Aneka Desain Pagar Kayu


astudioarchitect.com Pagar kayu merupakan jenis pagar yang cukup populer, karena keunikannya dan sementara ini banyak digunakan juga untuk rumah dengan gaya modern. Pagar jenis ini mengingatkan kita pada suasana pedesaan yang ‘dimodernkan’, dalam arti secara material tetap kayu, namun secara desain sudah menjadi desain yang menyatu dengan tipikal bangunan rumah saat ini. Buku yang saya pilihkan ini karangan Wemby S. Chan dan Titut Wibisono berjudul “Aneka Desain Pagar Kayu”.

<!– google_ad_client = "pub-6839243879103232"; /* astudio post 468×15, created 20/05/10 */ google_ad_slot = "2860787264"; google_ad_width = 468; google_ad_height = 15; //

Bentuk desain pagar telah mengalami perubaan mengikuti bentuk dan gaya desain rumah yang semakin menarik. Selain itu, semakin meningkatnya apresiasi selera citarasa seni yang tinggi mendorong fungsi pagar tidak sekedar pembatas dan pengaman, tetapi lebih dari itu telah memposisikan diri sebagai salah satu bagian dekorasi rumah secara keseluruhan. Berbagai bentuk pagar yang selaras dengan konsep gaya bangunan rumah pun diciptakan untuk memenuhi selera penghuni rumah.

Sebagai elemen rumah yang letaknya paling depan, pagar memegang peranan penting bagi tampilan rumah. Berbagai jenis pagar dengan model, bahan dan warna yang bervariasi menambah semarak lingkungan tempat tinggal. Masing-masing jenis pagar memiliki ciri khas tersendiri. Salah satu contoh adalah pagar kayu yang memberi kesan natural dan sederhana.

Alami dan Cantik
Salah satu dari beberapa jenis pagar yang sedang tren saat ini adalah pagar kayu. Berbagai alasan orang menjatuhkan pilihan pada pagar jenis ini antara lain memberi kesan alami, membuat tampilan rumah bergaya country, dan memberi kesan ringan. Tonjolan tekstur serat kayu yang dipelitur dengan dominasi warna coklat menambah alami suasana luar rumah. Terlebih lagi jika pagar kayu dikombinasikan dengan elemen lain seperti besi, tembok, batu alam, dan tanaman.

Selain warna coklat, pagar juga dapat diberi berbagai corak warna, asalkan serasi dengan tampilan atau warna eksterior rumah, misalnya warna abu-abu, hijau, hitam, hingga merah. Dengan begitu, kayu akan terlihat lebih cantik.

Material Kuat dan tahan cuaca
berbagai macam bahan telah banyak digunakan untuk membuat pagar, masing masing bahan menentukan karakter bentuk pagar yang diinginkan. Agar terlihat harmonis, bentuk dan gaya pagar hendaknya serasi dengan bentuk bangunan rumah. Ada tiga syarat utama dalam membuat pagar, yakni kokoh, aman, dan indah, baik dari segi bahan maupun struktur konstruksi pagar. Pemilihan bentuk, model, tinggi, panjang dan lebar pagar harus disesuaikan dengan kondisi luas lahan, fungsi, proporsi dan kompisisi bangunan serta lokasinya.

Pagar berbagah kayu memang enak dipandang, apalagi jika disandingkan dengan hijaunya daun dan variasi warna bunga. Akan tetapi, pernahkah terbersit di pikiran Anda jika bahan kayu mempunyai beberapa kekurangan? Tidak seperti bahan lain, bahan kayu memiliki daya tahan yang lebih kecil dan harganya pun relatif lebih mahal dari bahan lainnya seperti besi, tembok, dan batu alam. Oleh karena itu, kayu yang digunakan jangan dari jenis yang ‘sembarangan’, tetapi yang kuat dan tahan terhadap cuaca. Jenis kayu demikian umumnya jumlahnya terbatas sehingga harganya pun tidak main main. Bahkan ada beberapa jenis kayu yang tidak boleh digunakan untuk bahan pagar karena status kayu tersebut langka dan dilindungi, misalnya kayu merbau dari Papua.

<!– google_ad_client = "pub-6839243879103232"; /* astudio post 200×200, created 20/05/10 */ google_ad_slot = "3926784136"; google_ad_width = 200; google_ad_height = 200; //

______________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2012 astudio Indonesia.
All rights reserved.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s