Monthly Archives: September 2008

Dapur mungil untuk rumah mungil



11 Nopember 2006 – Dapur mungil dibawah ini adalah sebuah dapur kompak dengan bentuk memanjang yang tidak memakan tempat, kira-kira panjangnya tiga meter, dengan lebar kabinet 70 cm. Lihatlah bahwa penataan dapur ini cukup pintar dan sesuai untuk rumah mungil.
Adapun kelengkapan yang dibutuhkan untuk membuat dapur mungil semacam ini; antara lain kabinet atas yang terdiri dari penyimpan benda-benda memasak dan makan seperti piring, gelas, pisau dan peralatan kecil lainnya. Selain itu ada juga penghisap asap dari kompor gas agar asap kompor bisa langsung dihisap dan tidak menyebar ke ruangan ataupun mengotori langit-langit ruang dapur.

Kelengkapan kabinet bawah yang dibuat dengan dak beton dilapisi keramik antara lain ruang kabinet yang bisa dipakai menyimpan peralatan memasak seperti panci, penggorengan, dan sebagainya. Untuk menempatkan kompor gas, dibuat ceruk pada dak ini. Pada bagian kiri, terdapat washtafel tempat mencuci piring.

Secara keseluruhan, dapur mungil ini cukup lengkap.


Rak piring dalam kabinet dengan pintu kaca yang dibuka keatas.


Alat penyedot asap.

GALERI DAPUR MUNGIL

The One-Man Kitchen
Photo by Ed Tarwinsky, used under Creative Commons lisence

DIY facelift.
Photo by Ann Marie, used under Creative Commons lisence

Cayuga Terrace -  San Francisco -April 2003 - Remodel Project
Photo by JAGwired, used under Creative Commons lisence

_______________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2008 astudio Indonesia. All rights reserved.

Dapur mungil untuk rumah mungil



11 Nopember 2006 – Dapur mungil dibawah ini adalah sebuah dapur kompak dengan bentuk memanjang yang tidak memakan tempat, kira-kira panjangnya tiga meter, dengan lebar kabinet 70 cm. Lihatlah bahwa penataan dapur ini cukup pintar dan sesuai untuk rumah mungil.
Adapun kelengkapan yang dibutuhkan untuk membuat dapur mungil semacam ini; antara lain kabinet atas yang terdiri dari penyimpan benda-benda memasak dan makan seperti piring, gelas, pisau dan peralatan kecil lainnya. Selain itu ada juga penghisap asap dari kompor gas agar asap kompor bisa langsung dihisap dan tidak menyebar ke ruangan ataupun mengotori langit-langit ruang dapur.

Kelengkapan kabinet bawah yang dibuat dengan dak beton dilapisi keramik antara lain ruang kabinet yang bisa dipakai menyimpan peralatan memasak seperti panci, penggorengan, dan sebagainya. Untuk menempatkan kompor gas, dibuat ceruk pada dak ini. Pada bagian kiri, terdapat washtafel tempat mencuci piring.

Secara keseluruhan, dapur mungil ini cukup lengkap.


Rak piring dalam kabinet dengan pintu kaca yang dibuka keatas.


Alat penyedot asap.

GALERI DAPUR MUNGIL

The One-Man Kitchen
Photo by Ed Tarwinsky, used under Creative Commons lisence

DIY facelift.
Photo by Ann Marie, used under Creative Commons lisence

Cayuga Terrace -  San Francisco -April 2003 - Remodel Project
Photo by JAGwired, used under Creative Commons lisence

_______________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2008 astudio Indonesia. All rights reserved.

Taman di area rumah



29 Sep 2007
Memiliki taman di area rumah adalah suatu anugerah dari Tuhan. Bagaimana tidak, taman ini bisa memberikan manfaat yang besar bagi kita, contohnya; kita bisa menanam tanaman bermanfaat seperti tanaman obat, tanaman buah dan sebagainya. Bagi ibu Irfan, seorang ibu yang kami temui di rumahnya untuk berbincang-bincang tentang masalah tanaman dan lahan kebun rumahnya yang tidak begitu luas, beliau berkata; “Tanaman ini bisa mendukung penampilan rumah kami, sekaligus menjadi penghalang dari jalan raya yang ada didepan rumah”, katanya seraya menunjukkan jalan didepan rumahnya yang sibuk dengan berlalu lalangnya berbagai kendaraan.

