Prinsip dasar mendesain kamar tidur anak


astudioarchitect.com Menata sebuah ruangan agar terkesan lebih terorganisasi, memang membutuhkan sebuah kejelian, baik itu menata ruang tamu, ruang keluarga, kamar tidur, maupun ruang lainnya. Tak terkecuali untuk kamar tidur anak, meskipun banyak anak lebih suka menata ruangan mereka sendiri, tidak ada salahnya untuk menatakan sebuah ruangan untuk kamar tidur anak dengan tetap memperhatikan proses tumbuh kembang mereka. Jiwa anak yang masih berkembang sangat menyukai warna-warna terang dan dominan karena dunia anak masih penuh dengan fantasi. Kadang-kadang mereka memiliki mainan, poster, boneka, dan sebagainya yang ingin dipajang dan menjadi penghias dalam kamar mereka. Namun yang tak kalah pentingnya dari menata kamar tidur anak adalah adanya tempat belajar.

<!– google_ad_client = "pub-6839243879103232"; /* astudio post 468×15, created 20/05/10 */ google_ad_slot = "2860787264"; google_ad_width = 468; google_ad_height = 15; //

Tempat belajar boleh jadi sudah ada di bagian lain dalam rumah, yaitu ruang belajar atau ruang kerja, namun biasanya anak tetap memiliki meja yang bisa mereka gunakan untuk belajar didalam kamar. Terlebih untuk mereka yang sudah duduk di bangku SMP atau SMU, akan sangat membutuhkan ruangan yang bisa memberi karakter untuk menunjang tumbuh kembangnya.

<!– google_ad_client = "pub-6839243879103232"; /* astudio post 200×200, created 20/05/10 */ google_ad_slot = "3926784136"; google_ad_width = 200; google_ad_height = 200; //
Beberapa hal perlu diperhatikan bila mendesain kamar tidur anak, pertama adalah menata agar ruangan tidak terasa penuh dengan barang. Biasanya anak memiliki banyak barang dan kecil-kecil, sehingga perlu diorganisasikan dalam wadah-wadah dan rak yang bisa dicapai dengan mudah, biasanya merupakan rak dalam lemari, atau rak dengan pintu agar barang tidak terlihat karena biasanya merupakan barang kecil-kecil dan banyak. Sediakan pula sedikit tempat untuk bermain atau sekedar berbaring diatas karpet lantai, karena biasanya juga disukai oleh anak terutama bila ada teman mereka datang.

Tempat belajar bisa diletakkan disemua bagian ruangan, dengan memperhatikan beberapa pertimbangan. Untuk anak-anak, meja belajar sebaiknya tidak dekat jendela karena biasanya akan mengganggu konsentrasi bila terlihat pejalan kaki atau kendaraan berlalu lalang yang bisa terlihat melalui jendela. Namun jendela yang menghadap taman masih bisa dan tidak terlalu mengganggu konsentrasi belajar. Tempat belajar seharusnya memiliki fasilitas seperti meja belajar, kursi dan rak untuk menyimpan buku. Semua fasilitas itu bisa terwadahi dengan memilih furniture yang baik. Adakalanya, kita juga bisa memesan secara khusus furniture kamar anak melalui pembuat furniture.

Informasi desainer interior dan pembuat furniture:
Probo Hindarto
astudioarchitect.com
08125244753

______________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2012 astudio Indonesia.
All rights reserved.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s