Beberapa contoh paduan batu alam, besi dan kayu untuk pagar



astudioarchitect.com Pagar rumah, meskipun bukan hal paling penting dari sebuah rumah, tetap merupakan bagian pertama yang terlihat dari luar apabila rumah menggunakan pagar. Karenanya pagar sebaiknya juga didesain oleh arsitek dalam satu keseluruhan bangunan (termasuk juga interiornya) agar seluruh rumah memiliki sentuhan yang estetikanya tidak berseberangan. Beberapa contoh berikut ini barangkali dapat memberikan inspirasi bagi Anda tentang desain pagar.

foto-foto dari berbagai lokasi dengan arsitek yang berbeda-beda (bukan astudio)

<!– google_ad_client = "pub-6839243879103232"; /* astudio post 468×15, created 20/05/10 */ google_ad_slot = "2860787264"; google_ad_width = 468; google_ad_height = 15; //

Desain pagar diatas menggunakan batu ‘kewal’ dengan cara batu alam yang agak lunak dipasang dengan hati-hati dan dikurangi sedikit-sedikit sehingga pas dengan batu yang lain, baru ditempel. Dengan tidak terlalu tinggi, dipadukan dengan pagar besi menjadikannya tidak terkesan terlalu menghalangi pandangan ke arah rumah. 

Ini contoh batu yang sama dengan pemasangan yang pas antara satu batu dan yang lain menjadikannya tampak rapi meskipun tidak sama ukurannya. Pada contoh ini pagar besinya terlihat lebih tinggi. Terdapat akses masuk khusus untuk pejalan kaki. 

Perpaduan batu dan kayu ini juga cukup unik, memperlihatkan susunan kayu yang tidak sama dan tidak sederhana, memberi aksen untuk tampilan rumah. 

Batu ini cenderung berwarna terang seperti palimanan atau paras, yang ditempelkan dengan cara hati-hati juga, dengan jenis batu ini yang lebih keras dari batu kewal, kemungkinan pemasangannya lebih sulit dan membutuhkan tukang yang ahli dengan peralatan yang memadai. Untuk unsur besinya menggunakan besi hollow biasa ukuran kecil dengan disusun seperti layaknya pagar kayu jaman dahulu. 

Batu alam yang terang dengan pagar besi yang cukup banyak dan populer digunakan. Disukai karena suasana asrinya. 

Batu kecil-kecil panjang yang disusun sirih, memberi aksen rapi dan bergaris-garis pada pagar batu alam, cukup banyak digunakan untuk desain rumah bergaya modern atau minimalis. Bahan batu bisa dari batu andesit, batu Jember, dan sebagainya. Terdapat beberapa macam jenis batu ini di toko batu alam. 

Kesan yang berbeda dari penggunaan batu susun sirih dan batu potongan mesin yang rapi di bagian kolom pagarnya. Sedikit material berbeda ini bisa memberi variasi bentuk pagar batu alam, disamping itu juga memiliki unsur kaca yang dibingkai dengan lis profil dari semen. 

Aksen perbedaan batu alam yang tersusun rapi dengan potongan mesin yang sedikit rapi, dipadukan dengan unsur kaca, memberi sedikit transparansi bagian dalam halaman rumah, bisa dipadukan dengan unsur bidang yang dibuat dari tembok biasa. 

Demikian juga dengan contoh ini, merupakan permainan garis, bidang dan volume yang cukup atraktif, tidak lupa terdapat pintu untuk tempat sampah di bagian sampingnya yang dibuat dari bahan pintu besi kecil. 

Paduan pagar bata dan besi lurus-lurus memanjang, untuk rumah di lahan atau lokasi yang kurang aman. Bentuk pagar ini lumayan populer akhir-akhir ini. Terdapat pintu kecil untuk orang berjalan dan motor, serta pintu geser untuk mobil. 

Paduan beberapa jenis batu bagi Anda yang menyukai tampilan berbeda-beda seperti ini, dengan tambahan bak tanaman juga memberi aksen yang berbeda. 
<!– google_ad_client = "pub-6839243879103232"; /* astudio post 200×200, created 20/05/10 */ google_ad_slot = "3926784136"; google_ad_width = 200; google_ad_height = 200; //

______________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2012 astudio Indonesia.
All rights reserved.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s