Lain lagi dengan keluarga Bapak Soejoedi, yang juga memiliki area taman dalam rumah, namun taman ini berada didalam bangunan, atau yang lazim disebut sebagai innercourt. Sejak awal, keberadaan taman dalam rumah ini sengaja diberi lahan khusus sehingga taman ini ada. Bila tidak, mungkin keseluruhan lahan rumah didominasi oleh bangunan-bangunan saja. Hal ini bagi keluarga ini bukanlah pilihan. Bahkan keluarga ini ‘memaksakan’ adanya berbagai tanaman dengan pot-pot tanaman yang digantungkan dibawah teritisan atap. Hasilnya; suasana segar pedesaan pun muncul dalam rumah ini sehingga menambah kerindangan suasana.

Tanaman merupakan penghalang bagi masuknya debu, dan penampilannya bisa memperlunak tampilan rumah. Rumah tanpa tanaman bisa dikatakan rumah yang ‘gersang’, serta menunjukkan karakter rumah yang kurang menarik. Tanaman dapat mengurangi kesan angker tersebut dan memudahkan orang untuk menikmati keindahan sebuah rumah. Bayangkan saja apa yang Anda rasakan ketika berada di sebuah hamparan kebun dengan kerindangan tanaman dan kehijauan yang lebat, kita bisa merasakan ketenangan dan kesejukan dari tempat seperti ini. Karena itu setiap rumah sangat dianjurkan untuk memiliki sebuah taman.

Apabila rumah kita memiliki sebuah lahan sisa, jangan disia-siakan, kita bisa segera menanaminya dengan tanaman yang sejuk dan rindang saat ini juga. Bila tanah di sekitar rumah kita tidak ada lagi yang bisa digunakan sebagai taman, kita bisa menggunakan pot-pot tanaman yang digantungkan atau diletakkan dimana saja. Bahkan kita bisa meletakkan pot kecil berisi tanaman di meja kerja rumah atau pojok ruang tamu. Pendek kata, mari kita menghadirkan kesejukan tanaman dirumah kita!

Pertanyaan bergambar:

nama: santy
email: hexiawaty@*****.com
comments: comments on article: “Taman di area rumah”:
adanya artikel ini sangat menarik. saya ingin bertanya bagaimana membuat taman di bawah tangga dalam ruangan mengingat keterbatasan sinar matahari yang masuk? apakah ada tanaman yang bisa hidup tanpa sinar matahari ?

astudio:
Dear Santi,
Seharusnya untuk membuat taman tetap membutuhkan sinar matahari. Hal ini sebenarnya bisa direncanakan waktu mendesain. Sedapat mungkin bila merenovasi bisa memasukkan sinar matahari kedalam taman didalam rumah tersebut, misalnya dengan memakai atap fiber glass agar sinar dapat masuk.
Tanaman2 yang bisa dipakai di indoor pada dasarnya tanaman outdoor yang cukup tahan diletakkan dalam ruangan, namun biasanya diletakkan di pot dan bisa dipindah keluar agar bisa berfotosintesis. Tanaman ini misalnya Palem kuning, palem bambu, palem funiks, paku sepat.


Sumber gambar: http://candrakusuma.indonetwork.or.id/pdimage/55/636455_palemkuning.jpg

________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2008 astudio Indonesia. All rights reserved.

Taman di area rumah



29 Sep 2007
Memiliki taman di area rumah adalah suatu anugerah dari Tuhan. Bagaimana tidak, taman ini bisa memberikan manfaat yang besar bagi kita, contohnya; kita bisa menanam tanaman bermanfaat seperti tanaman obat, tanaman buah dan sebagainya. Bagi ibu Irfan, seorang ibu yang kami temui di rumahnya untuk berbincang-bincang tentang masalah tanaman dan lahan kebun rumahnya yang tidak begitu luas, beliau berkata; “Tanaman ini bisa mendukung penampilan rumah kami, sekaligus menjadi penghalang dari jalan raya yang ada didepan rumah”, katanya seraya menunjukkan jalan didepan rumahnya yang sibuk dengan berlalu lalangnya berbagai kendaraan.

Lain lagi dengan keluarga Bapak Soejoedi, yang juga memiliki area taman dalam rumah, namun taman ini berada didalam bangunan, atau yang lazim disebut sebagai innercourt. Sejak awal, keberadaan taman dalam rumah ini sengaja diberi lahan khusus sehingga taman ini ada. Bila tidak, mungkin keseluruhan lahan rumah didominasi oleh bangunan-bangunan saja. Hal ini bagi keluarga ini bukanlah pilihan. Bahkan keluarga ini ‘memaksakan’ adanya berbagai tanaman dengan pot-pot tanaman yang digantungkan dibawah teritisan atap. Hasilnya; suasana segar pedesaan pun muncul dalam rumah ini sehingga menambah kerindangan suasana.

