Category Archives: bagian rumah

Tips menata ruang workshop rumahan

astudioarchitect.com Saat ini makin banyak orang menyukai memiliki sebuah workshop untuk bekerja dengan kayu atau material lain di dalam rumah, entah itu memperbaiki furniture atau bahkan membuat berbagai karya furniture atau kerajinan rumah tangga. Terutama bagi para suami yang membutuhkan tempat untuk membetulkan barang-barang rumah tangga pada saat diperlukan. Ini juga berkaitan dengan hobi atau satu kebutuhan akan tempat berkarya.  ruangan seperti ini biasanya berisi mesin-mesin yang dibutuhkan untuk bekerja di rumah seperti mesin kayu atau mesin besi. Contoh mesin seperti mesin jigsaw atau gergaji, mesin amplas,  mesin bor dan sebagainya. Benda-benda kecil untuk bekerja dengan kayu atau besi juga dibutuhkan seperti sekrup, paku dan peralatan tangan.

Photo source: diyncrafts

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Dari segi desain interior atau arsitekturnya, kita selalu membutuhkan beberapa fasilitas untuk ruangan seperti ini, diantaranya adalah rak penyimpanan atau kabinet penyimpanan yang cukup banyak. Selengkapnya untuk kebutuhan sebuah ruang workshop adalah sebagai berikut;

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
1  lokasi dan ruangan
Lokasi dari sebuah workshop di dalam rumah sebaiknya terpisah dari ruang-ruang yang lain karena debu, bau dan polusi suara bisa saja mengganggu ruang-ruang yang lainnya. Seringkali ruang workshop berada di dalam garasi atau di ruang bawah tanah, namun bisa saja bila mencukupi ruangan ini disetting sebagai sebuah ruangan tersendiri yang terpisah dari rumah utama, dan bisa juga disatukan dengan gudang.

2 penyimpanan
Penyimpanan sangat dibutuhkan agar semua barang tetap terorganisasi dengan baik. Misalnya seperti penyimpanan untuk menyimpan ban atau roda, atau penyimpanan sekrup dan barang lain yang kecil. Dalam ruangan seperti ini seringkali orang menggunakan kaleng kaleng dan kotak kotak untuk menyimpan dan organisasikan barang-barang. Boleh-boleh saja, yang terpenting bahwa kaleng dan kotak itu juga bisa diletakkan pada tempat yang terorganisasi didalam rak-rak tertentu.  akan lebih baik bila kita juga menggunakan penyimpanan macam toolbox yang bisa dengan mudah dipakai mengorganisasikan benda-benda yang kecil.


Photo by mtneer_man on Flickr, CC lisence

3 soket listrik yang cukup
Berbagai peralatan membutuhkan suplai listrik, sehingga di dalam sebuah workshop seperti ini harus ada outlet listrik sesuai dengan jumlah dan kebutuhan dari peralatan yang kita pakai. Biasanya peralatan listrik juga menyedot banyak daya sehingga kita juga musti memikirkan berapa daya atau watt di rumah kita, apakah cukup untuk menyalakan peralatan listrik seperti gergaji listrik atau bor listrik. Banyak peralatan yang membutuhkan daya lebih dari 1000watt, namun bila pintar memilih, ada juga peralatan tangan (handtool) yang wattnya lebih kecil. Pikirkan juga untuk menggunakan soket listrik yang tergantung, karena beberapa jenis mesin akan lebih aman menggunakan jenis soket listrik menggantung, misalnya gergaji listrik.

4 sebuah atau tempat mencuci tangan dan peralatan
mungkin sangat dibutuhkan. Ini akan membantu pada saat atau setelah bekerja dalam membersihkan tangan atau kaki atau peralatan yang bisa dicuci.

5 pencahayaan yang baik


Photo by Jon Lesser on Flickr, CC lisence

Karena bekerja di workshop biasanya dilakukan dari pagi hingga sore hari dan jarang untuk dipakai pada malam hari maka pencahayaan yang sifatnya pencahayaan alami dari pantulan sinar matahari sebaiknya ada. Ini mesti dipikirkan terutama bila berada di lantai basement. Untuk semi basement di mana basement masih menyisakan ketinggian untuk dipakai sebagai jendela tempat masuknya cahaya matahari, akan sangat membantu pencahayaan di waktu siang hari. Terlepas dari itu sebuah workshop yang baik tetap harus memiliki pencahayaan dari lampu yang cukup.


