Monthly Archives: Agustus 2015

Lihat bagaimana arsitek Jepang mendesain rumah selebar 1,8m!

astudioarchitect.com Belakangan ini rumah rumah sempit sangat populer di Jepang karena lahan yang semakin sedikit sehingga memaksa orang untuk menggunakan lahan yang sempit sebagai rumah tinggal.  inilah yang dilakukan oleh arsitek YUUA Architects & Associates yang mendesain sebuah rumah dengan lebar 1,8 meter. Rumah seperti ini terkadang hanya memungkinkan penghuni nya untuk merasakan ruang yang memanjang karena lebarnya yang sempit. Bagaimanapun juga arsiteknya bisa mendesain rumah dengan 4 lantai dan dengan cara yang sangat hati-hati mereka mendesain interiornya sehingga optimal.

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Selain menggunakan dinding arsitek menggunakan perbedaan lantai atau split level untuk membuat perbedaan antar ruang. Hal ini yang menjadikan rumah ini tetap memiliki akses cahaya alami yang berlimpah dari satu sisi jendela yang berada di depan. Dengan cara memiliki jendela yang tinggi diharapkan dapat memasukkan cahaya hingga ke bagian belakang bangunan yang memberikan kesan seolah olah rumah ini lebih luas daripada sesungguhnya.

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Unsur cahaya memang diketahui sebagai unsur psikologis yang dapat menjadikan rumah terasa lebih lebar dari sesungguhnya. Meskipun demikian yang unik dari interior rumah ini adalah menggunakan banyak warna hitam untuk dindingnya karena arsitek berpendapat bahwa warna hitam dapat memberikan kesan kedalaman untuk sebuah ruangan. Hal ini sudah pasti berbeda dengan pendapat Kebanyakan orang yang mengatakan bahwa dinding berwarna putih dapat menjadikan ruangan terasa lebih luas secara psikologis.

Denah rumah

Potongan memanjang rumah. 

 Desain tampak depan.

Penggunaan split level dan meniadakan penggunaan dinding. 

Cahaya dari jendela selebar lahan yang vertikal dapat menerangi sebagian besar interior rumah. 

Sink, meja makan dan diakhiri dengan tangga menuju ke atas. Unik bukan?

Bagian ujung meja makan yang memiliki akses tangga. 

Area dinding yang dicat hitam untuk memberikan kesan ‘kedalaman’, sekaligus menjadi tempat untuk rak-rak dinding; sesuatu yang sangat mewah. 

kamar mandi dengan bathtub. 

___
by

Arsitek Probo Hindarto
081 252 447 53
© Copyright 2015 astudio Indonesia.
All rights reserved.

Tags generated:
Desain rumah, desain rumah minimalis, desain rumah dijual, beli desain rumah, arsitek, arsitek Indonesia, Arsitek Muda Indonesia, Arsitek Jakarta, Arsitek Bandung, Arsitek Bogor, Arsitek Malang, Arsitek Surabaya, Arsitek Bali, rumah dinding bambu, lanskap mengunakan kayu pallet, pondasi rumah, arsitektur modern indonesia, bangunan baja, bentuk rumah di lahan 6×12 m, buat motorhome indonesia, cara membuat kitchen set sendiri berbahan papan kayu, denah rumah 9×8, lampu halogen putih, arsitek, rumah minimalis, lounge room living room, furniture cafe, retail shop, hospital, restaurant, apartemen, hotel, room office, studio, insulation, stand pameran, kontraktor interior design, rumah rumah minimalis, jasa desain interior : bedroom kitchen set, desain rumah, denah rumah, rumah denah, desain denah rumah, denah desain rumah, gambar rumah, design rumah, rumah model, model rumah, design gambar rumah, gambar design rumah, desain rumah minimalis, denah rumah minimalis, arsitektur rumah, rumah arsitektur, foto design rumah, interior design, green architecture, arsitektur nusantara, arsitektur modern, arsitektur hijau, budi pradono, rumah kindah, r house, indonesia, andra matin, arsitektur, design, desain, house, architecture, jakarta, wishnutama, menarik, unik, tips, revolusi media, dsign, furniture, handcraft, netmediatama, netmedia, net media, net tv, net, trip, eskursi, mini, indonesian, gunadarma, universitas, interior, architect, rumah, home, yu sing, paulus mintarga, popo danes, ary indra, mamo, budi faisal, ridwan kamil, eko prawoto, galih widjil pangarsa, desain, rumah minimalis, rumah, arsitektur, indonesia, interior, rumah 2015, ide, dekorasi rumah, ide rumah, rumah minimalis modern, mendesain rumah, desain interior, desain interior rumah mungil, desain interior rumah idaman, desain interior rumah minimalis modern, desain interior rumah minimalis 2 lantai, desain interior rumah minimalis type 36, desain interior rumah sederhana, desain interior rumah, desain interior rumah minimalis, desain rumah kecil, minimalis, home design, ide desain, disain rumah minimalis, desain minimalis, rumah modern, rumah mewah, rumah sederhana, properti, real estate, ide minimalis, desain rumah, astudio, etnik, tropis, klasik, furniture, handcraft, rumah minimalis, desain rumah minimalis, interior rumah minimalis, denah rumah minimalis, gambar rumah minimalis, rumah idaman, design rumah minimalis, model rumah minimalis, desain rumah, wajar, seperti, modern, minimalis, konsep, dengan, mungkin, senyaman, rumahnya, menghadirkan, lidya, yeyen, artis, jika, apa, maka, beraktivitas, seharian, setelah, lelah, dan, penat, melepaskan, untuk, persinggahan, tempat, merupakan, rumah, desain ruang tamu, desain kamar mandi, desain teras rumah

