Pengaruh lingkungan terhadap bangunan rumah


Desain bangunan rumah, seperti villa ini merupakan hasil dari pemikiran awal terhadap potensi lingkungan yang ada disekitarnya, dalam hal ini pemandangan pegunungan yang cukup menakjubkan.

astudioarchitect.com Terdapat faktor yang sangat mempengaruhi bagaimana kita merancang bangunan yang sering dilupakan baik oleh arsitek maupun owner. Faktor tersebut adalah faktor lingkungan, yaitu bagaimana lingkungan disekitar lahan bisa mempengaruhi perancangan desain arsitektur. Tidak hanya desain denah, namun juga tampilan bangunan dipengaruhi juga oleh bagaimana lingkungan dan interaksinya dengan bangunan. Rumah dibangun berdasarkan kondisi lapangan yang kadang sesuai dan kadang tidak sesuai dengan keinginan. Diantara faktor lingkungan yang perlu diperhatikan, terdapat beberapa faktor yang paling kuat.

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Lingkungan alam

Contoh pencarian faktor lingkungan yang berpengaruh pada rancangan, pada salah satu proyek desain astudio. 

Ini merupakan faktor terkuat yang mempengaruhi apakah sebuah rumah akan didesain dengan orientasi ‘kedalam’ atau ‘keluar’. Yang dimaksud dengan orientasi kedalam, adalah sebuah rumah dimaksudkan untuk tidak memasukkan banyak pemandangan dari luar, dan lebih menekankan pada pemandangan ‘didalam’ yang didapatkan dari mendesain taman dan ruang dalam rumah yang indah. Hal ini karena bila lingkungan luar kurang menyenangkan untuk ‘dibawa masuk’ atau menjadi bagian dari pemandangan dalam rumah. Contohnya misalnya disekitar rumah terdapat kuburan, pemandangan hiruk pikuk pasar atau tempat yang kotor. Disamping itu, banyaknya orang berlalu lalang didepan rumah seperti jalan raya atau jalan yang banyak dilalui orang, bisa menjadi faktor yang dirasa kurang menarik.

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Berbeda halnya dengan lingkungan alam yang menarik, lingkungan seperti ini misalnya pegunungan atau area wisata, pantai dan sebagainya. Banyak rumah tidak didesain agar bisa menikmati lingkungan luar yang indah meskipun berada dilingkungan indah seperti itu. Karena banyak mendesain rumah villa dengan pemandangan alam yang bagus, saya seringkali mendapati lokasi dibangunnya rumah dengan pemandangan gunung yang menarik. Dalam hal ini kita sebaiknya menentukan arah pemandangan dari dalam lahan, dan kemudian membuka bukaan seperti jendela-jendela kearah pemandangan yang indah ini. Kadangkala, pemandangan indah juga bisa didapatkan dengan meletakkan balkon untuk menikmati pemandangan sembari duduk menikmati kopi atau teh di sore hari bersama keluarga.

Lingkungan kota yang padat, kompetitif dan cenderung terlalu banyak kepentingan yang berserabutan (photo by AK37)

Lingkungan binaan

Lingkungan binaan atau ‘built environment’ merupakan lingkungan buatan manusia seperti jalan, bangunan, dan sebagainya. Lingkungan binaan ini berpengaruh pada desain rumah dalam hal menyediakan faktor lingkungan yang baik. Biasanya lingkungan perumahan yang tertata rapi lebih nyaman ditinggali dalam hal menyediakan hal seperti pembuangan air dan jalan yang baik. Lingkungan binaan biasanya mempengaruhi kita dalam menentukan lokasi pembangunan rumah, pada saat memilih lahan atau membeli rumah jadi.

Lingkungan sosial

Ini merupakan jenis lingkungan yang perlu juga kita perhatikan, yaitu bagaimana cara hidup sosial disekitar lahan yang akan kita bangun. Kondisi sosial dipengaruhi juga oleh lokasi geografis, biasanya sebuah kota dan lebih khususnya daerah tertentu disebuah kota memiliki karakter lingkungan sosialnya sendiri. Kota besar cenderung memiliki lingkungan sosial yang kurang ramah dengan tingkat kompetisi yang tinggi. Lingkungan kota juga memiliki tingkat kriminalitas yang tinggi. Sebagai dampak dari lingkungan sosial yang seperti ini, banyak rumah di perkotaan didesain dengan pagar tertutup untuk meminimalkan kriminalitas. Rumah dengan pagar di perkotaan sudah sangat lazim, namun dengan adanya lingkungan yang lebih terjaga dan teratur seperti lingkungan perumahan dengan keamanan yang lebih bisa dijaga, banyak rumah dan perumahan di kota besar lebih aman dan nyaman tanpa pagar.

Seluruh aspek lingkungan ini perlu diperhatikan dalam mendesain sebuah rumah, karena juga menentukan bagaimana rumah yang dibangun pada akhirnya bisa responsif terhadap lingkungan.

______________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2012 astudio Indonesia.
All rights reserved.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s