5 Pertanyaan dan Jawaban untuk Ruang Kerja di Rumah


astudioarchitect.com Beberapa pertanyaan dan jawaan berikut ini adalah hasil wawancara dengan narasumber Probo Hindarto dari astudio, untuk tabloid Bisnis Indonesia kolom property. 1. Hal seperti apa saja yang sekiranya perlu diperhatikan saat mendesain ruang kerja yang nyaman di rumah? Ruang kerja biasanya membutuhkan kondisi khusus terkait dengan kegiatan didalamnya. Biasanya ruang kerja dirumah harus dipisahkan dari ruang-ruang untuk keluarga, dan bila bisa sekalian dipisahkan dari rumah induk atau rumah utama. Tingkat kenyamanan bisa dipengaruhi beberapa hal, seperti ruangan yang nyaman dalam arti suhu, kelembaban, pemandangan, akses masuk keluarnya, dan sebagainya. Nyaman juga dalam arti penataan ruangnya cukup enak untuk bekerja, sesuai dengan alur aktivitas kerja, dan furniture yang digunakan tidak membuat cepat lelah atau kurang nyaman.

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

2. Posisi yang baik untuk dijadikan ruang kerja, saat di rumah, sebaiknya di sebelah mana/ posisi yang bagus bagaimana?

Posisi ruang kerja yang baik sebaiknya dipisahkan dari ruang-ruang untuk peruntukan keluarga, baik dengan tembok, partisi, atau jarak. Posisi yang baik untuk ruang kerja biasanya ditentukan oleh hubungan ruang kerja dengan kebutuhan untuk menerima tamu. Bila harus menerima tamu atau customer, sebaiknya diposisikan ditempat yang mudah dijangkau dari luar. Akses khusus biasanya diperlukan menuju ke ruang kerja dari luar rumah, terutama apabila ruang kerja dikunjungi oleh orang-orang lain yang bukan keluarga, misalnya pekerja atau orang yang ingin menggunakan jasa atau membeli barang. Hal ini untuk menghindari ruang kerja bercampur kegiatannya dengan kegiatan keluarga sekaligus tetap menjaga privasi dari pemilik rumah dan keluarganya.

3. Perlu Ada kamar tersendiri atau tidak? Kenapa?

Sebaiknya menggunakan ruang tersendiri, karena ini penting untuk menjaga kegiatan bekerja menjadi terpisah dari kegiatan keluarga. Biasanya apabila bercampur akan mengakibatkan kondisi kerja kurang terfokus. Dalam hal ini dibutuhkan pengertian dari anggota keluarga lainnya bahwa pekerjaan membutuhkan konsentrasi dan fokus sehingga bila bekerja dirumah adakalanya perlu dibatasi pula dari kegiatan keluarga, baik secara ruangan maupun secara waktu bekerja.

Bila ada karyawan, maka kebutuhan untuk membuatkan tempat atau ruang tersendiri menjadi sangat penting, dengan demikian privasi keluarga menjadi lebih terjaga. namun bila tidak memerlukan karyawan, misalnya untuk bekerja secara freelance dari rumah, cukup menggunakan ruangan tersendiri.

Lokasi yang baik untuk ruang kerja dirumah misalnya; ruang di bagian depan atau samping rumah, atau lantai atas, atau semi basement.

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
4. Biar terkesan rapi dan tidak berantakan, apakah ada material tertentu yang sebaiknya digunakan atau tidak?

Yang paling penting dalam penataan ruang kerja adalah organisasi barang dan bagaimana cara bekerja dalam ruangan tersebut. Ini tidak sama antara satu jenis pekerjaan dengan pekerjaan lainnya. Seorang penulis lepas mungkin hanya memerlukan satu meja dengan komputer, sedangkan seorang pengrajin misalnya, memerlukan ruang yang luas untuk berkreasi. Seorang arsitek membutuhkan meja gambar dan meja kerja, serta ruang untuk menerima tamu atau klien. Seorang dokter membutuhkan ruang tunggu dan ruang periksa.

Cara bekerja akan menentukan besar ruang yang dibutuhkan, benda apa saja yang dibutuhkan, seperti meja kursi, lemari dan sebagainya. Pekerjaan yang menggunakan kertas-kertas sering membutuhkan tempat untuk menyimpan dan mengorganisasikan file. Hal ini bisa diselesaikan dengan menggunakan kabinet dan penyimpan yang sesuai. Beberapa jenis pekerjaan memerlukan perkakas yang lengkap sehingga membutuhkan penyimpanan yang teliti, seperti bekerja dengan mesin-mesin.

Cara terbaik untuk menghindari ruang kerja berantakan adalah mendesain bagaimana mewadahi kebutuhan bekerja baik aktivitas maupun peralatannya, kemudian mendesain perabot yang baik. Hal ini dicapai dengan membuat dafta kegiatan dalam bekerja, peralatan yang digunakan dan cara menyimpannya. Jangan lupa bahwa aktivitas tersebut harus juga didukung oleh bukaan atau pencahayaan dan penghawaan alami yang baik, bila tidak menggunakan AC.

5. Soal pencahayaan bagaimana? Apakah ada yg perlu diperhatikan juga?

Pencahayaan dalam ruangan sangat penting apalagi untuk ruang bekerja. Biasanya ruang bekerja yang baik memiliki pencahayaan yang baik pula, dalam arti yang pertama adalah cukup penerangannya. Penerangan bisa penerangan dari sinar matahari yang memantul atau menyebar, dan dari penerangan buatan. Khusus untuk penerangan buatan sebaiknya dirancang untuk terintegrasi dengan desain interior yang baik furniturenya.

Yang sangat penting adalah cukup terang untuk bekerja. Jenis pekerjaan tertentu membutuhkan penerangan yang lebih banyak seperti bekerja dengan mesin atau detail yang kecil. Adapun pencahayaan yang sifatnya dekoratif bisa juga diaplikasikan untuk ruang kerja yang membutuhkan hal ini, misalnya kantor arsitek. Kantor arsitek yang representatif dapat ditunjang juga dengan pencahayaan buatan yang baik.

Berhubungan dengan poin-poin diatas, ruang kerja harus dibuat agar representatif bagi penggunanya, serta mendukung penggunanya untuk bisa bekerja secara maksimal. Cara mencapainya bisa bermacam-macam, diantaranya yang terpenting adalah memperhatikan bagaimana karakter pekerjaan yang bersangkutan, dimana ada jenis pekerjaan yang membutuhkan bertemu atau bekerja dengan banyak orang, dan lainnya bekerja sendiri. Ada pula pekerjaan yang membutuhkan peralatan lumayan banyak, dan ada pula yang hanya sedikit.

Untuk ruang bekerja yang baik, usahakan untuk memiliki semacam fasilitas rekreatif, seperti kolam ikan didekat ruang kerja untuk dinikmati saat beristirahat. Penunjang lainnya seperti taman, kondisi bangunan atau ruangan yang baik, serta tentunya berfungsi sesuai dengan jenis pekerjaan yang bersangkutan.

______________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2014 astudio Indonesia.
All rights reserved.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s