Monthly Archives: Juni 2009

Menata kamar anak

astudioarchitect.com Anak-anak, membutuhkan ruang tersendiri untuk kreativitas dan daya imajinasi mereka. Tumbuh kembang anak sangat dipengaruhi oleh lingkungan, terutama tempat dimana mereka tinggal. Selain bimbingan yang kita berikan sebagai orang tua, suasana ruang tempat mereka hidup dapat mempengaruhi kesehatan mental anak.

Children, need special space for creativity and their imagination. Development of children is strongly influenced by the environment, especially a place where they live. In addition to the role that we give as parents, the atmosphere of the space where they live can affect the mental health of children.

Kamar tidur anak laki-laki dan perempuan berbeda tema
Kamar tidur anak dapat didesain dengan tema-tema yang disukai oleh anak, seperti tema olah raga untuk anak laki-laki. Tema tokoh kartun juga dapat dijadikan menjadi aksen yang lucu dan menarik. Demikian pula hoby dan kegemaran anak dapat dijadikan tema untuk kamarnya.
Nursery
Untuk kamar anak perempuan, kita bisa menggunakan tema Barbie room yang serba pink atau tema corak binatang, warna-warna yang lebih pastel. Motif yang digunakan untuk kamar anak perempuan biasanya yang lebih feminim, seperti motif bunga, atau tokoh dongeng.
Benda-benda dan furniture dalam kamar anak
Biasanya, masalah utama kamar anak adalah mainan yang sering berserakan bila tidak ada rak atau lemari penyimpan yang baik. Kita bisa menata berbagai benda atau buku di sebuah lemari penyimpan atau rak terbuka yang dapat menampung banyak benda dengan mudah. Peralatan komputer dapat ditempatkan di dalam kamar anak untuk kegiatan belajarnya. Alat musik juga dapat ditempatkan di dalamnya sebagai sarana rekreasi dan mengembangkan bakat si anak. Umumnya mereka menyukai benda indah, lucu, dan menarik warnanya.

Contoh ruang anak yang didesain astudio. Lay out denah yang baik dapat membantu anak mendapatkan ruang lebih untuk bermain dan belajar.
Disini, kita melihat ruang tidur yang praktis untuk menyimpan barang-barang anak agar tidak berserakan. Sebuah tempat tidur kecil dengan lemari dibawahnya dapat berfungsi sebagai penyimpan pakaian. Rak yang besar dapat menyimpan mainan yang cukup banyak.

Bedroom for boys and girls are different 

Child’s bedroom can be designed with themes favored by children, such as sports themes for boys. Theme of a cartoon character can also be made into a funny accent and interesting one. Similarly, a child’s favorite hobby can be used as the theme for his room.

For the girls room, we can use the Barbie theme room that is all shades of pink or animal theme, the colors are more pastel. Patterns that is used for a girl’s room is usually a more feminine, such as floral designs, or a fairy tale figures.

The objects and furniture in a child’s room

Usually, the main problem is the child’s room is often littered with toys when no shelves or storage cabinets provided. We can arrange a variety of objects or books in a storage cabinet or open shelves that can accommodate a lot of things with ease. Computer equipments can be placed in the child’s room for learning activities. Musical instruments can also be placed in it as a means of recreation and develop the child’s talent. Generally they like beautiful things, funny, and attractive color.

Jangan menaruh benda-benda berbahaya di tempat anak seperti mainan yang membahayakan, atau  mengandung bahan yang berbahaya. Berikan jendela dan bukaan hawa sirkulasi udara dalam ruangan menjadi lebih baik. Beri tempat belajar dan bermain di dalam kamar tidurnya serta peralatan yang mendukung hobinya.
Lampu yang cukup terang, lemari buku dan meja belajar biasanya ada dalam setiap kamar anak. Pencahayaan alami juga sebaiknya dipikirkan dengan baik. Pemberian tirai pada jendela dapat mengatur pencahayaan yang masuk ke dalam ruangan agar tidak menyilaukan.
Furnitur berupa rak atau lemari, baik terbuka atau tertutup sebaiknya dapat menampung semua barang agar tidak berserakan. Setiap kali habis bermain, alangkah baiknya jika anak bisa diminta mengembalikannya dalam rak-rak tersebut. Ini dapat memberi latihan disiplin dan kerapian dalam mengatur barang-barangnya sendiri.