Ide rak buku yang jarang dan amazing

astudioarchitect.com Menggabungkan tangga dan rak buku adalah hal yang memungkinkan. Inilah yang dibuktikan arsitek Tammir Addadi, yang mendesain tangga menuju kamar tidur di sebuah loft di London. Desain ini menggabungkan rak buku dan tangga dengan budget yang minimal.

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Addadi mengatakan bahwa desain ini untuk menjadikan rak dan tangga dalam satu elemen yang menyatu.

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Bagian diantara rak buku atas dan bawahnya ditopang oleh besi yang dicat. Ini akan memberikan kesan saat tanpa buku, cahaya masih dengan baik mengalir diantaranya. 

Rak buku teramat besar ini dapat memuat perpustakaan keluarga. 

Versi kayu solid juga bisa digunakan.

via
___
by

Arsitek Probo Hindarto
081 252 447 53
© Copyright 2015 astudio Indonesia.
All rights reserved.

7 Arsitek Indonesia

astudioarchitect.com Secara umum buku ini memuat karya dari tujuh arsitek yang dianggap mewakili suatu generasi arsitek baru yang dimaksud oleh penulis, tampaknya ‘baru’ merupakan suatu pembeda untuk paradigma ber-arsitektur yang sudah ada sebelumnya, dimaksudkan oleh Peter dan Murni. Apakah yang berbeda? Jawabannya terlintas pada prakata Murni “Apa sebabnya arsitektur sebagai komponen kebudayaan material sesudah Indonesia merdeka tidak dengan sengaja dibangun atas pengertian dan pengalaman arsitektur tradisional?” Pertanyaan ini sendiri merupakan pertanyaan ‘abadi’ Heinz Frick tentang arsitektur DI Indonesia. Buku ini merupakan buku yang diperuntukkan arsitek dan kalangan akademisi. Meskipun demikian kalangan awam akan dengan mudah menikmati buku ini karena koleksi foto fotonya yang ekstensif dan estetis. Terimakasih pada Peter yang sudah mengirimkan buku ini sehingga bisa saya review.

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Buku ini dalam rangka konteks gerakan pencarian arsitektur Indonesia atau arsitektur nusantara (CMIIW), yang belakangan ini cukup santer menjadi perbincangan arsitek Indonesia. Cukup banyak gerakan gerakan yang sama seperti misalnya di Jepang dan di negara lain dimana arsitek arsitek yang pernah mengalami masa masa pencarian jati diri arsitektur yang paling sesuai untuk diterapkan di negaranya. Entah Apakah hal tersebut cukup untuk menggambarkan keinginan pencarian jati diri yang tampaknya benar benar menjadi sebuah topik yang menggelembung di era diskusi yang ekstensif dari era Arsitek Muda Indonesia.

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Jawaban pasti tentunya bila dijelaskan oleh penulisnya sendiri. Peter menyebutkan bahwa arsitektur Nusantara tidak perlu dirumuskan dengan tergesa gesa, kesempatan menakar masih terbuka untuk dibicarakan. Murni memilih untuk mengangkat pertanyaan abadi Heinz Frick, sambil berusaha menginspirasi pembacanya.

