Category Archives: pra-rancangan

Mengenal gambar gambar kerja

astudioarchitect.com Pada saat mendesain rumah, hasil akhir yang kita dapatkan adalah berupa gambar kerja, dan biasanya juga dilengkapi dengan desain 3 dimensi, maket, atau kelengkapan yang lain. Khusus untuk gambar kerja kita mengenal beberapa jenis gambar yang terdapat di dalam dokumen ini antara lain gambar tampak, potongan, detail konstruksi, rencana instalasi listrik atau perletakan peralatan listrik, rencana sanitasi, serta detail dalam bangunan seperti detail tampak dan juga detail konstruksi, seperti pondasi, kolom dan struktur hingga ke detail masing masing kusen beserta perletakan kusen tersebut.

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Dengan adanya gambar dokumen ini kita akan mendapatkan panduan yang baik dalam membangun sebuah rumah. Apabila tidak ada gambar dokumen ini maka biasanya rumah akan dibangun dengan cara sembarangan dan seadanya sehingga tidak terencana baik dari segi konstruksi maupun dari segi estetika. Dokumen gambar kerja juga dibutuhkan untuk pengurusan IMB yang diminta oleh pemerintah daerah selain itu gambar kerja juga bisa digunakan pada saat anda mengajukan kredit renovasi rumah ke bank.

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Kita bisa mendapatkan gambar kerja melalui beberapa pihak antara lain arsitek, ahli sipil atau bahkan drafter atau yang setara tukang dengan kemampuan lebih. Faktanya adalah sebenarnya setiap orang bisa membuat gambar kerja, namun yang terpenting sebenarnya adalah bukan hanya gambar kerja, namun hasil dari gambar kerja tersebut. Yang dimaksud dengan hasil gambar kerja adalah bagaimana bangunan apabila diwujudkan di dalam kenyataan. Unsur desain sangatlah penting dalam hal ini. Secara umum kita tidak bisa menyerahkan sebuah desain kepada orang yang bukan ahlinya dalam arti bukan arsitek karena arsitek adalah orang yang memang dilatih dan khusus untuk membuat gambar desain dengan estetika yang cukup tinggi. Disamping itu meskipun arsitek tersedia banyak namun tidak semua arsitek bisa memberikan apa yang anda inginkan sepenuhnya. Bahkan mungkin tidak ada arsitek yang mampu mengerti benar apa keinginan anda, tetapi sebenarnya yang memiliki banyak pengetahuan untuk menorehkan karya desain.

Kembali kepada dokumen gambar kerja, berikut ini adalah penjelasan dari masing masing gambar yang biasanya ada di dalam sebuah gambar kerja.

Gambar denah

Gambar denah menunjukkan ukuran dan juga perletakan ruang ruang yang akan dibangun dalam sebuah rumah. Gambar ini mencakup selain peletakan ruang, juga biasanya memuat dimana perletakan alat alat yang berhubungan dengan air atau sanitasi seperti letak dapur, toilet dan wastafel. Adakalanya arsitek memberikan gambar rencana kolom dimana terdapat titik titik kolom yang bisa dilihat di dalam denah. Namun ada pula arsitek yang tidak memberikan rencana perletakan kolom di dalam gambar denahnya. Hal ini karena kebijakan setiap arsitek berbeda dalam arti gambar arsitek adakalanya harus diterjemahkan oleh ahli sipil dalam peletakan kolom kolom di dalam denah. Apabila arsitek memberikan rencana peletakan kolom di dalam denah biasanya arsitek sudah mempertimbangkan tentang faktor konstruksi di dalam gambar denah tersebut.

Gambar potongan

Gambar ini merupakan irisan atau potongan sebuah bangunan yang dapat menunjukkan banyak hal seperti ketinggian lantai, ketinggian atap, maupun material bangunan yang digunakan seperti material atap. Gambar potongan biasanya mencakup ukuran antar dinding yang terlihat di dalam potongan serta ketinggian dari banyak elemen didalam potongan tersebut. Gambar potongan penting untuk kontraktor atau tukang yang mengerjakan di lapangan agar mengetahui banyak aspek dari bangunan yang dibangun seperti ketinggian plafon.

Gambar tampak

Gambar tampak menunjukkan bagaimana tampilan bangunan dalam bentuk 2 dimensi. Gambar ini biasanya memuat ukuran ukuran yang global dari ketinggian bangunan. Hal ini berguna untuk panduan kontraktor atau tukang yang akan memperkirakan ketinggian ketinggian tertentu dari beberapa elemen di dalam tampilan bangunan dalam bentuk 2 dimensi. Gambar tampak juga memuat beberapa elemen seperti letak letak jendela dan kusen serta ventilasi.

Gambar rencana pondasi

Gambar ini menunjukkan bagaimana pondasi terbentuk di bawah bangunan. Tempat biasanya memuat gambar pondasi menerus dan gambar pondasi telapak untuk konstruksi konvensional rumah tinggal biasa. Gambar ini menunjukkan hubungan antara kolom dan konstruksi pondasi di bawahnya jadi kita bisa melihat bagaimana hubungan antara kolom ini meneruskan gaya hingga ke tanah. Rencana pondasi juga biasanya dilengkapi dengan detail pondasi untuk melihat ukuran pondasi yang digunakan. Lebih lengkap lagi gambar rencana pondasi harus juga dilengkapi dengan perhitungan struktur untuk pondasi. Perhitungan struktur dilakukan oleh ahli struktur atau ahli sipil yang berpengalaman. Sedangkan arsitek kadang tidak memberikan perhitungan struktur untuk pondasi.

Gambar rencana pembalokan

Rencana pembalokan diperlukan untuk mendisain rumah 2 lantai atau lebih dimana gambar ini memuat rencana peletakan dan ukuran balok balok di lantai 2 lantai 3 dan seterusnya. Apabila bangunan hanya berlantai 1 biasanya tidak usah dilengkapi dengan rencana pembalokan tidak apa apa karena untuk konstruksi konvensional biasanya hanya diperlukan balok ring di bagian atas dinding. Gambar rencana pembalokan mencakup ketinggian dari dak beton dan juga ukuran dari masing masing balok. Ahli sipil biasanya berperan menentukan rencana pembalokan ini disamping itu kadang arsitek juga memberikan gambar ini apabila sudah berpengalaman atau didukung oleh ahli sipil.

Gambar tampak atas dan rencana atap

Gambar gambar ini merupakan gambar untuk memperlihatkan bentuk dan konstruksi atap. Tampak atas memperlihatkan gambar 2 dimensi dari atap sehingga terlihat bagian bagiannya dimana kadang kadang juga dilengkapi dengan material atap tersebut. Adapun gambar rencana atap adalah gambar yang lebih detail mencakup bagian bagian dari atap seperti rangka kuda kuda dan juga bagian penutup atapnya.

