Perbandingan kusen kayu dan alumunium / wood and aluminum frame


astudioarchitect.com Akhir-akhir ini telah banyak ditemukan di bangunan rumah tinggal, pertokoan atau mall perbelanjaan menggunakan kusen aluminium di beberapa bagian atau hampir keseluruhannya. Dahulu mungkin memakai kusen alumunium untuk rumah tinggal tampak seperti kantor sehingga jarang orang yang memakainya. Saat ini tidak lagi karena makin populer untuk rumah tinggal, karena selain tampak rapi dan kuat juga tahan lama. Kusen alumunium juga sesuai untuk digunakan pada jendela luar (outdoor). Sebelumnya kayu adalah bahan utama untuk pembuatan kusen, seiring harga kayu yang semakin mahal dan penebangan liar serta produksi kayu yang turun, aluminium menjadi alternatif pilihan sebagai bahan kusen.

Recently been found in many residential buildings, shopping malls or shopping mall using the aluminum frame in some part or almost the whole. In the past using aluminum frames for houses would make it looked like an office so that rare people who use it for houses. Currently it is no longer that way because aluminum is increasingly popular for house use, because besides looking neat and durable, it is also strong. Aluminum frames are also suitable for use on outdoor windows. Previously, wood is the main material for the manufacture of frames, as the more expensive the price of timber and illegal logging and timber production falls, aluminum has become an alternative choice of door and windows frame material.

Saat ini banyak pula material yang dikembangkan untuk menjadi alternatif pengganti kayu seperti aluminium, kusen beton, gypsum, kusen UPVC yang mendekati bentuk dan penampilan kayu untuk kusen pintu dan jendela luar. Sebetulnya kayu memiliki Keunggulan dibanding dengan material lainnya yaitu tampilan natural yang disukai dari kayu, material kayu banyak yang kuat menurut jenisnya seperti kayu jati, kaper, atau ulin, melalui proses pengovenan yang baik. Kayu memang fleksibel untuk dirubah bentuknya sesuai desain, seperti bentuk lurus atau melengkung, dan dapat menahan panas atau dingin dari luar ruangan. Sedangkan kerugian kayu antara lain mudah dimakan rayap, perawatan secara berkala dengan cat atau coating agar tetap awet, dan menyerap air sehingga menyebabkan volume kayu dapat berubah-ubah. Akibatnya pintu atau jendela sulit dibuka karena salah satu sudutnya memuai. Demikian pula bila dipakai untuk kuda-kuda, gording, usuk dan reng pada atap bisa mengalami ‘puntir’ untuk kayu-kayu yang kurang berkualitas.

Aluminium menjadi bahan alternatif utama setelah kayu, karena bahan aluminium yang lebih tahan lama, anti rayap,dan tidak menyusut seperti kayu. Tampilan kusen aluminium dapat dicat atau dilapis dengan warna kayu bahkan motif kayu sehingga menyerupai kayu. Saking miripnya orang akan mengira itu terbuat dari kayu. Adapun desain dapat dibuat menurut pesanan. Keunggulan kusen aluminium adalah bobotnya yang ringan dan kuat sehingga mudah dipindahkan. Perawatannya yang simpel menjadi daya tarik bagi pembelinya disamping kualitas bahan aluminium. Perbandingan harga kayu yang semakin mahal serta proses, pengolahan, dan perawatan kayu lebih mahal sehingga aluminium memiliki nilai plus di dalam aspek perawatan yang notabene bebas dari rayap dan tahan karat.

Currently many developed materials to be an alternative wood substitutes such as aluminum, concrete sills, gypsum, sills UPVC which approximates the shape and appearance of wood for door frames and shutters. Actually timber has advantages compared with other material that is favored by natural look of wood, wood materials much stronger by type, such as teak, capers, or ironwood, through a process good ovening. Wood is flexible enough to change shape according to design, such as straight or curved shapes, and can retain heat or cold from outside the room. While the loss of timber, among others, is easy to be eaten by termites, regular treatment with paint or coatings must be done to keep it preserved. Wood also absorbs water, causing the volume of wood can be fickle. As a result the door or window may difficult to open because one of its corners expands. Similarly, when used for roofing it may experience ‘twist’ to the timber which are less qualified.

Aluminum has become the main alternative to timber, because aluminum is more durable, anti-termite, and does not shrink like wood. Aluminum frames can be painted or covered with wood color even wood motif so as to resemble wood. Because of similarity people would think it was made of wood. The design can be made according to the order. Aluminum frame advantage is its light weight and strong, so easily moved. Maintenance is simple to attract buyers as well as quality of aluminum. Comparison of wood prices and increasingly costly process, processing, and wood treatment is more expensive that aluminum has a plus in the aspects of care that in fact free from termites and rust resistant.

Sisi negatif dari alumunium adalah permukaannya mudah tergores dan bahannya tidak mudah untuk dibentuk menjadi lengkung. Bila dibandingkan dengan kusen dari bahan yang populer seperti kayu Meranti, tetap lebih mahal alumunium. Kusen kayu dapat diterapkan pada desain rumah apa saja, sedangkan aluminium karena susah dibentuk jadi sering dipakai untuk desain rumah ‘gaya minimalis’.

Cara pemasangan kusen aluminium mengandalkan kekuatan sekrup yang dipasangkan melekat pada dinding menjadikannya harus dipasang dengan presisi dan diplester rapi agar tidak terjadi kebocoran dan kesalahan lainnya. Jangan memilih kusen aluminium yang bermutu rendah, karena dapat mudah memuai saat terjadi perubahan suhu drastis karena kaca yang dibingkai dapat mudah lepas. Masalah yang sering terjadi yaitu sambungan yang kurang baik pada siku atau kaca dapat menyebabkan air hujan dapat masuk, karena itu faktor penyambungan dan ‘sealant’ atau karet penyekat antara kaca dan alumunium harus dari bahan berkualitas dan tahan lama agar air tidak mudah masuk ke dalam kusen atau ke ruangan. Pada dasarnya masalah sealant ini tidak menimbulkan masalah pada kusen alumuniumnya karena bahan alumunium tidak terpengaruh air.

The negative side of the aluminum frames is it is easily scratched and the material is not easy to be formed into curves. When compared with the frames of popular materials such as Meranti wood, aluminum remain more expensive. Timber frame for house designs can be applied to anything, while the aluminum because it is difficult shaped so often used to design the ‘modern’ house or ‘minimalist’.

Installation of aluminum frame relies on the strength of paired screws attached to the wall, making it must be fitted with precision and neatly taped to prevent leakage and other errors. Do not choose low-quality aluminum frame, because it can easily expands as the temperature changes drastically causing framed glass can be easily separated. The most common problem is poor connection at the edges or glass which can cause rain water to enter, that is why ‘sealant’ or rubber insulation between the glass and aluminum must be of high quality and durable materials so that water does not easily fit into the frame or into the room. Basically it is not a problem for the material aluminum itself because aluminum is not affected by water.

________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2010 astudio Indonesia. All rights reserved.

3 responses to “Perbandingan kusen kayu dan alumunium / wood and aluminum frame

  1. murah mana yan kusen alumunium dibanding UPVC?

  2. Lebih murah kusen alumunium. Dengan kusen kayu saat ini, alumunium juga lebih murah dibandingkan kusen kamper. Terimakasih.

  3. terima kasih gan atas postingannya, sangat membantu salam kenal ya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s