Category Archives: general article

Ruang entertainment di rumah, atau disebut juga ruang hiburan untuk keluarga/ Entertainment room for your family

Entertainment CenterPara penggemar film biasanya memajang poster, rak dvd, serta sound system kebanggaan mereka. Salah satu ruang yang paling menyenangkan di rumah adalah ruang entertainment, yaitu ruang yang khusus dipakai untuk hiburan di rumah. Menonton TV, melihat film, berkaraoke, mendengarkan musik dan sebagainya bisa dilakukan di area ruang entertainment ini.

Hal penting untuk diperhatikan tentunya adalah kesan ruang tersebut, artinya kesan pertama sewaktu memasuki ruang entertainment. Anda bisa membuat ruang ini memiliki kesan gelap (agar perhatian tertuju pada media layar), kesan lembut (agar Anda merasa lebih relax), kesan hijau dengan taman didekatnya, atau kesan lain yang menurut Anda menarik.

Pusat perhatian dan peralatan audio visual

Pusat perhatian di ruang ini biasanya tertuju pada set televisi, peralatan visual dan audio, serta dekorasi dibelakang peralatan elektronik tersebut. Dekorasi dibelakang set ini bisa dibuat dari wallpaper, panel kayu, atau dicat sesuai selera Anda. Lukisan atau poster bertema film juga bisa diaplikasikan dalam ruang ini. Ruang entertainment yang cukup canggih bisa menggunakan layar dan LCD projector.

Ruang entertainment juga bisa ditambahkan fasilitas peredam suara seperti lapisan kain, busa, atau lapisan fabrikasi khusus. Lapisan ini membantu kita meredam suara pantulan dinding sehingga suara dari sistem audio terdengar dengan lebih baik tanpa pantulan.

Sistem audio dan pengeras suara sebaiknya diletakkan menurut rekomendasi dari pabrik pembuat alat tersebut, misalnya berapa jarak yang baik untuk meletakkan sistem audio, dimana meletakkannya, dan sebagainya. Hal ini penting karena mempengaruhi kualitas suara yang dihasilkan. Speaker bisa diletakkan di sekitar layar TV, ditempatkan di dinding, atau memiliki kaki sendiri yang bisa dipindah-pindah.

Entertainment Center

Tempat duduk

Biasanya sofa atau kursi khusus untuk entertainment diletakkan didepan fasilitas video dan audio. Sedapat mungkin tempat duduk ini menghadap ke layar TV dengan sudut yang tidak terlalu tajam. Rekomendasi untuk sudut pandang ke layar adalah 60 derajat agar masih enak dipandang (tidak distorsi).
Tempat duduk juga sebaiknya dibuat nyaman, ergonomis (sesuai untuk tubuh manusia), karena biasanya kita duduk lama di ruang entertainment.

Sediakan pula bantal-bantal kursi dan bantal untuk duduk di lantai, agar Anda dan keluarga merasa nyaman menggunakan ruang ini. Biasanya anak-anak memilih untuk duduk di lantai ketika bermain video game atau ketika sedang menonton film bersama teman-temannya.

________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2008 astudio Indonesia. All rights reserved.

Tips rumah tahan gempa

astudioarchitect.com Gempa datangnya tidak disangka-sangka dan bisa jadi sangat dahsyat dan mematikan. Kejadian gempa yang menimbulkan kerusakan parah menyebabkan kita harus memperhatikan cara membangun yang baik dan dapat mengurangi kerusakan akibat gempa. Artikel ini saya susun berdasarkan hasil saya diwawancara oleh wartawan koran Kontan, juga dari berbagai sumber seperti buku-buku rumah tahan gempa, e-book rumah tahan gempa dan artikel-artikel di internet, sekaligus memberikan dukungan pada konsep rumah tahan gempa rekomendasi Departemen Pekerjaan Umum.

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Teknologi yang biasa dikembangkan oleh berbagai pihak sebagai solusi rumah cepat bangun, biasa dibuat dari konstruksi sederhana dengan jenis bahan struktur konstruksi ringan dan penutup atap dan dinding yang ringan pula. Struktur penyangga rumah sederhana cepat bangun bisa dibuat dari rangka besi, kayu, maupun bambu. Pada prinsipnya rancangan tersebut dapat mempertahankan kekakuan struktur serta memiliki fleksibilitas untuk bergerak bersama gempa, serta mempertahankan penutup atap dan dinding pada tempatnya dengan sedikit kerusakan.

Dibawah ini terdapat leaflet pedoman praktis pembangunan rumah kayu tahan gempa yang dibuat oleh Departemen Pekerjaan Umum. Klik untuk memperbesar.