Gambar instalasi listrik atau rencana perletakan peralatan listrik

Perbedaan dari gambar instalasi listrik dan rencana perletakan peralatan listrik adalah gambar instalasi listrik biasanya dibuat oleh ahli sipil sedangkan gambar peletakan peralatan listrik dibuat oleh arsitek. Kedua gambar ini berbeda dari segi kelengkapannya dimana gambar instalasi listrik jauh lebih mendetail daripada gambar rencana perawatan peralatan listrik. Keduanya sama sama memperlihatkan perletakan berbagai peralatan listrik di dalam denah ruangan yang biasanya dilengkapi dengan ketinggian standar dan ketinggian khusus dari masing masing peralatan listrik. Untuk gambar kerja rumah konvensional biasanya tidak perlu rumit. Bangunan di atas 3 lantai yang memang harus di rencanakan oleh ahli mekanikal elektrikal.

Gambar rencana sanitasi

Gambar rencana sanitasi mencakup banyak peralatan yang berkaitan dengan sanitasi seperti letak septic tank, sumur dan sumur resapan, juga mencakup perletakan tandon bawah dan atas certa bagaimana jaringan pipa pipa baik pipa air bersih, air kotor maupun aliran alirannya. Ini mencakup bagaimana aliran air bersih atau clean water dibedakan alirannya dari aliran air kotor atau black dan grey water. Blackwater adalah aliran lumpur yang berasal dari wc ke septictank. Sedangkan grey water adalah aliran air kotor yang berasal dari saluran seperti kitchen sink atau bekas air dari kamar mandi. Selain dari aliran pipa gambar rencana sanitasi juga mencakup letak letak peralatan sanitasi seperti wastafel, kloset dan afur ( lubang air di kamar mandi).

Gambar perletakan kusen dan detail kusen

Desain yang baik selalu dilengkapi dengan gambar perletakan kusen dan detail kusen karena gambar gambar ini akan menentukan bagaimana bentuk dari pintu dan jendela serta ventilasi agar sesuai dengan rancangan dan terbangun tempatnya yang sudah dipikirkan sebelumnya. Gambar perletakan kusen menunjukkan letak dari masing masing kusen yang di tentukan oleh kode kode yang mewakili masing masing kusen, jadi tidak ada kusen yang tertukar atau berbeda bentuknya dari desain semula. Adapun detail kusen memuat gambar dari masing masing kusen yang sangat mendetail dengan ukurannya sehingga menunjukkan ketebalan kusen dan jendela serta bagian bagian kaca kayu atau alumunium.

Mengapa harus ada gambar kerja?

Dalam sebagian kasus, rumah rumah harus didesain dan dilengkapi gambar kerja yang lengkap dengan gambar struktur dan konstruksi, terutama bila didesain oleh arsitek agar pekerjaan pembangunan berjalan persis seperti rencana. Gambar struktur konstruksi ini khusus harus dibuat oleh ahli struktur atau ahli sipil yang berpengalaman yang dapat menghitung pembebanan dari masing masing kolom dan balok serta elemen elemen lain seperti besaran baja dan semua komponen yang bersifat struktural atau menerima beban gaya. Ini biasanya umum untuk bangunan yang tidak sederhana atau bangunan di atas 3 lantai dimana bangunan seperti ini biasanya dipersyaratkan harus memiliki dokumen gambar konstruksi atau struktur. Tentunya gambar konstruksi tersebut harus dilengkapi juga dengan perhitungan pembebanan.

Selain dari dokumen dokumen yang sifatnya teknis tersebut diatas ada juga dokumen yang sifatnya melengkapi dokumen gambar kerja yang diajukan sebagai IMB dan sebagai panduan pembangunan atau pelaksanaan di lapangan. Gambar gambar ini mencakup seperti gambar 3 dimensi yaitu bagaimana perkiraan dari bangunan setelah selesai dibangun, untuk menunjukkan bentuk dan juga efek pencahayaan yang akan ada pada sebuah bangunan setelah dibangun. Gambar 3 dimensi juga biasanya bisa mencakup gambar desain interior dalam bentuk tiga dimensi dimana diperlihatkan bagaimana interior design dari sebuah rumah atau bangunan lain setelah dibangun untuk memperlihatkan bagaimana bagian dalam sebuah bangunan apakah sudah terlihat bagus atau belum.

Yang tidak kalah penting dari semua dokumen itu adalah dokumen rencana anggaran bangunan atau RAB. Dokumen rencana anggaran ini merupakan perhitungan dari biaya pembangunan rumah atau bangunan lain yang disesuaikan dengan gambar desain yang sudah jadi. Memperlihatkan hingga ke detail dari material dan harga pembangunan dari masing masing elemen seperti pekerjaan beton, pekerjaan dinding, pekerjaan finishing.

Tidak sederhana

Seluruh dokumen ini bisa diproduksi dalam pelayanan yang diberikan oleh Arsitek Anda. Tentunya dokumen gambar gambar ini bukanlah suatu pekerjaan yang sederhana karena mencakup seluruh perencanaan dan juga hasilnya. Kadangkala apabila anda menyewa salah satu pihak apakah arsitek atau kontraktor biasanya pihak tersebut tetap memerlukan pihak lainnya untuk membantu terselesaikannya desain tersebut. Contohnya apabila anda menyewa seorang arsitek biasanya arsitek tersebut membutuhkan ahli sipil. Demikian juga bila anda menyewa seorang ahli sipil biasanya akan memerlukan arsitek untuk mendisain. Hal ini biasanya sudah umum terjadi di Indonesia. Tinggal anda menentukan apakah anda akan menyewa seorang arsitek atau seorang ahli sipil untuk memulai design anda. Yang terbaik tentunya adalah menyewa jasa arsitek terlebih dahulu untuk merencanakan bagaimana pembangunan yang akan anda bangun karena ahli sipil bukanlah ahli mendesain. Demikian pula pada saat anda membangun harus terdapat arsitek pengawas

by

Arsitek Probo Hindarto
081 252 447 53
© Copyright 2015 astudio Indonesia.
All rights reserved.

6 Faktor penting memilih lahan rumah yang tepat

astudioarchitect.com Tidak banyak orang yang punya kesempatan memilih lahan untuk hidup, namun bila kita boleh memilih karena punya dana, lahan seperti apa yang akan kita pilih? Dalam menentukan lahan yang akan kita bangun sebagai area rumah, sebenarnya terdapat faktor-faktor yang sangat berpengaruh terhadap bangunan. Disamping faktor ekonomis seperti harga lahan, lokasi, dan prospek lahan sebagai investasi, ternyata iklim juga berpengaruh besar. Sebelum membeli lahan bangunan, faktor apa sajakah yang harus kita perhatikan?

1 Harga Lahan dan Lokasi
Dari semua faktor yang perlu diperhatikan, harga lahan dan lokasi merupakan faktor pertama dan terpenting. Saat kita memiliki sejumlah dana untuk membeli lahan baru, maka kita memiliki beberapa pilihan.