Photo source: diyncrafts

Saat bekerja di dalam sebuah workshop seringkali kita juga membutuhkan musik atau semacamnya. Saat bekerja dengan file tertentu Kita juga membutuhkan laptop. Pendeknya kita perlu untuk merencanakan segala hal saat membuat website pribadi di dalam rumah. Terlebih Bila memang Anda memiliki hobi untuk membuat benda-benda atau memperbaiki sendiri peralatan di dalam rumah anda. Bahkan ruang seperti ini bisa jadi surga yang paling nyaman untuk kaum Adam.

Anda bisa menyimak berbagai cara untuk membuat benda benda melalui menu DIY atau Do It Yourself dalam website ini.

___
by

Arsitek Probo Hindarto
081 252 447 53
© Copyright 2015 astudio Indonesia.
All rights reserved.

Pengetahuan tentang jendela (extended)

astudioarchitect.com Jendela adalah bagian rumah yang sangat penting karena jendela memasukkan cahaya dan udara alami ke dalam ruang ruang rumah. Jendela tidak hanya memiliki fungsi ini karena ternyata bentuk jendela juga bisa mempengaruhi jenis estetika bangunan rumah apabila diletakkan pada tempat yang sesuai serta bentuk yang tepat, maka jendela akan mempertinggi estetika rumah anda. Prinsip penggunaan jendela sebenarnya mudah dan hal ini sudah dikenal sejak jaman dahulu. Prinsipnya adalah mengalirkan udara secara silang artinya aliran udara dari jendela harus mengalir melalui ruangan untuk keluar pada lubang yang lain seperti ventilasi atau jendela lainnya. Hal ini akan menyebabkan ruangan terasa sejuk dan udara mengalir sepanjang waktu apabila anda tidak menggunakan ac.

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Kecepatan angin yang masuk dipengaruhi oleh besar jendelanya. Selain itu lubang penghawaan seperti ventilasi juga memiliki pengaruh terhadap aliran udara dari jendela. Jadi untuk memaksimalkan fungsi jendela Anda mesti memiliki setidaknya dua jendela atau satu jendela dengan tambahan ventilasi di dalam ruangan. Jendela yang lebih besar bisa menerangi ruangan yang gelap menjadi lebih terang. Jendela yang besar besar biasanya juga dibuat untuk memperbaiki kesan ruangan agar terasa lebih lebar, artinya jendela memiliki pemandangan ke arah luar yang lebih banyak misalnya ke taman atau ke arah jalan.

Apabila menyukai kesan yang lebih terbuka jendela bisa dipilih dari jenis yang lebar. Namun apabila karena alasan keamanan atau alasan privasi, jendela bisa dibuat tidak terlalu besar. Perletakan dan bentuk jendela sebaiknya juga didesain dari awal agar sesuai dengan peruntukannya misalnya furniture yang ada. Juga harus diperhatikan dimana kita meletakkan tempat tidur, lemari, meja dan sebagainya. Hal inilah yang sering dilupakan oleh mereka yang tidak menggunakan jasa arsitek dalam mendesain rumah sehingga perletakan jendela dan furniture yang ada seringkali tidak cocok dan ruangan jadi terasa sempit.

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Adapun jendela juga dipengaruhi oleh pemilihan jenis kaca misalnya kaca buram atau kaca berwarna atau kaca bening biasa jenis jenis kaca ini dapat membantu membuat ruangan terasa lebih redup atau lebih terang sesuai dengan keinginan.

Ada pendapat yang mengatakan bahwa sebaiknya jendela porsinya adalah 15 sampai 20 persen dari luas ruangan. Kita bisa membagi jendela dalam banyak panel terutama apabila pemandangan terlihat indah seperti adanya taman samping atau pemandangan gunung, pantai dan sebagainya. Jendela bisa dipilih dari jendela yang besar untuk memaksimalkan pemandangan tersebut.