Do not put dangerous items in place such as dangerous toys, or contain hazardous materials. Give windows and better air ventilation openings in the room. Give a place to learn and play in the bedroom as well as equipment that supports the hobby.

The lamp must be bright enough, bookcases and desks are usually present in any child’s room. Natural lighting should also be well thought out. Curtains for the windows can set the lighting that comes into the room so as not to dazzle.

Furniture like shelf or cabinet, either open or closed should be able to accommodate all the stuff to be not scattered. Every time after playing, it would be nice if children could be asked to return their toys in the shelves. This can provide training in discipline and neatness management of their own belongings
________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2008 astudio Indonesia. All rights reserved.

Menata kamar anak

astudioarchitect.com Anak-anak, membutuhkan ruang tersendiri untuk kreativitas dan daya imajinasi mereka. Tumbuh kembang anak sangat dipengaruhi oleh lingkungan, terutama tempat dimana mereka tinggal. Selain bimbingan yang kita berikan sebagai orang tua, suasana ruang tempat mereka hidup dapat mempengaruhi kesehatan mental anak.

Children, need special space for creativity and their imagination. Development of children is strongly influenced by the environment, especially a place where they live. In addition to the role that we give as parents, the atmosphere of the space where they live can affect the mental health of children.

Kamar tidur anak laki-laki dan perempuan berbeda tema
Kamar tidur anak dapat didesain dengan tema-tema yang disukai oleh anak, seperti tema olah raga untuk anak laki-laki. Tema tokoh kartun juga dapat dijadikan menjadi aksen yang lucu dan menarik. Demikian pula hoby dan kegemaran anak dapat dijadikan tema untuk kamarnya.
Nursery
Untuk kamar anak perempuan, kita bisa menggunakan tema Barbie room yang serba pink atau tema corak binatang, warna-warna yang lebih pastel. Motif yang digunakan untuk kamar anak perempuan biasanya yang lebih feminim, seperti motif bunga, atau tokoh dongeng.
Benda-benda dan furniture dalam kamar anak
Biasanya, masalah utama kamar anak adalah mainan yang sering berserakan bila tidak ada rak atau lemari penyimpan yang baik. Kita bisa menata berbagai benda atau buku di sebuah lemari penyimpan atau rak terbuka yang dapat menampung banyak benda dengan mudah. Peralatan komputer dapat ditempatkan di dalam kamar anak untuk kegiatan belajarnya. Alat musik juga dapat ditempatkan di dalamnya sebagai sarana rekreasi dan mengembangkan bakat si anak. Umumnya mereka menyukai benda indah, lucu, dan menarik warnanya.

Contoh ruang anak yang didesain astudio. Lay out denah yang baik dapat membantu anak mendapatkan ruang lebih untuk bermain dan belajar.
Disini, kita melihat ruang tidur yang praktis untuk menyimpan barang-barang anak agar tidak berserakan. Sebuah tempat tidur kecil dengan lemari dibawahnya dapat berfungsi sebagai penyimpan pakaian. Rak yang besar dapat menyimpan mainan yang cukup banyak.

Bedroom for boys and girls are different 

Child’s bedroom can be designed with themes favored by children, such as sports themes for boys. Theme of a cartoon character can also be made into a funny accent and interesting one. Similarly, a child’s favorite hobby can be used as the theme for his room.

For the girls room, we can use the Barbie theme room that is all shades of pink or animal theme, the colors are more pastel. Patterns that is used for a girl’s room is usually a more feminine, such as floral designs, or a fairy tale figures.

The objects and furniture in a child’s room

Usually, the main problem is the child’s room is often littered with toys when no shelves or storage cabinets provided. We can arrange a variety of objects or books in a storage cabinet or open shelves that can accommodate a lot of things with ease. Computer equipments can be placed in the child’s room for learning activities. Musical instruments can also be placed in it as a means of recreation and develop the child’s talent. Generally they like beautiful things, funny, and attractive color.

Jangan menaruh benda-benda berbahaya di tempat anak seperti mainan yang membahayakan, atau  mengandung bahan yang berbahaya. Berikan jendela dan bukaan hawa sirkulasi udara dalam ruangan menjadi lebih baik. Beri tempat belajar dan bermain di dalam kamar tidurnya serta peralatan yang mendukung hobinya.
Lampu yang cukup terang, lemari buku dan meja belajar biasanya ada dalam setiap kamar anak. Pencahayaan alami juga sebaiknya dipikirkan dengan baik. Pemberian tirai pada jendela dapat mengatur pencahayaan yang masuk ke dalam ruangan agar tidak menyilaukan.
Furnitur berupa rak atau lemari, baik terbuka atau tertutup sebaiknya dapat menampung semua barang agar tidak berserakan. Setiap kali habis bermain, alangkah baiknya jika anak bisa diminta mengembalikannya dalam rak-rak tersebut. Ini dapat memberi latihan disiplin dan kerapian dalam mengatur barang-barangnya sendiri.

