Monthly Archives: Januari 2009

Konsep Arsitektur Tropis – disertai artikel dalam Koran Sindo

Konsep rumah tropis, pada dasarnya adalah adaptasi bangunan terhadap iklim tropis, dimana kondisi tropis membutuhkan penanganan khusus dalam desainnya. Pengaruh terutama dari kondisi suhu tinggi dan kelembaban tinggi, dimana pengaruhnya adalah pada tingkat kenyamanan berada dalam ruangan. Tingkat kenyamanan seperti tingkat sejuk udara dalam rumah, oleh aliran udara, adalah salah satu contoh aplikasi konsep rumah tropis.

Meskipun konsep rumah tropis selalu dihubungkan dengan sebab akibat dan adaptasi bentuk (tipologi) bangunan terhadap iklim, banyak juga interpretasi konsep ini dalam tren yang berkembang dalam masyarakat; sebagai penggunaan material tertentu sebagai representasi dari kekayaan alam tropis, seperti kayu, batuan ekspos, dan material asli yang diekspos lainnya.

diatas, adalah dua contoh penerapan arsitektur tropis. Yang satu dengan budget pembangunan yang cukup besar, dengan material pilihan yang diekspos, yang lainnya lebih sederhana dengan budget lebih kecil, namun sudah memiliki konsep arsitektur tropis.

Berikut ini sebuah artikel di Koran Sindo yang memuat sebagian pendapat saya tentang konsep rumah tropis.

HUNIAN PEMBACA SINDO: Rumah ini memiliki fasad yang menarik. Cat eksteriornya adalah marun dan cokelat tua. Penggunaan material alami tampak di muka rumah, seperti batu kali untuk konstruksi tangga serta penggunaan kayu untuk pilar dan pagar. 
INSPIRASIhunian di tahun 2009 kian beragam.Bagi Anda yang bosan dengan kekakuan gaya minimalis,namun menyukai filosofinya,boleh mencoba menerapkan gaya resor tropis. Seperti rumah milik Kurniadi di kawasan Jakarta Selatan.
Rumah tersebut bergaya resor tropis yang begitu ringkas, namun tetap artistik. Inspirasi rumah bergaya resor semakin marak seiring pertumbuhan tempat wisata pantai atau bahari,di mana keberadaan vila-vila modern pun kian menjamur. Menurut arsitek dari Astudio Malang, Probo Hindarto, sebuah rumah bergaya resor memiliki hal-hal berikut ini. ”Usahakan memiliki jendela-jendela yang besar agar view luar ruangan dapat masuk dan dinikmati dari dalam rumah.
Material alami seperti batuan ekspos, kayu, dan sebagainya cukup menarik untuk digunakan karena kesan alaminya dapat mendekatkan kita pada alam.Penggunaan material berkesan alami memang bisa membawa kita untuk memiliki rumah pantai dengan ciri khas Indonesia,” tutur Probo. Rumah Kurniadi memiliki fasad yang menarik. Cat eksteriornya marun dan cokelat tua. Ada pilar-pilar dari kayu untuk menopang serta pagar rendah yang diletakkan pada teras.
Penggunaan material alami sudah tampak dari muka rumah. Seperti batu kali untuk konstruksi tangga serta penggunaan kayu. Arsitek Teky Wijaya mengemukakan, selalu ada pilihan untuk rumah resor.Tidak perlu terpaku pada satu model, semisal gaya minimalis dengan memperhatikan kebutuhan rumah tropis. ”Model sangat relatif, tergantung pemiliknya. Kita juga perlu memperhatikan lingkungan sekitar,” ujar arsitek lulusan Universitas Parahyangan Bandung ini.Keselarasan dengan alam pun menjadi perhatian utama.
Kebanyakan rumah resor dibangun dengan konsep tradisional karena memiliki standar pengaturan interior yang lebih padu pada akhirnya. Seperti pemakaian bahan kayu, rotan, dan batu alam pada furnitur maupun pajangan. Rumah pun dapat diisi dengan aneka tanaman dalam pot yang berukuran lebih besar.Tanaman itu tidak sekadar jadi pemanis meja, seperti terlihat pada rumah milik Kurniadi. Karena fungsinya disamakan dengan fungsi resor, yang kebanyakan dipakai untuk beristirahat, rumah ini dikonsep senyaman mungkin.
Bagian dalam difungsikan sebagai ruang kumpul sekaligus ruang makan. Ada sebuah meja bundar dengan enam kursi beserta tambahan kursi sudut sebagai pemanis ruangan di sana. Ruang ini menggunakan lantai ubin agar terkesan bersih, juga pencahayaan high light.
Unsur kayu menyatu dengan sentuhan nuansa Oriental. Coba lihat kursi-kursi pendek yang diletakkan pada sudut ruangan. Begitu cantik, klasik, dan menggemaskan. Juga bentukan dinding dengan garis-garis minimalis. Ruangan berikutnya adalah lorong, dengan split levelmenuju kamar mandi luar dan ruang kamar. Meski hanya berfungsi sebagai penyeranta,namun konsepnya matang.
Perpaduan parket, kayu, tegel batu, dan permainan warna dengan material alami tadi menghadirkan kesan ”jadul” dalam rumah ini. Bagi rumah berukuran sedang, split level memang dapat dipakai untuk menjelaskan fungsi ruangan. Sementara kamar mandi dirancang seapik mungkin untuk memenuhi kriteria vila.Area ini didominasi material batu,permainan lantai pada area wastafel, shower, dan ruang ganti, serta memiliki jendela tinggi untuk cahaya dan sirkulasi udara.
Area ini juga menyimpan benda-benda artistik seperti lukisan dan pajangan meja yang cantik. Bagian terbaik adalah kamar. Dengan sentuhan nuansa interior baby pink,kamar ini mengakomodasikan semua kebutuhan bersantai.
Tempat tidur berukuran sedang, sofa empuk berwarna biru tua,kursi malas, penerangan down light namun memiliki ekstracahaya dari jendela, dan pemandangan apik di luar. Manisnya warna interior diisi oleh lukisan dengan tone yang sedikit lebih strong. (johana purba)