Lahan dikota makin jarang, sedangkan fasilitas hidup banyak berada dikota, sehingga harga lahan kosong dikota biasanya sangatlah tinggi. Lahan terbatas juga menyebabkan kita harus mencari alternatif untuk mendapatkan lahan, yaitu dengan membeli rumah bekas (second) dan merombaknya menjadi rumah baru. Renovasi memerlukan dana lebih banyak karena kita harus membeli bangunan lama dan kemudian merobohkan, atau merenovasi menjadi bangunan baru. Bila dengan dana yang ada mencukupi untuk membeli rumah di kota, kita juga harus mempertimbangkan beberapa hal seperti lokasinya apakah benar-benar bagus untuk hidup sebagai rumah tinggal, ataukah lebih baik untuk tempat usaha. Perhitungkan bila Anda ingin memakainya sebagai tempat usaha biasanya terletak di daerah yang sudah bagus perkembangannya dalam arti dilalui banyak kendaraan dan cukup ramai. Namun terlalu ramai tidak baik karena bunyi bising kendaraan, orang lalu lalang, kargo bongkar muat, dan sebagainya. Bila memungkinkan, sebaiknya membeli lahan diarea perumahan dengan sarana jalan, taman, dan saluran air yang memadai serta jauh dari suara dan polusi. Harga lahan dikota memang tinggi, namun perkembangan harga lahan dan bangunannya juga cepat.

Harga lahan didaerah rural atau pedesaan lebih murah daripada dikota besar, bila kita mau hidup sedikit didaerah pinggiran. Keuntungan dari membeli didaerah yang masih sepi adalah biasanya harga lahan masih murah dan suasana yang sepi dengan jalan yang lengang bisa membantu untuk menurunkan tingkat stress dalam hidup. Namun untuk fasilitas lahan didaerah yang agak terpencil biasanya kurang. Kondisi jalan kurang memadai karena kecil dan pemerintah masih belum memperhatikan perkembangan kedepan dari lingkungan pedesaan. Untuk mencapai area kota dengan banyak fasilitas seperti universitas, rumah sakit, kantor, dan pusat perbelanjaan, kita harus mengeluarkan biaya lebih untuk ongkos transportasi.

2 Perkembangan Investasi
Lahan merupakan bagian dari bisnis property yang menjanjikan karena harga tanah selalu naik dan jarang sekali turun kecuali karena sebab-sebab seperti bencana alam. Memiliki lahan dan rumah yang bisa dijual merupakan bagian dari cara berinvestasi agar masa depan lebih baik. Dalam waktu 10 tahun, harga property bisa naik hingga 20 kali lipat, sedangkan bila kita menggunakan layanan asuransi dengan membayar premi maka hasil dari investasi asuransi biasanya terbatas hingga 10 kali lipat. Nilai tanah yang semakin naik disebabkan stok lahan tidak pernah bertambah dan selalu dibutuhkan sebagai tempat tinggal dan usaha. Karena itu bila kita menginginkan perkembangan dari investasi lahan untuk rumah atau bangunan lain, perhatikan lokasi dan perkembangan harga lahan disekitarnya.

Rumah pertama yang dimiliki keluarga biasanya ditinggali sendiri dan bukan merupakan aset yang mendatangkan keuntungan untuk bisnis property, karena tidak bisa disewakan. Property seperti rumah dan tempat usaha bisa memiliki nilai investasi apabila menghasilkan keuntungan yaitu bisa disewakan ataupun dijual dengan harga lebih tinggi. Selain itu bangunan juga bisa dipakai sebagai sarana mendapatkan penghasilan dengan difungsikan sebagai tempat usaha seperti restoran, toko, kantor dan sebagainya. Bila rumah juga berfungsi sebagai kantor, maka nilainya akan berlipat bagi keluarga karena tidak harus menyewa kantor, bekerja kepada orang lain dan menghemat bahkan menghilangkan biaya transportasi.

3 Arah Hadap lahan
Lahan menghadap ke timur biasanya lebih disukai daripada menghadap ke barat, karena sinar matahari pagi tidak terlalu panas bila dibandingkan sore hari. Kadang-kadang untuk menghindari panas, lahan kavling dijual menghadap utara dan selatan, dimana menurut feng shui, arah utara lebih baik, namun menurut primbon Jawa, arah selatan lebih baik.

4 Aliran Udara
Bila memungkinkan, kita harus melihat bagaimana aliran udara didalam lahan, yang hubungannya nanti dengan dimana kita meletakkan jendela dan ventilasi. Pada saat lahan masih kosong, biasanya kita belum bisa merasakan benar-benar tentang kemungkinan aliran udara yang kurang saat rumah dibangun. Terutama bila lahan kecil dan kebutuhan ruang rumah cukup banyak, kita juga seharusnya memperhatikan arah angin yang mungkin masuk kedalam area lahan. Hubungannya adalah dengan bangunan-bangunan tetangga yang sudah ada, apakah bangunan tetangga akan menutup aliran udara ke arah lahan?

Lahan yang baik untuk rumah tinggal seharusnya merupakan lahan luas dengan bangunan berdiri di area tengah atau berada diarea taman rumah sehingga ventilasi bisa datang dari semua arah dan ruang. Hal ini memungkinkan untuk lahan bakal rumah yang benar-benar luas sehingga rumah bisa memiliki taman depan, samping dan belakang seperti rumah-rumah di pedesaan jaman dahulu. Lahan seperti ini memungkinkan kita hidup sehat dengan udara dan pohon-pohon rindang disekitar rumah.

5 Resapan Air
Tentunya kita tidak menghendaki bahwa area lahan rumah kita berada di daerah yang sering banjir atau merupakan area ‘banjir tahunan’, karena itu kita harus memperhatikan apakah drainase disekitar lahan mencukupi untuk tidak adanya banjir. Saat ini memang pemerintah belum serius untuk menangani perihal drainase, kecuali bila sudah terjadi banjir. Drainase perumahan cenderung dibuat dengan asal ada dan kurang memperhatikan cukup tidaknya dimensi drainase terhadap aliran air. Pengembang yang baik akan memperhatikan ukuran saluran air atau got didepan lahan. Demikian juga pemerintah daerah seharusnya bisa memperhitungkan daya tampung saluran kota agar tidak terjadi banjir.

Akan lebih baik bila area rumah memiliki resapan air yang memadai berupa lahan taman yang masih bisa menampung air hujan dan meresapkannya kedalam tanah. Lahan yang baik yang memungkinkan untuk hal ini, biasanya saat ini hanya berada di pedesaan dimana lahan masih luas dan murah, serta letak rumah tidak saling berdekatan.

6 Faktor-faktor lainApakah kondisi lahan sesuai untuk dibangun rumah diatasnya? Kita perlu mempertimbangkan hal-hal berikut:
· Apakah luasan site sesuai dengan banyak dan jenis ruang-ruang yang kita inginkan? Atau sebaliknya, berapa banyak ruang dan jenis-jenis ruang yang bisa dibangun diatas lahan tersebut?
· Apakah lingkungannya terhindar dari faktor-faktor merugikan kesehatan seperti kawat listrik bertegangan tinggi, limbah buangan pabrik atau asap yang merugikan kesehatan, polusi udara dari kendaraan dan debu jalan yang berlebihan, polusi udara dari sumber pencemaran udara seperti asap pabrik, tempat pembuangan sampah atau peternakan? Gangguan-gangguan terhadap kesehatan ini apabila berlangsung secara terus menerus dapat mengakibatkan penyakit yang tidak diinginkan.
· Bagaimana bentuk site dan apa pengaruhnya terhadap ruang-ruang dalam hunian? Apakah bentuknya kotak, trapesium, dan sebagainya.
· Apakah letak lahan cukup mudah dijangkau dari jalan?
· Apakah lahan ini bisa memiliki pencahayaan alami dan bagaimana arah sinar matahari pada pagi, siang dan sore hari?
· Apakah kualitas tanahnya cukup baik dan tidak terkena bahan kimia berbahaya?

