window ini.

Do not be afraid to use the form of Bop window that is very distinctive because sometimes an interesting shape can make a difference to your house facade. Consult your design with your architect to get the best design of this Bop window.

________________________________________________
 by Probo Hindarto
© Copyright 2010 astudio Indonesia. All rights reserved.

Merancang denah rumah sendiri, cepat dan gratis / Free easy way to create house plan

astudioarchitect.com Bila kita tahu cara menggunakan internet, ada banyak cara untuk melakukan hal-hal yang menarik, contohnya yang satu ini. Di internet ada penyedia layanan yang bisa membantu kita membuat rencana denah rumah dengan cukup mudah. Syaratnya, kita perlu memiliki koneksi internet yang cukup cepat, peralatan komputer yang memadai, dan email untuk mendaftar.

If we know how to use the internet, there are many ways to do things that are interesting, for example this one. On the internet there are providers who can help us create a floor plan home with relative ease. Condition, we need to have a fairly fast internet connection, adequate computer equipment, and email to register.

Layanan ini disediakan oleh http://www.floorplanner.com yaitu sebuah situs di internet yang memberikan bantuan untuk mendesain denah bangunan rumah dan melihat bentuk tiga dimensinya. Untuk mencobanya, silahkan membuka website tersebut.

Untuk memulai membuat denah rumah, kita harus menciptakan akun terlebih dahulu dengan mengklik ‘free signup’. Prosesnya kurang lebih sama seperti kita membuat akun email, hanya saja disini dibutuhkan akun email yang sudah kita miliki atau buat sebelumnya untuk mendaftar.

Untuk akun yang gratis floorplanner memberikan kesempatan untuk membuat satu file rumah saja, itu artinya kita tidak bisa menggunakannya untuk lebih dari satu file bila kita hanya memiliki akun gratis. Disamping itu kita tidak bisa menyimpannya dalam bentuk jpg atau file gambar lainnya. Tapi disini saya akan menunjukkan bagaimana menyimpan file .bmp atau .jpg dari gambar yang kita buat di floorplanner.com

Untuk membuat gambar denah baru kita klik ‘my dashboard’, dan kemudian klik ‘start a new project’. Pada kkesempatan ini saya akan membuatkan denah untuk seseorang yang mengirimkan email kepada saya untuk membuat denah rumah di lahan 5×7 meter. Pada dasarnya kami di astudio tidak meminta fee untuk desain rumah dibawah 36m2 :)

Baiklah, untuk memulai proyek desain kita, pilih ‘start a new project’. Kita akan diminta untuk mengisikan nama denah (plan name), deskripsi, jumlah lantai (floor), dan background gambar bila ada. Background gambar adalah gambar denah yang mungkin Anda buat dengan tangan, atau gambar lahan yang didapatkan dari http://www.maps.google.com. Pilih ‘public’ bila ingin dilihat semua orang dan ‘semi private’ bila hanya orang tertentu saja yang bisa melihat denah ini. Klik ‘create plan’.

Setelah itu kita akan dibawa ke halaman edit, dimana halaman ini akan loading sebentar tergantung kecepatan koneksi Anda. Setelah loading selesai akan terlihat seperti gambar.

Gunanya bila kita memiliki gambar lahan adalah gambar tersebut bisa dipakai sebagai referensi untuk membuat denahnya. Bagusnya dari menggunakan floor planner ini adalah kita bisa mengisikan ukuran yang diinginkan pada denah dinding tersebut yaitu disini adalah 4×7 sesuai ukuran yang bisa dibangun. Jangan lupa mengklik ‘save now’ di bagian atas floorplanner untuk menyimpan secara berkala hasil desain kita.

Hasil desain dengan bentuk kotak. Disini dindingnya masih sangat tebal ukurannya 25cm jadi kita harus mengubah ukurannya menjadi 15 cm seperti dinding bata pada umumnya di Indonesia. Jangan lupa bila melakukan kesalahan, bisa di ‘undo’ dengan klik panah yang melingkar ke kiri.


Jika Anda mendapatkan kesulitan dengan gambar background yang Anda masukkan dalam file denah ini, klik ‘drawing properties’ dan pilih ‘show / hide drawing’ dengan pilihan tidak dicentang.

Untuk membuat lantai agar berada dalam dinding, kita harus membuat bidang lantai dengan mengklik ‘draw surface’ dan kliklah hingga menutupi bidang lantai yang diinginkan. Jangan biarkan lantainya kosong/ tidak ada lantainya karena membuat desain kita tidak sempurna. Untuk memotong dinding gunakan ; “split wall” dan hapuslah dinding yang diinginkan, kemudian aturlah dinding lain sesuai kebutuhan. Sekali lagi tutupi bidang lantai dengan menggunakan ‘draw surface’ hingga sempurna. Untuk mengubah warna dan pola lantai, klik dua kali pada lantai tersebut hingga muncul dialog untuk memilih permukaan lantai tersebut. Kita juga bisa memilih warna yang diinginkan dengan tekstur yang berbeda.

Untuk membuat pintu, pilih dari gambar pintu yang ada di menu gambar dan drag atau bawa ke bidang gambar untuk diletakkan ditempat yang diinginkan. Begitupun dengan jendela. Ingatlah bahwa disini menggunakan bahasa Inggris yaitu pintu (door) dan jendela (window). Pilihlan dari standard window untuk bentuk yang sederhana.

Untuk berbagai pilihan lainnya benda-benda dalam ruangan, seperti dapur (kitchen), kamar tidur (bedroom), kamar mandi (bathroom) dan sebagainya bisa dlihat di pilihan library, di ‘category’. Isilah denah dengan benda-benda dan furniture yang menurut Anda sesuai. Jangan lupa menyimpan agar bisa Anda edit lagi nantinya.

(bersambung dengan cara menyimpan gambar floorplanner, di bawah)



Gambar denah yang dibuat dengan floorplanner.com 

This service is provided by http://www.floorplanner.com ie a site on the Internet that provide assistance for designing the layout of houses and see the shape of three-dimensionally. To try it, please open the website.

To start making blueprints of the house, we must create an account first by clicking the ‘free signup’. The process is approximately the same as we create an email account, it’s just that here need an email account that we already have or start earlier to register.

For a free account floorplanner provides an opportunity to create a home file, it means we can not use it for more than one file if we only have a free account. Besides, we can not store it in the form of jpg or other image file. But here I will show you how to save files. Bmp or. Jpg of the image that we created in floorplanner.com

To create new drawings we click ‘my dashboard’, and then click ‘start a new project’. In this kkesempatan I’ll make plans for someone who sends an email to me to make blueprints of the house on the grounds of 5×7 meters. Basically we are in astudio not ask a fee for design houses under 36m2:)

Well, to start the project we design, select the ‘start a new project’. You will be asked to fill in the name of plan (plan name), description, number of floors (floor), and background image if any. Background image is the image plan that you may make by hand, or images obtained from http://www.maps.google.com land. Select the ‘public’ if you want to see everyone and ‘semi-private’ if only certain people can see this plan. Click on the ‘create plan’.

After that we will be taken to the edit page, which this page will load for a while depending on your connection speed. After loading the finished picture will look like.

Useless if we have a picture is a picture of land can be used as a reference for making schematics. Good a floor planner from using this is that we can fill the desired size on a wall map that is here is the appropriate size 4×7 that can be built. Do not forget to click the ‘save now’ at the top floorplanner to save regularly to our design results.

Design results with the form box. Here the walls are very thick, 25cm in size so we have to change the size to 15 cm, such as brick walls in general in Indonesia. Do not forget when making mistakes, can the ‘undo’ by clicking the circular arrows to the left.

To create a floor that is in the walls, we should make the floor area by clicking the ‘draw surface’ and click on to cover the desired floor area. Do not let the floor is empty / no floor because we do not make the design perfect. To cut the wall to use; “split wall” and remove the wall that you want, then arrange the other walls as needed. Once again, cover the floor area by using the ‘draw surface’ to perfection. To change the color and pattern floors, double-click on the floor to bring up the dialog to select the floor surface. We also can choose the desired color with different textures.

To make the doors, choose from the pictures the door on the menu and drag a picture or take it to the image area to be put in place as desired. Likewise with the window. Remember that here using the English language is the door (door) and windows (window). Pilihlan from standard to form a simple window.

For a variety of other choices objects in the room, like the kitchen (kitchen), bedroom (bedroom), bathroom (bathroom) and so can dlihat the library option, the ‘category’. Fill in the diagram with objects and furniture that you think appropriate. Do not forget to save so that you can edit later.