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Tips untuk menata furniture dan aksesori rumah agar tetap ditempatnya saat gempa terjadi (tidak pecah atau tersebar kemana-mana):

  • Gunakan sekrup yang dapat digunakan untuk melekatkan benda-benda seperti lemari, rak buku dan sebagainya ke dinding
  • Gunakan sekrup untuk meletakkan benda-benda seperti monitor komputer, lampu meja dan sebagainya pada meja
  • Gunakan pengunci pada laci-laci agar saat gempa tidak keluar dan membahayakan penghuni
  • Pastikan bahwa benda-benda tergantung, seperti lampu gantung, chandelier, kipas dibawah plafon, dan sebagainya tergantung dan tertancap dengan baik pada struktur yang kuat
  • Gunakan safety film atau lapisan pengaman kaca untuk melapisi kaca jendela dan pintu sehingga pecahan kaca dapat ditahan oleh lapisan ini
  • Teknologi bangunan konvensional; bangunan batu-bata dengan struktur beton bertulang

Struktur bangunan konvensional tahan gempa rekomendasi Dept PU

1.konsep dasar hunian tahan gempa? seperti apa? bisa dijelaskan bagaimana tahapan membuat dan konstruksinya?

Konsep hunian tahan gempa adalah bangunan yang dapat bertahan dari keruntuhan akibat getaran gempa, serta memiliki fleksibilitas untuk meredam getaran. Prinsipnya pada dasarnya ada dua: kekakuan struktur dan fleksibilitas peredaman.

Prinsip Kekakuan struktur rumah menjadikan struktur lebih solid terhadap goncangan. Terbukti, bahwa struktur kaku seperti beton bertulang bila dibuat dengan baik dapat meredam getaran gempa dengan baik. Hal ini berarti memperhatikan sungguh-sungguh struktur yang dibuat pada saat pembangunan agar dapat lebih kuat dan lebih kaku. Kekakuan struktur dapat menghindarkan kemungkinan bangunan runtuh saat gempa terjadi. Kolom-kolom dan balok pengikat harus kuat dan ditopang oleh pondasi yang baik pula.

Prinsip Fleksibilitas: Adanya kemungkinan struktur bangunan dapat bergerak dalam skala kecil, misalnya dengan menggunakan prinsip hubungan roll pada tumpuan-tumpuan beban. Yang dimaksud hubungan tumpuan roll adalah jenis hubungan pembebanan yang dapat bergerak dalam skala kecil untuk meredam getaran. Ini adalah salah satu contoh saja.

Prinsip penggunaan bahan material yang ringan dan ‘kenyal’: yaitu menggunakan bahan-bahan material ringan yang tidak lebih membahayakan bila runtuh, dan lebih ringan sehingga tidak sangat membebani struktur yang ada. Contohnya struktur kayu yang dapat menerima perpindahan hubungan antar kayu dalam skala gempa sedang.

Prinsip massa yang terpisah-pisah: yaitu memecah bangunan dalam beberapa bagian struktur yang lebih kecil, sehingga struktur ini tidak terlalu besar, terlalu panjang karena bila terkena gempa harus meredam getaran lebih besar.

Rumah tipe 36 tahan gempa rekomendasi Dept PU

2. bagaimana fondasinya? bahan dari apa? lantas apa bahan dinding yang cocok? jika pakai batu bata, bagaimana cara merancangnya agar tahan gempa? bisa dijelaskan secara mendetail?

Sistem pondasi yang ada saat ini yaitu pondasi tradisional dengan bahan batu kali harus diperhatikan dengan baik; antara lain diusahakan memiliki kemampuan meredam getaran dengan memberikan celah untuk bergerak pada hubungan antara pondasi dengan sloof, pondasi dengan kolom. Cara ini juga bisa didukung dengan memberikan bahan seperti pecahan kaca diantara pondasi dan sloof.

Untuk dinding, sebenarnya dinding rumah2 tradisional banyak yang sudah sesuai untuk menghadapi gempa, antara lain dinding dari bahan bambu maupun tanaman lainnya. Dinding semacam ini dapat menerima getaran gempa dengan sangat baik. Bahkan rumah-rumah joglo kuno dapat bertahan dengan baik saat gempa.

Untuk kondisi dewasa ini, bahan seperti lembaran komposit (misalnya dinding Hebel), gypsum dan bahan ringan lainnya dapat dengan baik bertahan saat gempa karena ringan dan kuatnya. Selain itu kondisi bahan lembaran solid ini dapat digabungkan dengan fleksibilitas penyambungan dengan kolom-kolom untuk meredam getaran.

Jika memakai batu bata, usahakan agar terdapat penguatan lebih banyak dengan menggunakan kolom-kolom praktis sebagai pengaku. Jangan pernah meletakkan beban atap langsung pada dinding bata. Dinding bata juga perlu untuk diberi angkur pada kolom setiap jarak susunan 8 bata. Dinding bata yang diberi angkur dapat bertahan lebih baik saat gempa karena ditahan oleh kolom dan tidak ambruk.