Dengan mengerti berbagai faktor ini, diharapkan kita juga cukup jeli untuk melihat dan mempertimbangkan berbagai faktor dalam memilih lahan untuk rumah dan bangunan lainnya.

 ________________________________________________
by Probo Hindarto
Image copyright:
top image: Some rights reserved by Jeda Villa Bali
bottom image: Some rights reserved by ALWH

© Copyright 2011 astudio Indonesia.
All rights reserved.

6 Faktor penting memilih lahan rumah yang tepat

astudioarchitect.com Tidak banyak orang yang punya kesempatan memilih lahan untuk hidup, namun bila kita boleh memilih karena punya dana, lahan seperti apa yang akan kita pilih? Dalam menentukan lahan yang akan kita bangun sebagai area rumah, sebenarnya terdapat faktor-faktor yang sangat berpengaruh terhadap bangunan. Disamping faktor ekonomis seperti harga lahan, lokasi, dan prospek lahan sebagai investasi, ternyata iklim juga berpengaruh besar. Sebelum membeli lahan bangunan, faktor apa sajakah yang harus kita perhatikan?

1 Harga Lahan dan Lokasi
Dari semua faktor yang perlu diperhatikan, harga lahan dan lokasi merupakan faktor pertama dan terpenting. Saat kita memiliki sejumlah dana untuk membeli lahan baru, maka kita memiliki beberapa pilihan.

Lahan dikota makin jarang, sedangkan fasilitas hidup banyak berada dikota, sehingga harga lahan kosong dikota biasanya sangatlah tinggi. Lahan terbatas juga menyebabkan kita harus mencari alternatif untuk mendapatkan lahan, yaitu dengan membeli rumah bekas (second) dan merombaknya menjadi rumah baru. Renovasi memerlukan dana lebih banyak karena kita harus membeli bangunan lama dan kemudian merobohkan, atau merenovasi menjadi bangunan baru. Bila dengan dana yang ada mencukupi untuk membeli rumah di kota, kita juga harus mempertimbangkan beberapa hal seperti lokasinya apakah benar-benar bagus untuk hidup sebagai rumah tinggal, ataukah lebih baik untuk tempat usaha. Perhitungkan bila Anda ingin memakainya sebagai tempat usaha biasanya terletak di daerah yang sudah bagus perkembangannya dalam arti dilalui banyak kendaraan dan cukup ramai. Namun terlalu ramai tidak baik karena bunyi bising kendaraan, orang lalu lalang, kargo bongkar muat, dan sebagainya. Bila memungkinkan, sebaiknya membeli lahan diarea perumahan dengan sarana jalan, taman, dan saluran air yang memadai serta jauh dari suara dan polusi. Harga lahan dikota memang tinggi, namun perkembangan harga lahan dan bangunannya juga cepat.

Harga lahan didaerah rural atau pedesaan lebih murah daripada dikota besar, bila kita mau hidup sedikit didaerah pinggiran. Keuntungan dari membeli didaerah yang masih sepi adalah biasanya harga lahan masih murah dan suasana yang sepi dengan jalan yang lengang bisa membantu untuk menurunkan tingkat stress dalam hidup. Namun untuk fasilitas lahan didaerah yang agak terpencil biasanya kurang. Kondisi jalan kurang memadai karena kecil dan pemerintah masih belum memperhatikan perkembangan kedepan dari lingkungan pedesaan. Untuk mencapai area kota dengan banyak fasilitas seperti universitas, rumah sakit, kantor, dan pusat perbelanjaan, kita harus mengeluarkan biaya lebih untuk ongkos transportasi.

2 Perkembangan Investasi
Lahan merupakan bagian dari bisnis property yang menjanjikan karena harga tanah selalu naik dan jarang sekali turun kecuali karena sebab-sebab seperti bencana alam. Memiliki lahan dan rumah yang bisa dijual merupakan bagian dari cara berinvestasi agar masa depan lebih baik. Dalam waktu 10 tahun, harga property bisa naik hingga 20 kali lipat, sedangkan bila kita menggunakan layanan asuransi dengan membayar premi maka hasil dari investasi asuransi biasanya terbatas hingga 10 kali lipat. Nilai tanah yang semakin naik disebabkan stok lahan tidak pernah bertambah dan selalu dibutuhkan sebagai tempat tinggal dan usaha. Karena itu bila kita menginginkan perkembangan dari investasi lahan untuk rumah atau bangunan lain, perhatikan lokasi dan perkembangan harga lahan disekitarnya.

Rumah pertama yang dimiliki keluarga biasanya ditinggali sendiri dan bukan merupakan aset yang mendatangkan keuntungan untuk bisnis property, karena tidak bisa disewakan. Property seperti rumah dan tempat usaha bisa memiliki nilai investasi apabila menghasilkan keuntungan yaitu bisa disewakan ataupun dijual dengan harga lebih tinggi. Selain itu bangunan juga bisa dipakai sebagai sarana mendapatkan penghasilan dengan difungsikan sebagai tempat usaha seperti restoran, toko, kantor dan sebagainya. Bila rumah juga berfungsi sebagai kantor, maka nilainya akan berlipat bagi keluarga karena tidak harus menyewa kantor, bekerja kepada orang lain dan menghemat bahkan menghilangkan biaya transportasi.

3 Arah Hadap lahan
Lahan menghadap ke timur biasanya lebih disukai daripada menghadap ke barat, karena sinar matahari pagi tidak terlalu panas bila dibandingkan sore hari. Kadang-kadang untuk menghindari panas, lahan kavling dijual menghadap utara dan selatan, dimana menurut feng shui, arah utara lebih baik, namun menurut primbon Jawa, arah selatan lebih baik.

4 Aliran Udara
Bila memungkinkan, kita harus melihat bagaimana aliran udara didalam lahan, yang hubungannya nanti dengan dimana kita meletakkan jendela dan ventilasi. Pada saat lahan masih kosong, biasanya kita belum bisa merasakan benar-benar tentang kemungkinan aliran udara yang kurang saat rumah dibangun. Terutama bila lahan kecil dan kebutuhan ruang rumah cukup banyak, kita juga seharusnya memperhatikan arah angin yang mungkin masuk kedalam area lahan. Hubungannya adalah dengan bangunan-bangunan tetangga yang sudah ada, apakah bangunan tetangga akan menutup aliran udara ke arah lahan?

Lahan yang baik untuk rumah tinggal seharusnya merupakan lahan luas dengan bangunan berdiri di area tengah atau berada diarea taman rumah sehingga ventilasi bisa datang dari semua arah dan ruang. Hal ini memungkinkan untuk lahan bakal rumah yang benar-benar luas sehingga rumah bisa memiliki taman depan, samping dan belakang seperti rumah-rumah di pedesaan jaman dahulu. Lahan seperti ini memungkinkan kita hidup sehat dengan udara dan pohon-pohon rindang disekitar rumah.