Melihat dalam bentuk 3Dimensi.

Untuk ukuran software atau utilitas yang berbasis website, floorplanner ini cukup lengkap dan memungkinkan untuk melihat hasil desain dalam bentuk 3Dimensi. Caranya? adalah dengan mengklik tombol ’3D’ yang ada disebelah atas kanan dari gambar.

Bila diklik, akan loading sejenak sesuai dengan kecepatan koneksi Anda. Kemudian muncullah tampilan 3 dimensi yang bisa kita putar dan lihat dari segala penjuru.

Nah, saatnya menyimpan gambar denah dalam format .jpg. Floorplanner tidak menyediakan fasilitasn untuk menyimpan gambar, karena akun kita masih akun gratisan. Bagaimana caranya? Cara paling mudah adalah sebagai berikut.

- Buka denah atau tampilan 3D denah rumah tersebut
- Carilah dan tekan tombol ‘printscreen’ pada keyboard Anda.
- Bukalah program MS Paint atau Adobe Photoshop, kemudian klik “Ctrl V” untuk mengcopy paste tampilan layar. Nah, gambar denah sudah bisa kita simpan dalam komputer.

Bagaimana? Selamat mencoba
Oh ya, bila Anda mencoba cara membuat denah gratis diatas untuk rumah Anda sendiri, bisa dikirimkan ke astudioarchitect.com@gmail.com untuk kami berikan komentar dan saran secara GRATIS.

Seeing in the form 3Dimensi.

For size-based utility software or website, floorplanner fairly complete and allow it to see the results of design in the form 3Dimensi. The trick? is to click the button ’3 D ‘that is adjacent to the right of the picture.

When clicked, will load moment according to your connection speed. Then came the three-dimensional view that we can rotate and view from all directions.

Well, it’s time to save images in a format layout. Jpg. Floorplanner does not provide fasilitasn for storing images, because we still account for free account. How? The simplest way is as follows.

- Open plan or 3D view house plan
- Find and press the ‘printscreen’ key on your keyboard.
- Open up the program MS Paint or Adobe Photoshop, and then click “Ctrl V” for copying and pasting the display screen. Now, drawing plans can we store in your computer.

How? Good luck
________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2010 astudio Indonesia. All rights reserved.

Gebyok, elemen partisi yang menarik / Gebyok as interesting partition

astudioarchitect.com 1. Apakah Gebyok itu? Gebyok adalah semacam partisi khas jawa yang digunakan untuk sekat antar ruang. Gebyok biasanya memiliki ukiran khas jawa dan dibuat dari kayu bermutu tinggi seperti kayu jati. Kualitas gebyok dikatakan baik atau tidak tergantung pada jenis kayu yang digunakan, tingkat kerumitan ukiran atau ornamen dekorasinya serta ukuran gebyok. Daya tarik gebyok terutama ditentukan oleh keindahan detail ukirannya , partisi ini memang khas dan memiliki nilai estetika yang tinggi karena sangat unik dan tidak bisa ditemukan ditempat lain, selain dari pulau jawa (bila ada yang diproduksi di luar negri mungkin namanya lain atau menjiplak hasil budaya kita).

Gebyok is a typical partition from the island of Java that is used between rooms. Gebyok usually have a typical java and carvings made of high quality wood like teak. Gebyok quality is quite good or not depends on the type of wood used, the complexities of the decorations and carvings or ornaments gebyok size. Gebyok attractiveness is largely determined by the beauty of the carved details, this partitioning is unique and has a high aesthetic value because it is very unique and can not be found elsewhere, apart from Java island (if any are produced outside the country may be another name or trace our culture results ).

Penataan atau aplikasi Gebyok dalam sebuah ruangan

Aplikasi gebyok dalam umumnya sebagai partisi, namun adapulah yang menggunakannya sebagai pintu untuk masuk dalam rumah bahkan adapulah yang memajangnya sebagai gerbang masuk rumah terintegrasi dengan pagar rumah itu sendiri. Hal ini karena kayu yang dipakai untuk gebyok biasanya merupakan jenis kayu yang kuat awet dan tahan cuaca. Fungsi gebyok sebenarnya sebagai partisi yang biasanya memiliki pintu meskipun saat ini gebyok juga diproduksi oleh pengrajin sebagai partisi murni maupun sebagai elemen dinding karena makin diminati gebyok diproduksi dalam berbagai fungsi sehingga peran gebyok makin melebar ke berbagai fungsi. Aplikasi gebyok saat inij juga semakin melebar gebyok tidak lagi menjadi elemen yang terlalu kaku ukurannya seperti dalam rumah-rumah adat jawa, tapi gebyok juga dapat dipesan dengan ukuran ataupun fungsi tertentu seperti gebyok dengna ukuran pintu berapapun yang diinginkan.

Memilih furnitur yang tepat untuk disandingkan dengan gebyok

Karena sifat dari ornamen gebyok yang tradisional (jawa) maka gebyok sangat sesuai untuk ditempatkan pada rumah bergaya etnik yang dapat menggunakan unsur kayu, saya juga mendapati gebyok bersanding dengan baik dalam rumah bergaya etnik lain seperti rumah adat dari daerah kalimantan atau rumah bergaya tradisional china, furniture yang bisa disandingkan antara lain : furniture kayu dengan tekstur kayu yang dipertahankan.

Kesesuaian dengan furniture atau elemen lain

Kesesuaian gebyok memang baik disandingkan furniture berbahan kayu baik berornamen atau tidak, namun bisa juga dipadankan dengan furniture berbahan besi dengan unsur ukiran atau dekorasi hiasan sulur, saya juga mendapati rumah yang sangat modern tiba-tiba memiliki unsur gebyok sebagai aksen yang ingin ditonjolkan dalam interior modern. Ini disebut mengkontraskan antara desain tradisional dengan modern. Tidak hanya untuk rumah etnik, gebyok bisa digunakan dengan baik dalam rumah-rumah yang banyak ornamennya, misalnya gaya klasik atau mediterania, karena masih nyambung.

How is it used?

Gebyok applications in general as a partition, but adapulah who use it as a door to enter the house even adapulah the display as a home gateway is integrated with the fence itself. This is because the wood used for gebyok usually a strong type of wood and durable weatherproof. Gebyok actually function as a partition which usually has a door although currently gebyok also produced by the craftsmen as well as pure partition wall elements have become increasingly attractive because gebyok produced in a variety of functions so that the role gebyok increasingly widened to various functions. Gebyok applications while also widening gebyok inij no longer a rigid element size as in traditional Javanese houses, but gebyok can also be ordered with a specific function such as size or gebyok dengna door regardless of the desired size.

How do I choose the right furniture

Due to the nature of the traditional ornaments gebyok (java) then gebyok very suitable to be placed on ethnic style house that can use the wood element, I also found gebyok biting well in other ethnic style house like a traditional house of kalimantan or traditional style house china, furniture that can be juxtaposed include: wood furniture with the wood texture is maintained.

What is suitable for this kind of partition?

Suitability is good gebyok juxtaposed both ornate wood furniture or not, but could also fitted with furniture made of iron with elements of spiral ornament carving or decorating, I also found a very modern house suddenly has gebyok as accent elements who want to find in a modern interior . This is called the contrasts between traditional and modern designs. Not only for housing ethnic, gebyok can be used successfully in the houses of many ornaments, such as classical or Mediterranean style, because they still connect.

Gambar-gambar Gebyok dalam Google search

Bagaimana membuat ruangan menjadi lebih menarik saat penghuni menerapkan gebyok sebagai Partisi?

Gebyok itu sendiri adalah elemen interior yang sangat menarik karena ornamen hiasan yang dimilikinya. Gebyok sebagai partisi bisa menjadi penghalang pandangan dan penyekat ruang yang transparan, keseluruhan warna dinding sebaiknya disesuaikan dengan warna dasar kayu, seperti pemakaian warna terakota dan krem. Warna-warna netral juga bisa digunakan misalnya putih, abu-abu, hitam maupun warna-warna batuan sesuaikan perabot lain dengan unsur warna tersebut atau unsur dekorasi berupa hiasan dan ukiran lainnya.