Jangan lupa bahwa jendela juga memiliki banyak cara untuk membukanya. Anda bisa mengetahui cara cara membuka jendela melalui link ini. Ada jendela yang dibuka ke arah samping, ada juga jendela yang dibuka seperti pintu, demikian juga jendela yang dibuka ke atas, digeser dan sebagainya. Pilih dari jenis jendela yang sesuai untuk peruntukannya serta jenis engsel yang Anda inginkan.

Sebagai pelengkap dari sebuah jendela, jangan lupa untuk menggunakan kanopi untuk jendela. Kanopy bisa dibuat dari berbagai bahan. Bahan yang paling populer adalah dak beton, ada juga bahan lain seperti atap genteng, asbes, seng dan sebagainya. Khusus untuk kanopi dak beton di masyarakat sudah populer menggunakan atap ini di atas jendela atau pintu, yang tidak diatapi oleh atap rumah yang besar, sehingga apabila ada hujan dan panas dapat mengurangi dampak dari cuaca tersebut. Atap kanopi jendela ini bisa di lebihkan sedikit misalnya 30 cm agar air tidak tampias.

Apabila jendela menghadap sinar matahari secara langsung misalnya seperti menghadap ke barat, atau apabila Anda tidak ingin panas matahari atau pantulannya terlalu banyak masuk ke dalam jendela kita bisa menggunakan kisi kisi dari kayu atau besi yang dapat menyaring cahaya agar tidak terlalu banyak masuk ke dalam jendela. Cara lain seperti membuat vertical garden di depan jendela, juga bisa membantu apabila cara cara tersebut dirasa agak sulit. Kita juga bisa menanam pohon yang memayungi jendela dari panas matahari sehingga berfungsi sama untuk mengurangi sinar atau cahaya pantulan masuk kedalam ruangan melalui jendela.

Sumber: Image search Google

Apabila Anda berkunjung ke rumah rumah lama terutama yang dibangun tahun 80an banyak yang memakai kaca nako. Jenis jendela ini merupakan kaca kaca dengan banyak bagian yang dapat dibuka tutup secara terpisah. Dewasa ini kaca nako tidak hanya diisi oleh kaca, ada juga yang kreatif dengan mengganti kaca dengan papan kayu sehingga apabila ditutup dapat juga menggantikan peran tirai. Kelemahan dari memakai kaca nako hanya satu yaitu apabila besi yang digunakan untuk membukanya macet.

Khusus untuk secondary skin yang berfungsi menyaring cahaya, sebagaimana sudah disebutkan, fungsinya adalah untuk mengurangi sinar atau cahaya pantulan matahari. Fungsinya adalah dengan cara membuat pembayangan sehingga sinar tidak masuk seluruhnya. Untuk membuatnya kita bisa menggunakan beberapa macam material seperti besi, alumunium, kayu, bambu atau baja ringan dengan konsep yang dibuat arsitek Anda. Dapat pula menggunakan secondary skin untuk menunjang estetika bangunan karena ternyata elemen kisi kisi seperti ini terlihat cukup indah dan kesannya modern. Untuk mempermudah membersihkan sebaiknya antara kaca jendela dan kisi kisi secondary skin perlu dibuat jarak yang lumayan enak untuk membersihkan.

___
by

Arsitek Probo Hindarto
081 252 447 53
© Copyright 2015 astudio Indonesia.
All rights reserved.

Membuat mezzanine dari rangka besi hollow

astudioarchitect.com Mezzanine adalah sebutan untuk lantai tambahan didalam ruangan, yang bisa membuat perluasan ruangan di bagian atas sebuah ruangan, bila plafon ruangan Anda cukup tinggi. Misalnya bila sebuah ruangan seperti kamar tidur atau ruang keluarga cukup tinggi plafonnya, misalnya 5 meter keatas, maka bisa dibuat mezzanine untuk memberi tambahan lantai dan luas ruangan. Kebetulan saya sempat memotret beberapa sudut dari contoh mezzanine menggunakan rangka besi hollow ini di pameran Indobuildtech.