Tanaman merupakan penghalang bagi masuknya debu, dan penampilannya bisa memperlunak tampilan rumah. Rumah tanpa tanaman bisa dikatakan rumah yang ‘gersang’, serta menunjukkan karakter rumah yang kurang menarik. Tanaman dapat mengurangi kesan angker tersebut dan memudahkan orang untuk menikmati keindahan sebuah rumah. Bayangkan saja apa yang Anda rasakan ketika berada di sebuah hamparan kebun dengan kerindangan tanaman dan kehijauan yang lebat, kita bisa merasakan ketenangan dan kesejukan dari tempat seperti ini. Karena itu setiap rumah sangat dianjurkan untuk memiliki sebuah taman.

Apabila rumah kita memiliki sebuah lahan sisa, jangan disia-siakan, kita bisa segera menanaminya dengan tanaman yang sejuk dan rindang saat ini juga. Bila tanah di sekitar rumah kita tidak ada lagi yang bisa digunakan sebagai taman, kita bisa menggunakan pot-pot tanaman yang digantungkan atau diletakkan dimana saja. Bahkan kita bisa meletakkan pot kecil berisi tanaman di meja kerja rumah atau pojok ruang tamu. Pendek kata, mari kita menghadirkan kesejukan tanaman dirumah kita!

Pertanyaan bergambar:

nama: santy
email: hexiawaty@*****.com
comments: comments on article: “Taman di area rumah”:
adanya artikel ini sangat menarik. saya ingin bertanya bagaimana membuat taman di bawah tangga dalam ruangan mengingat keterbatasan sinar matahari yang masuk? apakah ada tanaman yang bisa hidup tanpa sinar matahari ?

astudio:
Dear Santi,
Seharusnya untuk membuat taman tetap membutuhkan sinar matahari. Hal ini sebenarnya bisa direncanakan waktu mendesain. Sedapat mungkin bila merenovasi bisa memasukkan sinar matahari kedalam taman didalam rumah tersebut, misalnya dengan memakai atap fiber glass agar sinar dapat masuk.
Tanaman2 yang bisa dipakai di indoor pada dasarnya tanaman outdoor yang cukup tahan diletakkan dalam ruangan, namun biasanya diletakkan di pot dan bisa dipindah keluar agar bisa berfotosintesis. Tanaman ini misalnya Palem kuning, palem bambu, palem funiks, paku sepat.


Sumber gambar: http://candrakusuma.indonetwork.or.id/pdimage/55/636455_palemkuning.jpg

________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2008 astudio Indonesia. All rights reserved.

Pencahayaan alami di rumah



22 Sept 2006
Pencahayaan alami sangat berguna bagi tubuh dan jiwa kita. Cahaya matahari dapat masuk kedalam rumah dan memberikan penerangan yang cukup dan menghangatkan rumah. Ada kalanya cahaya matahari masuk dari sisi timur atau barat bangunan. Pada siang hari bisa dimasukkan lewat void bangunan.

Banyak orang tidak menyukai cahaya matahari yang datang dari barat, karena panas. Sebetulnya hal ini bisa dimaklumi, karena udara panas siang hari masih belum dingin, bila ditambah sinar matahari sore akan sangat panas terasa. Namun hal ini bisa diatasi dengan membuat plafon yang cukup tinggi. Cahaya matahari tetap diperlukan untuk dimasukkan ke dalam rumah, agar suatu saat sinar matahari dapat masuk ke dalam rumah, penting untuk menjadikan rumah lebih hidup dengan sinar matahari ini. Mungkin kita bisa meminimalkan efek panas ini dengan benar-benar mempertimbangkan bahwa sinar matahari masuk hanya sekitar satu jam pada sore hari untuk rumah menghadap barat ini, sehingga tidak terlalu panas.

Rumah menghadap ke timur sangat baik, cahaya dapat menghangatkan pagi yang dingin dan memberikan perasaan riang pada pagi hari untuk memulai aktivitas.


Gambar rumah dengan pencahayaan alami yang ditambahkan dengan baik dari pintu dan jendela kaca patri disekitar pintu ini. Ide ini bisa diterapkan untuk memperluas area jendela dan memasukkan cahaya matahari.
________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2008 astudio Indonesia. All rights reserved.