5 Resapan Air
Tentunya kita tidak menghendaki bahwa area lahan rumah kita berada di daerah yang sering banjir atau merupakan area ‘banjir tahunan’, karena itu kita harus memperhatikan apakah drainase disekitar lahan mencukupi untuk tidak adanya banjir. Saat ini memang pemerintah belum serius untuk menangani perihal drainase, kecuali bila sudah terjadi banjir. Drainase perumahan cenderung dibuat dengan asal ada dan kurang memperhatikan cukup tidaknya dimensi drainase terhadap aliran air. Pengembang yang baik akan memperhatikan ukuran saluran air atau got didepan lahan. Demikian juga pemerintah daerah seharusnya bisa memperhitungkan daya tampung saluran kota agar tidak terjadi banjir.

Akan lebih baik bila area rumah memiliki resapan air yang memadai berupa lahan taman yang masih bisa menampung air hujan dan meresapkannya kedalam tanah. Lahan yang baik yang memungkinkan untuk hal ini, biasanya saat ini hanya berada di pedesaan dimana lahan masih luas dan murah, serta letak rumah tidak saling berdekatan.

6 Faktor-faktor lain Apakah kondisi lahan sesuai untuk dibangun rumah diatasnya? Kita perlu mempertimbangkan hal-hal berikut:
· Apakah luasan site sesuai dengan banyak dan jenis ruang-ruang yang kita inginkan? Atau sebaliknya, berapa banyak ruang dan jenis-jenis ruang yang bisa dibangun diatas lahan tersebut?
· Apakah lingkungannya terhindar dari faktor-faktor merugikan kesehatan seperti kawat listrik bertegangan tinggi, limbah buangan pabrik atau asap yang merugikan kesehatan, polusi udara dari kendaraan dan debu jalan yang berlebihan, polusi udara dari sumber pencemaran udara seperti asap pabrik, tempat pembuangan sampah atau peternakan? Gangguan-gangguan terhadap kesehatan ini apabila berlangsung secara terus menerus dapat mengakibatkan penyakit yang tidak diinginkan.
· Bagaimana bentuk site dan apa pengaruhnya terhadap ruang-ruang dalam hunian? Apakah bentuknya kotak, trapesium, dan sebagainya.
· Apakah letak lahan cukup mudah dijangkau dari jalan?
· Apakah lahan ini bisa memiliki pencahayaan alami dan bagaimana arah sinar matahari pada pagi, siang dan sore hari?
· Apakah kualitas tanahnya cukup baik dan tidak terkena bahan kimia berbahaya?

Dengan mengerti berbagai faktor ini, diharapkan kita juga cukup jeli untuk melihat dan mempertimbangkan berbagai faktor dalam memilih lahan untuk rumah dan bangunan lainnya.

 ________________________________________________
by Probo Hindarto
Image copyright:
top image: Some rights reserved by Jeda Villa Bali
bottom image: Some rights reserved by ALWH

© Copyright 2011 astudio Indonesia.
All rights reserved.

Merencanakan membangun, diatas tanah atau renovasi rumah

[mudah membangun] astudioarchitect.com Merencanakan membangun, diatas tanah atau renovasi rumah adalah pengalaman yang berharga dan pasti akan dikenang seumur hidup. Untuk memperoleh rumah tinggal yang diinginkan, memang ada beberapa pilihan, misalnya diputuskan untuk membeli tanah untuk dibangun, rumah yang sudah jadi dari developer atau rumah second. Bila Anda membeli rumah dari developer, mungkin ingin merenovasinya karena kualitas rancangan dan bangunan rumahnya mungkin dibawah standar. Bila ingin membangun diatas tanah sendiri atau merenovasi, maka artikel ini juga bermanfaat untuk Anda:)

Pekerjaan persiapan pekerjaan bangunan, dengan demikian, nantinya akan lebih terencana dan tidak tambal sulam yang menghabiskan banyak biaya. Namun sebelum semua pekerjaan persiapan dilakukan, penting bagi Anda untuk mencari perencana bangunan Anda. Para perencana bangunan ini termasuk arsitek, ahli sipil, ahli mekanikal elektrikal, plumbing, dan sebagainya. Bila memungkinkan, Anda juga bisa sudah menemukan kontraktor yang akan Anda sewa nantinya. Para perencana ini akan membantu Anda merencanakan bangunan yang terbaik, tepat guna dan tepat biaya.

Perencana ahli pertama yang musti Anda dapatkan adalah arsitek, yang akan merencanakan detail denah dan ruang-ruangnya, penghawaan dan pencahayaan alami, kombinasi sistem struktur dan estetika bangunan, serta tampilan bangunan rumah Anda. Ahli sipik dan ahli mekanikal elektrikal biasanya bekerja bersama arsitek. Namun Anda bisa menanyakan apakah ahli-ahli ini sudah bekerja bersama arsitek dalam budget desain yang Anda bayarkan sebagai fee profesional mereka, ataukah belum.

Persiapan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB)

Dalam mempersiapkan membangun, terdapat beberapa hal yang perlu pula Anda ketahui, berkaitan dengan surat-surat, dokumen dan sertifikat yang administratif. Selain membantu kelancaran agar tidak terjadi ketidak sesuaian dengan pihak tertentu, misalnya pihak Pemkot, maka Anda perlu mempersiapkan dokumen IMB. Dalam mengurus IMB, Anda harus mempersiapkan sertifikat tanah atau akta jual beli, KTP dan KK, bukti pembayaran PBB, dan sebagainya. Tidak kalah penting, dokumen gambar kerja yang didapatkan dari arsitek dan perencana lainnya juga harus disertakan. Anda juga harus mendapatkan surat persetujuan dari tetangga kanan dan kiri lahan untuk membangun. Untuk mengurus IMB ini, Anda sebaiknya datang ke dinas Tata Kota untuk mendapatkan Advice Planning, yaitu semacam rambu-rambu dalam kita mendesain, garis sempadan bangunan, besar atau luas bangunan yang maksimal digunakan, dan sebagainya. Akan ada petugas dari dinas Tata Kota yang akan mensurvey lahan yang akan dibangun. Langkah selanjutnya adalah permohonan IMB yang harus menyertakan dokumen-dokumen diatas.

Sebuah sketsa arsitek untuk rumah tinggal yang nyaman (sketsa oleh Probo Hindarto, astudio)

Perencanaan bersama arsitek.

Perencanaan bersama arsitek berguna untuk mendapatkan desain bangunan yang sesuai dengan kaidah arsitektur, seperti indah, kuat, tepat guna, tidak menyalahi aturan pemerintah daerah, sehat, serta berwawasan lingkungan (sustainable). Penting bagi Anda untuk memikirkan mengapa perlu arsitek, daripada bangunan yang menguras banyak biaya tersebut tidak baik nantinya. Anda juga memerlukan gambar kerja untuk mengurus IMB, serta gambar kerja yang lebih lengkap untuk panduan membangun di lapangan. Dalam memilih arsitek, lihatlah dahulu portofolio desainnya agar tidak salah memilih arsitek, karena arsitek pun, ada yang baik, dan ada yang buruk kualitasnya. Melalui arsitek, Anda juga bisa mendapatkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dari bangunan tersebut.

Perencanaan bersama ahli lain.

Arsitek biasanya bekerjasama dengan ahli struktur/sipil, mekanikal elektrikal, plumbing, dan sebagainya. Tapi kadangkala, arsitek juga bekerja sendiri dan hasil desainnya masih harus diinterpretasikan oleh ahli struktur dan mekanikal elektrikal.