________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2008 astudio Indonesia. All rights reserved.

Konsep Arsitektur Tropis – disertai artikel dalam Koran Sindo

Konsep rumah tropis, pada dasarnya adalah adaptasi bangunan terhadap iklim tropis, dimana kondisi tropis membutuhkan penanganan khusus dalam desainnya. Pengaruh terutama dari kondisi suhu tinggi dan kelembaban tinggi, dimana pengaruhnya adalah pada tingkat kenyamanan berada dalam ruangan. Tingkat kenyamanan seperti tingkat sejuk udara dalam rumah, oleh aliran udara, adalah salah satu contoh aplikasi konsep rumah tropis.

Meskipun konsep rumah tropis selalu dihubungkan dengan sebab akibat dan adaptasi bentuk (tipologi) bangunan terhadap iklim, banyak juga interpretasi konsep ini dalam tren yang berkembang dalam masyarakat; sebagai penggunaan material tertentu sebagai representasi dari kekayaan alam tropis, seperti kayu, batuan ekspos, dan material asli yang diekspos lainnya.

diatas, adalah dua contoh penerapan arsitektur tropis. Yang satu dengan budget pembangunan yang cukup besar, dengan material pilihan yang diekspos, yang lainnya lebih sederhana dengan budget lebih kecil, namun sudah memiliki konsep arsitektur tropis.

Berikut ini sebuah artikel di Koran Sindo yang memuat sebagian pendapat saya tentang konsep rumah tropis.