3. soal atap bagaimana? pakai jenis atap apa yang paling baik untuk menahan atau mengantisipasi gempa? bagaimana merancangnya?

Jenis atap yang ringan menggunakan kayu dapat dimaksimalkan ketika menghadapi gempa dengan membuat angkur pada ring balok, dimana angkur ini diberi celah untuk bergerak dengan sistem hubungan roll. Jenis atap yang cukup baik adalah atap yang ringan, menggunakan penutup atap ringan seperti lembaran komposit, namun bahan ini kurang diminati karena secara tampilan kurang bagus dibandingkan penutup atap genteng.

4. jika menggunakan beton, langkah apa yang mesti ditempuh untuk merancang agar jika gempat efeknya tidak terlalu besar, misalnya ambruk dan kena penghuni?

Beton harus diperkuat agar tidak mudah ambruk, secara keseluruhan, kolom dan balok beton menyangga keseluruhan bangunan, karenanya bila struktur ini tidak kuat menahan gempa, maka keseluruhan bangunan juga tidak kuat. Usahakan untuk membagi bangunan dalam beberapa kelompok struktur, misalnya menggunakan prinsip dilatasi (pemisahan struktur) antara satu massa dengan massa bangunan lain. Contohnya; memisahkan area ruang keluarga dengan area kamar-kamar secara struktural (meskipun secara organisasi ruang tetap menyatu).

5. bagaimana jika rumah bahannya/isinya terbuat dari kayu/triplek? apakah di kawasan ibukota bangunan itu cocok? lantas atapnya dari jerami, alang-alang? apakah bangunan seperti ini yg justru tahan gempa & tak mengancam penghuni rumah?

Bangunan dengan bahan tripleks kurang disarankan, karena mudahnya terbakar. Bahan ringan lain yang dapat disarankan sebagai pengganti adalah gypsum atau dinding komposit. Untuk kawasan ibukota, bahan-bahan tersebut secara estetis dapat diterima lebih baik. Bangunan yang atapnya dari alang2 atau jerami dapat diterima bila memang konsep bangunannya tradisional, atau memang dari awalnya tradisional, serta gaya hidup penghuninya sesuai untuk rumah tinggal tradisional (misalnya karena perawatan yang lebih banyak dibandingkan bahan atap modern). Bangunan seperti ini, digabungkan dengan cara-cara membangun tradisional seperti menggunakan kolom bambu, malah sangat baik bertahan dalam kondisi gempa.


Pedoman teknis dan struktur rumah sederhana tahan gempa, rekomendasi Dept PU

6. soal interior? apakah rancangan interior juga mempengaruhi rumah tahan gempa? atau apakah interior yang sederhana bisa mempermudah penghuni untuk evakuasi jika terjadi gempa? atau bagaimana baiknya interior untuk rumah dgn konsep tahan gempa?

Rancangan interior sebaiknya disesuaikan bila kita concern terhadap masalah gempa ini. Pilihlah jenis furniture yang ringan dan tidak menghalangi saat dibutuhkan evakuasi gempa.

7. kemudian kualitas bahannya apa saja yang baik? mulai dari bahan fondasi, dinding sampai atap? misalnya, jika dinding beton ato batu bata, untuk atap cocoknya seperti apa, dll?

Pada dasarnya bahan-bahan bangunan yang ada saat ini dapat ditingkatkan lagi mutunya dalam menghadapi gempa, serta diperlukan inovasi dalam pengadaan material baru yang dapat menunjang keamanan saat gempa, seperti konstruksi yang ringan, fleksibel dan kuat. Yang paling penting diperhatikan melihat tren saat ini adalah; membuat bangunan dengan cara membangun yang lebih baik, seperti memperkuat dinding dengan angkur, kolom-kolom praktis, dan sebagainya.

8. lantas soal ongkos membangun rumah tahan gempa? bisa dijelaskan secara rinci, untuk apa saja uang yang harus dikeluarkan?

Ongkos membangun rumah tahan gempa secara relatif tidak banyak berbeda dengan rumah yang ada saat ini, hanya kualitas sambungan, joint antar pembebanan, jenis material yang mendukung (ringan, kuat dan fleksibel) dapat diperbanyak dan diaplikasikan dalam bangunan. Malahan saat ini terdapat material-material baru fabrikasi yang secara struktural telah teruji melalui laboratorium dan memiliki kualitas lebih baik daripada material konvensional.