Memilih kontraktor

Kontraktor adalah pihak yang diajak bekerjasama untuk membangun secara fisik bangunan Anda. Kontraktor tidak sama dengan arsitek, karena tugasnya adalah membuat kontrak kerja bersama Anda sebagai pemilik rumah untuk membangun rumah tersebut. Sedangkan arsitek dan perencana lainnya bertugas untuk membuat rencana bangunan. Kontraktor diperlukan bila Anda tidak memiliki waktu dan kesempatan untuk membangun sendiri bangunan rumah Anda. Kontraktor terikat hukum untuk membangun rumah sesuai dengan dokumen gambar kerja dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah disepakati.

Ini adalah gambaran awal dari berbagai aspek dalam merencanakan proyek membangun rumah Anda. Semoga artikel ini membantu Anda yang sedang merencanakan membangun atau merenovasi rumah:)
Tentunya ada banyak lagi faktor yang harus dipertimbangkan, bisa Anda cari dalam weblog astudioarchitect.com atau Anda tambahkan dari pengalaman Anda? Terimakasih.
________________________________________________

by Probo Hindarto

ENGLISH VERSION:

Planning building, above ground or renovating a house is a rewarding and certainly will be remembered for life. To obtain the desired home, there are some choices, for example, decided to buy the land for construction, the finished house from the developer or second homes. When you buy a house from developers, may want to renovating for the design and building quality homes may be under standard. If you want to build on own land or to renovate, then this article is also useful for you:)

Preparation work of the building work, thus, will be better planned and not a patchwork of spending a lot of cost. But before all the preparation work done, it is important for you to find your building planners. The planners of this building, including architects, civil experts, expert mechanical electrical, plumbing, and so on. If possible, you can already find a contractor who will rent you later. These planners will help you plan the best buildings, proper, appropriate and cost.

The first expert planners must you get is an architect, who will plan and detailed plan-room space, penghawaan and natural lighting, a combination of structural systems and building aesthetics, and view your home building. Expert sipik electrical and mechanical experts are working with architects. But you could ask if these experts have worked with architects in the design budget that you pay for their professional fees, or not.

Construction Documents Preparation (IMB)

In preparing to build, there are some things you should also know, relating to the letters, documents and administrative certificates. In addition to helping the smooth to avoid lack conformity to certain parties, such as the municipal government, then you need to prepare documents IMB. In the care of IMB, you must prepare the land certificate or certificate of sale, ID cards and family registration card, proof of payment of the UN, and so on. No less important, working drawings documents obtained from other architects and planners should also be included. You also must obtain a letter of approval from the right and left neighboring land to build. To take care of this IMB, you should come to the City Administration offices to obtain Planning Advice, which is kind of signs we are designing, building demarcation line, a big or a maximum building area is used, and so on. There will be officers from the City Administration offices that will mensurvey land to be built. The next step is the application that must include IMB documents above.

An architect’s sketch for a comfortable stay home (sketches by Probo Hindarto, astudio)

Planning with the architect.

Planning with the architect useful to obtain the appropriate building design with architectural rules, such as beautiful, strong, efficient, does not violate the rules of local government, health, and environmental friendly (sustainable). It is important for you to think about why should an architect, rather than drain a lot of buildings that are not well costs later. You also need to take care of working drawings IMB, as well as working drawings for a more complete build in the field guide. In selecting an architect, first look at the portfolio of designs that do not choose an architect, because the architect was, there is good, and there are bad quality. Through an architect, you can also get Budget Plan (RAB) of the building.

Planning with other experts.

Architects usually work with an expert structure / civil, mechanical electrical, plumbing, and so on. But sometimes, also self-employed architect and the design still must be interpreted by specialists in electrical and mechanical structures.

Selecting contractors

Contractors are invited parties work together to build your building physically. The contractor is not the same as the architect, because his job is to make employment contracts with you as the owner of the house to build a house. While other architects and planners in charge of building plans. The contractor is required if you do not have the time and opportunity to build your own house building. Contractors are bound to build a house of law in accordance with the documents and working drawings Budget Plan (RAB) which has been agreed.

This is the first description of the various aspects of the project plan to build your house. Hopefully this article helps you who are planning to build or renovate the house:)

Of course there are many more factors to consider, can you look for in your weblog astudioarchitect.com or add from your experience? Thanks.

____________________
By Probo Hindarto

© Copyright 2009 astudio Indonesia. All rights reserved.

Merencanakan membangun, diatas tanah atau renovasi rumah

[mudah membangun] astudioarchitect.com Merencanakan membangun, diatas tanah atau renovasi rumah adalah pengalaman yang berharga dan pasti akan dikenang seumur hidup. Untuk memperoleh rumah tinggal yang diinginkan, memang ada beberapa pilihan, misalnya diputuskan untuk membeli tanah untuk dibangun, rumah yang sudah jadi dari developer atau rumah second. Bila Anda membeli rumah dari developer, mungkin ingin merenovasinya karena kualitas rancangan dan bangunan rumahnya mungkin dibawah standar. Bila ingin membangun diatas tanah sendiri atau merenovasi, maka artikel ini juga bermanfaat untuk Anda:)

Pekerjaan persiapan pekerjaan bangunan, dengan demikian, nantinya akan lebih terencana dan tidak tambal sulam yang menghabiskan banyak biaya. Namun sebelum semua pekerjaan persiapan dilakukan, penting bagi Anda untuk mencari perencana bangunan Anda. Para perencana bangunan ini termasuk arsitek, ahli sipil, ahli mekanikal elektrikal, plumbing, dan sebagainya. Bila memungkinkan, Anda juga bisa sudah menemukan kontraktor yang akan Anda sewa nantinya. Para perencana ini akan membantu Anda merencanakan bangunan yang terbaik, tepat guna dan tepat biaya.

Perencana ahli pertama yang musti Anda dapatkan adalah arsitek, yang akan merencanakan detail denah dan ruang-ruangnya, penghawaan dan pencahayaan alami, kombinasi sistem struktur dan estetika bangunan, serta tampilan bangunan rumah Anda. Ahli sipik dan ahli mekanikal elektrikal biasanya bekerja bersama arsitek. Namun Anda bisa menanyakan apakah ahli-ahli ini sudah bekerja bersama arsitek dalam budget desain yang Anda bayarkan sebagai fee profesional mereka, ataukah belum.

Persiapan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB)

Dalam mempersiapkan membangun, terdapat beberapa hal yang perlu pula Anda ketahui, berkaitan dengan surat-surat, dokumen dan sertifikat yang administratif. Selain membantu kelancaran agar tidak terjadi ketidak sesuaian dengan pihak tertentu, misalnya pihak Pemkot, maka Anda perlu mempersiapkan dokumen IMB. Dalam mengurus IMB, Anda harus mempersiapkan sertifikat tanah atau akta jual beli, KTP dan KK, bukti pembayaran PBB, dan sebagainya. Tidak kalah penting, dokumen gambar kerja yang didapatkan dari arsitek dan perencana lainnya juga harus disertakan. Anda juga harus mendapatkan surat persetujuan dari tetangga kanan dan kiri lahan untuk membangun. Untuk mengurus IMB ini, Anda sebaiknya datang ke dinas Tata Kota untuk mendapatkan Advice Planning, yaitu semacam rambu-rambu dalam kita mendesain, garis sempadan bangunan, besar atau luas bangunan yang maksimal digunakan, dan sebagainya. Akan ada petugas dari dinas Tata Kota yang akan mensurvey lahan yang akan dibangun. Langkah selanjutnya adalah permohonan IMB yang harus menyertakan dokumen-dokumen diatas.