HUNIAN PEMBACA SINDO: Rumah ini memiliki fasad yang menarik. Cat eksteriornya adalah marun dan cokelat tua. Penggunaan material alami tampak di muka rumah, seperti batu kali untuk konstruksi tangga serta penggunaan kayu untuk pilar dan pagar. 
INSPIRASIhunian di tahun 2009 kian beragam.Bagi Anda yang bosan dengan kekakuan gaya minimalis,namun menyukai filosofinya,boleh mencoba menerapkan gaya resor tropis. Seperti rumah milik Kurniadi di kawasan Jakarta Selatan.
Rumah tersebut bergaya resor tropis yang begitu ringkas, namun tetap artistik. Inspirasi rumah bergaya resor semakin marak seiring pertumbuhan tempat wisata pantai atau bahari,di mana keberadaan vila-vila modern pun kian menjamur. Menurut arsitek dari Astudio Malang, Probo Hindarto, sebuah rumah bergaya resor memiliki hal-hal berikut ini. ”Usahakan memiliki jendela-jendela yang besar agar view luar ruangan dapat masuk dan dinikmati dari dalam rumah.
Material alami seperti batuan ekspos, kayu, dan sebagainya cukup menarik untuk digunakan karena kesan alaminya dapat mendekatkan kita pada alam.Penggunaan material berkesan alami memang bisa membawa kita untuk memiliki rumah pantai dengan ciri khas Indonesia,” tutur Probo. Rumah Kurniadi memiliki fasad yang menarik. Cat eksteriornya marun dan cokelat tua. Ada pilar-pilar dari kayu untuk menopang serta pagar rendah yang diletakkan pada teras.
Penggunaan material alami sudah tampak dari muka rumah. Seperti batu kali untuk konstruksi tangga serta penggunaan kayu. Arsitek Teky Wijaya mengemukakan, selalu ada pilihan untuk rumah resor.Tidak perlu terpaku pada satu model, semisal gaya minimalis dengan memperhatikan kebutuhan rumah tropis. ”Model sangat relatif, tergantung pemiliknya. Kita juga perlu memperhatikan lingkungan sekitar,” ujar arsitek lulusan Universitas Parahyangan Bandung ini.Keselarasan dengan alam pun menjadi perhatian utama.
Kebanyakan rumah resor dibangun dengan konsep tradisional karena memiliki standar pengaturan interior yang lebih padu pada akhirnya. Seperti pemakaian bahan kayu, rotan, dan batu alam pada furnitur maupun pajangan. Rumah pun dapat diisi dengan aneka tanaman dalam pot yang berukuran lebih besar.Tanaman itu tidak sekadar jadi pemanis meja, seperti terlihat pada rumah milik Kurniadi. Karena fungsinya disamakan dengan fungsi resor, yang kebanyakan dipakai untuk beristirahat, rumah ini dikonsep senyaman mungkin.
Bagian dalam difungsikan sebagai ruang kumpul sekaligus ruang makan. Ada sebuah meja bundar dengan enam kursi beserta tambahan kursi sudut sebagai pemanis ruangan di sana. Ruang ini menggunakan lantai ubin agar terkesan bersih, juga pencahayaan high light.
Unsur kayu menyatu dengan sentuhan nuansa Oriental. Coba lihat kursi-kursi pendek yang diletakkan pada sudut ruangan. Begitu cantik, klasik, dan menggemaskan. Juga bentukan dinding dengan garis-garis minimalis. Ruangan berikutnya adalah lorong, dengan split levelmenuju kamar mandi luar dan ruang kamar. Meski hanya berfungsi sebagai penyeranta,namun konsepnya matang.
Perpaduan parket, kayu, tegel batu, dan permainan warna dengan material alami tadi menghadirkan kesan ”jadul” dalam rumah ini. Bagi rumah berukuran sedang, split level memang dapat dipakai untuk menjelaskan fungsi ruangan. Sementara kamar mandi dirancang seapik mungkin untuk memenuhi kriteria vila.Area ini didominasi material batu,permainan lantai pada area wastafel, shower, dan ruang ganti, serta memiliki jendela tinggi untuk cahaya dan sirkulasi udara.
Area ini juga menyimpan benda-benda artistik seperti lukisan dan pajangan meja yang cantik. Bagian terbaik adalah kamar. Dengan sentuhan nuansa interior baby pink,kamar ini mengakomodasikan semua kebutuhan bersantai.
Tempat tidur berukuran sedang, sofa empuk berwarna biru tua,kursi malas, penerangan down light namun memiliki ekstracahaya dari jendela, dan pemandangan apik di luar. Manisnya warna interior diisi oleh lukisan dengan tone yang sedikit lebih strong. (johana purba)