Dinding Gebyok

Untuk menggunakan gebyok sebenarnya kita tidak perlu berpikir terlalu banyak, karena gebyok bisa dibeli dalam bentuk jadi atau dipesan sesuai keinginan. Teknik finishingnya bisa bermacam-macam baik dibiarkan tanpa finishing, diplitur, maupun dicat dengan jenis cat tertentu yang tradisional, seperti merah , kuning, hijau (tapi biasanya warna cat tidak digunakan terlalu banyak). Gebyok yang baik biasanya menampilkan warna kayu karena justru disitulah letak keindahannya.

Teknik finishingnya bisa bermacam-macam baik dibiarkan tanpa finishing, diplitur, maupun dicat dengan jenis cat tertentu yang tradisional, seperti merah , kuning, hijau (tapi biasanya warna cat tidak digunakan terlalu banyak). Gebyok yang baik biasanya menampilkan warna kayu karena justru disitulah letak keindahannya. Gebyok menambah keindahan estetika rumah, karena sifatnya yang dekoratif dan melingkupi area partisi atau dinding yang cukup luas. Suatu gebyok ditempatkan dalam satu ruangan dan langsung merubah atau menambah keindahan ruang tersebut.

Untuk merawat gebyok karena gebyok biasanya ditempatkan dalam ruangan sebenarnya tidak terlalu sulit karena mirip dengan perabot lain dari unsur kayu biasanya cukup dilap dengan kain lembgut atau memakai kemoceng. Khusus untuk gebyok yang ditempatkan diluar perawatan berkala adalah pembersihan rutin dan melapisi ulang dengan politur.

How to make the room more interesting with gebyok

Gebyok itself is a very interesting interior elements for its ornamental decoration. Gebyok as can be a barrier partition views and partitioned space that is transparent, the overall color of the wall should be adjusted to the basic color of wood, such as the use of terracotta and beige color. Neutral colors can also be used such as white, gray, black or adjust the colors of rock with elements of other furniture colors or decorative element in the form of carvings and other decorations.

Gebyok as wall

To use gebyok we actually do not have to think too much, because gebyok can be bought in the form of finished or arranged as desired. Finishing techniques can vary both left without finishing, diplitur, or painted with a certain type of traditional paint, such as red, yellow, green (but usually the color of the paint is not used too much). Usually show good gebyok wood color because it is where lies its beauty.

Finishing techniques can vary both left without finishing, diplitur, or painted with a certain type of traditional paint, such as red, yellow, green (but usually the color of the paint is not used too much). Usually show good gebyok wood color because it is where lies its beauty. Gebyok add aesthetic beauty of the house, because of its decorative and partitions or walls enclosing an area large enough. A gebyok placed in a room and instantly alter or add to the beauty of the space.

To treat gebyok because gebyok usually placed in the room was not too difficult, because similar to other furniture from the wood element is usually pretty wiped with soft fabric or using a feather duster. Especially for gebyok placed outside of regular maintenance is routine cleaning and repave with camphor.

________________________________________________
 by Probo Hindarto
© Copyright 2010 astudio Indonesia. All rights reserved.

Kanopi melindungi rumah dari panas dan hujan / canopy to protect house from heat and rain

kanopi melindungi dari panas dan hujan (karya Yoyok Sudibyo)

astudioarchitect.com Berada di daerah beriklim tropis panas yang lembab, rumah-rumah di Indonesia harus didesain sesuai dengan iklim. Untuk mengatasi sinar matahari yang terik, tak jarang kita harus menggunakan pelindung jendela dan pintu yang disebut dengan kanopi. Apakah kanopi itu dan bagaimana penggunaannya? Artikel ini ditulis berdasarkan wawancara dengan saya di Koran Seputar Indonesia. 

Being in the tropical area of humid heat, the houses in Indonesia should be designed in accordance with the climate. To cope with the scorching sun, often we must use the protective window and door called the canopy. Is the canopy, and how it is used? This article was written based on interviews with me on the Koran Seputar Indonesia.

MEMPERCANTIK rumah tidak harus merombaknya secara total. Namun, kita bisa menambah beberapa atribut, salah satunya dengan menggunakan kanopi. Sebaiknya pilih kanopi yang unik atau sesuai dengan interior rumah agar terlihat lebih menarik.

Menurut arsitek Probo Hindarto, kanopi merupakan sebuah bangunan menjorok ke depan seperti rumah, kantor, bahkan restoran. Fungsi utamanya adalah memberi perlindungan bagi rumah untuk jendela, pintu, dan ventilasi udara dari segala jenis cuaca panas dan hujan. Seiring perkembangan zaman, bahan kanopi menjadi kian beragam, misalnya dari genting, bahan sirap (kayu), vinil, polikarbonat, kain, plastik, dak beton, seng, dan fiber semen. Beragamnya jenis bahan ini memudahkan konsumen dan arsitek memilih sesuai kebutuhan.

Lantas, bagaimana menentukan bahan yang terbaik untuk kanopi? Probo mengungkapkan, dari berbagai jenis bahan tersebut, keunggulan dan kekurangannya terletak pada kekuatan dan daya tahan bahan material. Bahan yang kuat seperti besi atau metal tentunya bisa bertahan lebih lama dibandingkan jenis bahan lain.

Sementara itu, kelemahan bahan penutup ini biasanya harus sering diganti secara berkala, terutama bila dari bahan yang lentur atau mudah rusak seperti kain dan plastik.
Jefry, pemilik bengkel pembuatan kanopi, mengatakan ada beberapa keunggulan dari setiap jenis bahan kanopi. Misalnya bahan stainless steel, jenis ini lebih tahan karat, lebih elegan, dan tidak repot untuk perawatan. Namun, harganya relatif mahal, yakni sekitar Rp400.000 hingga Rp550.000. Tidak heran, diperlukan pengelasan yang cukup profesional sehingga hasilnya tidak cacat. Jika ada cacat, bahan ini tidak dapat ditutup dengan menggunakan dempul ataupun sejenisnya.

Hal berbeda saat kanopi yang digunakan terbuat dari bahan besi. Memang biayanya lebih murah. ”Hanya, untuk finishing, bahan dari besi tetap harus dicat dengan zinchromate dan cat besi agar tidak terlalu cepat diserang karat,” tambahnya. Namun, kanopi berbahan besi mudah berkarat sehingga dibutuhkan perawatan ekstra. Sebelum mendirikan kanopi, sebaiknya pemilik rumah memperhatikan beberapa aspek, antara lain kebutuhan. Kanopi biasanya didesain karena pemilik rumah membutuhkan sesuatu yang dapat melindungi rumah dari perubahan cuaca, seperti arah sinar matahari langsung yang bisa merusak elemen-elemen penunjang rumah seperti pintu dan jendela.

(artikel bersambung di bagian bawah)

To beautify a house does not mean totally renovating it. However, we can add some attributes, one of them by using canopy. We recommend that you select a unique canopy or in accordance with the interior of the house to make it look more attractive.

According to architect Probo Hindarto, canopy is a building element that protects from sun ray for buildings like home, office, and even restaurants. Its main function is to provide protection for the house, for windows, doors, ventilation and air from all types of hot weather and rain. As the development of the age, the canopy becomes increasingly diverse materials, such as from roof tiles, shingles materials (wood), vinyl, polycarbonate, fabric, plastic, not concrete, zinc, and fiber cement. The diversity of these materials facilitate the consumers and architects to choose the material as needed.

So, how to determine the best material for the canopy? Probo revealed, from various types of such materials, their advantages and drawbacks lies in the strength and endurance of material. Strong materials such as iron or metal can certainly last longer than other types of materials.

Meanwhile, the weakness of this sealing material usually must often be replaced periodically, especially when the material is flexible or easily damaged, such as cloth and plastic.
Jeffery, making a canopy garage owner, said there are several advantages of each type of fabric canopy. For example stainless steel, this type is more resistant to corrosion, more elegant, and did not bother to care. However, relatively expensive, which is about Rp400.000 to Rp550.000.

It is different when the canopy is made of iron? “Only, for finishing, materials and equipment for iron should be painted with metal paint zinchromate and not too quickly attacked by rust,” he added. However, a canopy made from simple iron, so extra care needed. Prior to founding the canopy, home owners should consider several aspects, among other needs. Canopy are usually designed for home owners needed something that could protect the house from weather changes, such as the direction of the direct sunlight that can damage the supporting elements such as doors and windows of the house.

Probo menyarankan, jika ingin mengaplikasikan kanopi pada jendela atau pintu maka sesuaikan kanopi dengan ukuran jendela. Artinya, ukuran kanopi lebih lebar dari jendela atau pintu. Semakin lebar kanopi maka jendela akan semakin terlindungi. ”Tapi harus juga dibarengi dengan banyak unsur tanaman di sekitar rumah yang membantu menyejukkan udara dalam rumah,” saran Probo.