Sebuah sketsa arsitek untuk rumah tinggal yang nyaman (sketsa oleh Probo Hindarto, astudio)

Perencanaan bersama arsitek.

Perencanaan bersama arsitek berguna untuk mendapatkan desain bangunan yang sesuai dengan kaidah arsitektur, seperti indah, kuat, tepat guna, tidak menyalahi aturan pemerintah daerah, sehat, serta berwawasan lingkungan (sustainable). Penting bagi Anda untuk memikirkan mengapa perlu arsitek, daripada bangunan yang menguras banyak biaya tersebut tidak baik nantinya. Anda juga memerlukan gambar kerja untuk mengurus IMB, serta gambar kerja yang lebih lengkap untuk panduan membangun di lapangan. Dalam memilih arsitek, lihatlah dahulu portofolio desainnya agar tidak salah memilih arsitek, karena arsitek pun, ada yang baik, dan ada yang buruk kualitasnya. Melalui arsitek, Anda juga bisa mendapatkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dari bangunan tersebut.

Perencanaan bersama ahli lain.

Arsitek biasanya bekerjasama dengan ahli struktur/sipil, mekanikal elektrikal, plumbing, dan sebagainya. Tapi kadangkala, arsitek juga bekerja sendiri dan hasil desainnya masih harus diinterpretasikan oleh ahli struktur dan mekanikal elektrikal.

Memilih kontraktor

Kontraktor adalah pihak yang diajak bekerjasama untuk membangun secara fisik bangunan Anda. Kontraktor tidak sama dengan arsitek, karena tugasnya adalah membuat kontrak kerja bersama Anda sebagai pemilik rumah untuk membangun rumah tersebut. Sedangkan arsitek dan perencana lainnya bertugas untuk membuat rencana bangunan. Kontraktor diperlukan bila Anda tidak memiliki waktu dan kesempatan untuk membangun sendiri bangunan rumah Anda. Kontraktor terikat hukum untuk membangun rumah sesuai dengan dokumen gambar kerja dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah disepakati.

Ini adalah gambaran awal dari berbagai aspek dalam merencanakan proyek membangun rumah Anda. Semoga artikel ini membantu Anda yang sedang merencanakan membangun atau merenovasi rumah:)
Tentunya ada banyak lagi faktor yang harus dipertimbangkan, bisa Anda cari dalam weblog astudioarchitect.com atau Anda tambahkan dari pengalaman Anda? Terimakasih.
________________________________________________

by Probo Hindarto

ENGLISH VERSION:

Planning building, above ground or renovating a house is a rewarding and certainly will be remembered for life. To obtain the desired home, there are some choices, for example, decided to buy the land for construction, the finished house from the developer or second homes. When you buy a house from developers, may want to renovating for the design and building quality homes may be under standard. If you want to build on own land or to renovate, then this article is also useful for you:)

Preparation work of the building work, thus, will be better planned and not a patchwork of spending a lot of cost. But before all the preparation work done, it is important for you to find your building planners. The planners of this building, including architects, civil experts, expert mechanical electrical, plumbing, and so on. If possible, you can already find a contractor who will rent you later. These planners will help you plan the best buildings, proper, appropriate and cost.

The first expert planners must you get is an architect, who will plan and detailed plan-room space, penghawaan and natural lighting, a combination of structural systems and building aesthetics, and view your home building. Expert sipik electrical and mechanical experts are working with architects. But you could ask if these experts have worked with architects in the design budget that you pay for their professional fees, or not.

Construction Documents Preparation (IMB)

In preparing to build, there are some things you should also know, relating to the letters, documents and administrative certificates. In addition to helping the smooth to avoid lack conformity to certain parties, such as the municipal government, then you need to prepare documents IMB. In the care of IMB, you must prepare the land certificate or certificate of sale, ID cards and family registration card, proof of payment of the UN, and so on. No less important, working drawings documents obtained from other architects and planners should also be included. You also must obtain a letter of approval from the right and left neighboring land to build. To take care of this IMB, you should come to the City Administration offices to obtain Planning Advice, which is kind of signs we are designing, building demarcation line, a big or a maximum building area is used, and so on. There will be officers from the City Administration offices that will mensurvey land to be built. The next step is the application that must include IMB documents above.

An architect’s sketch for a comfortable stay home (sketches by Probo Hindarto, astudio)

Planning with the architect.

Planning with the architect useful to obtain the appropriate building design with architectural rules, such as beautiful, strong, efficient, does not violate the rules of local government, health, and environmental friendly (sustainable). It is important for you to think about why should an architect, rather than drain a lot of buildings that are not well costs later. You also need to take care of working drawings IMB, as well as working drawings for a more complete build in the field guide. In selecting an architect, first look at the portfolio of designs that do not choose an architect, because the architect was, there is good, and there are bad quality. Through an architect, you can also get Budget Plan (RAB) of the building.

Planning with other experts.

Architects usually work with an expert structure / civil, mechanical electrical, plumbing, and so on. But sometimes, also self-employed architect and the design still must be interpreted by specialists in electrical and mechanical structures.

Selecting contractors

Contractors are invited parties work together to build your building physically. The contractor is not the same as the architect, because his job is to make employment contracts with you as the owner of the house to build a house. While other architects and planners in charge of building plans. The contractor is required if you do not have the time and opportunity to build your own house building. Contractors are bound to build a house of law in accordance with the documents and working drawings Budget Plan (RAB) which has been agreed.

This is the first description of the various aspects of the project plan to build your house. Hopefully this article helps you who are planning to build or renovate the house:)

Of course there are many more factors to consider, can you look for in your weblog astudioarchitect.com or add from your experience? Thanks.

____________________
By Probo Hindarto

© Copyright 2009 astudio Indonesia. All rights reserved.

Saya berada diluar kota, bisakah konsultasi dengan astudio?

Homework

[mudah membangun] astudioarchitect.com Sebagaimana diketahui, terdapat dua tahap penting dalam proses membangun rumah. Tahap perencanaan, dan tahap konstruksi. Astudio bisa membantu Anda untuk proses desain rumah, meskipun Anda berada di luar kota, atau luar Jawa, bahkan luar negeri sekalipun. Hal ini karena proses desain adalah proses yang bisa dilakukan melalui komunikasi jarak jauh. Namun untuk proyek membangun, memang saat ini astudio masih terbatas di Jawa Timur saja. Studio kami adalah studio yang bekerja dalam berbagai proyek desain dan pembangunan rumah. Komitmen astudio untuk membantu klien mendapatkan desain rumah yang terbaik, adalah komitmen yang sama sejak pertama kali kami membangun studio ini.