Pada dasarnya yang perlu dilakukan adalah meningkatkan kualitas rancangan dan bangunan terhadap gempa melalui cara-cara membangun dan jenis material. Uang yang dikeluarkan tentunya untuk membeli material-material tersebut:)

Artikel di Koran Kontan.
Tetap Aman dan Selamat Walau Bumi Tengah Berguncang

Membangun rumah yang tahan goyangan gempa
Sandy Baskoro, Endang Purwanti

GOYANGAN perut bumi adalah misteri yang tak dapat diduga kapan persisnya terjadi. Begitu pula gempa yang terjadi di China pekan lalu, atau gempa di berbagai daerah di Indonesia beberapa waktu lalu tahun silam. Dampaknya sungguh memilukan

Tak hanya rumah dan gedung-gedung yang ambruk, ratusan, ribuan bahkan belasan ribu manusia meninggal dunia tertimbun reruntuhan bangunan itu.

Membangun kembali rumah yang rusak akibat gempa bumi bukan perkara mudah. Perlu biaya dan waktu. Terlebih, korban gempa umumnya memprioritaskan kebutuhan utama, yakni makanan dan obat-obatan.
Nah, bila rumah Anda berada di daerah rawan gempa, Anda sejatinya bisa meminimalisir kerusakan rumah akibat gempa. Caranya, sudah tentu dengan membangun rumah tahan gempa.

Konsep rumah jenis ini sebenarnya sederhana. Intinya, bangunan rumah harus bisa bertahan dari getaran, sekaligus mampu meredam getaran gempa.

Ada dua fokus pada pembangunan rumah tahan gempa, yakni: struktur tahan gempa dan unsur fleksibilitas. Kedua prinsip dasar itu dapat kita terapkan dalam merancang dan menentukan struktur atap, dinding, dan fondasi bangunan.

Arsitek independen Probo Hindarto bilang, struktur rumah yang mampu bertahan dari goncangan hebat adalah struktur yang kokoh, yakni yang antar bagian nya terjalin solid. Bagian ini umumnya berbahan beton bertulang yang selama ini efektif meredam getaran gempa. Makanya, “Proses awal pembangunan rumah, yakni pembuatan fondasi harus mendapat perhatian serius,” kata Probo.

Pakai material yang ringan
 Setelah fondasi kuat, rumah pun harus fleksibel. Artinya, bangunan diusahakan bisa bergerak mengikuti goyangan gempa. Untuk itu, tentu materi bangunan rumah haruslah ringan. Selain fleksibel, material yang ringan juga tak membebani struktur bangunanan yang ada. Untuk itu, material kayu bisa menjadi pilihan.

Budi Sukada, arsitek senior di Jakarta menambahkan, sebetulnya material berat juga bisa membuat rumah tahan goncangan.?Tapi dengan syarat, pemilik harus betul-betul menaruh perhatian pada teknologinya.
Misal, dengan membangun rumah beratap beton. Saran Budi, atap beton itu harus dibuat menyatu dengan badan rumah yang juga berbahan beton. Untuk rumah bertingkat, Budi dan Probo menyarankan, hubungan antarlantai harus benar-benar kuat. “Di setiap lantai harus menggunakan teknik yang disebut ikatan secara horizontal. Dengan begitu, jika terjadi gempa, maka hubungan antarlantai tetap kokoh dan fleksibel,” beber Budi.

Strategi lainnya dengan memecah bangunan. Artinya, beban tiap bangunan dirancang dengan kekuatan terpisah. Tujuannya agar beban bangunan satu dengan lain tak bercampur, dan setiap struktur rumah punya beban yang merata. Misalnya saja untuk bangunan rumah berbentuk “L”. Anda bisa membagi struktur fondasi berbeda dalam dua bagian.

Kembali ke soal material, selain kayu, material lain yang relatif tahan gempa adalah papan komposit dan gypsum. Materialnya yang ringan akan membikin bangunan lebih tahan goyangan gempa.

“Lebih baik lagi, bila meminimalisir pemakaian kaca,” ujar Bambang Sutejo, Arsitek Kontraktor Bidang Desain dan Pembangunan PT Maghart Konstruksitama, Jakarta.

Pemilik rumah juga harus memperhatikan material interior rumahnya. Perabotan harus sesuai dengan struktur bangunan yang tahan guncangan. Furnitur ringan atawa berbahan kayu bisa menjadi pilihan utama. Selain itu, jika ternyata terjadi gempa, maka furnitur yang ringan, “Tak menghalangi saat dibutuhkan evakuasi gempa,” kata Probo.

______________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2012 astudio Indonesia.
All rights reserved.

Harmoni dalam karya desain arsitektur dan desain interior

astudioarchitect.com Adakalanya sebuah benda terlihat begitu indah seperti vas bunga mungil diatas meja makan, yang indah karena bentuknya sesuai dan alami. Batuan terlihat begitu ramah sebagai pelapis dinding, karena bentuknya yang alami dan membumi. Bentuk rumah juga mencerminkan kesan tertentu, misalnya kesan modern, etnik, dan sebagainya.