(Kami tidak menjual barang display dalam artikel ini, dimana artikel ini hanya untuk tujuan memberikan informasi saja)

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Tangga dan konstruksi mezzanine dibuat dari besi hollow. Bahan yang mirip seperti yang banyak digunakan untuk pagar-pagar. 
Mezzanine seperti ini bisa dipakai untuk tambahan kamar tidur diatas kamar sebelumnya, atau tambahan ruang baca, dan sebagainya. Bisa dibuat dengan dinding partisi seperti pada gambar ini, atau tanpa dinding. 
Ini contoh mezzanine terbuka, bisa dipakai bila ruangan cukup tinggi plafonnya, dan butuh tambahan ruang, seperti kamar anak yang selama ini dipakai untuk dua orang, bisa ada lantai tambahan untuk salah satu anak. Bisa juga untuk tambahan ruang bermain atau belajar. 
Bagian bawah mezzanine dan tangga. Tangga dalam contoh ini merupakan tangga besi melingkar biasa. 
contoh konstruksi tangga ringan yang lain. Tangga ini terlihat lebih elegan dan bisa diletakkan diruang keluarga, tentunya dengan material dan penyelesaian yang lebih halus. 
Detail tangga. 

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Konstruksi besi bisa dipesan melalui pembuat konstruksi besi seperti tukang bikin pagar, kanopi dan sebagainya. Konstruksi bisa dibuat dari besi hollow atau besi berat (WF) sesuai pilihan, dengan penutup lantai seperti papan, multipleks, kalsifloor atau bahan lain. Konstruksi seperti ini relatif lebih murah dan mudah dibandingkan dengan membuat konstruksi dak beton untuk tambahan lantai. Satu-satunya kekurangan adalah lantai mezzanine dengan lantainya suka berbunyi bila diinjak. Bila plafon ruang Anda cukup tinggi, pertimbangkan untuk membuat konstruksi ini.

______________________________
by

Arsitek Probo Hindarto
© Copyright 2014 astudio Indonesia.
All rights reserved.

Macam sarana penyimpanan di semua ruangan rumah

astudioarchitect.com Rumah yang rapi bisa membuat kita hidup dengan lebih nyaman dan senang, karena benda-benda yang tertata rapi dan bersih akan membuat pikiran kita menjadi jernih juga. Tahukah Anda bahwa rumah yang tidak teratur dengan benda-benda berserakan dapat membuat penghuninya stress dan menurunkan tingkat kebahagiaan? Meskipun demikian, apabila tidak memiliki asisten rumah tangga, kadangkala kita sering merasa malas membersihkannya. Hal ini karena pikiran kita memang sudah terpola untuk tidak mengerjakan hal-hal yang berat, atau memang sudah lelah bekerja atau mengerjakan pekerjaan rumah yang lain. Saat seperti ini, kita harus ingat bahwa rumah yang bersih adalah cermin dari tingkat kebahagiaan yang lebih baik. Meskipun kadang terasa berat, seluruh anggota keluarga harus diberitahu untuk mempertahankan kebiasaan ini.

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Gunakan rak dan sarana penyimpanan yang eksteksif.
Salah satu rahasia yang saya temukan dalam mendesain interior dan arsitektur pada umumnya adalah tentang penyimpanan barang. Rumah yang baik selalu memiliki sarana penyimpanan yang baik pula. Gunakan berbagai sarana penyimpan dan coba lihat apakah dirumah Anda sudah memiliki sarana penyimpan, seperti

Foyer
1. Rak sepatu
2. Lemari konsol dengan rak atau laci
3. Puff panjang dengan rak atau laci

Ruang Tamu
1. Lemari partisi

2. Sofa dengan penyimpan di bagian bawah. Beberapa desain sofa memiliki laci penyimpanan dibagian bawahnya.

3. Meja tamu (coffee table) dengan sarana penyimpan

Ruang Keluarga
1. Lemari ruang entertainment (kabinet TV dengan rak dan laci)

2. Lemari build in (dibuat secara custom made)

3. Bufet

Dapur
1. Kitchen set bawah dengan rak dan laci

2. kabinet atas dengan rak-rak
3. meja Island

4. Ram penggantung

5. Gantungan
6. Troli
7. Keranjang

Kamar tidur
1. Wardrobe

2. Ruang Wardrobe
    Sebuah ruang khusus bisa disediakan untuk wardrobe, yang berisi rak-rak
    dan laci untuk menyimpan barang