Probo juga menyarankan untuk memilih desain gambar kanopi sesuai dengan model bangunan rumah. Misalnya, model rumah modern biasanya berkanopi dengan jenis sederhana seperti dak beton tanpa banyak hiasan. Sementara itu, model gaya klasik/mediterania biasanya memiliki lis profil yang memperindahnya.

”Pada bagian atapnya bisa menggunakan polikarbonat, terdapat juga berbagai macam tipe bergantung kebutuhan konsumen. Tersedia juga plastik fiber. ”Biasanya konsumen yang memilih bahan plastik karena harganya yang relatif murah,” tutur Jefry, pemilik jasa pembuatan kanopi. Sementara untuk talang airnya, jika menggunakan bahan besi, biasanya dilengkapi dengan talang air PVC dan bahan stainless yang langsung dilas dengan rangka kanopi.

Untuk pemilihan warna, biasanya disesuaikan dengan warna bangunan rumah. Sebab, pengaplikasian kanopi sebagai dekoratif sekaligus pelindung rumah.

”Menurut estetika, bangunan kanopi biasanya menjadi elemen pelengkap yang memperindah bangunan,” tandas pengasuh www. astudioarchitect.com ini. Begitu pun saat penghuni mengaplikasikan cahaya pada kanopi. Lampu bisa diletakkan di bagian bawah yang menghadap jendela atau pintu.

”Cahaya putih yang cenderung kuning karena efek lampu bisa memberikan kesan ‘hangat’ dan nyaman untuk area di bawah kanopi,” imbuh Probo.

Probo suggest, if you want to apply the canopy on the window or door will match the canopy with window size. That is, the size of the canopy is wider than the window or door. Widening the window of the canopy will be more protected. “But it must also be accompanied by many of the plants around the house to help cool the air inside the house,” suggested Probo.

Probo also advised to choose the design drawings in accordance with the canopy of the building model houses. For example, a model of modern houses are usually canopied with simple types such as no concrete without much decoration. Meanwhile, the model of classical style / Mediterranean usually have lis memperindahnya profile.

“In the section could use a polycarbonate roof, there are also many different types of dependent needs of consumers. There are also plastic fiber. “Typically the consumer who chooses a plastic material because its price is relatively cheap,” said Jeffery, owner of the canopy making services. While for the gutter water, if using an iron material, usually equipped with PVC guttering and stainless welded directly to the framework of the canopy.

For color selection, color is usually adjusted for house building. Therefore, the application of the protective canopy as well as home decorative.

“According to the aesthetics, building canopies usually become complementary elements that adorn the building,” said the governess www. This astudioarchitect.com. So even when the occupants to apply a light in the canopy. Lights can be placed at the bottom facing the window or door.

“The white light which tends to yellow because the light effects could give the impression of ‘warm’ and convenient to the area below the canopy,” added Probo.

________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2010 astudio Indonesia. All rights reserved.

Foyer sebagai ruang transisi teras dan ruang tamu / Foyer as transition space

astudioarchitect.com Foyer merupakan jenis ruangan yang diletakkan didepan ruang tamu, atau sebagai ruang antara teras dan ruang tamu. Bila pemilik rumah tidak memiliki ruang tamu, bisa juga berfungsi sebagai ruang penghubung antara teras dan ruang keluarga. Artikel ini dimuat di Koran Seputar Indonesia beberapa waktu lalu dengan saya sebagai narasumber :)

Foyer is a type of room that is placed in front of the living room, or as a space between the porch and living room. If the homeowner does not have a living room, can also serve as a liaison between the terrace room and family room. This article was published in the newspaper Seputar Indonesia some time ago with me as a resource:)

DALAM KORAN SINDO:

Foyer yang Mempercantik Hunian

KEPRIBADIAN pemilik rumah bisa tercermin dari area muka di dalam hunian yang disebut foyer. Bagaimana Anda harus menatanya agar terlihat menarik?

Menurut arsitek Probo Hindarto, foyer merupakan ruang peralihan antara teras dan ruang tamu. Area ini berfungsi sebagai ruang penerima, di mana tamu bisa dipersilahkan menunggu atau masuk ke ruang tamu.

Dewasa ini fungsi foyer mulai berkembang, tak hanya seperti yang sebutkan di atas. Kini, foyer juga dapat berfungsi sebagai area yang memperkuat privasi penghuni rumah. ”Dalam hal ini, ada kalanya tamu yang datang atau orang lain, tidak bisa sembarangan dimasukkan ke dalam rumah,” ujar Probo. Selain itu, foyer bisa juga berfungsi sebagai ruang tambahan yang mampu mempercantik rumah, dalam arti kesan ruang menjadi lebih bersahabat.

Lalu, seberapa penting kehadiran foyer di dalam rumah? Probo menjelaskan, sebenarnya foyer tidak dipandang terlalu penting, kecuali bagi rumah yang didesain dengan foyer karena ruang yang ada memungkinkan dan dibutuhkan. Misalnya, sebut Probo, si empunya rumah membangun foyer karena lahan yang dibutuhkan memang ada dan cukup memungkinkan untuk foyer dimasukkan ke dalam denah, plus ditunjang pula oleh ketersediaan dana.

“Ada beberapa faktor yang membuat foyer tidak harus ada dalam sebuah rumah, misalnya karena sempit. Bila sangat sempit, ya tidak usah dipaksakan menggunakan foyer,” imbuh Probo. Namun, bagi penghuni yang memang memiliki rumah berlahan cukup luas dan punya dana cukup, tak ada salahnya membangun foyer. Tentu dengan penataan yang menarik pula.

Sebuah ruangan akan tercermin nilai estetikanya jika ditata semenarik mungkin. Konon, penataan ruang berpengaruh besar terhadap mood si pengguna. Maka itu, sebelum membangun foyer, ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan. Yang pertama, perhatikan dulu letak pintu utama serta hubungan dengan ruang tamu.
“Biasanya antara pintu dan ruang tamu ada sekat dalam foyer, bahkan bisa juga menggunakan dinding permanen. Sekat atau dinding lazimnya menutupi pandangan ke arah ruang tamu, tapi ada pula yang terkesan terbuka dengan penyekat yang banyak unsur kacanya atau sekat lemari hias,” terang Probo.

Setelah itu, ukur ruang yang ingin dijadikan foyer. Probo menyarankan, sebaiknya ukuran foyer disesuaikan dengan lahan dan yang pasti cukup untuk menerima kedatangan tamu. Misalnya ruang 1 x 2 meter. Menurut Probo, luas lahan sekian sudah cukup dipakai untuk foyer. Tapi, foyer yang baik biasanya memiliki area cukup luas seperti ruang pada umumnya.

Langkah selanjutnya adalah peletakan furnitur. Jenis furnitur yang umum diletakkan pada ruang transisi tersebut antara lain satu atau dua kursi saja, atau alternatif lain dengan menggunakan furnitur yang mampu memberi kesan welcome, seperti bufet dan rangkaian bunga. Namun, tak jarang pula penghuni yang mengaplikasikan ambalan di dinding, lukisan, serta cermin. Benda-benda tersebut juga bisa memperkuat kesan estetis sebuah foyer.

Begitupun dengan hiasannya. Probo menyebutkan, hiasan yang sesuai untuk foyer antara lain hiasan dinding, ambalan, rangkaian bunga, vas, kain etnik, dan sebagainya yang tidak membutuhkan banyak tempat. Sebab, biasanya foyer adalah ruang yang kecil, tidak seperti ruang tamu.

(Artikel bersambung di bagian bawah)

IN THE SINDO NEWSPAPER:

Foyer for a beautiful Residence

PERSONALITY of the homeowners can be reflected in a residential area called the foyer. How you should set it to make it look interesting?

According to architect Probo Hindarto, foyer is a transitional space between the porch and living room. This area serves as a receiving room, where guests could be asked to wait or to go into the living room.

Today, function of foyer began to flourish, not only as mentioned above. Now, the foyer can also serve as an area to strengthen the privacy of residents. “In this case, there are times when guests came, or anyone else, can not arbitrarily asked to come into the house,” said Probo. In addition, the foyer can also serve as an additional room that can beautify the home, in the sense of space has become more friendly impression.