Do not put dangerous items in place such as dangerous toys, or contain hazardous materials. Give windows and better air ventilation openings in the room. Give a place to learn and play in the bedroom as well as equipment that supports the hobby.

The lamp must be bright enough, bookcases and desks are usually present in any child’s room. Natural lighting should also be well thought out. Curtains for the windows can set the lighting that comes into the room so as not to dazzle.

Furniture like shelf or cabinet, either open or closed should be able to accommodate all the stuff to be not scattered. Every time after playing, it would be nice if children could be asked to return their toys in the shelves. This can provide training in discipline and neatness management of their own belongings
________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2008 astudio Indonesia. All rights reserved.

Mengenal material semen, jenis dan aplikasinya untuk rumah tinggal

astudioarchitect.com Semen termasuk bahan material yang sangat dikenal di negeri kita, karena sangat mudah didapatkan dan diaplikasikan dalam berbagai proyek skala besar maupun kecil. Proyek besar seperti pembangunan gedung bertingkat, hingga proyek rumah tinggal biasanya menggunakan material beton. Dewasa ini beton termasuk material paling mudah didapatkan dibandingkan material lain seperti kayu.

Cement materials is very well known in our country, because it is readily available and applied in a variety of projects, large and small scale. Large projects like construction of multi storey buildings, to residential projects, typically use concrete materials. Today concrete material is the most material readily available than other materials such as wood.

Penggunaan material semen sudah dimulai sejak jaman Romawi kuno, dan saat ini penyebaran penggunaannya sudah sangat luas. Pada dasarnya, terdapat beberapa jenis semen di pasaran, untuk jenis yang paling populer dan bisa digunakan untuk konstruksi rumah tinggal, adalah jenis Ordinary Portland Cement jenis 1 dan PCC (Portland Composite Cement). Di Indonesia, terdapat standar untuk mutu semen yang baik digunakan untuk pembangunan rumah tinggal.
Berdasarkan Standar Nasional Indonesia, SNI 15-7064-2004, standar mutu semen Portland (nama semen yang populer ini), semen portland komposit dapat digunakan untuk konstruksi umum seperti:
  • pekerjaan beton,
  • pasangan bata,
  • selokan,
  • jalan,
  • pagar dinding
  • pembuatan elemen bangunan khusus
  • beton pracetak,
  • beton pratekan,
  • panel beton,
  • bata beton (paving block)
  • dan sebagainya.
Standar tersebut dibuat oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN) agar mutu semen yang beredar di pasaran dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu dikemasan sak semen biasanya terdapat logo “SNI” sebagai standar mutu maupun spesifikasi semen.
Bila kita melihat dalam macam macam semen untuk bangunan, seperti Semen Portland Gresik, atau Semen Portland Tiga Roda, terdapat jenis “ORDINARY PORTLAND CEMENT TIPE I” atau jenis Portland Composite Cement (PCC), yang merupakan produk aman untuk semen rumah tinggal. Jenis-jenis lainnya adalah spesifikasi standar semen untuk proyek yang butuh semen khusus, misalnya proyek bangunan skala besar seperti jembatan, gedung bertingkat, dam, dan sebagainya, yang tentunya jenis semennya tidak sama.
Material semen merupakan bahan komposit yang biasa digabungkan dengan beton bertulang. Hal ini karena beton, yang dihasilkan dari campuran semen, agregat (pasir/kerikil), dan air akan menghasilkan beton, yang kuat untuk gaya tekan. Artinya beton adalah material untuk menahan beban yang sifatnya menekan/ tekanan. Sedangkan tulangan besi dibuat untuk menahan gaya tarik atau tarikan. Perpaduan beton dan besi tulangan ini disebut “Beton bertulang” yang kuat menahan gaya tarik dan tekan.

The use of cement materials had started since the days of ancient Rome, and now its use has spread very widely. Basically, there are several types of cement in the market, for the most popular type and can be used for residential construction, is the type of Ordinary Portland Cement type 1 and PCC (Portland Composite Cement). In Indonesia, there are standards for good quality of cement used for housing development.