Lantas, apakah ada generasi yang ‘baru’, ataukah judul merupakan suatu keinginan berbeda dari publikasi yang lain? Karya-karya dalam buku ini bahkan sudah sering beredar didunia arsitektur Indonesia, dalam publikasi maupun media sosial. Jujur sebagian pembaca mungkin sudah pernah melihat sosok sebagian rumah-rumah itu. Membukukannya juga sudah dilakukan penulis-penulis lain dalam fragmen-fragmen pemikiran buku yang lain. Aha, yang berbeda adalah: buku ini ‘memaku dengan kuat’ kata ‘generasi arsitek baru’ itu dengan lebih kuat. Nailed it, kata orang yang berbahasa Inggris.

Kata pengantar dari Prof. Ir. Triatno Yudo Harjoko, M. Sc, Phd, tampaknya ingin membuat penalaran tertentu tentang tanda dan signum berdasarkan pandangan akan kata ‘desain’ yang dianggap lebih metafisik. Beliau mengambil sudut pandang linguistik yang selalu membuat kita senantiasa wow karena begitu dijelaskan, arsitek ‘biasa’ mungkin hanya bisa diam bingung sambil berusaha mengerti teori linguistik yang notabene rumit itu. Sedikit lega Profesor disengaja atau tidak, kemudian menuju ‘bahasa awam’. Profesor banyak menggunakan kata ‘tektonik’ yang berarti lebih dalam dari sekedar ‘bangunan’, ia adalah suatu konsep manifestasi arsitektur yang memiliki lebih banyak muatan hasil pemikiran atau seni.

Membalik satu per satu halaman di dalam buku ini seperti diajak memahami secara langsung apa yang ingin dikatakan dan latar belakang dari pembangunan sebuah rumah. Saya lebih memandang bahwa penulisan dalam buku ini lebih merupakan ‘jembatan’ daripada ‘hadiah baru yang terbungkus rapi’ untuk -seandainya ada- arsitektur Indonesia. Barangkali yang mengagetkan atau dianggap mewakili generasi ‘baru’ adalah bagaimana 7 arsitek tersebut memakai paradigma-paradigma baru hasil pemikiran kritis mereka, contohnya materialitas untuk dieksplorasi sebagai bahan dalam mendesain, dimana kuantitas pemikiran ini hadir dalam skala berbeda-beda. Generasi sebelum arsitek-arsitek dengan paradigma baru ini, bisa jadi terkaget-kaget; singgasana ‘gaya-gaya’ mereka dihanyutkan oleh ‘arus’ atau stream yang nampaknya cukup kuat, lebih mendasar dan beralasan. Meskipun demikian ‘hadiah-hadiah’ itu sudah dibuka perlahan-lahan dalam kurun satu atau lima tahun terakhir. Demikian juga pasar mungkin masih hati-hati untuk mengadopsi paradigma baru ini, kali-kali ini hanya sepenggal epoch yang akan segera tertiup angin.

Hanya ada satu yang bisa mengalahkan mainstream, dia adalah small-stream yang mirip-mirip seperti ini. Secara umum desain-desain dalam buku 7 adalah modern, ada yang sangat modern, dan ada juga yang merepresentasikan jejak tradisi. Bahkan unsur gaya baru seperti gaya industrial juga tampak laksana eklektisism yang ‘biasanya’, the casual eclecticism. Meskipun demikian, ada ‘substance-x‘ yang memang diekstrak dari kekayaan arsitektur dari masa lalu. Sebuah kearifan yang mengalun dinikmati sebagai mellifluous architecture. Buku ini, memang unik, lugas, dan tidak mendayu-dayu. Tidak ada prosa yang terlalu puitis, bahkan penulisnya menunjukkan dengan baik kemampuan deskriptif dan teknis yang mumpuni, khas bahasa insinyur.

Selasa, 18 Agustus 2015.
(to be concluded, saya coba menutupi angka 7 yang tertera di cover buku ini. Saya merasa lebih tercerahkan. Cobalah)

___

Membahas sebuah buku memerlukan pemikiran dan juga biaya untuk mendapatkan buku tersebut. Saya akan sangat berterima kasih apabila anda berkenan untuk menyumbangkan buku atau mengirim buku ke alamat studio agar dapat dibahas sebagai informasi kita bersama. Atau anda juga bisa membelikan saya segelas kopi atau makan siang dengan cara memberikan donasi. Silahkan email atau whatsapp:

Arsitek Probo Hindarto
081 252 447 53
© Copyright 2015 astudio Indonesia.
All rights reserved.