3. bagian bawah tempat tidur

4. nightstand atau nakas (meja samping tempat tidur)

5. Lemari

6. rak konsol
7. Kabinet atau rak tempat TV
8. Meja rias

9. Meja kerja atau meja komputer (untuk anak maupun kamar dewasa)

Kamar Mandi
1. Rak bawah wastafel

2. Lemari kamar mandi

3. Rak tempel

4. Gantungan baju dan handuk
5. Rak konsol

Bawah Tangga dan Tangga Kabinet

Ruang Gudang
Ruang gudang adalah sarana penyimpan barang yang umum.

Garasi
Dalam garasi, bisa juga terdapat rak dan kabinet penyimpan khusus untuk benda-benda atau peralatan kendaraan, berkebun, dan pertukangan.

Attic (ruang dibawah atap)
Banyak orang juga menggunakan bagian bawah atap untuk menyimpan barang. 

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Dengan menyimpan berbagai barang pada sarana penyimpanan diatas, kita bisa membuat rumah tidak berserakan dengan barang (cluttered) yang bisa menjadikan rumah tidak terasa nyaman untuk hidup. Sediakan waktu yang cukup setiap hari, misalnya setengah jam pada pagi atau sore hari untuk keperluan menata dan mengorganisasikan barang kedalam tempatnya. Selalu beritahukan kepada anggota keluarga untuk disiplin dalam mengembalikan barang ke tempatnya semula.

______________________________
by

Arsitek Probo Hindarto
© Copyright 2014 astudio Indonesia.
All rights reserved.

Contoh kanopi kamar mandi untuk memasukkan cahaya sekaligus dekoratif

astudioarchitect.com Foto ini saya ambil dengan HP di lokasi pembangunan rumah yang kami tangani. Saat ini fungsi kamar mandi sudah tidak lagi hanya sebagai tempat untuk membersihkan diri dan melakukan aktivitas lain yang ‘standar’, namun juga sebagai sarana yang cukup rekreatif. Hal ini karena fasilitas kamar mandi sudah mirip seperti sarana rekreasi seperti berendam air hangat, mandi dengan efek pijitan shower, ditunjang dengan sarana wastafel bersih yang mirip seperti di hotel, serta tak lupa; kloset pun saat ini makin banyak yang sangat canggih, dengan fasilitas pembilas, pengering, dan harganya juga tidak tanggung-tanggung. Foto ini saya ambil untuk menunjukkan pada Anda efek cahaya yang ditimbulkan oleh kanopi kaca dengan kerangka besi yang bermotif. Kebetulan kerangka bermotif tersebut didesain oleh owner sendiri  yang memiliki citarasa seni.

<!– google_ad_client = "pub-6839243879103232"; /* astudio post 468×15, created 20/05/10 */ google_ad_slot = "2860787264"; google_ad_width = 468; google_ad_height = 15; //

Desain denah kamar mandi ini cukup lengkap terdiri dari bathtub pojokan untuk berendam, sebuah wastafel dengan meja dak beton, sebuah area shower (yang sekarang ini showernya terdapat rain shower yang besar), sebuah kloset duduk dan pemisahan area. Pada saat ini kamar mandi masih dalam tahap pembangunan sehingga belum bisa difoto namun memang ada beberapa perubahan dalam desain denahnya.

<!– google_ad_client = "pub-6839243879103232"; /* astudio post 200×200, created 20/05/10 */ google_ad_slot = "3926784136"; google_ad_width = 200; google_ad_height = 200; //
Kamar mandi ini sebenarnya termasuk dalam desain kamar tidur utama yang memiliki kamar mandi dalam dengan konsep alami, dengan memasukkan sinar matahari yang alami melalui kaca di bagian atasnya sekaligus sebagai sarana untuk udara mengalir. Nanti bila kamar mandinya sudah selesai kami bisa menunjukkan beberapa foto tambahan.