Based on the Indonesian National Standard, SNI 15-7064-2004, Portland cement quality standards (the popular name of this cement), portland cement composite can be used for general construction such as:

    * Concrete work,
    * Masonry,
    * Gutter,
    * Street,
    * Fence wall
    * Making special building elements
    * Precast concrete,
    * Prestressed concrete,
    * Concrete panels,
    * Concrete brick (paving block)
    * And so on.

The standard is created by the National Standardization Agency (BSN) to the quality of cement on the market to be accounted for. Therefore there is usually cement logo “SNI” as the standard of quality and specification of cement.

We can meed many kinds of cement for buildings, such as Portland Cement Gresik, or Portland Cement “Tiga Roda”, there are types of “Portland Cement ORDINARY TYPE I” or a type of Portland Composite Cement (PCC), which is a safe product for the cement for housing projects. Other types of cement is a standard specification for projects that need special cement, such as large-scale building projects such as bridges, high rise buildings, dams, and so on, which certainly is not the same type of cement.

Cement material is a common composite materials combined with reinforced concrete. This is because concrete, which is produced from a mixture of cement, aggregate (sand / gravel), and water will produce concrete, which is strong for the pressure force. Concrete is the material means to support the weight pressure. While iron bone made to withstand tensile or pulling force. The combination of concrete and steel bone called “reinforced concrete” which can strongly hold tension and compression forces.

TABEL CAMPURAN ADUKAN DAN PLESTERAN
Pekerjaan                                         perbandingan bahan (takaran)
                                                           semen       Kapur    Pasir


Psangan batu kali                                1                  –            7-8

Pasangan batu bata                            1                 1            7-8
– dinding kamar mandi                        1                  –               3
dinding selain kamar mandi             1                  –            7-8
– dinding selain kamar mandi             1                 1            7-8

pasangan batako                                1                  –               5

plesteran     
– dinding kamar mandi                        1                  –              3
– dinding selain kamar mandi             1                  –            7-8
– dinding selain kamar mandi             1                 1            7-8

TABEL CAMPURAN BETON BERTULANG

mutu beton                                              bahan / m³ beton
K          f’c       Air (Liter)     OPC (Kg)     Pasir (Kg)     Kerikil (Kg)

175      145         190              297               745               1143
225       185        190              325               716               1144
300      250         190              371               680               1134
350      290         190              402               642               1141
450      375         190              463               603               1119
500      415         190              487               577               1121

sumber tabel: Informasi Produk Semen Gresik
sumber gambar: http://www.bloomberg.com

________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2008 astudio Indonesia. All rights reserved.

Mengenal material semen, jenis dan aplikasinya untuk rumah tinggal

astudioarchitect.com Semen termasuk bahan material yang sangat dikenal di negeri kita, karena sangat mudah didapatkan dan diaplikasikan dalam berbagai proyek skala besar maupun kecil. Proyek besar seperti pembangunan gedung bertingkat, hingga proyek rumah tinggal biasanya menggunakan material beton. Dewasa ini beton termasuk material paling mudah didapatkan dibandingkan material lain seperti kayu.

Cement materials is very well known in our country, because it is readily available and applied in a variety of projects, large and small scale. Large projects like construction of multi storey buildings, to residential projects, typically use concrete materials. Today concrete material is the most material readily available than other materials such as wood.