Rancang ruang cuci (laundry) fungsional untuk rumah Anda

astudioarchitect.com Dewasa ini fasilitas laundry biasanya dimiliki oleh setiap rumah, yaitu adanya mesin cuci dan tempat mencuci manual. Hal ini semakin lumrah mengingat berkilo pakaian harus dicuci setiap hari dan masyarakat yang semakin modern membutuhkan kemudahan dalam mengolah kebersihan pakaian ini, dengan cara memiliki fasilitas laundry di dalam rumah tinggal. Tampaknya untuk urusan yang satu ini sudah tidak lagi di monopoli oleh pembantu rumah tangga dan harus berada ditempat yang terpencil di pojok rumah bagian belakang. Namun saat ini urusan cuci mencuci juga bisa menjadi bagian dari faktor higienis di dalam rumah, berhubung pada saat ini terdapat berbagai macam mesin cuci dan juga cara mencuci. Tempat cuci kadangkala malah berada dibagian depan dekat dengan dapur untuk memudahkan pengelompokan area servis.

Photo by Amber Karnes on Flickr. Creative commons lisence. 

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Arsitektur dan interior desain sebaiknya dirancang dari awal untuk kebutuhan yang satu ini, terutama apabila yang punya rumah harus menangani sendiri laundry tersebut. Apa saja yang patut dipertimbangkan pada saat mendesain sebuah ruang atau fasilitas laundry di dalam rumah?

Dewasa ini fasilitas laundry (ruang cuci) rumah biasanya memerlukan sebuah ruangan tersendiri, atau kalau tidak bisa juga digabungkan dengan fungsi lain didalam rumah seperti dapur, atau taman belakang. Sudah tidak jarang lagi arsitek harus mendesain sebuah rumah dengan fasilitas laundry, misalnya ruang laundry atau ruang cuci tersendiri yang berisi mesin cuci dan tempat untuk mencuci manual. Pengalaman saya pada saat mendesain rumah dengan ruang cuci seperti ini, biasanya harus memperhatikan ukuran atau dimensi dari mesin cuci yang digunakan. Jenis mesin cuci menggunakan bukaan atas berbeda dengan mesin cuci bukaan depan. Demikian juga apabila mesin cuci yang digunakan adalah semi manual maka design yang digunakan berbeda lagi.

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Perbedaan antara menggunakan mesin cuci bukaan depan dan bukaan atas adalah bahwa mesin cuci bukaan depan bisa diletakkan lebih tinggi dari pada mesin cuci bukaan atas. Hal ini karena untuk memudahkan memasukkan pakaian yang dicuci ke dalam mesin cuci bukaan depan tersebut, sehingga mesin cuci bisa dinaikkan dari level lantai sekitar 40 cm. Adapun fasilitas lain yang digunakan adalah tempat untuk mencuci manual. Mencuci manual maksudnya adalah menggosok pakaian yang kotor yang tidak dapat ditangani oleh mesin cuci, misalnya karena pakaian terlalu kotor ditempat tertentu, sehingga harus dicuci dengan tangan. Nah, di sini kita memerlukan tempat untuk mencuci manual, yang biasanya berupa tempat cuci yang dibuat dari beton atau basin (sink) yang diangkat sehingga level tangan yang mudah untuk mencuci manual.

Proses mencuci dan fasilitas yang dibutuhkan tentunya tidak lepas dari cara mencuci dalam ruang laundry yang modern.

1 Memilih, memilah dan menyiapkan merupakan langkah pertama pada saat akan menggunakan fasilitas laundry tersebut. Untuk kebutuhan ini kita memerlukan tempat untuk memilah pakaian berupa keranjang-keranjang yang dapat diletakkan dalam rak


Rak untuk keranjang cucian bisa diletakkan diatas mesin cuci.
Photo by NaturalDesignChick on Flickr. Creative Commons Lisence.

2 Proses mencuci biasanya memerlukan mesin cuci otomatis atau semi otomatis, sebagaimana yang sudah disebutkan diatas. Apabila dibutuhkan untuk mencuci manual maka harus ada tempat untuk mencuci manual. Fasilitas ini biasanya juga memerlukan tempat untuk menyimpan sabun cuci dan pelembut pakaian.


Mesin cuci yang terintegrasi dengan baik dalam satu ruang mungil.
Photo by CountryKitty on Flickr, creative commons lisence.

Basin mencuci manual, yaitu tempat mencuci dengan tangan bila dibutuhkan. Mirip seperti kitchen sink.
Photo by Mike King on Flickr, creative Commons lisence. 

3 Mengeringkan pakaian
biasanya di negeri kita yang berlimpah sinar matahari, kita menggunakan sinar matahari tersebut untuk mengeringkan secara manual, sehingga cukup jarang orang memiliki fasilitas mesin pengering otomatis untuk mengeringkan pakaian, terkecuali untuk bangunan komersial seperti Hotel atau guest house yang memerlukan fasilitas lebih banyak untuk mengeringkan pakaian, biasanya memiliki fasilitas pengering pakaian tersebut.

