Mendesign tingkat keamanan dan kenyamanan yang tinggi untuk rumah anda


astudioarchitect.com Kita sering mendengar bahwa banyak kecelakaan terjadi di dalam rumah yang sebenarnya dapat dihindari melalui desain. Kecelakaan yang sering terjadi di dalam rumah biasanya disebabkan oleh bahaya listrik dan peralatan maupun area sirkulasi seperti tangga. Pengalaman saya pada saat membangun rumah adalah seorang klien memiliki 3 orang kamarnya berada di lantai 2 sehingga cinta untuk menutup tangga bagian atas dengan pintu pagar untuk menghindari kecelakaan apabila anaknya naik turun tangga tanpa pengawasan. Tingkat keamanan dan kenyamanan bisa didesain merupakan tanggung jawab seorang arsitek dan interior desainer untuk mengaplikasikan pengetahuannya tentang pengurangan bahaya sehingga aman untuk semua pengguna rumah.

Foto: http://www.ki.se/csp/safecom/bardaskan.htm

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Ada tiga area yang cukup berbahaya di dalam rumah yaitu tangga kamar mandi dan dapur. Selain itu ada bagian yang berbahaya seperti letak stop kontak yang dapat diraih oleh anak anak.

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Area tangga

Area tangga adalah termasuk area yang paling banyak terjadi kecelakaan di dalam rumah. Penyebab utamanya adalah karena ketinggian dari anak tangga yang bisa saja terlalu tinggi atau juga jarak yang terlalu sempit sehingga kaki tidak menapak dengan benar benar di tanggal tersebut. Penyebab utamanya biasanya adalah karena tangga terlalu sempit atau areanya yang sangat terbatas. Biasanya memang masih tangga itu terbatas atau tidak standar tetap tubuh kita dan ingatan bawah sadar kita biasanya sudah hafal dengan letak tangga dan juga dimensinya sehingga tidak terjatuh. Namun sebagai manusia kadangkala juga ada faktor x yang menjadikan kecelakaan terjadi.

Photo by seier+seier on Flickr

Tangga haruslah dibuat sesuai dengan standar tangga yang enak dipakai. Biasanya agar enak dipakai anak tangga ketinggiannya jangan sampai lebih dari 18 cm. Adapun bila benar benar minimal areanya jarak anak tangga jangan sampai lebih dari 20 cm. Adapun untuk lebar anak tangganya yang enak adalah sekitar 27 atau 28 cm. Apabila ruang untuk tangga memang terbatas sebaiknya dari awal desain sudah di setting untuk jarak antar lantai yang tidak terlalu tinggi sehingga jumlah anak tangga nya juga tidak terlalu banyak.

Kamar mandi

Kamar mandi juga termasuk area yang paling banyak terjadi kecelakaan di dalam rumah terutama untuk mereka yang sudah senior mereka kadang kala kesulitan untuk koordinasi tangan dan kaki terutama dalam hal keseimbangan dan juga saat bangun atau naik dari kloset. Cara untuk mempertinggi tingkat keamanan bagi yang senior adalah dengan bahkan batang yang bisa dipakai untuk tegangan saat naik dari kloset berjalan di area shower. Selain itu jangan lupa untuk menggunakan keramik yang permukaanya kasar agar tidak terjadi terpeleset karena keramik yang licin. Keramik kamar mandi harus dibersihkan secara berkala untuk menghindari lumut dan kerak yang licin tersebut. Untuk mempertinggi tingkat keamanan gunakan alas kaki yang sifatnya kasar dan bisa menggenggam lantai untuk memperkecil kemungkinan terpeleset.

Photo by David Illig on Flickr

Apabila ada anggota keluarga yang memakai kursi roda maka kamar mandi juga harus disesuaikan aksesnya dengan kebutuhan kursi roda tersebut. Konsultasikan dengan arsitek anda untuk kemungkinan penggunaan kursi roda bagi para senior atau mempersiapkan apabila suatu saat ada ketidakmampuan anggota keluarga.

Area dapur

Area dapur juga area yang cukup berbahaya terutama bagi penghuni yang masih anak anak. Hal ini karena di dapur terdapat beberapa peralatan seperti kompor dan peralatan yang tajam. Cara terbaik untuk mempertinggi keamanan area dapur adalah dengan cara membuat dapur berada di area terpisah dari ruang ruang lainnya apabila memungkinkan. Gunakan pintu apabila memungkinkan untuk akses yang lebih terbatas bagi anggota keluarga yang sudah dewasa.

Gambar 3D: dapur

Untuk penggunaan yang mudah, kabinet dan penyimpanan di dapur harus dibuat agar mudah untuk dicapai dengan tangan hingga pengguna tidak harus menaiki kursi atau benda lainnya untuk mengambil barang barang. Bagi mereka yang membutuhkan untuk memasak lama sediakan juga kursi tambahan untuk digunakan bekerja di dapur. Semua peralatan sebaiknya memiliki wadahnya yang tersendiri untuk mempertinggi tingkat keamanan dan mungkin juga memiliki kunci khusus untuk kabinet penyimpanan benda benda tajam.

Selain beberapa area di atas ada juga bagian rumah yang lain yang mesti diperhatikan secara umum diantaranya menyangkut pencahayaan lampu ruangan. Ruangan sebaiknya tidak terlalu gelap atau bisa mempertinggi bahaya karena tidak bisa melihat barang barang. Seorang arsitek yang baik biasanya juga merencanakan tingkat pencahayaan yang sesuai untuk sebuah ruangan agar tidak terlalu gelap. Hal ini dicapai antara lain dengan cara merencanakan sejak semula berapa banyak lampu yang dibutuhkan dan bagaimana efek pencahayaan nya melalui desain interior.

___
by

Arsitek Probo Hindarto
081 252 447 53
© Copyright 2015 astudio Indonesia.
All rights reserved.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s