________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2008 astudio Indonesia. All rights reserved.

Konstruksi Taman Diatas Atap untuk Rumah Tinggal

Taman diatas atap, yang sudah banyak diterapkan di Indonesia, adalah taman yang berada diatas bangunan. Hal ini berarti, taman diletakkan pada bagian atas bangunan seperti diatas dak beton. Bila biasanya atap bentuknya miring dengan genteng untuk mengalirkan hujan, bisa pula dibuat datar dengan memanfaatkan dak beton sebagai wadah untuk tanah sebagai media tumbuhan.

Kondisi kota yang sempit dan padat memaksa kita sering memikirkan cara-cara baru untuk menikmati alam. Tak heran, sejak pagi hingga sore, kita disibukkan oleh berbagai aktivitas di kota, dan jarang kita bisa menikmati taman, terutama taman dalam rumah. Apalagi, bila hidup di daerah yang padat penduduknya, lahan untuk taman sudah sangat kurang. Alternatif yang bisa dipikirkan adalah; membuat taman diatas atap.

Siapa yang tidak ingin menikmati hijaunya rerumputan di rumah sendiri? Meskipun itu tidak berada diatas tanah rumah kita, karena lahan sudah dipakai untuk ruang-ruang dan kebutuhan lainnya, maka taman diatas atap adalah alternatif yang sangat menarik.

Mungkin Anda sering mendapati taman diatas atap diterapkan diatas bangunan hotel, resort atau perkantoran yang sadar lingkungan. Taman diatas atap, selain indah dilihat dan memberi kesempatan penghuni rumah untuk merasakan hubungan dengan alam yang baik, juga memiliki berbagai manfaat dari memiliki taman.

Taman diatas atap dapat menyerap panas matahari yang jatuh diatas dak beton rumah kita. Taman ini juga menyerap gas beracun disekeliling rumah, menyaring udara kota yang berpolusi dan berdebu, serta menyerap sinar ultraviolet sebelum masuk atau memantul dalam rumah, sehingga rumah lebih sejuk.

Cara membuat taman diatas atap

Berikut ini disajikan cara membuat taman diatas atap yang sederhana dengan konstruksi dak beton yang sudah umum kita gunakan. Taman ini pada dasarnya adalah lapisan tanah, pasir dan kerikil yang diletakkan diatas dak beton.



Taman diatas atap ini dibuat diatas dak konvensional, yang sudah diberi lapisan waterproof. Lapisan waterproof digunakan agar air tidak merembes secara terus-menerus yang dapat mengakibatkan korosi tulangan besi dalam dak beton. Selain itu, dak yang digunakan harus memiliki kemiringan yang dapat mengalirkan air ke saluran pembuangan air dalam dak. Berikut ini lapisan demi lapisan dalam konstruksi taman diatas atap ini:

  1. Dak beton yang diberi lapisan waterproof
  2. Diatas dak beton, diberi lapisan selang-seling bata dan kerikil (batu-batu kecil)
  3. Diatas lapisan bata, adalah lapisan pasir
  4. Lapisan tanah sebagai medium tanaman, sekitar 20 cm.

Taman diatas atap, meskipun berbiaya lebih mahal, tapi juga memiliki manfaat yang ‘mahal’ pula, yaitu rasa senang memiliki taman yang hidup dan bermanfaat dalam rumah kita.