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Harmoni merupakan kombinasi yang indah dari berbagai unsur, karena pada dasarnya desain rumah adalah gabungan dari berbagai unsur. Dinding, lantai, plafon, atap, jendela, pintu, tangga dan sebagainya adalah unsur-unsur yang menyatu dalam harmoni. Harmoni laksana musik yang indah, adalah gubahan unsur-unsur yang menyentuh perasaan kita akan keindahan. Akibatnya kita merasa senang, gembira, terpesona dengan penampilan sebuah rumah. Harmoni dari berbagai unsur dapat menghadirkan citarasa yang menyenangkan, dan hasilnya; melakukan apapun didalam ruangan itu jadi terasa menyenangkan.

Ruangan dimana terasa ‘harmoni’ meskipun sederhana dan tidak dibuat-buat, adalah kesan yang sangat menyenangkan dari sebuah ruang rumah tinggal. Tidakkah kita menginginkan ruang hidup terindah dalam rumah kita?

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Misalnya, ketika kita menginjakkan kaki didalam sebuah ruang tamu yang harmonis, mungkin kita merasa sangat nyaman didalamnya. Ruang tamu tersebut barangkali sebuah ruang sederhana saja, dengan hiasan lukisan, beberapa hiasan dalam ambalan dinding, dan warna ruang yang hangat dan bersahabat. Nampaknya, ruang tersebut dapat memberikan suasana nyaman dan gembira, setidaknya ukurannya Anda jadi merasa betah didalamnya! Ibu-ibu dan kaum hawa sering mengalami hal ini, misalnya berada di dapur yang terkesan hangat, dengan tatanan dapur yang indah dan cantik, bersama seorang kenalan mengadakan acara memasak bersama secara spontan.

Merancang rumah yang memiliki harmoni

Harmoni dalam desain rumah atau ruangan (terlebih yang masih dirancang) membutuhkan imajinasi yang cukup tinggi. Bila kita memiliki ide menarik akan bentuk bangunan atau tatanan ruangan tertentu, sebaiknya dituangkan dahulu dalam bentuk rancangan gambar, atau sketsa, yang berguna membantu kita mengetahui lebih dahulu secara visual hasil bangunan atau ruangan bila dibangun. Dalam menuangkan ide, kita bisa dibantu oleh alat-alat, seperti secarik kertas dan pensil, atau sebuah komputer dengan software khusus seperti AutoCAD, Corel, atau Sketchup.

Untuk bekerjasama dengan seorang arsitek ketika membuat rancangan rumah kita, referensi tentang berbagai jenis, tipe, gaya rumah dapat membantu untuk membicarakan keinginan kita. Menunjukkan gambar-gambar desain dapat membantu proses desain arsitek. Jangan lupa biarkan arsitek menuangkan berbagai ide dengan diberi waktu yang cukup.

______________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2012 astudio Indonesia.
All rights reserved.

Kayu sebagai material bangunan

Sebagai material rumah, kayu telah menjadi favorit yang digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari atap hingga pondasi, dan selalu digunakan dalam proses membangun. Tak heran, karena itu kita sangat memerlukan kayu dalam rumah tinggal kita untuk berbagai hal. Kayu memiliki tekstur dan warna yang menarik untuk digunakan dalam rumah tinggal. Tak jarang, kita membeli furnitur karena kayu yang digunakan terlihat bagus.

Foto oleh Probo Hindarto. Lokasi: Kaliandra

Manusia harus semakin menghargai kayu karena ia dulunya hidup dan menjadi bermanfaat bagi manusia. Tahukah Anda, 28 hektar hutan menghilang tiap hari karena penebangan, baik legal maupun ilegal? Dampaknya; persediaan kayu makin menipis dan semakin mahal.

Kayu selain memiliki keunggulan juga memiliki kelemahan, antara lain bisa tergores, terbakar, maupun lapuk. Rayap seringkali menjadi musuh utama kayu, karena itu material kayu selalu memerlukan treatment khusus agar bisa menjadi lebih tahan terhadap hal-hal tersebut.


Tekstur kayu dipengaruhi oleh dari bagian pohon mana kayu itu berasal, seperti dari pangkal, ujung atau tengah, selain itu letaknya dalam batang pohon juga menentukan teksturnya. Struktur kayu itu dibentuk oleh serat kayu dan pori-pori. Kayu yang sudah diolah akan kehilangan kadar airnya sehingga kita tidak melihat adanya cairan lagi pada kayu. Tapi kayu baru biasanya masih memiliki muai susut.

Karena kayu semakin mahal, makin banyak orang menggunakan kayu olahan pabrik, dimana ia adalah kayu yang dihasilkan dengan menggabungkan bahan lain. Hasilnya; banyak produk baru yang dibuat dari PVC, serat kayu, dan semen yang memiliki tekstur kayu yang bagus, karena ia memiliki lapisan kayu.

