Rancang ruang cuci (laundry) fungsional untuk rumah Anda


astudioarchitect.com Dewasa ini fasilitas laundry biasanya dimiliki oleh setiap rumah, yaitu adanya mesin cuci dan tempat mencuci manual. Hal ini semakin lumrah mengingat berkilo pakaian harus dicuci setiap hari dan masyarakat yang semakin modern membutuhkan kemudahan dalam mengolah kebersihan pakaian ini, dengan cara memiliki fasilitas laundry di dalam rumah tinggal. Tampaknya untuk urusan yang satu ini sudah tidak lagi di monopoli oleh pembantu rumah tangga dan harus berada ditempat yang terpencil di pojok rumah bagian belakang. Namun saat ini urusan cuci mencuci juga bisa menjadi bagian dari faktor higienis di dalam rumah, berhubung pada saat ini terdapat berbagai macam mesin cuci dan juga cara mencuci. Tempat cuci kadangkala malah berada dibagian depan dekat dengan dapur untuk memudahkan pengelompokan area servis.

Photo by Amber Karnes on Flickr. Creative commons lisence. 

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Arsitektur dan interior desain sebaiknya dirancang dari awal untuk kebutuhan yang satu ini, terutama apabila yang punya rumah harus menangani sendiri laundry tersebut. Apa saja yang patut dipertimbangkan pada saat mendesain sebuah ruang atau fasilitas laundry di dalam rumah?

Dewasa ini fasilitas laundry (ruang cuci) rumah biasanya memerlukan sebuah ruangan tersendiri, atau kalau tidak bisa juga digabungkan dengan fungsi lain didalam rumah seperti dapur, atau taman belakang. Sudah tidak jarang lagi arsitek harus mendesain sebuah rumah dengan fasilitas laundry, misalnya ruang laundry atau ruang cuci tersendiri yang berisi mesin cuci dan tempat untuk mencuci manual. Pengalaman saya pada saat mendesain rumah dengan ruang cuci seperti ini, biasanya harus memperhatikan ukuran atau dimensi dari mesin cuci yang digunakan. Jenis mesin cuci menggunakan bukaan atas berbeda dengan mesin cuci bukaan depan. Demikian juga apabila mesin cuci yang digunakan adalah semi manual maka design yang digunakan berbeda lagi.

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Perbedaan antara menggunakan mesin cuci bukaan depan dan bukaan atas adalah bahwa mesin cuci bukaan depan bisa diletakkan lebih tinggi dari pada mesin cuci bukaan atas. Hal ini karena untuk memudahkan memasukkan pakaian yang dicuci ke dalam mesin cuci bukaan depan tersebut, sehingga mesin cuci bisa dinaikkan dari level lantai sekitar 40 cm. Adapun fasilitas lain yang digunakan adalah tempat untuk mencuci manual. Mencuci manual maksudnya adalah menggosok pakaian yang kotor yang tidak dapat ditangani oleh mesin cuci, misalnya karena pakaian terlalu kotor ditempat tertentu, sehingga harus dicuci dengan tangan. Nah, di sini kita memerlukan tempat untuk mencuci manual, yang biasanya berupa tempat cuci yang dibuat dari beton atau basin (sink) yang diangkat sehingga level tangan yang mudah untuk mencuci manual.

Proses mencuci dan fasilitas yang dibutuhkan tentunya tidak lepas dari cara mencuci dalam ruang laundry yang modern.

1 Memilih, memilah dan menyiapkan merupakan langkah pertama pada saat akan menggunakan fasilitas laundry tersebut. Untuk kebutuhan ini kita memerlukan tempat untuk memilah pakaian berupa keranjang-keranjang yang dapat diletakkan dalam rak


Rak untuk keranjang cucian bisa diletakkan diatas mesin cuci.
Photo by NaturalDesignChick on Flickr. Creative Commons Lisence.

2 Proses mencuci biasanya memerlukan mesin cuci otomatis atau semi otomatis, sebagaimana yang sudah disebutkan diatas. Apabila dibutuhkan untuk mencuci manual maka harus ada tempat untuk mencuci manual. Fasilitas ini biasanya juga memerlukan tempat untuk menyimpan sabun cuci dan pelembut pakaian.


Mesin cuci yang terintegrasi dengan baik dalam satu ruang mungil.
Photo by CountryKitty on Flickr, creative commons lisence.

Basin mencuci manual, yaitu tempat mencuci dengan tangan bila dibutuhkan. Mirip seperti kitchen sink.
Photo by Mike King on Flickr, creative Commons lisence. 

3 Mengeringkan pakaian
biasanya di negeri kita yang berlimpah sinar matahari, kita menggunakan sinar matahari tersebut untuk mengeringkan secara manual, sehingga cukup jarang orang memiliki fasilitas mesin pengering otomatis untuk mengeringkan pakaian, terkecuali untuk bangunan komersial seperti Hotel atau guest house yang memerlukan fasilitas lebih banyak untuk mengeringkan pakaian, biasanya memiliki fasilitas pengering pakaian tersebut.

4 finishing dan menyetrika
biasanya memerlukan tempat khusus untuk menyetrika berupa meja khusus menyetrika, tempat ekstra untuk meletakkan pakaian dan laundry yang sudah disetrika. Hal ini akan memerlukan keranjang keranjang serta rak.

Meja setrika yang bisa dilipat. Sangat mudah membuatnya dengan menggunakan siku lipat yang bisa dibeli di toko bangunan. 
Photo by Sitka Projects on Flickr, creative commons lisence

Dalam skala rumah tinggal dan apartemen biasanya minimalkan besar ruang cuci, sehingga bisa diletakkan di dalam satu ruangan dengan dapur atau closet kamar mandi. Meskipun demikian apabila memungkinkan sebaiknya dipisahkan dari ruang lainnya karena biasanya suara mesin cuci atau aktivitas mencuci ini bisa mengganggu aktivitas yang lain rumah. Rumah di luar negeri seperti di Jepang atau Amerika biasanya ruang laundry terletak dekat sekali dengan kamar mandi dan dapur. Hal ini lebih memudahkan jalur pemipaan dan merupakan sebuah Sentral ruang utilitas yang bisa digunakan untuk kebutuhan membersihkan yang berhubungan dengan air.

Berhubungan dengan tingkat kebersihan dimana tempat mencuci harus bisa dibersihkan dengan mudah, hal ini berarti bisa jadi menggunakan banyak unsur keramik untuk melapisi ruang cuci/laundry, dan menggunakan peralatan stainless steel atau bahan lain yang licin dan mudah dibersihkan. Demikian juga dengan pencahayaan yang dibutuhkan untuk membersihkan pakaian, harus cukup untuk memperhatikan tingkat kebersihannya.

___
by

Arsitek Probo Hindarto
081 252 447 53
© Copyright 2015 astudio Indonesia.
All rights reserved.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s