Cara lain memiliki taman diatas atap

Taman yang lebih sederhana, misalnya seperti taman kering, bisa dibuat dengan menaburkan atau melapisi dak beton dengan kerikil atau batu-batu kecil. Gunakan pot-pot tanaman yang Anda sukai untuk menambah kesan asri. Tanaman gantung dan tanaman rambat juga bisa digunakan sebagai taman diatas atap.

Letak taman diatas atap tidak terbatas pada area lantai rumah paling atas saja, namun juga bisa menggunakan balkon, dan sebaiknya direncanakan sejak awal pembangunan rumah. Bagaimana? Tertarik?

———–

Catatan:
Untuk membuat taman diatas atap ini, konsultasikan lebih dulu konstruksi dak beton Anda pada arsitek dan kontraktor Anda, agar kuat mendapatkan beban taman atap dengan memperkuat konstruksi beton dari konstruksi konvensional.

________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2008 astudio Indonesia. All rights reserved.

Konstruksi Taman Diatas Atap untuk Rumah Tinggal

Taman diatas atap, yang sudah banyak diterapkan di Indonesia, adalah taman yang berada diatas bangunan. Hal ini berarti, taman diletakkan pada bagian atas bangunan seperti diatas dak beton. Bila biasanya atap bentuknya miring dengan genteng untuk mengalirkan hujan, bisa pula dibuat datar dengan memanfaatkan dak beton sebagai wadah untuk tanah sebagai media tumbuhan.

Kondisi kota yang sempit dan padat memaksa kita sering memikirkan cara-cara baru untuk menikmati alam. Tak heran, sejak pagi hingga sore, kita disibukkan oleh berbagai aktivitas di kota, dan jarang kita bisa menikmati taman, terutama taman dalam rumah. Apalagi, bila hidup di daerah yang padat penduduknya, lahan untuk taman sudah sangat kurang. Alternatif yang bisa dipikirkan adalah; membuat taman diatas atap.

Siapa yang tidak ingin menikmati hijaunya rerumputan di rumah sendiri? Meskipun itu tidak berada diatas tanah rumah kita, karena lahan sudah dipakai untuk ruang-ruang dan kebutuhan lainnya, maka taman diatas atap adalah alternatif yang sangat menarik.

Mungkin Anda sering mendapati taman diatas atap diterapkan diatas bangunan hotel, resort atau perkantoran yang sadar lingkungan. Taman diatas atap, selain indah dilihat dan memberi kesempatan penghuni rumah untuk merasakan hubungan dengan alam yang baik, juga memiliki berbagai manfaat dari memiliki taman.

Taman diatas atap dapat menyerap panas matahari yang jatuh diatas dak beton rumah kita. Taman ini juga menyerap gas beracun disekeliling rumah, menyaring udara kota yang berpolusi dan berdebu, serta menyerap sinar ultraviolet sebelum masuk atau memantul dalam rumah, sehingga rumah lebih sejuk.

Cara membuat taman diatas atap

Berikut ini disajikan cara membuat taman diatas atap yang sederhana dengan konstruksi dak beton yang sudah umum kita gunakan. Taman ini pada dasarnya adalah lapisan tanah, pasir dan kerikil yang diletakkan diatas dak beton.



Taman diatas atap ini dibuat diatas dak konvensional, yang sudah diberi lapisan waterproof. Lapisan waterproof digunakan agar air tidak merembes secara terus-menerus yang dapat mengakibatkan korosi tulangan besi dalam dak beton. Selain itu, dak yang digunakan harus memiliki kemiringan yang dapat mengalirkan air ke saluran pembuangan air dalam dak. Berikut ini lapisan demi lapisan dalam konstruksi taman diatas atap ini:

  1. Dak beton yang diberi lapisan waterproof
  2. Diatas dak beton, diberi lapisan selang-seling bata dan kerikil (batu-batu kecil)
  3. Diatas lapisan bata, adalah lapisan pasir
  4. Lapisan tanah sebagai medium tanaman, sekitar 20 cm.

Taman diatas atap, meskipun berbiaya lebih mahal, tapi juga memiliki manfaat yang ‘mahal’ pula, yaitu rasa senang memiliki taman yang hidup dan bermanfaat dalam rumah kita.