So, how important the presence of foyer in a house? Probo explained, it is not considered very important, except for a house designed if the space allows and requires to. For example, said Probo, the owner of the house building needed foyer because there was quite possible for the foyer to be put into the plans, plus supported also by the availability of funds.

“There are several factors that make the foyer not to exist in a house, such as narrow land. When you have a very narrow land, do not force yourself to use a foyer,” added Probo. However, for residents who do have home with large enough land and have enough funds, there’s nothing wrong in building foyer. Of course with an interesting arrangement, too.

A room will be reflected in its aesthetic value, if arranged as attractive as possible. It is said, the arrangement of space greatly affect the mood of the user. Thus, before making foyer, there are several aspects that need attention. The first, first note the location of the main door and the relationship with the living room.

“Usually between the door and the living room there is insulation in the foyer, even can also use a permanent wall. Partition or wall typically cover the view to the living room, but some are openly impressed with the many elements of the glass partition or decorative cabinet,” explained Probo .

After that, measure the space that is intended to be the foyer. Probo suggested, should be adjusted to the size of the foyer area and certainly enough to accept the arrival of guests. For example 1 x 2 meter space. According to Probo, it is enough area used for the foyer. But it will be better if you have a foyer which is large enough in general.

The next step is the laying of furniture. Common types of furniture that is placed on the transition space between the other one or two seats only, or alternatively by using furniture that is able to give the welcoming impression, such as buffet and flower arrangements. These objects could also strengthen the aesthetic impression of a foyer.

Likewise with the decorations. Probo mention, we can use ornaments such as wall hangings, shelves, wreaths, vases, ethnic fabrics, etc., that does not require a lot of places. Because, usually a small foyer is a small space, unlike the living room.

Anda yang bosan dengan desain-desain pada umumnya, mungkin bisa mengaplikasikan karpet. Menurut Probo, memasang karpet sangat dianjurkan. Namun, corak karpet usahakan yang sesuai dengan tema ruang. Contoh, karpet dengan motif bergaya klasik untuk rumah bertema klasik, atau karpet dengan garis-garis modern untuk rumah bertema modern.

Sementara, penghuni rumah yang ingin mengaplikasikan wallpaper sebaiknya memadukan warna pelapis dinding tersebut dengan furnitur yang terdapat di dalam foyer. Hanya, pesan Probo, usahakan ada warna yang kontras. Misalnya warna putih dan hitam, tapi dipermanis dengan warna abu-abu sebagai warna antara. Bisa juga dengan menerapkan paduan warna monokromatik atau gradasi warna. Cara ini bisa dibilang paling ”aman”, sehingga ruangan tetap enak dipandang mata. Memadukan warna furnitur juga harus mempertimbangkan warna wallpaper dengan jenis corak yang sesuai.

Lantas, seperti apa warna yang pas untuk foyer? Yang cerah atau netral? Probo menjelaskan, warna bisa dipilih dari yang paling sesuai untuk ruangan tersebut. Warna cerah boleh dipakai untuk foyer yang agak sempit supaya ruangan jadi terkesan lapang dan terang. Warna netral juga bisa dipilih sesuai dengan warna gaya modern yang diminati saat ini.


image: london art deco interior: Dagenham Civic Centre, 1936
by Mermaid 99. Under CC lisence

Meski demikian, lanjut pengasuh blog astudioarchitect.com itu, warna lain jelas tidak menutup kemungkinan untuk digunakan. Hanya, biasanya mata lebih nyaman memandang dinding berwarna pastel atau cenderung gelap sekalian. Probo tidak menyarankan penggunaan warna yang sangat mencolok, seperti merah atau hijau muda.

Begitu pun dengan pencahayaan. Sumber cahaya alias lampu mesti diletakkan pada tempat yang tepat, yakni yang memang membutuhkan banyak cahaya, seperti ruang belajar anak dan ruang tamu. Lampu yang cocok untuk foyer adalah lampu hias, misalnya lampu gantung dan lampu tempel.

If You are bored with your foyer design in general, it might be good to apply a carpet. According to Probo, installing carpet is recommended. However, make sure the carpet pattern that matches the theme of space. For example, classical-style carpet with the motif for the classic-themed homes, or carpets with modern lines for a modern themed home.

Meanwhile, residents who want to apply wallpaper wall coverings should combine these colors with furniture that was contained in the foyer. Only, the Probo quote, try to have a contrasting color. For instance white and black colors, but sweetened with a gray color as color between. Can also blend colors by applying a monochromatic or color gradations. This method is practically the most “secure” blend of colors, so the room remains comfortable to the eye. Blending the colors of furniture should also consider the color of the wallpaper with the appropriate furniture type style.

So, what’s the right color for the foyer? Bright or neutral? Probo explains, the color can be chosen from the most appropriate color for the room. Bright colors should be used for a rather narrow foyer of the room so it will be roomy and bright. Neutral colors can also be selected in accordance with the color of the modern style of interest at this time.

Nevertheless, continued the Probo, the owner and writer of astudioarchitect.com blog, other colors certainly have a lot of possibility for use. Only, the eyes are usually more comfortable looking at the pastel walls or tend to be dark as well. Probo does not recommend to use color which is striking or vivid, such as red or light green.

The same thing with the lighting, or lamp light source should be placed at appropriate places. Foyer lights are suitable for decorative lighting such as chandeliers and downlight lamps.

________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2010 astudio Indonesia.
All rights reserved.

Menata ruang kerja bergabung dengan kamar tidur / Setting up workspace inside bedroom

Work station

astudioarchitect.com Dewasa ini banyak orang bekerja dirumah, karena profesi yang memungkinkan, misalnya profesi arsitek, blogger, penulis, konsultan, dan sebagainya. Termasuk penulis sendiri juga bekerja dan berkantor dirumah. Terkadang dibutuhkan ruang kerja di rumah yang bisa berdiri sendiri, atau digabung dengan ruang lain, seperti misalnya ruang tidur. Bisakah menggabungkan ruang tidur dengan ruang kerja?

Today many people work at home, for a profession that allows, for example, professional architects, bloggers, writers, consultants, and so forth. Including myself, I also work inside a home office located at my home. Sometimes it takes work space at home that could stand alone, or combined with other spaces, such as bedroom. Can we combine workspace with bedroom?

Sebaiknya ruang kerja tetap dipisahkan dengan kamar tidur menggunakan sekat atau semacam itu. Lebih baik lagi bila dipisahkan. Tapi kadangkala karena keterbatasan maka kedua ruang tersebut dicampur. Tidak apa2 bila dicampur, tapi tentunya dengan rancangan yang baik, misalnya meja kerja tidak menghadap tempat tidur karena bisa menimbulkan rasa ingin beristirahat. Meja kerja menghadap taman atau bahkan kolam ikan tidak apa-apa, karena bisa menambah kesenangan bekerja dan unsur refreshing.

Apa yang menjdi alasan sehingga si penghuni menggabungkan dua ruang tersebut adalah kebanyakan karena keterbatasan ruang, bisa juga karena kemudahan mencapai ruang kerja.

Tips menata ruang kerja yang dekat dengan ruang tidur.
Bila dua ruang itu ingin disatukan, apa saja yang harus diperhatikan?
Perhatikan arah hadap meja kerja bila memungkinkan jangan menghadap ke arah tempat tidur. berikan kabinet atau penyimpan yang khusus untuk file kerja sehingga tidak berserakan / bercampur dengan benda lain dalam ruang tidur seperti pakaian.

Bila digabungkan, mana yang harus ditonjolkan, fungsi ruang kerja atau ruang tidurnya?
Kedua fungsi tetap dapat ditonjolkan melalui desain interior yang tepat guna, dan menarik.

Bagaimanakah menciptakan ruang tidur sekaligus ruang kerja yang nyaman?

  • Pertama, letakkan furniture yang paling sesuai di tempat yang sesuai pula, perkirakan tempat meletakkan meja kerja yang tidak mengganggu area tidur, dan sebaliknya.
  • Pilih dari jenis furniture yang baik dan sesuai untuk kedua fungsi tersebut berikut tempat penyimpan/kabinet yang cukup.
  • Pilih suasana ruang dengan warna, cahaya, dan tekstur material yang diinginkan.

Work space should remain a bedroom separated by using a partition or something. Better yet when separated. But sometimes because of limited space, the two rooms are mixed. It is OK when mixed, but certainly with a good design, such as don’t put a table facing the bed because it can cause you to feel sleepy! Desk overlooking the garden or even a fish pond will be okay, because it can add a refreshing element of work and pleasure.