______________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2012 astudio Indonesia.
All rights reserved.

Beberapa contoh paduan batu alam, besi dan kayu untuk pagar


astudioarchitect.com Pagar rumah, meskipun bukan hal paling penting dari sebuah rumah, tetap merupakan bagian pertama yang terlihat dari luar apabila rumah menggunakan pagar. Karenanya pagar sebaiknya juga didesain oleh arsitek dalam satu keseluruhan bangunan (termasuk juga interiornya) agar seluruh rumah memiliki sentuhan yang estetikanya tidak berseberangan. Beberapa contoh berikut ini barangkali dapat memberikan inspirasi bagi Anda tentang desain pagar.

foto-foto dari berbagai lokasi dengan arsitek yang berbeda-beda (bukan astudio)

<!– google_ad_client = "pub-6839243879103232"; /* astudio post 468×15, created 20/05/10 */ google_ad_slot = "2860787264"; google_ad_width = 468; google_ad_height = 15; //

Desain pagar diatas menggunakan batu ‘kewal’ dengan cara batu alam yang agak lunak dipasang dengan hati-hati dan dikurangi sedikit-sedikit sehingga pas dengan batu yang lain, baru ditempel. Dengan tidak terlalu tinggi, dipadukan dengan pagar besi menjadikannya tidak terkesan terlalu menghalangi pandangan ke arah rumah. 

Ini contoh batu yang sama dengan pemasangan yang pas antara satu batu dan yang lain menjadikannya tampak rapi meskipun tidak sama ukurannya. Pada contoh ini pagar besinya terlihat lebih tinggi. Terdapat akses masuk khusus untuk pejalan kaki. 

Perpaduan batu dan kayu ini juga cukup unik, memperlihatkan susunan kayu yang tidak sama dan tidak sederhana, memberi aksen untuk tampilan rumah. 

Batu ini cenderung berwarna terang seperti palimanan atau paras, yang ditempelkan dengan cara hati-hati juga, dengan jenis batu ini yang lebih keras dari batu kewal, kemungkinan pemasangannya lebih sulit dan membutuhkan tukang yang ahli dengan peralatan yang memadai. Untuk unsur besinya menggunakan besi hollow biasa ukuran kecil dengan disusun seperti layaknya pagar kayu jaman dahulu. 

Batu alam yang terang dengan pagar besi yang cukup banyak dan populer digunakan. Disukai karena suasana asrinya. 

Batu kecil-kecil panjang yang disusun sirih, memberi aksen rapi dan bergaris-garis pada pagar batu alam, cukup banyak digunakan untuk desain rumah bergaya modern atau minimalis. Bahan batu bisa dari batu andesit, batu Jember, dan sebagainya. Terdapat beberapa macam jenis batu ini di toko batu alam. 

Kesan yang berbeda dari penggunaan batu susun sirih dan batu potongan mesin yang rapi di bagian kolom pagarnya. Sedikit material berbeda ini bisa memberi variasi bentuk pagar batu alam, disamping itu juga memiliki unsur kaca yang dibingkai dengan lis profil dari semen. 

Aksen perbedaan batu alam yang tersusun rapi dengan potongan mesin yang sedikit rapi, dipadukan dengan unsur kaca, memberi sedikit transparansi bagian dalam halaman rumah, bisa dipadukan dengan unsur bidang yang dibuat dari tembok biasa. 

Demikian juga dengan contoh ini, merupakan permainan garis, bidang dan volume yang cukup atraktif, tidak lupa terdapat pintu untuk tempat sampah di bagian sampingnya yang dibuat dari bahan pintu besi kecil. 

Paduan pagar bata dan besi lurus-lurus memanjang, untuk rumah di lahan atau lokasi yang kurang aman. Bentuk pagar ini lumayan populer akhir-akhir ini. Terdapat pintu kecil untuk orang berjalan dan motor, serta pintu geser untuk mobil. 