Cara lain memiliki taman diatas atap

Taman yang lebih sederhana, misalnya seperti taman kering, bisa dibuat dengan menaburkan atau melapisi dak beton dengan kerikil atau batu-batu kecil. Gunakan pot-pot tanaman yang Anda sukai untuk menambah kesan asri. Tanaman gantung dan tanaman rambat juga bisa digunakan sebagai taman diatas atap.

Letak taman diatas atap tidak terbatas pada area lantai rumah paling atas saja, namun juga bisa menggunakan balkon, dan sebaiknya direncanakan sejak awal pembangunan rumah. Bagaimana? Tertarik?

———–

Catatan:
Untuk membuat taman diatas atap ini, konsultasikan lebih dulu konstruksi dak beton Anda pada arsitek dan kontraktor Anda, agar kuat mendapatkan beban taman atap dengan memperkuat konstruksi beton dari konstruksi konvensional.

________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2008 astudio Indonesia. All rights reserved.

Gaya Modern Minimalis,Bentuk Mengikuti Fungsi – Sebuah artikel di Bali Post

modern livingIni adalah sebuah artikel di koran Bali Post, rupanya ditulis berdasarkan tulisan-tulisan saya di web. – ADA banyak desain arsitektur rumah. Ada gaya minimalis, klasik, mediteranian, art deco, kontemporer, sampai modern minimalis. Di tengah krisis kini, banyak pihak pengembang mulai melirik gaya rumah modern minimalis.

Kecenderungan ini di antaranya dikemukakan direktur sebuah perusahaan pengembang di Jakarta, Pandu Gunandito. Katanya, di samping lantaran krisis yang melanda kini, pasar sudah sedikit jenuh dengan desain yang “hanya” minimalis — tidak ada embel-embel “modern” — yang jadi trend pada 2008. Karenanya, pada 2009 ini pihaknya membangun desain rumah minimalis modern. Tujuannya agar masyarakat yang membeli rumah di kawasan perumahan lebih bangga karena desain rumah mereka sangat up date.
Gaya minimalis itu sendiri pernah booming pada era 1980-an. Namun, ketika kembali teraplikasi di abad ke-21, pasti sudah dimodernisasi dengan beberapa penambahan. “Pada saat ini konsep arsitektur minimalis lebih banyak dipadukan dengan bahan atau material modern dan dengan gaya yang lebih dinamis, yaitu dengan pemakaian bentuk-bentuk arsitektural yang lebih bervariasi serta tidak kaku. Jika kita lihat bentuk arsitektur tahun 1980-an, di situ gaya minimalis mengarah ke konsep art deco, dengan bentuk-bentuk yang lebih kaku dan monoton,” tutur arsitek Sanny Kurniadi.
Ditambahkan Probo Hindarto dari Astudio, “Prinsip arsitektur modern minimalis sebenarnya mengikuti prinsip arsitektur form follow function atau bentuk mengikuti fungsi. Karena itu, bentuk-bentuk yang tidak perlu dihilangkan. Namun, di Indonesia, kita mendapati ornamentasi atau hiasan-hiasan masih banyak digunakan dan minimalisme telah menjadi sebuah gaya arsitektur yang berdiri sendiri.”
Kadang-kadang, lanjut Probo, gaya minimalis dianggap sebagai istilah pengganti untuk gaya arsitektur modern. Hal ini bisa dipahami karena kebudayaan Indonesia sarat dengan ornamentasi atau hiasan.