Kayu Solid
Kayu solid biasanya digunakan untuk tiang penyangga rumah, seperti ‘sokoguru’ dalam arsitektur Jawa, atau furniture yang dibuat dari kayu ‘glondongan’ atau kayu utuh. Yang seperti ini sudah sangat jarang dibuat lagi karena sudah susah didapatkan.

Kayu lembaran
Kayu ini banyak digunakan untuk lantai kayu, parket kayu, dan sebagainya. Bentuknya yang lembaran dibuat dari memotong kayu dengan ukuran 3cm, 5cm dan sebagainya.

Plywood
Plywood memiliki komposisi dari sejumlah lapisan kayu tipis yang dilem dengan serat yang bersilangan sehingga menjadi lebih kuat. Jenis kayu ini biasanya digunakan untuk panel, lapisan atas meja, lemari, dan sebagainya.

Laminated wood.
Tipe plywood ini dibuat dengan lapisan kayu yang seratnya dibuat searah, biasanya digunakan pada bagian furniture yang dibengkokkan sehingga tidak mudah patah.

Karakter kayu olahan

  • Biasanya plywood dan laminated wood dibuat dengan ukuran tertentu di pasaran, misalnya 4′ x 8′
  • Kayu olahan biasanya lebih kuat dari kayu biasa karena mengalami proses pengeringan yang baik sehingga tidak mudah memuai atau menyusut
  • Sayangnya kayu olahan ini kurang sesuai untuk bidang yang sering terkena benturan.
  • Bisa dibuat dengan bentuk lengkungan yang tidak terlalu tajam
  • Memudahkan kita memakai kayu meskipun harganya semakin mahal.

________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2008 astudio Indonesia. All rights reserved.

Memilih perlengkapan kamar mandi / choosing bathroom fixtures

sc000144b7.jpgBerada di kamar mandi merupakan hal yang privat, dan kenyamanan termasuk salah satu hal penting dalam perencanaan kamar mandi. Kamar mandi sudah menjadi kebutuhan dasar dalam hidup modern yang lebih bergaya, dengan perencanaan desain yang baik, kamar mandi tidak hanya punya fungsi dasar saja seperti untuk mandi, maupun buang air, tapi juga menjadi tempat untuk berendam, berhias, serta mempersiapkan diri untuk pergi ke luar rumah.

Sesuai dengan tingkat kenyamanan yang makin tinggi dalam hidup modern, kenyamanan kamar mandi menjadi hal yang mendasar karena kamar mandi termasuk ruang dalam rumah yang paling sering kita pakai. Bila kamar mandi digabungkan dengan ruang tidur utama, misalnya, maka kebutuhan kamar mandi yang representatif menjadi makin besar.

Untuk itu, kamar mandi dapat dilengkapi dengan berbagai aksesoris yang akan membuat Kamar mandi terasa lebih nyaman, selain itu juga lebih estetis karena umumnya perlengkapan kamar mandi saat ini sudah makin bagus dipandang. Diantara perlengkapan dan aksesori kamar mandi yang selalu ada dalam kamar mandi yang baik adalah bak mandi (biasanya untuk kamar mandi tradisional), bathtub, closet, rak handuk, rak penyimpan (kabinet), tempat sabun, tempat sampah, penggantung pakaian, dan sebagainya.

Kamar mandi yang baik seharusnya direncanakan dari awal sejak sebelum pembangunan, atau dengan membuat renovasi. Bagian penting dari kamar mandi harus ada, seperti bak mandi atau bathtub, serta closet. Kamar mandi tradisional biasanya memiliki kedua fasilitas ini.

Kamar mandi yang baik juga sebaiknya memiliki perlengkapan lain seperti shower (biasanya berada dalam box atau diberi area khusus), kabinet penyimpan benda-benda seperti alat kebersihan, washtafel dengan kaca dan meja rias, serta pernak-pernik lain seperti tempat tisu toilet, pengatur dan pemanas air, tempat sabun, dan sebagainya.

Foto: printscreen video Dsign Netmediatama

Photo by Davi Alexandre, some rights reserved

Photo by Davi Alexandre, some rights reserved

Tips untuk memilih perlengkapan kamar mandi:

  • Pilihlah dari perlengkapan kamar mandi yang sesuai dengan ukuran kamar mandi Anda, yaitu agar kamar mandi tidak terasa terlalu sempit. Bila ukuran kamar mandi cukup besar, maka pilihan perlengkapan aksesori kamar mandi juga makin banyak.
  • Pilihlah perlengkapan dan aksesori yang sesuai fungsinya dengan kebutuhan Anda, misalnya Anda tidak memerlukan bathtub karena lebih suka shower, maka bathtub tidak perlu ada.
  • Pikirkan tentang keselamatan anak dan orangtua, misalnya dengan membuat pegangan disisi closet, dan disisi bathtub karena kadang dibutuhkan.
Diantara perlengkapan kamar mandi yang standar antara lain:
  • Shower (bila memiliki tandon atas atau air PDAM yang lancar)
  • Shower box (biasanya untuk kamar mandi kering)
  • Bak mandi (opsional bila tidak ada tandon atas)
  • Kloset (duduk atau jongkok)
  • wastafel (untuk cuci tangan dan sikat gigi)
  • kotak/rak penyimpan (untuk menyimpan peralatan, sabun, dll)
  • bathtub (opsional untuk mereka yang suka berendam)
  • meja kursi (bila dibutuhkan untuk kamar mandi kering)
Adapun untuk gaya desain kamar mandi, saat ini kita bisa membuat berbagai gaya kamar mandi yang ditunjang oleh perlengkapan dan pernak pernik kamar mandi yang makin lengkap. Diantaranya adalah jenis keramik yang makin lengkap dan menunjang gaya interior yang digunakan. Simak saja koleksi keramik yang lengkap untuk berbagai gaya kamar mandi. Belum lagi pernak-pernik keran, pegangan, wastafel bahkan bathtub yang semuanya didesain dengan gaya tertentu. Coba kita simak video berikut ini dari acara Dsign, NetMediatama. 

________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2008 astudio Indonesia. All rights reserved.

Perbedaan arsitek dan kontraktor bangunan

Rumah yang kita idamkan akan segera dibangun. Kita pun sibuk merencanakan proses pembangunan rumah, baik dari segi biaya, material bangunan, menyewa arsitek, kontraktor, mandor, dan tukang, kadangkala ada juga yang mengurus rencana KPR ke bank. Sebelum memulainya, ada baiknya kita mengetahui perbedaan arsitek dan kontraktor. Banyak orang hanya mengandalkan kontraktor saja mulai dari menggambar desain, hingga pelaksanaannya. Padahal kontraktor saja seringkali tidak cukup, karena banyak kontraktor yang masih belum memiliki semua keahlian yang dibutuhkan.

Foto kiri: desain rumah oleh astudio, yang dibangun sendiri oleh pemiliknya dengan kontraktor berbeda, merupakan contoh bahwa ada pemisahan antara desain dan pelaksanaan.

Artikel ini bukan dalam rangka mengecilkan peran kontraktor, karena peran kontraktor sesungguhnya adalah melakukan kontrak pembangunan dan merupakan peran yang sangat penting juga, dalam arti pengerjaan pembangunan akan dilaksanakan oleh kontraktor menurut perjanjian kontrak yang disepakati. Tak jarang kita bisa mendapatkan masalah bila membangun dengan kontraktor yang kurang kredibel, namun tak jarang pula kita mendapatkan kontraktor yang benar-benar berusaha menjadi kontraktor yang baik dengan selalu menepati kontrak. Artikel ini lebih kepada peran masing-masing pihak dalam proses membangun. Berikut ini perbedaan arsitek dan kontraktor

Arsitek
Arsitek adalah pihak dimana Anda mendapatkan rancangan desain untuk rumah tinggal Anda. Jangan menyamakan arsitek dengan kontraktor, karena keduanya berbeda baik dari sisi background pendidikan dan keahlian, maupun dari sisi peran yang dijalani dalam proyek. Arsitek membantu Anda membuat perencanaan gambar kerja yang akan dipakai sebagai pedoman Anda, kontraktor maupun tukang saat membangun. Gambar-gambar ini meliputi desain denah rumah, tampak (tampilan), potongan, detail, rencana atap, rencana pondasi, rencana kusen, rencana plumbing, rencana listrik, dan sebagainya.

Kontraktor biasanya bisa membuat perencanaan desain dengan hasil akhir dokumen seperti yang dilakukan oleh arsitek karena biasanya juga memiliki tim arsitek atau arsitek independen dibelakang mereka. Tapi tahukah Anda, bahwa spesialisasi arsitek dapat membantu Anda menghadirkan rumah tinggal yang paling sesuai bagi Anda dan keluarga, menurut hasil komunikasi Anda dengan arsitek. Akan lebih baik bila Anda bekerja dengan arsitek yang independen dan tidak terpengaruh oleh kontraktor, keuntungannya adalah karena arsitek independen tidak akan membuat desain yang berdasarkan keuntungan proyek. Karena apabila gambar desain diserahkan kepada kontraktor, ada kemungkinan bahwa gambar akan dibuat berdasarkan keuntungan terbanyak yang bisa diraih oleh sang kontraktor. Atau, apabila kontraktor Anda adalah seorang arsitek, mintalah atau perhatikan apakah orang atau badan tersebut memisahkan dengan jelas antara fee desain dan kontrak pembangunan.