What are the reasons that the residents combine these two spaces is mostly due to limited space, could also be because it is easy to reach the working space.

Tips to organize work space near the bedrooms.
When the two spaces that want to put together, what should be considered?
Note the direction towards the desk whenever possible not facing the bed. give a special cabinet or storage for work files, so it will not littered / mingled with other items such as clothing in the bedroom.

When combined, which must find, functional work space or sleeping space?
Both functions have to be combined to find the appropriate interior design.

How to create sleeping space as well as a comfortable working space?

  • First, place the most appropriate furniture in the appropriate places too, put a desk that does not disturb the sleeping area, and vice versa.
  • Choose the type of furniture which is good and suitable for both functions of the following storage / cabinet to be enough.
  • Choose an atmosphere of space with color, light, and texture of the desired material.

Berapa persen dari ruangan yang bisa dipakai untuk ruang kerjanya?
Tidak bisa ditentukan, karena berbagai aspek terutama dalam bekerja memerlukan luas ruang yang berbeda beda. Misalnya, bila Anda seorang pelukis, maka ruang kerjanya mungkin seperti sebuah studio yang besar. Bila seorang arsitek, perlu meja kerja, komputer, dan sebagainya. Bila seorang penulis, mungkin perlu sebuah meja yang nyaman untuk sekaligus menyimpan file2 kertas yang sangat banyak, serta sebuah komputer. Luas ruang bisa bervariasi misalnya 3x3m, 3x6m, atau bahkan sebuah studio 6x9m untuk pelukis dan pematung.

Yang lebih perlu diperhatikan tentunya ruang tidur yang nyaman dan ruang kerja sebenarnya tidak bisa dicampurkan karena fungsinya jelas berbeda. Tapi pemisahan grup furniture, misalnya area ruang tidur yaitu bed, kabinet, meja rias, dalam satu area, sedangkan furniture meja, meja gambar, peralatan, tempat file bekerja disatukan grupnya dibagian lain.

How much part of the room could be used for office?
It could not be determined, because many aspects, especially in the area of work requires a different room character. For example, if you’re a painter, then your office might be like a big studio. if you are an architect, you will need desks, computers, and so forth. When you are a writer, you may need a table convenient for storing files and papers, and a computer. Space can vary widely eg 3x3m, 3x6m, 6x9m, or even a studio room for painters and sculptors.

What needs to be considered to create a comfortable sleeping space and work space really can not be mixed because its function is clearly different. But the separation of a group of furniture, such as the bedroom area of bed, closet, dressing table, in one area, while the furniture desk, drawing table, equipment, where the files are put together its own group to work elsewhere.

________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2010 astudio Indonesia. All rights reserved.

Gaya ‘rustic’ untuk rumah tinggal / Rustic style for house design

astudioarchitect.com Pertanyaan dan jawaban tentang gaya rustic ini diajukan oleh wartawan dari koran Seputar Indonesia pada saya beberapa waktu lalu. 1. Apa definisi dari gaya rustic? Rustic dalam bahasa Indonesia berarti ‘berkarat’ atau tua, dan memiliki tekstur yang kasar dan tidak difinishing dengan baik. Gaya rustic bisa diartikan sebagai gaya dalam desain arsitektur dan interior yang menitikberatkan pada kesan alami, dari material yang tidak difinishing atau dihaluskan, misalnya kayu, batu, logam, dan sebagainya.

Questions and answers about the rustic style was filed by a journalist from the newspaper Seputar Indonesia on me some time ago. 1. What is the definition of rustic style? Rustic in the Indonesian language means ‘rusty’ or old, and has a rough texture and is not finished to the good. Rustic style can be interpreted as a style in architecture and interior design which focuses on natural impression, from material that is not finished to or refined, such as wood, stone, metal, and so forth.

2. Ciri-ciri arsitektur gaya rustic? 
Ciri-ciri gaya rustic terutama pada penggunaan material yang alami dan tidak difinishing, misalnya daripada menggunakan tembok yang diaci, dalam gaya ini menggunakan tembok yang tidak diaci, bisa juga ditutupi dengan unsur batuan dengan tekstur yang kuat. Bentuk atapnya biasanya model tradisional yang menggunakan bahan yang terkesan alami bukan pabrikan. Yang ditonjolkan adalah kesan material yang kasar dan tua.

3. apakah ada contoh bangunan di Indonesia bergaya rustic? 
Bila kita lihat rumah-rumah didesa, atau rumah adat yang dibuat dari kayu kasar, itu termasuk kesan material yang cukup kuat dengan tidak difinish, diamplas, atau dilapisi.

4. patokan atau pakem untuk membuat bangunan rustic? 
Tidak ada patokan khusus, hanya dalam gaya rustic yang terkesan tua dan hangat, bisa menggunakan material yang kesan teksturnya kuat, misalnya lapisi dinding dengan batuan, kayu, atau hanya bata ekspos. Daripada menggunakan keramik, bisa menggunakan batu alam yang masih ada teksturnya untuk pengganti keramik.

5. sudah umumkah diterapkan di Indonesia?
Di Indonesia sebenarnya sudah umum diterapkan, terutama untuk bangunan rumah atau arsitektur yang tradisional atau tua seperti rumah-rumah adat dan tradisional. Kalau muncul tren gaya rustic, adalah pengaruh dari luar negeri untuk penyebutan arsitektur yang sebenarnya sudah ada.

2. What’s the istinction of rustic style in architecture?
Distinctive rustic style, especially on the use of natural materials and not finished to, for example, instead of using the a smooth wall, in this style using a wall that does not plastered, can also be covered with rock elements with strong texture. Roof forms are usually traditional models that use natural materials rather than the fabricated impression. You’ll enjoy the impression material which is rough and old.

3. is there example of rustic-style buildings in Indonesia?
When we see village houses, or traditional house made of rough wood, it includes material that is strong enough impression with no finishing, sanding, or coated.

4. Is there a benchmark or designing rustic buildings?
There are no specific benchmarks, in just a rustic style that impressed the old and warm, could use a strong texture impression material, such as a wall layered with rocks, wood, or only the exposed brick. Instead of using ceramic, we could use a natural stone texture that still exist for the replacement tiles.

5. is it common applied in Indonesia?
In Indonesia, the public has actually been implemented, mainly for building houses or traditional or old architecture such as houses and traditional customs. If it appears rustic style trends, is the influence from abroad for the reference architecture that is already there.

6. tema atau desain yang mana yang cenderung sudah mendekati rustic?
Tema gaya country dengan penggunaan kayu dan batuan yang banyak. Gaya minimalis dengan penggunaan batuan juga bisa disebut bergaya rustic.

7. warna yang dominant di bangunan gaya rustic?
Warna yang dominan adalah warna dari kesan material yang kuat, seperti abu-abu, terakota, hitam, coklat kayu.

8. Apakah gaya rustic bisa disebut desain futuristic?
Tidak sama.

9. Bagaimana dengan penataan interiornya? 
Perpaduan dalam penataan interiornya pada dasarnya sama saja dengan prinsip yang sudah umum, karena gaya rustic lebih menekankan pada penggunaan material dengan tekstur kasar yang ekstensif, yang lebih ditekankan adalah suasana hangat yang diakibatkan penggunaan material dengan kesan yang kuat/bertekstur tersebut.

10. bisakah gaya rustic dipadukan dengan gaya lain, semisal modern gaya modern?
Bisa. Paduan gaya ini banyak dilakukan dalam desain bergaya etnik modern, karena banyak elemen dari unsur etnik yang bisa dipakai sebagai aksen dari interior gaya modern. Misalnya, sebuah ruangan dengan gaya modern yang bersih bisa diisi dengan satu atau dua buah furniture bergaya etnik yang biasanya banyak yang tidak dipoles, atau sengaja tidak dipoles dengan harapan muncul kesan rustic-nya.

11. Tahapan atau cara pengaplikasian gaya rustic dalam hunian?
Dalam mendesain, pilih material dengan kesan tekstur yang kuat, tapi tidak dilapisi dengan material pelapis seperti cat atau acian. Unsur-unsur obyek material yang terkesan tua seperti kayu tua dengan tekstur yang bagus, bisa digunakan sebagai aksen bila dilapiskan pada dinding. Material yang terkesan sederhana dan harganya murah seperti bata ekspos, kayu bekas, kayu kelapa, dan sebagainya bisa dipadu padankan dengan material pabrikan seperti kaca, logam dan sebagainya agar tercipta suasana paduan antara kesan rustic dan modern.