modern living

Tips dan Trik
“Masukan” gaya modern dapat dilakukan melalui pemilihan cat interior maupun eksterior, pemilihan furniture, serta pernik atau aksesori yang dapat menambah nilai estetika rumah minimalis.
Tiap ruang hendaknya fungsional, juga memiliki ambience yang mendukung kegiatan di dalamnya. Soal furniture, Probo memiliki tips dan trik menata rumah bergaya modern minimalis untuk Anda. “Biasanya sesuai dengan sifatnya, furniture yang kita gunakan juga simpel, fungsional, dan tidak berornamen atau tidak ada hiasan sama sekali. Jika kita menggunakan furniture berornamen, maka kesan modern dari desain sebuah ruangan bisa kacau,” papar Probo.
Masih menurut Probo, Anda bisa memilih kursi kayu dengan jok suede berwarna gelap atau sofa berwarna cerah seperti peach, marun, dan krem berukuran besar maupun sedang untuk diletakkan di ruang keluarga. Bentuk lampu gantung ataupun standing lamp modern melengkung juga bisa diaplikasikan untuk mendukung tata desain modern.
“Pada prinsipnya, untuk sebuah ruangan bergaya modern, pada saat mendesain interior ruangan itu, seringkali kita harus masuk ke dalam ruangan dan merasakan sendiri atmosfer ruangan tersebut,” katanya. Jika orang terlalu sering berada dalam sebuah ruangan, misalnya karena dia pemilik rumah tersebut, maka dia boleh jadi sering kehilangan sense of space seperti jika kita pertama kali masuk ke sebuah tempat.
“Masih senapas dengan kampanye go green yang berkumandang di penjuru dunia, hendaknya rumah Anda memiliki taman,” imbuh Probo. Jika memiliki lahan sisa, jangan disia-siakan. Kita bisa segera menanaminya dengan tanaman yang sejuk dan rindang saat ini juga. Jika tanah di sekitar rumah tidak ada lagi yang bisa digunakan sebagai taman, kita bisa menggunakan pot-pot tanaman yang digantungkan atau diletakkan di mana saja. Bahkan kita bisa meletakkan pot kecil berisi tanaman di meja kerja rumah atau pojok ruang tamu. (sdo/nsa/tin)

________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2008 astudio Indonesia. All rights reserved.

Desain Ruangan untuk Rumah Minimalis – Sebuah artikel di Lampung Post

9
Artikel ini dimuat di Lampung Post. MEMILIKI rumah minimalis dengan luas ruang yang terbatas harus pintar-pintar memilih furnitur dan ornamen untuk menambah nilai estetika rumah. Probo Hindarto dari Astudio mengatakan prinsip arsitektur modern minimalis sebenarnya mengikuti prinsip arsitektur form follow function atau bentuk mengikuti fungsi. Karena itu, bentuk- bentuk rumah terlihat sederhana dan simpel. “Masukan” gaya modern dapat dilakukan melalui pemilihan cat interior maupun eksterior, pemilihan furnitur, serta pernik atau aksesori yang dapat menambah nilai estetika rumah minimalis.

Tiap ruang hendaknya fungsional, juga memiliki ambience yang mendukung kegiatan di dalamnya. Bicara furnitur, Probo memiliki kiat dan trik menata rumah bergaya modern minimalis untuk Anda. Biasanya sesuai dengan sifatnya, furnitur yang kita gunakan juga simpel, fungsional, dan tidak berornamen atau tidak ada hiasan sama sekali. Sebab, bila menggunakan furnitur berornamen, kesan modern dari desain sebuah ruangan bisa kacau.

Anda bisa memilih kursi kayu dengan jok suede berwarna gelap atau sofa berwarna cerah seperti peach, marun, dan krem berukuran besar maupun sedang untuk diletakkan di ruang keluarga. Bentuk lampu gantung ataupun standing lamp modern melengkung juga bisa diaplikasikan untuk mendukung tata desain modern. Pilihan ada di tangan Anda. Namun, pada prinsipnya, untuk sebuah ruangan bergaya modern, pada saat mendesain interior ruangan itu, sering kali kita harus masuk ke dalam ruangan dan merasakan sendiri atmosfer ruangan tersebut.

Bila kita terlalu sering berada dalam sebuah ruangan, misalnya, karena kita pemilik rumah tersebut, kita boleh jadi sering kehilangan sense of space seperti bila kita pertama kali masuk ke sebuah tempat. Masih senapas dengan kampanye go green yang berkumandang di penjuru dunia, hendaknya rumah anda memiliki taman.