Penggunaan material semen sudah dimulai sejak jaman Romawi kuno, dan saat ini penyebaran penggunaannya sudah sangat luas. Pada dasarnya, terdapat beberapa jenis semen di pasaran, untuk jenis yang paling populer dan bisa digunakan untuk konstruksi rumah tinggal, adalah jenis Ordinary Portland Cement jenis 1 dan PCC (Portland Composite Cement). Di Indonesia, terdapat standar untuk mutu semen yang baik digunakan untuk pembangunan rumah tinggal.
Berdasarkan Standar Nasional Indonesia, SNI 15-7064-2004, standar mutu semen Portland (nama semen yang populer ini), semen portland komposit dapat digunakan untuk konstruksi umum seperti:
  • pekerjaan beton,
  • pasangan bata,
  • selokan,
  • jalan,
  • pagar dinding
  • pembuatan elemen bangunan khusus
  • beton pracetak,
  • beton pratekan,
  • panel beton,
  • bata beton (paving block)
  • dan sebagainya.
Standar tersebut dibuat oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN) agar mutu semen yang beredar di pasaran dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu dikemasan sak semen biasanya terdapat logo “SNI” sebagai standar mutu maupun spesifikasi semen.
Bila kita melihat dalam macam macam semen untuk bangunan, seperti Semen Portland Gresik, atau Semen Portland Tiga Roda, terdapat jenis “ORDINARY PORTLAND CEMENT TIPE I” atau jenis Portland Composite Cement (PCC), yang merupakan produk aman untuk semen rumah tinggal. Jenis-jenis lainnya adalah spesifikasi standar semen untuk proyek yang butuh semen khusus, misalnya proyek bangunan skala besar seperti jembatan, gedung bertingkat, dam, dan sebagainya, yang tentunya jenis semennya tidak sama.
Material semen merupakan bahan komposit yang biasa digabungkan dengan beton bertulang. Hal ini karena beton, yang dihasilkan dari campuran semen, agregat (pasir/kerikil), dan air akan menghasilkan beton, yang kuat untuk gaya tekan. Artinya beton adalah material untuk menahan beban yang sifatnya menekan/ tekanan. Sedangkan tulangan besi dibuat untuk menahan gaya tarik atau tarikan. Perpaduan beton dan besi tulangan ini disebut “Beton bertulang” yang kuat menahan gaya tarik dan tekan.

The use of cement materials had started since the days of ancient Rome, and now its use has spread very widely. Basically, there are several types of cement in the market, for the most popular type and can be used for residential construction, is the type of Ordinary Portland Cement type 1 and PCC (Portland Composite Cement). In Indonesia, there are standards for good quality of cement used for housing development.

Based on the Indonesian National Standard, SNI 15-7064-2004, Portland cement quality standards (the popular name of this cement), portland cement composite can be used for general construction such as:

    * Concrete work,
    * Masonry,
    * Gutter,
    * Street,
    * Fence wall
    * Making special building elements
    * Precast concrete,
    * Prestressed concrete,
    * Concrete panels,
    * Concrete brick (paving block)
    * And so on.

The standard is created by the National Standardization Agency (BSN) to the quality of cement on the market to be accounted for. Therefore there is usually cement logo “SNI” as the standard of quality and specification of cement.

We can meed many kinds of cement for buildings, such as Portland Cement Gresik, or Portland Cement “Tiga Roda”, there are types of “Portland Cement ORDINARY TYPE I” or a type of Portland Composite Cement (PCC), which is a safe product for the cement for housing projects. Other types of cement is a standard specification for projects that need special cement, such as large-scale building projects such as bridges, high rise buildings, dams, and so on, which certainly is not the same type of cement.

Cement material is a common composite materials combined with reinforced concrete. This is because concrete, which is produced from a mixture of cement, aggregate (sand / gravel), and water will produce concrete, which is strong for the pressure force. Concrete is the material means to support the weight pressure. While iron bone made to withstand tensile or pulling force. The combination of concrete and steel bone called “reinforced concrete” which can strongly hold tension and compression forces.

TABEL CAMPURAN ADUKAN DAN PLESTERAN
Pekerjaan                                         perbandingan bahan (takaran)
                                                           semen       Kapur    Pasir


Psangan batu kali                                1                  –            7-8

Pasangan batu bata                            1                 1            7-8
– dinding kamar mandi                        1                  –               3
dinding selain kamar mandi             1                  –            7-8
– dinding selain kamar mandi             1                 1            7-8

pasangan batako                                1                  –               5

plesteran     
– dinding kamar mandi                        1                  –              3
– dinding selain kamar mandi             1                  –            7-8
– dinding selain kamar mandi             1                 1            7-8

TABEL CAMPURAN BETON BERTULANG

mutu beton                                              bahan / m³ beton
K          f’c       Air (Liter)     OPC (Kg)     Pasir (Kg)     Kerikil (Kg)

175      145         190              297               745               1143
225       185        190              325               716               1144
300      250         190              371               680               1134
350      290         190              402               642               1141
450      375         190              463               603               1119
500      415         190              487               577               1121

sumber tabel: Informasi Produk Semen Gresik
sumber gambar: http://www.bloomberg.com

________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2008 astudio Indonesia. All rights reserved.

Lemari Build in: Salah satu solusi ruangan yang praktis dan pas

astudioarchitect.com Tips interior Salah satu solusi untuk memaksimalkan ruang dalam rumah yang simple dan modern adalah dengan menggunakan furniture yang tepat guna. Menyambung artikel sebelumnya tentang furniture multi fungsi, dalam artikel ini dibahas lebih jauh tentang furniture lemari build in.