Kesan rustic dalam desain modern, hadir seperti dalam dinding dengan batu ekspos.

12. hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum membuat bangunan bergaya rustic?
Meskipun rustic, masih bisa berpadu dengan tampilan modern dengan mengaplikasikan material, furniture atau pelapis dengan kesan material rustic, tapi dipadukan dengan kejernihan desain gaya modern. Dari sini bisa timbul suasana yang alami seperti resort.

13. tips-tips mengolah gaya rustic?
Gaya tersebut sangat mudah disandingkan dengan unsur tanaman karena sesuai dengan kesan alaminya. Padukan juga dengan elemen air dalam hunian Anda, misalnya dengan membuat kolam ikan atau air terjun buatan yang akan menambah segarnya suasana.

6. themes or designs which tend to have approached the rustic style?
Country style theme with the use of wood and rocks that much. Minimalist style with the use of rocks can also be called a rustic style.

7. what is the dominant color in the rustic style of the building?
The dominant color is the color of the impression of a strong material, such as gray, terracotta, black, brown wood.

8. Is rustic style could be called futuristic design?
Not the same.

9. What about the arrangement of the interior?
Fusion in its interior arrangement is basically the same as the general principle already used in many architecture, as more rustic style emphasizes the use of materials with extensive texture appearance, more emphasis is the warm atmosphere resulting from the use of materials with strong texture.

10. Can it be combined with other styles, such as modern styles?
We can. The style is mostly done in the form of “modern ethnic style”, because many elements of ethnic elements can be used as accents of modern style interior. For example, a room with a clean modern style that can be filled with one or two ethnic-style furniture which is deliberately not polished for its rustic impression.

11. What’s the method of rustic style application?
In the design, select materials with a strong impression of texture, but not coated with coating materials such as paint or plaster. Elements of material objects such as old wood with old impressed create a good texture, it can be used as an accent when superimposed on the wall. Materials that looks simple and inexpensive such as exposed brick walls, wood scraps, coconut wood, and so forth can be combined with matching fabricated material such as glass, metal and alloys in order to create an atmosphere of rustic and modern impression.

12. things that need to be considered before making a rustic-style buildings?
Although rustic, it can get along with a modern look by applying materials, furniture or upholstery with a rustic impression material, but combined with the clarity of modern design. From this, it can arise naturally as a resort atmosphere.

13. tips for rustic style?
The style is very easy to implement because it juxtaposed with elements in accordance with their natural impression. Combine well with the water element in your home, for example by making a fish pond or artificial waterfalls that will add a fresh atmosphere.
________________________________________________

by Probo Hindarto
© Copyright 2010 astudio Indonesia. All rights reserved.

6 Tips membangun rumah lebih hemat / 6 Tips to build efficient cost house

astudioarchitect.com Banyak diantara kita yang menghitung biaya membangun rumah dari ukuran per meter bangunan. Hal ini tak asing lagi, karena biasanya bila kontraktor memberikan harga final untuk biaya membangun rumah yang kita lakukan, terdapat pula biaya ‘per meter persegi’ bangunan. Berbagai faktor mempengaruhi biaya membangun per meter, antara lain luas bangunan yang akan dibangun, harga material bangunan, peralatan, ongkos tukang, izin membangun bangunan ke pemerintah setempat, fee arsitek, fee kontraktor, instalasi listrik, air, gas (bila ada), pembuangan aliran air kotor serta pajak.

Many of us are counting the cost of building a house by the per-meter cost of the building. This is not foreign anymore, because usually when a contractor gives a final price for the cost of building a house, there is also the cost ‘per square meter’ building. Various factors affect the cost of building per meter, including building area to be built, the price of building materials, equipment, cost of builders, building permits to the local government, architect fees, contractor fees, electrical installations, water, gas (if any), sewage or the flow of dirty water and taxes.

Berbagai Biaya yang biasanya Dikeluarkan saat Membangun
Terdapat beberapa biaya yang dibutuhkan saat membangun, diluar biaya material bangunan. Biaya untuk arsitek misalnya, biasanya ditentukan dari kesepakatan dari kedua pihak yaitu pemesan desain dengan arsitek secara langsung. Biaya pembangunan lain yang dikeluarkan oleh pemilik rumah selanjutnya adalah fee kontraktor untuk membangun rumah tersebut sampai terselesaikan. Biaya lainnya berupa upah tukang, pajak bangunan, listrik, air dan lain-lain.

Pemborosan yang mungkin terjadi dalam membangun misalnya seperti perlengkapan bangunan yang berupa finishing dipilih dari material yang mahal, misalnya jenis cat dinding, jenis kayu, jenis material plafon, jenis engsel, jenis keramik, dan sebagainya. Meskipun ukurannya kecil-kecil, sering menyedot biaya banyak seperti engsel-engsel pintu. Pemborosan bisa juga dari segi desain yang selalu berubah-ubah karena perencanaan bangunan yang dibikin asal-asalan. Desain harus sudah fix sebelum membangun agar tidak ada perubahan di tengah pembangunan sehingga dana jelas membengkak dari asal rencana anggaran awal. Konsep ‘tambal sulam’ sangat tidak ekonomis dan biayanya lebih mahal. Terkadang dari material juga dipilih bahan yang terbaik agar lebih kuat dan tahan lama, seperti bata merah yang berkualitas dibandingkan dengan batu merah yang murahan dapat dibedakan dari ukuran dan bentuk yang rapi serta dari kualitas pembakaran batanya. 

Various costs that usually occur when Building
There are some costs involved when building a house, excluding the cost of building materials. Fees for architects, for example, is usually determined by agreement of both parties ie the buyer directly with the architecture design. Other building costs incurred are the fee of the contractor to build the house until completed. Other costs such as wages of carpenters, property taxes, electricity, water and others.

Waste of fund that may occur in building cost such as finishing the building in the form of selected expensive material, such as type of wall paint, wood species, type of ceiling material, type of hinges, ceramic types, and so forth. Although small in size, often suck up a lot of building cost such as door hinges. It can also be wasteful in terms of design that was always changing because the planning of buildings that made carelessly. Design must be fixed before the building so that there is no change in the middle of development so that a clear funding source to swell from the initial budget plan. The concept of ‘patchwork “was not economical and cost more expensive. Sometimes the material is also selected from the best ingredients to make it more strong and durable, such as red brick with red sandstone qualified than the cheap can be distinguished from the size and shape of a neat and from the combustion quality of bricks.

Menghemat Biaya Per Meter Bangunan
Biaya material dapat dihemat dengan membuat desain rumah yang sederhana tanpa detil yang rumit. Jarak ruangan yang dianjurkan adalah 3 hingga 4 m agar kolom dan tiang dapat dipasang di tiap ujung titik pojok ruangan dan dengan begitu tidak perlu kolom tambahan yang dapat menambah biaya yang sebetulnya dapat diminimalkan. Atap pelana lebih hemat dibanding atap jenis lainnya karena bisa menggunakan kolom praktis dan gewel yang lebih efisien dan hemat biaya.

Biaya per meter bangunan bervariasi tergantung lokasi dibangunnya sebuah rumah karena material di daerah satu berbeda harganya dengan didaerah lain. Di area Jawa Timur dan Jawa Barat, biaya membangun berkisar antara 1,8jt hingga 2,5jt per meter persegi, sedangkan di daerah Jakarta bisa sebesar tiga juta sampai dengan lima juta per meter persegi luas bangunan tergantung type rumah dan detil desain rumah tersebut.

6 Tips membangun lebih hemat adalah sebagai berikut:

  1. Gunakan Arsitek agar desain lebih tepat guna (tidak boros dan tidak tambal sulam)
  2. Proses membangun bisa dilakukan sendiri bila memungkinkan (tapi kadangkala karena berbagai ketidak tahuan malah biaya membengkak). 
  3. Cari bahan material berkesan alami yang terdapat banyak di daerah Anda sehingga berharga lebih murah dengan mencarinya sendiri ke daerah tersebut, setidaknya untuk referensi Anda saat mengobrol dengan kontraktor. 
  4. Acian dinding dapat dikurangi dengan memakai dinding bata, batako, bata blok, atau bataton yang dibiarkan alami di sebagian dinding, dengan begitu semakin tampak alami dan murah karena tidak mengeluarkan biaya acian. Bila sudah ada dana nanti saja baru diaci.
  5. Pilih dari jenis material kayu kusen, kuda-kuda atap dan genteng yang sesuai untuk budget Anda, terdapat berbagai jenis dari material tersebut. 
  6. Untuk bahan finishing kita dapat memilih material seperti cat, keramik, handle pintu, dan sebagainya yang berkualitas menengah, usahakan yang terlihat tidak murahan dan tidak gampang rusak. 