4 finishing dan menyetrika
biasanya memerlukan tempat khusus untuk menyetrika berupa meja khusus menyetrika, tempat ekstra untuk meletakkan pakaian dan laundry yang sudah disetrika. Hal ini akan memerlukan keranjang keranjang serta rak.

Meja setrika yang bisa dilipat. Sangat mudah membuatnya dengan menggunakan siku lipat yang bisa dibeli di toko bangunan. 
Photo by Sitka Projects on Flickr, creative commons lisence

Dalam skala rumah tinggal dan apartemen biasanya minimalkan besar ruang cuci, sehingga bisa diletakkan di dalam satu ruangan dengan dapur atau closet kamar mandi. Meskipun demikian apabila memungkinkan sebaiknya dipisahkan dari ruang lainnya karena biasanya suara mesin cuci atau aktivitas mencuci ini bisa mengganggu aktivitas yang lain rumah. Rumah di luar negeri seperti di Jepang atau Amerika biasanya ruang laundry terletak dekat sekali dengan kamar mandi dan dapur. Hal ini lebih memudahkan jalur pemipaan dan merupakan sebuah Sentral ruang utilitas yang bisa digunakan untuk kebutuhan membersihkan yang berhubungan dengan air.

Berhubungan dengan tingkat kebersihan dimana tempat mencuci harus bisa dibersihkan dengan mudah, hal ini berarti bisa jadi menggunakan banyak unsur keramik untuk melapisi ruang cuci/laundry, dan menggunakan peralatan stainless steel atau bahan lain yang licin dan mudah dibersihkan. Demikian juga dengan pencahayaan yang dibutuhkan untuk membersihkan pakaian, harus cukup untuk memperhatikan tingkat kebersihannya.

___
by

Arsitek Probo Hindarto
081 252 447 53
© Copyright 2015 astudio Indonesia.
All rights reserved.

Membuat Jam dari Buku Bekas gaya Vintage [DIY weekend Project]

astudioarchitect.com Proyek akhir pekan ini sangat mudah untuk dibuat. Hasilnya adalah kita akan mendapatkan sebuah jam berbentuk buku yang sangat unik untuk diletakkan dimana saja, baik di kamar tidur ataupun di ruang keluarga, bahkan ruang tamu sangat cocok untuk menggunakan hasil dari proyek akhir pekan kita kali ini. Keseluruhan proyek akhir pekan ini pengerjaannya diperkirakan tidak akan lebih dari 1 jam. Anda bisa melakukannya kapan saja, Bahkan Di hari kerja. Yang di butuhkan hanyalah mesin jam dan sebuah buku tua dengan cover yang Anda gemari

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

1 Pilihlah sebuah buku yang paling Anda sukai covernya. Dalam contoh ini adalah sebuah buku merah dengan penampilan yang tua atau istilah kerennya sekarang adalah gaya retro. Anda bisa mendapatkan buku semacam ini di toko buku bekas terdekat. Yang terpenting adalah cover buku sebaiknya merupakan hard cover. Anda bisa memilih apakah itu sebuah buku novel tua atau judul lain yang sekiranya terlihat unik.

2 Milikilah mesin jam dan jarum jamnya. 
Ini adalah gambar mesin jam yang bisa anda beli di toko hobby terdekat. Anda bisa membelinya juga di toko jam atau bahkan secara online. Kelebihan apabila membeli sendiri di toko jam adalah kita bisa memilih jenis jarum yang paling disukai.

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
3 Buatlah sebuah lubang untuk mekanisme jam
Selain itu Buatlah lubang untuk mesin jam di bagian dalam tepatnya pada bagian halaman buku. Pada saat memperkirakan letak dari lubang Jangan lupa untuk mengukur agar jarum menit tidak menyentuh bagian dasar dari buku. Hal ini untuk mencegah mesin jam terhenti saat jarum jam terkena meja atau permukaan dibawah jam. Namun bila anda hendak menempelkan jam ini sebagai jam dinding, maka hal ini mungkin tidak masalah. Gunakan sebuah cutter dan penggaris untuk memotong bagian dalam buku.