Pencahayaan alami di rumah



22 Sept 2006
Pencahayaan alami sangat berguna bagi tubuh dan jiwa kita. Cahaya matahari dapat masuk kedalam rumah dan memberikan penerangan yang cukup dan menghangatkan rumah. Ada kalanya cahaya matahari masuk dari sisi timur atau barat bangunan. Pada siang hari bisa dimasukkan lewat void bangunan.

Banyak orang tidak menyukai cahaya matahari yang datang dari barat, karena panas. Sebetulnya hal ini bisa dimaklumi, karena udara panas siang hari masih belum dingin, bila ditambah sinar matahari sore akan sangat panas terasa. Namun hal ini bisa diatasi dengan membuat plafon yang cukup tinggi. Cahaya matahari tetap diperlukan untuk dimasukkan ke dalam rumah, agar suatu saat sinar matahari dapat masuk ke dalam rumah, penting untuk menjadikan rumah lebih hidup dengan sinar matahari ini. Mungkin kita bisa meminimalkan efek panas ini dengan benar-benar mempertimbangkan bahwa sinar matahari masuk hanya sekitar satu jam pada sore hari untuk rumah menghadap barat ini, sehingga tidak terlalu panas.

Rumah menghadap ke timur sangat baik, cahaya dapat menghangatkan pagi yang dingin dan memberikan perasaan riang pada pagi hari untuk memulai aktivitas.


Gambar rumah dengan pencahayaan alami yang ditambahkan dengan baik dari pintu dan jendela kaca patri disekitar pintu ini. Ide ini bisa diterapkan untuk memperluas area jendela dan memasukkan cahaya matahari.
________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2008 astudio Indonesia. All rights reserved.

Mana yang lebih penting dalam proses mendesain? Apakah tampilan rumah ataukah fasilitas rumah?



Mana yang lebih penting untuk diutamakan? Tampilan rumah ataukah fasilitas rumah? Tampaknya hal ini sepele bukan? Namun apakah kita menyadari dampak dari desain rumah yang kita buat dengan gaya hidup yang hendak kita lalui nantinya?

Kami sering mendapati dari pengamatan secara langsung bahwa gaya arsitektur seringkali diutamakan oleh klien. Beberapa klien yang ingin membuat desain rumah dengan terbuka mengungkapkan kegemarannya pada gaya arsitektur yang penyelesaiannya cukup mahal. Kami menyadari bahwa hal ini merupakan kehendak klien yang patut kami hormati.

Namun sebenarnya gaya bukanlah hal paling utama bagi desain rumah. Fasilitas rumah adalah yang terpenting. Muka rumah bisa diperbaiki lain waktu saat kita memiliki dana lebih ketika merencanakan rumah.

Kiranya lebih baik untuk membuat utilitas yang lebih lengkap, kolam ikan disamping rumah, biaya untuk membuat taman disekitar rumah, kemungkinan membuat rumah yang adaptif dengan iklim dan sebagainya, bila memungkinkan. Dana lebih untuk membuat fasilitas lebih lengkap bisa dipakai dari dana untuk membuat hiasan dimuka atau fasad rumah.

Sebenarnya ada pula gaya arsitektur yang cukup menarik dipandang dari segi penghematan biaya ini, yaitu gaya arsitektur minimalis, karena seperti sebutannya, gaya minimalis itu bersih dan lega, jauh dari kesan berhias. Hal ini yang bisa menekan biaya pembuatan rumah.

Apalagi saat ini masyarakat sedang gandrung-gandrungnya dengan gaya minimalis, pendek kata, sedang ngetrend lah…

Mungkin sepintas rahasia yang bisa kami tampilkan kepada Anda adalah bahwa arsitek kadangkala sedikit bosan dengan keinginan klien untuk membuat gaya arsitektur tertentu. Bukan apa-apa, memang hanya sedikit bosan saja karena banyaknya desain yang diminta klien relatif sama. Mungkin dari pihak klien bisa memberikan keinginan lebih agar rumah yang didesain arsitek tidak hanya bergaya saja, tapi juga memenuhi kaidah kesehatan yang lebih baik.

Contohnya; mintalah pada arsitek untuk membuat rumah yang tanpa AC tapi tetap dingin, atau rumah yang lebih banyak taman daripada bangunannya tapi tetap murah, hal-hal yang semacam ini. Well, siapa tahu tiba-tiba arsitek muncul dengan gagasan yang lebih ‘wah’ daripada yang Anda duga? Lalu rumah Anda diliput majalah atau media karena keunikannya? Wow, bisa jadi.

________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2008 astudio Indonesia. All rights reserved.