6 Prinsip atap yang sejuk


astudioarchitect.com Atap adalah bagian bangunan yang salah satunya adalah menjadi penangkal untuk hawa panas yang menyengat. Terdapat beberapa prinsip yang bisa digunakan dalam merancang atap yang sejuk, selain yang sudah saya tuliskan melalui berbagai artikel di astudio. Untuk lebih memberikan informasi menyeluruh dan tepat guna, artikel ini saya harap bisa memberikan tips untuk prinsip atap yang sejuk.

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

1. Usahakan atap memayungi sebagian besar bangunan. Atap yang dimaksud disini adalah jenis atap miring yang biasanya dibuat secara konvensional menggunakan penutup atap genteng. Sebenarnya atap dak juga sudah lazim digunakan. Namun dari banyak proyek yang sudah saya tangani, atap dak beton terasa kurang dingin karena atap ini langsung meneruskan panas ke bagian bawahnya, apalagi apabila tanpa menggunakan plafon. Karena itu saya lebih menyarankan menggunakan atap konvensional atau atap miring baik dengan konstruksi kayu atau lainnya.

Dalam merencanakan bentuk atap, tentunya kita juga memperhatikan kesan bangunan yang ingin dicapai. Jenis arsitektur yang tropis akan memperhatikan dengan baik bahwa bangunan harus dapat menangani faktor alam berupa iklim yang tropis. Karena itu bentuk atapnya menyesuaikan dengan bentuk yang benar-benar sesuai. Gaya modern yang banyak diusung oleh perumahan dan ruko saat ini juga seringkali kurang memperhatikan masalah iklim dan penanganan yang tepat. Akibatnya adalah bagian dalam rumah menjadi lebih panas dan harus mengandalkan AC yang banyak.

2. Gunakan sudut kemiringan atap yang tinggi serta plafon yang tinggi
Kemiringan atap juga menentukan berapa volume ruang dibawah atap (diatas plafon) yang tercipta dari sebuah desain atap. Kemiringan diata 35derajat merupakan kemiringan yang baik, dan bila lebih dari itu biasanya akan menambah ruang dibawah atap, misalnya dengan kemiringan 45 bahkan 60derajat seperti rumah-rumah jaman kolonial Belanda. Dengan cara ini bagian dalam rumah akan menjadi lebih sejuk tanpa menggunakan AC.

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
3. Adanya lubang dibawah atap bisa menurunkan suhu dibawah atap dan diatas plafon.

Ini adalah rahasia umum rumah-rumah lama, bahwa lubang pada plafon dibutuhkan agar udara panas didalam plafon bisa mengalir keluar, dan dengan demikian akan mendinginkan bagian dalam plafon sebelum panas sempat turun kebawah. Tentunya untuk plafon yang berlubang ini perlu ditutup misalnya dengan kasa nyamuk yang perlu dibersihkan secara berkala.

4 Aksen seperti atap dak bisa digunakan untuk sebagian kecil atap.
Saya paham bahwa desain yang berkembang saat ini kadang memberikan tuntutan yang lebih dari segi tampilan bangunan. Terlebih untuk gaya arsitektur modern murni, seringkali menggunakan atap dak. Namun pendapat pribadi saya sepertinya tetap pada atap miring adalah jenis atap terbaik untuk rumah karena adanya ruang dibawah atap dan juga kesesuaiannya untuk memayungi bangunan dari panas dan hujan. Dewasa ini karena atap dak makin populer, maka biasanya desain rumah memiliki sedikit aksen bagian yang memiliki atap dak beton. Biasanya dalam desain saya akan menggunakan sedikit atau sebagian atap dak beton sebagai aksen, dan akan bagus atau tidak terlalu terasa mengganggu rumah dari segi suhu panas bila dipakai untuk bagian tertentu misalnya carport, gudang, kamar mandi atau bagian lain yang tidak dihuni dalam jangka lama.

5. Gunakan kanopi untuk bagian tambahan seperti teras dan balkon.
Kanopi ibaratnya seperti topi, yang digunakan untuk bagian-bagian tertentu seperti teras, balkon atau dibagian atas jendela, biasanya terdapat kanopi baik itu kanopi dari bahan cor beton, besi dan polikarbonat, atau kanopi dengan bahan kayu dan genteng. Kanopi ini merupakan tambahan untuk memayungi bagian-bagian yang perlu atau bisa terekspos sinar matahari atau hujan, seperti teras, jendela dan pintu. Kanopi juga memberikan pembayangan pada area-area tersebut agar lebih dingin.

6. Tambahan naungan seperti pergola bisa membantu lebih sejuk.
Pergola atau naungan jenis lain bisa digunakan juga untuk menambah kesejukan dan mengurangi panas disekitar bangunan rumah. Pergola dan naungan akan memberikan pembayangan agar perkerasan (lantai yang disemen, dikeramik atau ditutup) bisa lebih dingin. Ini juga akan memberikan kontribusi yaitu udara akan lebih dingin.

______________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2014 astudio Indonesia.
All rights reserved.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s