4 pasanglah mesin jam dan jarum jam pada bagian depan buku
Langkah ini adalah langkah terakhir yang dibutuhkan untuk menyelesaikan jam buku ini.
Selamat menikmati!

catatan
pembuat yang asli tidak menyertakan bagaimana agar halaman halaman buku tidak terbuka saat jam ini diletakkan di atas meja atau permukaan lainnya. Menurut saya Anda bisa menggunakan tali yang bagus seperti misalnya tali kulit atau tali sepatu yang bagus untuk mengikat buku ini agar halaman-halamannya tidak terbuka saat buku ini diberdirikan.

source
___
by

Arsitek Probo Hindarto
081 252 447 53
© Copyright 2015 astudio Indonesia.
All rights reserved.

Beragam cara meminimalkan biaya operasional rumah tangga

astudioarchitect.com Biaya operasional dalam rumah tangga kadangkala menyedot cukup banyak porsi keuangan yang bisa bikin pusing, misalnya listrik maupun air yang boros. Bila didesain dan direncanakan dari awal, rumah tinggal juga bisa menjadi rumah yang tidak boros biaya operasional. Bagaimana caranya? Mari kita simak dalam artikel berikut ini.

Photo by Fitz Gerard Villafuerte on Flickr, creative commons lisence

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

1
Beralihlah ke AC hemat energi

banyak produsen yang mengeluarkan jenis AC yang hemat energi yang memerlukan watt lebih kecil daripada jenis AC biasa. Gunakan jenis AC dengan kapasitas yang sesuai untuk luas ruangan anda, jangan sampai AC tersebut memiliki kapasitas yang lebih besar daripada volume ruang yang ada sehingga bisa memboroskan listrik. Memilih AC converter akan mengurangi beban pendinginan, karena bila udara sudah cukup maka AC kan menyesuaikan kerja mesin. Demikian juga terdapat produk AC yang menyala pada saat ada orang di dalam sebuah ruangan, serta bisa juga menggunakan timer (yang menyalakan dan mematikan AC secara otomatis), sehingga hanya beroperasi pada waktu waktu tertentu saja. Terakhir adalah bersihkan penyaring pada AC tersebut sehingga mesinnya dapat bekerja lebih baik

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
2
Daripada menggunakan pemanas air listrik, pertimbangkan untuk menggunakan pemanas air tenaga surya.

Apabila menggunakan pemanas air tenaga surya maka biaya untuk memanaskan air bisa dipotong atau hanya digunakan sebagian kecil saja. Hal ini karena pemanas air memerlukan sedikit sekali energi listrik atau bahkan tidak memerlukan sama sekali saat cuaca mendukung. Produk tertentu memiliki kombinasi antara AC dan waterheater dimana water heater memanfaatkan temperatur dari kompresor AC yang panas untuk menghangatkan air

3
Menggunakan tandon air untuk menyimpan air sebagai cadangan sehingga tidak menggunakan pompa air untuk memompa air keluar dari pipa ledeng.

Hal ini Mengingat bahwa banyak rumah tangga masih menggunakan pompa air secara langsung untuk menyedot air dari pipa ledeng PDAM atau sumur sehingga memboroskan listrik. Demikian juga untuk menghemat listrik, apabila tandon sudah penuh sebaiknya ada pelampung atau kontrol otomatis yang mematikan listrik mesin penyedot air pada saat tangki tandon sudah penuh.

4
Gunakan lampu hemat energi untuk lebih menghemat listrik. Anda bisa mendapatkan informasi lebih banyak tentang lampu yang lebih hemat energi di sini

5
Gunakan kloset yang hemat air.
Lain dengan jaman dahulu dimana kloset duduk biasanya hanya memiliki satu macam tombol air, pada saat ini closet biasanya memiliki dua macam tombol yaitu tombol kecil untuk aliran air sedikit dan tombol besar untuk aliran air banyak. Yang perlu dilakukan tentunya adalah meminta anggota keluarga untuk menggunakan tombol yang kecil pada saat buang air kecil. Sekarang ini juga banyak dijual kloset yang hemat air sehingga Debit air yang masuk pada saat menggelontorkan air dapat lebih efisien.

6
gunakan kran otomatis
pada saat ini sudah dijual keran dengan sensor otomatis yang bisa mendeteksi pada saat tangan mendekati keran tersebut, maka keran akan mengeluarkan air. Pada saat ini keran otomatis dengan sensor ini sangat sesuai untuk semacam rumah makan atau restoran yang padat pengunjung.

___
by

Arsitek Probo Hindarto
081 252 447 53
© Copyright 2015 astudio Indonesia.
All rights reserved.