One solution to maximize space in a simple house and cozy one is to use appropriate furniture. Connecting the previous article about the multi-functional furniture, this article discussed more about the build in cabinet furniture.

Sebuah lemari pajangan build in; lebih sesuai karena ukurannya pas.
Foto oleh Probo Hindarto. Arsitek: Yudianto
Rumah yang kecil membutuhkan furnitur yang simpel seperti lemari built in, yaitu lemari yang dibuat dengan pas seukuran dinding atau coakan (dinding yang masuk) dinding. Misalkan untuk dinding ruangan berukuran 3x3m maka kita dapat memasang lemari build in seukuran dengan luas dinding tersebut. Lemari seperti ini sangat sesuai dengan ruangan apapun, karena dibuat khusus untuk ruangan. Di toko-toko, ada pula lemari build in yang memang sengaja dibuat untuk ukuran ruang tertentu, namun biasanya tidak pas benar.
Dimana meletakkan lemari build in?
Lemari build in dapat dibuat di:
  • ruang tidur, sebagai lemari penyimpan baju dan benda-benda lainnya
  • dapur, sebagai penyimpan peralatan memasak,
  • ruang tamu, sebagai penyimpan buku-buku
  • kamar mandi, sebagai penyimpan peralatan mandi
  • ruang keluarga, sebagai penyimpan mainan anak-anak, buku dan lain-lain.
  • garasi, sebagai penyimpan perkakas atau peralatan untuk mobil
Lemari bisa terdiri dari rak terbuka atau tertutup, dengan sekat-sekat papan yang memisahkan jenis benda yang kita simpan. Hal seperti ini sangat dianjurkan untuk ruangan tertentu seperti ruang keluarga, agar barang tidak berserakan di ruangan. Barang yang sering digunakan dapat diletakkan di rak yang terbuka, sedangkan barang yang jarang digunakan dapat diletakkan di rak tertutup. Alat-alat atau obat-obatan berbahaya dapat dipisahkan dari jangkauan anak kecil. 
Sebuah contoh ruangan dan lemari build in yang dirancang astudio. Ruangan menjadi makin efektif.

Small house needed furniture that can be as simple as a built in cabinet, the cabinets are made with the right size or hole walls (walls that go) wall. For a wall-sized 3x3m room, we can set build in cupboard with an area the size of the wall. This cupboard is in accordance with any room, because it was made specially for the room. At the shops, there are build in cupboards that are deliberately created for a particular room size, but usually do not fit properly.

Where to put the build in cupboards?

Build in cabinets or cupboards can be made at:

    * The bedroom, as a clothes closet and other things
    * The kitchen, as a store of cooking equipment,
    * Living room, as a store of books
    * Bathroom, as a store toiletries
    * Family room, as a store of toys, books and others.
    * Garage, as a store of tools or equipment for cars

Cupboard shelf can consist of open or closed, with the insulation boards that separate types of things that we keep. It is highly recommended for certain rooms such as living room, so that goods are not strewn across the room. Frequently used items can be placed on open shelves, while rarely used items can be placed on closed shelves. Equipment or dangerous drugs may be separated from the reach of small children.

Membuat Lemari Build in
Untuk membuat lemari build in kita dapat menyesuaikan bentuk dan ukuran lemari sesuai kondisi ruangan. Ukuran yang tepat saat mengukur sebelum kita memesan ke tukang, harus diperhatikan agar pesanan kita dapat dibuat oleh tukang kayu persis sesuai ukuran dan model yang kita inginkan. Kita dapat mengisi seluruh dinding dengan lemari built in, atau hanya sebagian saja.
Biasanya, akan jauh lebih baik bila lemari build in dibuat dengan rencana jauh hari saat rumah kita desain, atau direnovasi. Misalnya, kita bisa merencanakan dahulu letak dan ukuran lemari build in dalam kamar-kamar, dengan coakan atau pergeseran dinding yang sesuai untuk lemari tersebut.
Bagaimana? Menarik bukan?

Make a Build in Wardrobe cupboard

To create a build in cupboard we can adjust the shape and size of the cabinet according to the condition of the room. The right size can be measured before we ordered from the builders, should be noted that our orders can be made by a carpenter and fit exactly the model we want. We can fill the entire wall with built in cupboards, or only partially.