Saves Building Cost Per Metre
Material cost savings can be obtained by making simple house design without complicated details. The recommended clearance is 3 to 4 m for columns and columns can be fitted at each end point of the corner and with so no need to add additional columns that can actually minimize the cost. The gable type of roof is more efficient than other types because it can use the column gewel that is more practical and cost effective.

Cost per meter of buildings varies depending on the location of the construction of a house because of the material in a different area have different prices with the other area. In the area of East Java and West Java, the cost of building ranging from 1.8 to 2.5 million per square meter, whereas in the Jakarta area can be of three million to five million per square meter of building area depending on the type of house and the detail of home design.

6 Tips on building more efficient, are as follows:

  1. Use architect to design more efficient (not wasteful and not patchwork)
  2. Building process can be done by yourself if possible (but sometimes because of ignorance may cause bloated costs).
  3. Find natural material in your area where there are a lot cheaper and so valuable to find itself into the area, at least for your reference when talking with the contractor.
  4. Cement wall can be reduced by using the brick wall, brick, masonry block, or being left natural in some walls, so it will be more natural looking and inexpensive because it does not cost more. When there is sufficient fund we can treat it later.
  5. Choose the type of wood frame materials, the horses and tile roof that is suitable for your budget, there are various types of material.
  6. For the materials we can choose finishing materials like paints, ceramics, doors handles, and so on medium quality, try to choose the ones that does not look cheap and not easily damaged.

________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2010 astudio Indonesia. All rights reserved.

Tips dan trik mengecat dinding / Tricks of painting wall

astudioarchitect.com Bila ruang dalam rumah sudah terasa tidak menarik, kusam, atau ‘lama’, atau bila pada dinding terdapat kerusakan seperti terkelupas atau muncul jamur, untuk memperbaiki dan memberi suasana baru yang paling mudah adalah dengan mengecat ulang dengan warna yang lain. Mengecat ulang rumah bisa menambah keindahan ruang dan meningkatkan kualitas hidup karena ruang tempat hidup lebih indah, bersih dan menarik.

When a room in your house already feels unattractive, dull, or ‘old’, or if there is damage to the wall such as peeling or appear fungi, to improve and provide a new easy look of the wall, the easiest way is to re-paint with another color. Repainted the house can add to the beauty of space and improve the quality of life for living space in more beautiful place, cleaner and attractive.

Masalah yang sering terjadi pada cat dinding antara lain dinding berjamur (lembab), pengapuran, timbulnya belang pada dinding, keretakan halus, mengelupas, menggelembung, atau pudar. Untuk menanggulangi berbagai masalah cat dinding, kita perlu mengetahu tahapan dan cara mengecat yang benar. Cat yang digunakan harus sesuai dengan penggunaannya, misalnya cat eksterior dipakai untuk dinding luar karena lebih tahan dengan perubahan cuaca, suhu dan temperatur udara yang drastis. Cat yang gampang memudar biasanya disebabkan oleh kualitas cat dan penggunaannya, misalnya cat interior dipakai untuk eksterior.

Cat yang baik memiliki resistensi terhadap garam (alkali resistant) yang terdapat dalam campuran bahan-bahan pengisi dinding agar warna cat tembok tidak cepat kusam dan belang. Untuk memperkuat cat eksterior agar lebih tahan lama, cat dasar diperlukan karena memiliki ketahanan terhadap garam atau alkali yang cukup tinggi agar mencegahnya merusak cat dinding. Cat dinding luar/ eksterior biasanya memiliki kandungan kimia yang membuatnya tahan cuaca, dan disebut weatherproof, weathershield, dan sebagainya. Meskipun akan menggunakan cat eksterior, akan lebih baik bila diberi cat dasar dahulu.

The problem that often occurs in wall paints, among others, moldy walls (damp), liming, the emergence of stripe on the wall, fine cracks, peeling, bulging, or fade. To overcome the various problems on wall paint, we need to stage and determines the correct way to paint. Paint used must be in accordance with their use, such as exterior paint used for exterior walls because they are more resistant to changes in weather, temperature and air temperature drastically. Easy paint fade is usually caused by paint quality and usage, such as interior paint for exterior use.

Paint that has good resistance to salt (alkali resistant) contained in the mixture of filler materials so that wall color of wall paint is not quickly dull and mottled. To strengthen the exterior paint to make it more durable, priming is required for resistance to salt or alkali to be durable to prevent damaging of the wall paint. Exterior wall paint usually has a chemical content which makes it weatherproof, and called weatherproof, weathershield, and so forth. Although we will use exterior paint, it would be better if given a primer paint first.

Tahapan-tahapan dalam mengecat
1. Persiapkan alat-alat sebelum mengecat seperti kuas, kaleng air. Cat aduk dulu selama lima menit.

2. Jangan lupa agar barang-barang lain tidak terkena cat, pertama pindahkan atau ditutupi dengan koran. Bersihkan dahulu dinding dengan vaccum cleaner kalau ada, atau dengan kemoceng atau sapu. Bila terlalu kotor dapat disikat dengan deterjen atau cairan pembersih jamur. Bersihkan permukaan dengan air.

3.dempul dan ratakan dengan plamir bagian dinding yang perlu ditambal seperti retak rambut, lubang paku dan lainnya.

4. permukaan lapisan tembok baru dapat dilapisi water base atau solvent yang bermutu agar hasil akhir menjadi lebih rata, halus dan tidak mudah mengelupas. Wall sealer juga bisa dipakai untuk menyesuaikan ph semen dengan ph cat sehingga warnanya akan tahan lama.

5. Cat dengan warna putih sebagai dasaran, tunggu sekitar 1-2 jam untuk mengeringkannya. Campur cat warna dengan air sebanyak 10 persen dari jumlah cat, aduk hingga rata selama 5 menit.

5. Trik mengecat dengan rata adalah dengan membuat gerakan zig-zag dari atas ke bawah berulang kali sampai dinding tertutup rata. Setelah 2-3 jam baru lapisi kembali dengan cat agar lebih mulus hasilnya. Roller bisa digunakan untuk meratakan warna permukaan dinding.

6. Untuk bagian plafon bisa menggunakan roller, campuran cat dibuat agak kental.

7. Bila ingin merubah warna lain dinding harus diamplas sampai rata. Bersihkan dengan alat pembersih, kemudian baru dicat dengan warna yang disukai. Agar dinding tidak terlihag berbeda warna, caranya adalah kerjakan satu bidang permukaan dinding di saat itu juga dalam satu waktu sehingga warna permukaan semua relatif sama. Jarak waktu antara lapisan satu dengan kedua sekitar 1-2 jam dan jangan terlalu lama.

Demikian, semoga tips ini membantu

The stages in painting a wall

1. Prepare before painting tools like brushes, water cans. Stir paint down for five minutes.

2. Do not forget to cover other things in the room, first move the things or cover with newspaper. Clean the walls first with Vacuum cleaner when there is, or with a feather duster or a broom. If too dirty can be brushed with liquid detergent. Clean the surface with water.

3. Coat again and align with the wall sections that need to be patched, such as hair cracks, nail holes and other.

4. new wall surfaces can be coated with water base or solvent quality for a good end result that is flat, smooth and not easy peeling. Wall sealer can also be used to adjust ph of the cement with paint so the colors will last long.

5. Paint with white color as the bottom, wait for about 1-2 hours to drain. Mix the paint with water colors as much as 10 percent of the amount of paint, mix well for 5 minutes.

5. Painted with a mean trick is to make a zig-zag motion from top to bottom closed wall repeatedly until blended. After 2-3 hours back with a new layer of paint to make it more smooth results. Roller can be used to flatten the surface of the wall color.

6. For the ceiling could use a roller, paint mixture was made slightly thicker.

7. If you want to change other colors the walls should sand until smooth. Clean with a cleaning tool, then painted with colors are preferred. In order not terlihag different wall color, the way he is working on one area of wall surface on the spot at a time so that all surfaces are relatively the same color. Time distance between the layers with the second one about 1-2 hours and not for too long.

Similarly, I hope these tips help

________________________________________________
by Tim astudioarchitect.com
© Copyright 2010 astudio Indonesia. All rights reserved.