N1uwvH45jhHuGXQCZkba

Rumah dengan muka lebar (lahan 16 x 11 m) [desain siap pakai kode 011]

astudioarchitect.com Untuk sebuah rumah yang memanjang kita harus berpikir sesuai dengan pola yang ada pada lahan tersebut ruang ruang juga diatur menurut logika memanjang. Dalam hal ini ruang ruang di lantai 1 terbagi menjadi area penunjang yaitu musholah, kamar mandi dan kamar pembantu, serta ruang ruang yang digunakan oleh penghuni rumah yaitu kamar tidur, dapur, ruang keluarga, ruang makan dan ruang tamu. Sedangkan di lantai 2 penataan lebih sederhana yaitu adanya 1 kamar tidur utama dan 2 kamar tidur anak.

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Selamat siang pak,

Saya Rahmat, tinggal di Jakarta Selatan. Saya mempunyai lahan 16 x 11 m.
Kondisi jalan depan rumah sedikit menurun dengan perbedaan ketinggian sisi selatan lebih tinggi 0.5 m dari utara.

Rumah yang kami inginkan adalah sbb:
1. rumah 2 lantai
2. rumah menghadap arah barat
3. rumah yang asri, cukup cahaya tapi suhu tetap rendah di siang hari
4. lantai satu: ruang tamu + ruang keluarga + ruang makan + kamar tidur + kamar pembantu + mushola + dapur + carport
5. lantai dua : 1 k tidur utama (+k mandi dalam) + 2 k tidur anak + k mandi + ruang serbaguna + tempat jemur

Mohon kesediaan bapak untuk mendesain rumah dengan informasi di atas.
Atas perhatiannya, saya ucapkan terimakasih.

Salam,
Rahmat, Jakarta Selatan

Note: denah tanah terlampir

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Jawaban:
Yth Bapak Rahmat,
Lahan untuk rumah ini tergolong cukup luas dengan muka lahan yang lebih lebar dari pada sisi kedalamnya, karena itu bagian muka harus lebih diperhatikan karena faktor yang luas tersebut. Terlebih pada sisi bagian depan juga menghadap ke arah sinar matahari sore sehingga sebaiknya juga diolah agar dinding terbayangi oleh semacam alat pembayang (shading device). Alat pembayang ini bisa berupa kisi kisi seperti pada contoh desain ini. Adanya kisi kisi diharapkan bisa memberi pembayangan yang dibutuhkan untuk meredam panas matahari sehingga ruang ruang yang terkena sinar matahari akan dapat terbayangi.

Untuk sebuah rumah yang memanjang kita harus berpikir sesuai dengan pola yang ada pada lahan tersebut ruang ruang juga diatur menurut logika memanjang. Dalam hal ini ruang ruang di lantai 1 terbagi menjadi area penunjang yaitu musholah, kamar mandi dan kamar pembantu, serta ruang ruang yang digunakan oleh penghuni rumah yaitu kamar tidur, dapur, ruang keluarga, ruang makan dan ruang tamu. Sedangkan di lantai 2 penataan lebih sederhana yaitu adanya 1 kamar tidur utama dan 2 kamar tidur anak.

Lahan awal.

Secara umum tampilan untuk rumah memanjang, yang diperhatikan disainnya agar sesuai dengan pola memanjang tersebut sebenarnya memiliki potensi untuk tampil secara cukup atraktif karena lebar muka dapat diolah menjadi lebih menarik. Adapun tentang pertanyaan bapak mengenai perbedaan ketinggian antara ujung belahan kiri dan kanan setinggi setengah meter menurut saya tidak akan berpengaruh terlalu banyak pada desain rumah pada saat pembangunannya. Hal ini karena biasanya perbedaan ketinggian setengah meter dapat diatasi dengan menggunakan cut and fill (potong dan urug) dalam mengolah lahan tersebut. Juga karena rumah biasanya memang ditinggikan lebih dari setengah meter untuk mengantisipasi apabila jalan depan dinaikkan atau ada potensi banjir. simak videonya berikut ini:

Demikian semoga desain ini bisa membantu Bapak.

Salam,
Probo Hindarto

*) keterangan:
Karena denah lahan yang sedikit berbeda ukuran, maka desain ini harus disesuaikan dengan kondisi lapangan, dimana biasanya memang sebuah desain harus disesuaikan kondisi luas atau ukuran lahan yang sedikit berbeda. Hal ini adalah wajar.