Normally, it would be much better if the cabinet is made with the build in cupboards an cabinets, in advance of a plan when we design houses, or renovating. For example, we can plan the location and size of build in cupboards in the rooms.

_______________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2008 astudio Indonesia. All rights reserved.

Lemari Build in: Salah satu solusi ruangan yang praktis dan pas

astudioarchitect.com Tips interior Salah satu solusi untuk memaksimalkan ruang dalam rumah yang simple dan modern adalah dengan menggunakan furniture yang tepat guna. Menyambung artikel sebelumnya tentang furniture multi fungsi, dalam artikel ini dibahas lebih jauh tentang furniture lemari build in.

One solution to maximize space in a simple house and cozy one is to use appropriate furniture. Connecting the previous article about the multi-functional furniture, this article discussed more about the build in cabinet furniture.

Sebuah lemari pajangan build in; lebih sesuai karena ukurannya pas.
Foto oleh Probo Hindarto. Arsitek: Yudianto
Rumah yang kecil membutuhkan furnitur yang simpel seperti lemari built in, yaitu lemari yang dibuat dengan pas seukuran dinding atau coakan (dinding yang masuk) dinding. Misalkan untuk dinding ruangan berukuran 3x3m maka kita dapat memasang lemari build in seukuran dengan luas dinding tersebut. Lemari seperti ini sangat sesuai dengan ruangan apapun, karena dibuat khusus untuk ruangan. Di toko-toko, ada pula lemari build in yang memang sengaja dibuat untuk ukuran ruang tertentu, namun biasanya tidak pas benar.
Dimana meletakkan lemari build in?
Lemari build in dapat dibuat di:
  • ruang tidur, sebagai lemari penyimpan baju dan benda-benda lainnya
  • dapur, sebagai penyimpan peralatan memasak,
  • ruang tamu, sebagai penyimpan buku-buku
  • kamar mandi, sebagai penyimpan peralatan mandi
  • ruang keluarga, sebagai penyimpan mainan anak-anak, buku dan lain-lain.
  • garasi, sebagai penyimpan perkakas atau peralatan untuk mobil
Lemari bisa terdiri dari rak terbuka atau tertutup, dengan sekat-sekat papan yang memisahkan jenis benda yang kita simpan. Hal seperti ini sangat dianjurkan untuk ruangan tertentu seperti ruang keluarga, agar barang tidak berserakan di ruangan. Barang yang sering digunakan dapat diletakkan di rak yang terbuka, sedangkan barang yang jarang digunakan dapat diletakkan di rak tertutup. Alat-alat atau obat-obatan berbahaya dapat dipisahkan dari jangkauan anak kecil. 
Sebuah contoh ruangan dan lemari build in yang dirancang astudio. Ruangan menjadi makin efektif.

Small house needed furniture that can be as simple as a built in cabinet, the cabinets are made with the right size or hole walls (walls that go) wall. For a wall-sized 3x3m room, we can set build in cupboard with an area the size of the wall. This cupboard is in accordance with any room, because it was made specially for the room. At the shops, there are build in cupboards that are deliberately created for a particular room size, but usually do not fit properly.

Where to put the build in cupboards?

Build in cabinets or cupboards can be made at:

    * The bedroom, as a clothes closet and other things
    * The kitchen, as a store of cooking equipment,
    * Living room, as a store of books
    * Bathroom, as a store toiletries
    * Family room, as a store of toys, books and others.
    * Garage, as a store of tools or equipment for cars

Cupboard shelf can consist of open or closed, with the insulation boards that separate types of things that we keep. It is highly recommended for certain rooms such as living room, so that goods are not strewn across the room. Frequently used items can be placed on open shelves, while rarely used items can be placed on closed shelves. Equipment or dangerous drugs may be separated from the reach of small children.

Membuat Lemari Build in
Untuk membuat lemari build in kita dapat menyesuaikan bentuk dan ukuran lemari sesuai kondisi ruangan. Ukuran yang tepat saat mengukur sebelum kita memesan ke tukang, harus diperhatikan agar pesanan kita dapat dibuat oleh tukang kayu persis sesuai ukuran dan model yang kita inginkan. Kita dapat mengisi seluruh dinding dengan lemari built in, atau hanya sebagian saja.
Biasanya, akan jauh lebih baik bila lemari build in dibuat dengan rencana jauh hari saat rumah kita desain, atau direnovasi. Misalnya, kita bisa merencanakan dahulu letak dan ukuran lemari build in dalam kamar-kamar, dengan coakan atau pergeseran dinding yang sesuai untuk lemari tersebut.
Bagaimana? Menarik bukan?

