[Artikel Umum] Memperhatikan arah sinar matahari dalam desain rumah


[Artikel Umum] astudioarchitect.com Dalam proses mendesain atau ketika merenovasi, pikirkan ke arah mana rumah menghadap. Apakah rumah menghadap barat sehingga sinar matahari sore yang panas bisa masuk dan memanaskan ruangan? Apakah rumah menghadap utara atau selatan sehingga tidak terpengaruh oleh sinar matahari? Atau menghadap ke timur yang perlu dimasukkan sinarnya hingga sekitar jam 9 atau 10?

Sinar matahari pagi adalah sinar yang sangat baik bagi kesehatan, karena sinar matahari pagi dapat meningkatkan vitamin D, yang berguna untuk kekuatan tulang dan gigi. Vitamin D, menurut penelitian, juga dapat membantu mengurangi penyebaran sel kangker. Karena itu, sinar matahari pagi sangat baik untuk kesehatan. Disamping itu, secara psikologis sinar matahari pagi dapat meningkatkan aktivitas sel otak setelah sebelumnya tidur. Karena itu, bila seseorang mendapatkan sinar matahari pagi, maka ia akan lebih bersemangat dan aktif.

Sinar matahari pagi yang baik, kira-kira hingga jam 10 pagi, karena sinar ini tidak begitu panas, dan setelah itu, sebaiknya atap, teritisan dan jendela dapat melindungi kita dari teriknya sinar matahari siang.

Rumah-rumah tradisional Indonesia selalu menggunakan atap yang seperti topi, melebar dan melindungi bagian seperti teras maupun keseluruhan ruang-ruang rumah. Jenis dan bentuk atap juga berpengaruh pada sejuk tidaknya ruang dibawahnya.

Jenis atap yang banyak dipakai dan sudah terbukti sesuai untuk iklim tropis adalah jenis atap pelana dan perisai. Kedua jenis atap ini bisa diolah bentuknya menjadi bermacam-macam bentuk yang lain. Pada dasarnya terdapat beberapa prinsip pada bentuk atap yang mempengaruhi ruang kita hidup dibawahnya:

Atap yang lebar dengan teritisan bisa mengurangi dampak sinar matahari yang panas dan hujan lebat.
Atap yang lebih tinggi membuat ruangan dibawahnya lebih dingin
Atap dengan sudut yang lebih curam membuat air hujan cepat mengalir
Atap yang dilengkapi dengan plafon bisa menahan panas agar tidak masuk ke ruang dibawah plafon

Batu Jimbar Museum, Bali. Contoh bangunan tradisional yang sangat tanggap terhadap matahari dan iklim setempat, dengan atap yang membayangi bagian bawahnya.

Contoh rumah yang didesain oleh astudio. Rumah ini memiliki teritisan, atap yang sesuai untuk daerah tropis.

________________________________________________

by Probo Hindarto

ENGLISH VERSION: Considering sun direction when planning a house

In the process of designing or when renovating, think about which direction the house faces. Is the house facing west so the afternoon sun can heat and heat into the room? Is the home facing north or south, so not affected by sunlight? Facing east or to insert the light until about 9 or 10?

Morning sun is a very good light for health, because the morning sun can increase the vitamin D, which is useful for the strength of bones and teeth. Vitamin D, according to studies, also can help reduce the spread of cancer cells. Therefore, the morning sun is good for health. Besides that, psychologically morning sunlight can increase brain cell activity after sleep. Therefore, if someone got the morning sun, then it will be more energetic and active.

Morning sun is good, until about 10 am, because these rays are not so hot, and after that, should the roof, eaves and windows can protect us from the scorching afternoon sun.

Traditional houses always use Indonesia as a roof cap, widened and protect parts such as terraces or whole house spaces. Types and forms of roof also affect whether or not cool the room below.

Type of roof that is widely used and has proved suitable for the tropical climate is the type of gable and shields. Both types of roof shapes can be processed into various other forms. Basically, there are several principles in the roof form that affects the lives of our space below:

• roof with wide eaves can reduce the impact of the hot sun and heavy rains.
• a higher ceiling makes the room cooler below
• roof with a steeper angle to make rain water to flow quickly
• The roof is equipped with a ceiling that can hold heat so as not to go into space under the ceiling

[Batu Jimbar Museum, Bali. Examples of traditional buildings that are responsive to the sun and the local climate, with a roof that overshadow the bottom]

[Examples house designed by astudio. This house has eaves, the roof is suitable for the tropics]

________________________________________________

by Probo Hindarto

© Copyright 2009 astudio Indonesia. All rights reserved.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s