——————————————————–

Desain ini muncul di Koran Sindo edisi Rabu,
desain ini dapat Anda beli.
(desain ini dihasilkan dari desain gratis via media, dan kami tidak pernah menjual desain yang dihasilkan dari konsultasi profesional)

Bila Anda memiliki lahan yang sesuai, bisa membeli desain ini, adapun dokumen yang Anda dapatkan antara lain:

Dokumen Gambar kerja


 


 

(Ilustrasi dari format yang sama, proyek lain)

berisi:
– Denah
– Tampak depan, samping
– Potongan jumlah disesuaikan dengan tingkat kesulitan
– Rencana pondasi
– Rencana atap
– Rencana pembalokan (bila ada)
– Rencana sanitasi (air bersih dan kotor)
– Rencana perletakan peralatan listrik
– Rencana perletakan kusen
– Detail kusen (hingga per kusennya digambar)
– 3Dimensi desain bangunan (tampilan depan)
– Perspektif rencana perletakan perabot
– Sudah termasuk desain interior untuk ruang tamu dan ruang keluarga

bentuk dokumen: print out A3, dokumen digital PDF.
harga desain: Rp 3,7jt

Tentunya desain perlu disesuaikan dengan situasi dan kondisi lahan Anda, dengan memiliki gambar kerja, maka pekerjaan pembangunan akan lebih terencana dan rapi hingga ke detailnya.

Cara memesan:
1 SMS atau whatsapp ke 08125244753
atau email ke astudioarchitect.com@gmail.com dengan subyek 
“beli desain rumah 011”
2 selanjutnya akan kami pandu untuk proses pembelian dan nomor rekening Mandiri/BCA.

___
by

Arsitek Probo Hindarto
081 252 447 53
© Copyright 2015 astudio Indonesia.
All rights reserved.

Tags generated:
Desain rumah, desain rumah minimalis, desain rumah dijual, beli desain rumah, arsitek, arsitek Indonesia, Arsitek Muda Indonesia, Arsitek Jakarta, Arsitek Bandung, Arsitek Bogor, Arsitek Malang, Arsitek Surabaya, Arsitek Bali, rumah dinding bambu, lanskap mengunakan kayu pallet, pondasi rumah, arsitektur modern indonesia, bangunan baja, bentuk rumah di lahan 6×12 m, buat motorhome indonesia, cara membuat kitchen set sendiri berbahan papan kayu, denah rumah 9×8, lampu halogen putih, arsitek, rumah minimalis, lounge room living room, furniture cafe, retail shop, hospital, restaurant, apartemen, hotel, room office, studio, insulation, stand pameran, kontraktor interior design, rumah rumah minimalis, jasa desain interior : bedroom kitchen set, desain rumah, denah rumah, rumah denah, desain denah rumah, denah desain rumah, gambar rumah, design rumah, rumah model, model rumah, design gambar rumah, gambar design rumah, desain rumah minimalis, denah rumah minimalis, arsitektur rumah, rumah arsitektur, foto design rumah, interior design, green architecture, arsitektur nusantara, arsitektur modern, arsitektur hijau, budi pradono, rumah kindah, r house, indonesia, andra matin, arsitektur, design, desain, house, architecture, jakarta, wishnutama, menarik, unik, tips, revolusi media, dsign, furniture, handcraft, netmediatama, netmedia, net media, net tv, net, trip, eskursi, mini, indonesian, gunadarma, universitas, interior, architect, rumah, home, yu sing, paulus mintarga, popo danes, ary indra, mamo, budi faisal, ridwan kamil, eko prawoto, galih widjil pangarsa, desain, rumah minimalis, rumah, arsitektur, indonesia, interior, rumah 2015, ide, dekorasi rumah, ide rumah, rumah minimalis modern, mendesain rumah, desain interior, desain interior rumah mungil, desain interior rumah idaman, desain interior rumah minimalis modern, desain interior rumah minimalis 2 lantai, desain interior rumah minimalis type 36, desain interior rumah sederhana, desain interior rumah, desain interior rumah minimalis, desain rumah kecil, minimalis, home design, ide desain, disain rumah minimalis, desain minimalis, rumah modern, rumah mewah, rumah sederhana, properti, real estate, ide minimalis, desain rumah, astudio, etnik, tropis, klasik, furniture, handcraft, rumah minimalis, desain rumah minimalis, interior rumah minimalis, denah rumah minimalis, gambar rumah minimalis, rumah idaman, design rumah minimalis, model rumah minimalis, desain rumah, wajar, seperti, modern, minimalis, konsep, dengan, mungkin, senyaman, rumahnya, menghadirkan, lidya, yeyen, artis, jika, apa, maka, beraktivitas, seharian, setelah, lelah, dan, penat, melepaskan, untuk, persinggahan, tempat, merupakan, rumah, desain ruang tamu, desain kamar mandi, desain teras rumah