Tipe / Rating Hotel Berbintang dan luasan hotel


astudioarchitect.com Artikel ini membahas tentang tipe hotel berbintang, yang terbagi atas kategori hotel bintang 5, 4, 3, 2 dan 1. Masing-masing jenis hotel ini memiliki persyaratan khusus berdasarkan luas kamar hotel, luas area sirkulasinya, jumlah kamar maupun fasilitas seperti sauna dan spa, restoran, elevator dan lift, kolam renang dan sebagainya. Macam kamar juga ditentukan dari luas kamar tidur. Dengan memperhatikan dimensi ruangan, maka akan didapatkan hotel yang layak berbintang.

<!– google_ad_client = "pub-6839243879103232"; /* astudio post 468×15, created 20/05/10 */ google_ad_slot = "2860787264"; google_ad_width = 468; google_ad_height = 15; //

Rating hotel berbintang ditentukan oleh berbagai fasilitas, berikut ini penjelasan masing-masing rating hotel berbintang:

* Tourist Hotel

  • Kamar dengan kamar mandi dan WC pribadi

  • Pembersihan kamar harian
  • Kamar dengan TV dan remote control
  • Meja dan kursi
  • Sabun atau body wash
  • Reception service
  • Menerima tamu dengan melalui Fax atau media lain
  • Tersedia telepon umum
  • Sarapan yang dapat diantarkan
  • Minuman ditawarkan di hotel
  • Layanan penyimpanan

*S Superior Tourist Hotel

Tambahan bendera ‘Superior’ digunakan apabila sebuah hotel turis memiliki lebih banyak fasilitas daripada yang seharusnya namun belum masuk dalam kategori bintang **. Fasilitas dalam kamar mandi biasanya sudah setara dengan bintang dua namun dengan material yang lebih murah.

** Standard Hotel

Hotel yang standard merupakan hotel bintang dua yang memiliki semua fasilitas ‘Tourist Hotel’ atau bintang satu dengan tambahan-tambahan fasilitas sebagai berikut:
  • Sarapan prasmanan
  • Lampu baca malam dekat tempat tidur
  • Bath essence atau sabun cair
  • Handuk mandi
  • Rak dan laci
  • Perlengkapan mandi seperti pasta gigi, sikat gigi, dan sebagainya
  • Menerima credit card

**S Superior Standard Hotel

Jenis hotel dengan tambahan ‘S’ atau superior ini merupakan hotel standar dengan tambahan pelayanan dan akomodasi yang belum cukup untuk bintang tiga. Jenis hotel ini biasanya memberikan layanan yang sama dengan hotel bintang tiga namun dengan interior yang lebih kecil dan lebih murah sehingga tidak dikategorikan sebagai hotel bintang tiga. 

*** Comfort Hotel

Jenis hotel bintang tiga dengan tambahan dari fasilitas yang ditawarkan hotel ‘Standard’ dengan kelengkapan:
  • Resepsionis yang buka 14 jam sehari, dapat dihubungi 24 jam dengan setidaknya dua bahasa
  • Layanan barang
  • Penawaran minuman dalam kamar
  • Telepon didalam kamar
  • Akses internet dalam ruangan atau di area publik
  • Fasilitas pemanas dalam kamar mandi, pengering rambut, tisu pembersih
  • Cermin berdandan, tempat kopor
  • Alat menjahit, peralatan poles sepatu, laundry dan jasa setrika
  • sistem manajemen komplain yang sistematis

***S Superior Comfort

Hotel bintang tiga dengan tambahan ‘S’ ini merupakan hotel bintang tiga dengan tambahan layanan dan akomodasi yang belum cukup untuk rating hotel diatasnya. Jenis hotel ini memerlukan peralatan dan perlengkapan yang modern dan direnovasi terus menerus serta dicek dengan berkala. 

**** First Class Hotel

Hotel bintang empat memiliki semua fasilitas bintang tiga dengan tambahan sebagai berikut:
  • Resepsionis yang buka 18 jam sehari, dapat diakses dengan telepon hingga 24jam dari dalam dan luar hotel.
  • Lobi dengan tempat duduk dan layanan minuman.
  • Sarapan prasmanan atau layanan makanan antar ke ruangan
  • Minibar atau layanan minuman antar ke kamar 24 jam
  • kursi atau sofa dengan meja samping
  • Peralatan mandi tambahan mantel mandi dan sandal slipper yang dapat diminta
  • Aksesori dan kosmetika seperti tutup kepala untuk mandi, penggunting kuku, cotton swab/ cotton buds, kaca rias, nampan.
  • akses internet dan terminal internet
  • “A la carte” restaurant

****S First Class Superior

Jenis hotel ini memiliki semua fasilitas ‘First Class Hotel’ yang dibuktikan dengan kualitas tinggi tidak hanya dalam ruangan. Superior hotel memiliki fasilitas tambahan seperti sauna dan tempat latihan. Kualitasnya dicek secara berkala dengan inspeksi dari tamu yang tak terduga.

***** Luxury

  • Jenis ‘Luxury Hotel’ seperti ini memiliki semua fasilitas hotel First Class, dengan tambahan layanan:
  • Resepsi yang buka 24 jam dengan staff multilingual
  • Layanan buka pintu dan ‘valet parking’
  • Concierge dan page boy
  • Hall resepsionis yang luas dengan beberapa tempat duduk dan layanan minuman
  • Ucapan selamat datang secara personal dan bunga atau hadiah dalam ruang kamar
  • Minibar dan makanan minuman yang ditawarkan ke setiap kamar selama 24 jam
  • Produk perawatan personal dalam botol-botol berornamen
  • Internet dan komputer dalam ruangan
  • Fasilitas keamanan dari gangguan alam seperti gempa dan sebagainya.
  • Layanan setrika dalam satu jam, layanan gosok sepatu
  • Layanan penataan peralatan tidur
<!– google_ad_client = "pub-6839243879103232"; /* astudio post 200×200, created 20/05/10 */ google_ad_slot = "3926784136"; google_ad_width = 200; google_ad_height = 200; //
Luas lantai hotel bertingkat biasanya terbagi atas luas lantai netto dan bruto, dimana luas lantai netto merupakan luasan yang digunakan untuk ruang-ruang hotel yang sebenarnya, sedangkan lainnya merupakan area sirkulasi. Sirkulasi horizontal dalam bangunan hotel tinggi biasanya merupakan 10% dari luas lantai yang bruto.

Luas area sirkulasi horizontal = 10% Luas Bruto
Luas area sirkulasi vertikal = 25% Luas Bruto

Dalam hotel, dibutuhkan juga luasan yang digunakan untuk selain ruang tidur yaitu ruang kegiatan produktif, seperti restoran, banquete, toko, dan lain-lain. Luasan ruang kegiatan non produktif selain luas untuk kamar-kamar tidur adalah 40% dari luas Kamar bruto.

Luas area penunjang = 40% Luas kamar bruto

Adapun kebutuhan lantai yang non produktif (bukan untuk kamar) misalnya untuk ruang pengelola hotel, MEE (Mechanical Electrical, dsb), adalah juga 40% dari luas lantai keseluruhan.

Dalam bangunan tinggi hotel, luasan lantai juga dipengaruhi oleh Koefisien Dasar Bangunan (KDB) dan Koefisien Lantai Bangunan (KLB) yang ditentukan melalui peraturan pemerintah.

Kepustakaan:
http://en.wikipedia.org/wiki/Hotel_rating
Juwana, Jimmy S. Panduan Sistem Bangunan Tinggi. Jakarta: Penerbit Erlangga, 2002.
______________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2012 astudio Indonesia.
All rights reserved.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s