Paduan beberapa jenis batu bagi Anda yang menyukai tampilan berbeda-beda seperti ini, dengan tambahan bak tanaman juga memberi aksen yang berbeda. 
<!– google_ad_client = "pub-6839243879103232"; /* astudio post 200×200, created 20/05/10 */ google_ad_slot = "3926784136"; google_ad_width = 200; google_ad_height = 200; //

______________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2012 astudio Indonesia.
All rights reserved.

Tentang Lantai mezzanine / About mezzanine Floor

astudioarchitect.com Mezzanine dalam istilah arsitektur adalah lantai tambahan yang berada diantara lantai dasar dan langit-langit (plafon). Lantai tambahan ini biasanya pada awalnya tidak dianggap sebagai lantai yang akan dibangun dengan struktur permanen. Keberadaan mezzanine memang lebih kepada sebuah ‘balkon’ didalam ruangan, tepatnya adalah sebuah tambahan lantai saja. Sebutan mezzanine diambil dari sebuah kata dalam bahasa Itali yaitu ‘Mezzano’, yang berarti ‘tengah’.

Mezzanine in architectural terms is additional floor that sits between the ground floor and a ceiling (ceiling). Additional floors are usually not considered in the first floor will be built with a permanent structure. The existence of mezzanine is more to a ‘balcony’ in the room, exactly is an additional floor. Mezzanine title is taken from a word in Italian is ‘Mezzano’, which means ‘middle’.

<!– google_ad_client = "pub-6839243879103232"; /* astudio post 468×15, created 20/05/10 */ google_ad_slot = "2860787264"; google_ad_width = 468; google_ad_height = 15; //

Secara umum biasanya mezzanine merupakan tambahan struktur yang terlihat ringan dan lantainya tidak menutup seluruh ruangan sehingga terdapat void dalam ruangan tersebut dengan lantai mezzanine-nya sehingga plafon mezzanine menjadi satu dengan plafon lantai dibawahnya.

Dalam sebuah desain rumah atau bangunan, mezzanine biasanya merupakan tambahan lantai yang dibuat setelah bangunan jadi, dengan tujuan menambah ruang seperti ruang duduk, ruang kerja atau ruang TV. Untuk bangunan besar seperti stadion, level ‘mezzanine’ adalah sebutan untuk lantai khusus biasanya untuk tamu kehormatan atau VIP dengan beberapa baris kursi saja.

In general typically is an additional mezzanine structure looks like a light structure and the floor will not cover the entire room so that there are voids in the room so the ceiling also becomes the mezzanine ceiling and also for the floor below. In house or building design, usually a mezzanine is an additional floor that is made after the building is completed or used, for adding a room like the living room, den or TV room. For large buildings such as stadiums, the level of ‘mezzanine’ is the name for a special floor usually for VIP guests of honor or a few rows of seats only.

<!– google_ad_client = "pub-6839243879103232"; /* astudio post 200×200, created 20/05/10 */ google_ad_slot = "3926784136"; google_ad_width = 200; google_ad_height = 200; //
Dari segi struktur konstruksinya, lantai mezzanine biasanya merupakan lantai semi permanen baik dari konstruksi baja, aluminum, kayu, atau tipikal konstruksi tambahan lainnya yang dibangun diantara lantai dan atap yang sebelumnya sudah dibangun. Sedangkan untuk lantainya bisa digunakan komposit seperti produk KalsiFloor, papan kayu, pelat baja dan sebagainya. Jadi mezzanine dapat ditambahkan setelah bangunan sudah selesai dan sudah dihuni/digunakan. Dengan struktur yang semi permanen tersebut, mezzanine dapat pula dibongkar pasang dan direlokasi di tempat lainnya.

Sebelumnya, mezzanine banyak digunakan untuk bangunan pergudangan, pabrik, dan sebagainya. Bangunan-bangunan semacam ini biasanya memiliki atap dan plafon yang tinggi sehingga bila ingin menambahkan lantai maka dibuat lantai dengan konstruksi mezzanine semi permanen tersebut.

In terms of structure construction, mezzanine floor is usually a semi-permanent kind of construction steel, aluminum, wood, or other additional construction typically built between the floor and roof which are already built. As for the floor can be used as composite KalsiFloor products, wooden planks, steel plate and others. So mezzanine could be added after the building is finished and already occupied / used. With a semi-permanent structure, the mezzanine can also be assembled and relocated elsewhere. Previously, the mezzanine is widely used for building warehouses, factories, and so on. Such buildings typically have a high roof and ceiling so if we want to add floor then we can make ​​a mezzanine floor with a semi-permanent construction.

______________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2012 astudio Indonesia.
All rights reserved.