Dalam memilih arsitek, usahakan memilih dari arsitek yang telah memiliki pengalaman dan hasil karya yang menurut Anda bagus, bukan sekedar tren saja. Membuat desain yang trendy itu bisa dilakukan semua orang yang mengaku bisa mendesain, tapi membuat desain yang tepat guna, itu merupakan hal yang dimiliki arsitek yang memiliki pengalaman dan cara pandang lebih matang dari cara mendesain. Maka Anda tidak harus heran bahwa ada orang-orang yang berani membayar mahal untuk arsitek (dengan sebuah reputasi), sementara ada orang lain yang menganggap arsitek hanya seorang tukang gambar.

Kontraktor
Kontraktor sebagai pihak yang melaksanakan proses pembangunan, adalah pihak yang menterjemahkan desain perencanaan kedalam bangunan nyata di lapangan. Bertanggungjawab untuk memberikan proses kerja berdasarkan kontrak yang sudah dibuat yang menyangkut biaya, lingkup pekerjaan, mutu bangunan, metode pekerjaan, lama waktu pengerjaan, force majeur serta kondisi lainnya.

Kontraktor melalui kontrak kerja diikat oleh hukum serta dapat dituntut apabila tidak dapat memenuhi kewajibannya sebagaimana tercantum dalam kontrak kerja yang ditandatangani oleh pemilik bangunan dan kontraktor. Apabila Anda memutuskan memakai jasa kontraktor, sebaiknya Anda yakin bahwa kontrak yang diajukan oleh kontraktor sudah Anda baca dan pahami isinya, tanyakan kepada sang kontraktor serta dari sumber-sumber lainnya bila ada yang kurang Anda pahami.

________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2008 astudio Indonesia. All rights reserved.

Prinsip dasar menata ruang interior yang sempit

Kadangkala kita agak bingung dalam menentukan bagaimana mendesain interior sebuah ruangan, apakah itu ruang tamu, ruang tidur, atau ruang makan. Dalam artikel ini dibahas prinsip sebuah rancangan interior. Prinsip dasar desain interior yang baik, pertama adalah mendapatkan perencanaan yang sesuai untuk besar sebuah ruangan. Hal ini berarti kita harus melihat besar ruangan itu, akan sangat baik bila kita berada didalamnya dan merasakan sendiri ruangan itu seperti apa, letak jendelanya dimana, dan sebagainya.

(Picture by Tammy Manet)

Desain interior bisa berarti warna, pencahayaan, barang-barang yang bisa dan sesuai untuk dimasukkan dalam ruang tersebut, dengan cara merencanakannya terlebih dulu  agar mencapai hasil terbaik.

Bagaimana cara memaksimalkan ruang.
Masalah yang umum dihadapi banyak orang dewasa ini adalah kurangnya lahan, artinya ruang-ruang dalam rumah kebanyakan terasa sempit karena makin sedikitnya lahan. Kadang-kadang, sangat penting untuk lebih memperhatikan bagaimana ‘kesan’ ketika berada dalam ruangan tersebut, daripada bingung dengan kecilnya ruangan. Artinya daripada disibukkan dengan memikirkan besaran (kecilnya) ruangan, lebih baik menata bagaimana agar ruangan tersebut tampil dengan sebaik mungkin.

Sebagai contoh; ruang dapur bisa dipakai pula untuk ruang makan dan ruang keluarga. Gunakan perabot yang multifungsi sehingga kita bisa memperoleh ruang ekstra karena perabot itu sudah menghemat berbagai keperluan.

Seringkali kita mendapati pada umumnya di tiap rumah selalu ada bagian ruang yang tidak digunakan, apakah itu di koridor, area bawah tangga, dinding yang kosong, atau pojokan ruangan. Dalam hal ini, kita bisa menggunakan imajinasi untuk membebaskan ekspresi dan membuat ruang rumah lebih hidup.

Apabila memang dapur dan ruang terbuka taman dibelakang rumah sangat sempit, kita tetap bisa memanfaatkan ruang yang ada dengan benar-benar efektif, seperti contoh diatas, taman yang tersisa sangat sempit bisa dibuatkan dek kayu dengan pemandangan latar belakang taman vertikal. 

Contoh diatas merupakan dapur yang sangat estetis, dengan kelengkapan minimal untuk mencuci piring dan memasak, kita tetap bisa mendapatkan dapur yang stylish dan trendy. Ingat, untuk dapur semacam ini yang perlu dilakukan adalah: tetap menjaga kebersihan dan organisasi barang-barang yang manis. 

Contoh diatas merupakan pemanfaatan ruang yang cerdik. Dibawah menjadi kabinet penyimpan, sementara diatas menjadi area tempat tidur. 

Desain apartemen studio yang teratur dan apik, benda-benda dan furniture yang terorganisasi dengan baik, merupakan kunci desain interior rumah atau apartemen mungil yang berhasil. 

________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2008 astudio Indonesia. All rights reserved.