PROSES DESAIN RUMAH/ BANGUNAN LAIN
Homework

Saat ini, untuk membantu Anda dalam membangun rumah, Astudio bisa memberikan layanan desan dan pengerjaan pembangunan sebagai kontraktor. Dalam hal ini, proses mendesain dan proses konstruksi adalah dua hal yang berbeda tapi akan saling berkaitan. Pada saat mendesain, kami tidak hanya memikirkan tentang keuntungan proyek, namun lebih dari itu, akan bekerja secara maksimal untuk memberikan value atau nilai lebih desain sebagai arsitek murni. Pada saat mendesain ini, klien dan kru astudio bisa bertemu secara langsung dan mengobrol, atau via email dan phone bila Anda sedang sibuk atau berada diluar kota.

PROSES KONSTRUKSI

Baru setelah proses desain selesai semua, klien dan kontraktor astudio bisa berbicara tentang pengerjaan desain, dengan syarat lokasi pembangunan berada disekitar Jawa Timur. Pembicaraan tentang proses pembangunan bisa dilakukan dengan bertemu untuk membahas seluk beluk proyek dan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Contoh gambar kerja astudio dan realisasinya di lapangan

Salah satu hasil gambar kerja yang dipesan oleh seorang klien, dan kemudian dibangun sendiri berdasarkan gambar kerja dari astudio, adalah rumah Pak Endi. Berikut ini desain dan hasil pembangunan rumahnya:

 

Hal ini berarti, gambar kerja yang dibuat oleh tim astudio bisa memandu Anda untuk membangun rumah di lapangan. Memang disini sebaiknya gambar kerja haruslah dipahami setidaknya mengerti berbagai hal yang penting bagi Anda untuk mempersenjatai diri dalam bekerjasama dengan kontraktor maupun mandor. Gambar kerja astudio juga sangat mudah dipahami oleh kontraktor.

________________________________________________

by Probo Hindarto

ENGLISH VERSION: How can I consult a house design?

As we know, there are two important stages in the process of building a house. Planning stage and construction stage. Astudio can help you to design the house, even if you are outside the city, or outside Java, even though overseas. This is because the design process is a process that can be done through remote communication. But to build the project, is currently still limited by astudio in East Java alone. Our studio is a studio working in various design projects and construction. Astudio has a commitment to help clients get the best home design, which is the same commitment from the first time we built this studio.

To assist you in building a house, Astudio can provide services and work on design development as a contractor. In this case, the process of design and construction process are two different but related to each other. At the time of design, we not only think about the benefits of the project, but more than that, will work to maximum value or to provide more value as a purely working architect. At the time of this design, the client and crew astudio can meet and talk directly, or via email and phone when you’re busy, or located outside the city.

CONSTRUCTION PROCESS

Only after all of the design process is complete, clients and contractors can talk about design work, on the condition of the building site located in East Java. Discussion about the development process can be done with the meeting to discuss the ins and outs of the project and Budget Plan (RAB).

[Example astudio working drawings and realization in the field ]

One result of working drawings commissioned by a client, and then built their own based on the working drawings from astudio, is home to Mr. Endi. Here is the design and construction of his house:

________________________________________________

by Probo Hindarto

© Copyright 2009 astudio Indonesia. All rights reserved.

Saya berada diluar kota, bisakah konsultasi dengan astudio?

Homework

[mudah membangun] astudioarchitect.com Sebagaimana diketahui, terdapat dua tahap penting dalam proses membangun rumah. Tahap perencanaan, dan tahap konstruksi. Astudio bisa membantu Anda untuk proses desain rumah, meskipun Anda berada di luar kota, atau luar Jawa, bahkan luar negeri sekalipun. Hal ini karena proses desain adalah proses yang bisa dilakukan melalui komunikasi jarak jauh. Namun untuk proyek membangun, memang saat ini astudio masih terbatas di Jawa Timur saja. Studio kami adalah studio yang bekerja dalam berbagai proyek desain dan pembangunan rumah. Komitmen astudio untuk membantu klien mendapatkan desain rumah yang terbaik, adalah komitmen yang sama sejak pertama kali kami membangun studio ini.


http://pagead2.googlesyndication.com/pagead/show_ads.js

PROSES DESAIN RUMAH/ BANGUNAN LAIN
Homework

Saat ini, untuk membantu Anda dalam membangun rumah, Astudio bisa memberikan layanan desan dan pengerjaan pembangunan sebagai kontraktor. Dalam hal ini, proses mendesain dan proses konstruksi adalah dua hal yang berbeda tapi akan saling berkaitan. Pada saat mendesain, kami tidak hanya memikirkan tentang keuntungan proyek, namun lebih dari itu, akan bekerja secara maksimal untuk memberikan value atau nilai lebih desain sebagai arsitek murni. Pada saat mendesain ini, klien dan kru astudio bisa bertemu secara langsung dan mengobrol, atau via email dan phone bila Anda sedang sibuk atau berada diluar kota.

PROSES KONSTRUKSI

Baru setelah proses desain selesai semua, klien dan kontraktor astudio bisa berbicara tentang pengerjaan desain, dengan syarat lokasi pembangunan berada disekitar Jawa Timur. Pembicaraan tentang proses pembangunan bisa dilakukan dengan bertemu untuk membahas seluk beluk proyek dan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Contoh gambar kerja astudio dan realisasinya di lapangan

Salah satu hasil gambar kerja yang dipesan oleh seorang klien, dan kemudian dibangun sendiri berdasarkan gambar kerja dari astudio, adalah rumah Pak Endi. Berikut ini desain dan hasil pembangunan rumahnya:

 

Hal ini berarti, gambar kerja yang dibuat oleh tim astudio bisa memandu Anda untuk membangun rumah di lapangan. Memang disini sebaiknya gambar kerja haruslah dipahami setidaknya mengerti berbagai hal yang penting bagi Anda untuk mempersenjatai diri dalam bekerjasama dengan kontraktor maupun mandor. Gambar kerja astudio juga sangat mudah dipahami oleh kontraktor.

________________________________________________

by Probo Hindarto

ENGLISH VERSION: How can I consult a house design?

As we know, there are two important stages in the process of building a house. Planning stage and construction stage. Astudio can help you to design the house, even if you are outside the city, or outside Java, even though overseas. This is because the design process is a process that can be done through remote communication. But to build the project, is currently still limited by astudio in East Java alone. Our studio is a studio working in various design projects and construction. Astudio has a commitment to help clients get the best home design, which is the same commitment from the first time we built this studio.

To assist you in building a house, Astudio can provide services and work on design development as a contractor. In this case, the process of design and construction process are two different but related to each other. At the time of design, we not only think about the benefits of the project, but more than that, will work to maximum value or to provide more value as a purely working architect. At the time of this design, the client and crew astudio can meet and talk directly, or via email and phone when you’re busy, or located outside the city.

CONSTRUCTION PROCESS

Only after all of the design process is complete, clients and contractors can talk about design work, on the condition of the building site located in East Java. Discussion about the development process can be done with the meeting to discuss the ins and outs of the project and Budget Plan (RAB).

[Example astudio working drawings and realization in the field ]

One result of working drawings commissioned by a client, and then built their own based on the working drawings from astudio, is home to Mr. Endi. Here is the design and construction of his house:

________________________________________________

by Probo Hindarto

© Copyright 2009 astudio Indonesia. All rights reserved.