Make a Build in Wardrobe cupboard

To create a build in cupboard we can adjust the shape and size of the cabinet according to the condition of the room. The right size can be measured before we ordered from the builders, should be noted that our orders can be made by a carpenter and fit exactly the model we want. We can fill the entire wall with built in cupboards, or only partially.

Normally, it would be much better if the cabinet is made with the build in cupboards an cabinets, in advance of a plan when we design houses, or renovating. For example, we can plan the location and size of build in cupboards in the rooms.

_______________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2008 astudio Indonesia. All rights reserved.

Furniture multifungsi: Menghemat ruang dengan dua atau lebih fungsi furniture

Inspirasi Desain Dewasa ini, rumah-rumah maupun lahan banyak yang dijual dalam kavling kecil, demikian pula dengan apartemen maupun kondominium, terutama di kota besar. Seringkali, kita direpotkan dengan urusan memilih furniture yang terbaik untuk rumah kita, mungkin karena ruang yang cukup sempit dan tidak bisa menampung banyak furniture. Dalam hal ini, furniture multi fungsi adalah salah satu solusinya.


http://pagead2.googlesyndication.com/pagead/show_ads.js

Today, the houses and land lots are sold in small lots, as well as apartments and condominiums, especially in big cities. Often, we are troubled with choosing the best furniture for our house, perhaps because of the fairly narrow space and can not accommodate a lot of furniture. In this case, multi-functional furniture is one solution.

Bila kita berjalan-jalan ke toko furniture, pasti sudah banyak sekali ragam furniture yang unik dan menarik, tak mau kalah, furniture multi fungsi pun makin banyak ragamnya. Karena didesain untuk ruang-ruang yang kecil, biasanya furniture seperti ini juga terlihat kompak, simple dan tidak memakan tempat.
Contoh furniture multi fungsi adalah nakas atau bagian bawah tempat tidur yang juga berfungsi sebagai coffe table. Nakas atau tempat tidur seperti ini memiliki laci-laci penyimpan, dan diatasnya dapat dipakai fungsi lain, yaitu sebagai meja dan sebagai tempat tidur.
Contoh lain seperti meja kerja yang dapat ‘disimpan’ dalam sebuah lemari kecil. Kelengkapan seperti meja dapat ditarik keluar seperti contoh dibawah ini adalah produk dari West Elm.


http://pagead2.googlesyndication.com/pagead/show_ads.js

When we walk into the furniture stores, we would have a lot of unique furniture range in our sight and very interesting ones, not to be outdone, multi-functional furnitures are in more varieties. Because designed for small space, this kind of furnitures usually looks like compact, simple and does not take much space.

Examples of multi-functional furniture is a nightstand or part under bed that also serves as a coffee table. Bedside table or a bed like this has storage drawers, and above it can be used another function, namely as a table and a bed.

Another example of such furniture is a desk which can be ‘saved’ in a small cupboard. Fittings such as a table can be pulled out.

Sesuaikan jenis furniture dengan tujuan, kebutuhan atau kegiatan yang sering anda lakukan sehari-hari. Banyak ragam perabot atau perkakas yang dapat  menghemat tempat di dalam ruangan, dengan konsep multi fungsi. Elemen desain furniture yang simpel, praktis dan berukuran kecil menjadi faktor penting dalam memilih suatu perabot jenis ini, bila anda menghendaki rumah kecil kita tidak penuh sesak dengan barang-barang yang tidak berguna.
Untuk desain interior, pilih warna furniture yang netral dan terang atau yang sama dengan warna dinding agar ruangan tetap terlihat lapang. Gunakan cermin besar untuk penutup dinding ruangan dan menambah kesan luas ruangan.

Customize your furniture with a purpose, need or activity that you often do every day. Many kinds of furniture or tools may save space inside rooms, with multi-functional concept. The furniture design elements are simple, practical and small sizes which is an important factor in choosing this type of furniture, if you want a small house not to be crowded with goods that are not useful.

For interior design, choose a neutral and light colored furniture and or the same color as the walls, to gain a spacious room. Use a large mirror to cover the walls of the room and add a more spacious impression of the room.
________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2008 astudio Indonesia. All rights reserved.