Gaya arsitektur modern di Indonesia


diposting di http://www.astudio.id.or.id pada Mar 2006


Arsitektur modern tidak mengalami perkembangannya di Indonesia, karena sebagaimana gaya arsitektur lain yang diimpor dari negara-negara barat, gaya ini masuk ke Indonesia sebagai pengaruh globalisasi. Gaya arsitektur modern muncul sebagai gaya internasional yang cukup memiliki kemiripan di semua tempat, semua negara. Setidaknya, gaya modern tetap mengusung fungsi ruang sebagai titik awal desain. Di Indonesia, gaya modern dipandang sebagai gaya dimana fungsi ruang juga merupakan titik awal desain.

Modern architecture in Indonesia doesn’t have its develpoment in the country. As other architectural style that is imported from the western countries, This style coming to Indonesia because of influence of globalization the modern architecture style developed as an international style that has similar appearance and concept in all coutries. At least modern style keep having a similarity that function as the beginning of design. In Indonesia, modern style is considered as a style where functionality is also the beginning of design






Gaya modern adalah gaya yang simple, bersih, fungsional, stylish, trendy, up-to-date yang berkaitan dengan gaya hidup modern yang sedang berkembang pesat. Gaya hidup modern ditopang oleh kemajuan teknologi, dimana banyak hal yang sebelumnya tidak bisa dibuat dan didapatkan menjadi tersedia bagi banyak orang.

Dalam gaya hidup modern, masyarakat didalamnya cenderung menyukai hal-hal yang mudah dan cepat, karena berbagai alat dibuat secara industrial untuk kemudahan manusia. Sifat dasar gaya hidup modern adalah tuntutan untuk bergerak dan melakukan segala sesuatu dengan lebih cepat, yang didukung oleh teknologi dan industrialisasi. Teknologi dikembangkan untuk membuat pekerjaan dan kehidupan sehari-hari lebih cepat dan mudah, misalnya perkembangan teknologi informasi yang memudahkan manusia berkomunikasi menggunakan alat semacam telepon dan komputer.


The modern design has a character of a simple style, clean, functional, stylish, trendy up to date, and have a connection with modern lifestyle . The modern lifestyle is supported by development of technology, whereas many things that were not applicable or available become more availabe for many people.

In the modern lifestyle, the society seems to like things that are easier and quicker because of many tools are made industrially. The basic character of modern lifestyle is a demand to move faster, and do everything faster, that is supported by technology and industrialization.

Technology is developed to make work and daily life easier like the development of information technology that enable people to communicate using devices like telephones and computers.



Kualitas dan kecepatan menjadi hal yang penting dalam gaya hidup modern, sehingga terdapat kecenderungan untuk melihat nilai benda-benda berdasarkan besar fungsi atau banyaknya fungsi benda tersebut, serta berdasarkan kesesuaiannya dengan gaya hidup yang menuntut serba cepat, mudah dan fungsional.

Dalam arsitektur, gaya hidup modern berimbas kepada keinginan untuk memiliki bangunan yang simple, bersih dan fungsional, sebagai simbol dari semangat modern. Namun, gaya hidup semacam ini hanya dimiliki oleh sebagian masyarakat saja, terutama yang berada di kota besar, dimana kehidupan menuntut gaya hidup yang lebih cepat, fungsional dan efisien.

Di Indonesia, gaya modern yang diterapkan terkadang masih memiliki unsur-unsur estetika yang diusung dari gaya klasik ataupun etnik, sedangkan sebagian lagi telah memenuhi kaidah desain modern murni. Masih sering didengar istilah arsitektur klasik modern, arsitektur modern etnik, arsitektur tradisional modern, arsitektur bali modern, dan sebagainya. Di Indonesia, terdapat kecenderungan untuk memasukkan unsur tradisi ornamen yang menjadikannya sebuah kategori arsitektur yang ambigu, apakah modern, ataukah postmodern?

Untuk menyebut gaya modern yang berornamen tersebut sebagai gaya modern murni bukanlah hal yang tepat, lagipula proses berkembang gaya ini tidak terjadi di Indonesia. Untuk menyebutnya sebagai gaya postmodern, apalagi, di Indonesia bahkan istilah ini cenderung dihindari untuk menghindari ketidak-fahaman masyarakat. Sehingga gaya arsitektur modern di Indonesia akan muncul sebagai gaya khas “Modern Indonesia” dengan karakter sebagai berikut:

q Memiliki perhatian yang besar terhadap fungsi ruang, yang didapatkan dari pola aktivitas penghuni
q Memiliki perhatian yang besar terhadap material bangunan yang digunakan untuk mendapatkan hasil akhir (estetika) yang diinginkan
q Memiliki analogi mesin dalam penataan dan pengembangan ruang-ruang
q Menghindari ornamen (bila murni gaya modern), atau menggunakan ornamen (bila postmodern, atau diberi embel-embel semacam: arsitektur modern etnik, arsitektur modern Bali, dan sebagainya)
q Penyederhanaan bentuk dan ornamentasi dan penghilangan detail yang ‘tidak diperlukan’ sejauh keinginan desainer (atau pemilik bangunan)



Quality and speed have become important factors in modern lifestyle. There is an intention to see the value of devices based on the function value or how many function that a device has, and based on its support to modern lifestyle that demand easier and fuctional devices.

In architecture, the modern lifestyle has its impact to the will to own simple building, clean, and functional as a symbol of modern spirit. But this kind of lifestyle (in Indonesia) can only be owned only by high class, especially they who live in big cities, where life demands faster lifestyle, functional and efficient.

In Indonesia, modern lifestyle that is implemented sometimes still has aesthetic ornaments that is brought from classic or ethnic style, while other parts of the building is designed in pure modern design. It is often for us to hear ‘modern classical architecture’, ‘ethnic modern architecture’, ‘modern traditional architecture’, ‘modern Balinese architecture’, etc. In Indonesia, it seeems to be obvious that ornaments is still implemented in modern design, but this will make this kind of architecture to be ‘blurr’, whether it is modern or postmodern?

To call this modern architecture style that has ornaments as pure modern style, is not appropriate, beside the process of development of this kind is not happening in Indonesia. To call this as postmodern style, nonetheless, in Indonesia this term is often avoided to anticipate a misunderstanding in society. So this ‘modern’ architecture style in Indonesia will appear as ‘Indonesian modern architecture style’ with characters as follows:

  • It pays big attention to function, based on the activity pattern of the dweller or user
  • It has a big attention to building materials that are used to bring the desired aesthetic
  • It has the analogy of machine in the arrangement and development of space
  • It avoid ornaments (if it is modern style), or use ornaments (if postmodern), or being called ‘modern ethnic architecture’, ‘modern Balinese architecture’, etc.
  • It simple shape and ornamentation or vanishing ‘unnecesssary’d details as far as desired by the designer or the owner of the building


________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2008 astudio Indonesia. All rights reserved.

One response to “Gaya arsitektur modern di Indonesia

  1. ada artikel or buka ttng teori arsitektur modern gak mas bro? contohnya teori arsitektur modern oleh sullivan or others?…shre dong mas bro…gw lagi nyari2 neh….mohon bantuannya…bo5ko_jawa@yahoo.com thanks…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s