9


Jika memiliki sebuah lahan sisa, jangan disia-siakan. Kita bisa segera menanaminya dengan tanaman yang sejuk dan rindang saat ini juga. Bila tanah di sekitar rumah tidak ada lagi yang bisa digunakan sebagai taman, kita bisa menggunakan potpot tanaman yang digantungkan atau diletakkan di mana saja. Bahkan kita bisa meletakkan pot kecil berisi tanaman di meja kerja rumah atau pojok ruang tamu. Hijaukan rumah Anda di 2009! Nah, untuk pilihan dan model taman di 2009, Anda bisa menyimak Lampung Post edisi Minggu (18-1).


n RIN/DARI BERBAGAI SUMBER/M-1

________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2008 astudio Indonesia. All rights reserved.

Desain Ruangan untuk Rumah Minimalis – Sebuah artikel di Lampung Post

9
Artikel ini dimuat di Lampung Post. MEMILIKI rumah minimalis dengan luas ruang yang terbatas harus pintar-pintar memilih furnitur dan ornamen untuk menambah nilai estetika rumah. Probo Hindarto dari Astudio mengatakan prinsip arsitektur modern minimalis sebenarnya mengikuti prinsip arsitektur form follow function atau bentuk mengikuti fungsi. Karena itu, bentuk- bentuk rumah terlihat sederhana dan simpel. “Masukan” gaya modern dapat dilakukan melalui pemilihan cat interior maupun eksterior, pemilihan furnitur, serta pernik atau aksesori yang dapat menambah nilai estetika rumah minimalis.

Tiap ruang hendaknya fungsional, juga memiliki ambience yang mendukung kegiatan di dalamnya. Bicara furnitur, Probo memiliki kiat dan trik menata rumah bergaya modern minimalis untuk Anda. Biasanya sesuai dengan sifatnya, furnitur yang kita gunakan juga simpel, fungsional, dan tidak berornamen atau tidak ada hiasan sama sekali. Sebab, bila menggunakan furnitur berornamen, kesan modern dari desain sebuah ruangan bisa kacau.

Anda bisa memilih kursi kayu dengan jok suede berwarna gelap atau sofa berwarna cerah seperti peach, marun, dan krem berukuran besar maupun sedang untuk diletakkan di ruang keluarga. Bentuk lampu gantung ataupun standing lamp modern melengkung juga bisa diaplikasikan untuk mendukung tata desain modern. Pilihan ada di tangan Anda. Namun, pada prinsipnya, untuk sebuah ruangan bergaya modern, pada saat mendesain interior ruangan itu, sering kali kita harus masuk ke dalam ruangan dan merasakan sendiri atmosfer ruangan tersebut.

Bila kita terlalu sering berada dalam sebuah ruangan, misalnya, karena kita pemilik rumah tersebut, kita boleh jadi sering kehilangan sense of space seperti bila kita pertama kali masuk ke sebuah tempat. Masih senapas dengan kampanye go green yang berkumandang di penjuru dunia, hendaknya rumah anda memiliki taman.

9


Jika memiliki sebuah lahan sisa, jangan disia-siakan. Kita bisa segera menanaminya dengan tanaman yang sejuk dan rindang saat ini juga. Bila tanah di sekitar rumah tidak ada lagi yang bisa digunakan sebagai taman, kita bisa menggunakan potpot tanaman yang digantungkan atau diletakkan di mana saja. Bahkan kita bisa meletakkan pot kecil berisi tanaman di meja kerja rumah atau pojok ruang tamu. Hijaukan rumah Anda di 2009! Nah, untuk pilihan dan model taman di 2009, Anda bisa menyimak Lampung Post edisi Minggu (18-1).


n RIN/DARI BERBAGAI SUMBER/M-1

________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2008 astudio Indonesia. All rights reserved.