Category Archives: mudah membangun

Contoh pintu geser untuk double pintu, pintu tunggal, dan pintu geser garasi

astudioarchitect.com Pintu rel, atau pintu geser adalah jenis pintu dengan cara membuka dengan cara menggeser, umumnya menggunakan rel di bagian atas atau di bagian atas dan bawah. Pintu geser banyak dipakai terutama bila ruang yang ada sempit dan kurang memungkinkan untuk menggunakan pintu swing (buka biasa dengan engsel samping). Pada contoh ini saya mengulas tentang contoh-contoh pintu geser dan cara kerjanya.

Pada contoh ini adalah rumah tinggal yang dibangun astudio, memakai pintu geser double untuk menuju area taman belakang. Pintu double ini menggunakan rel gantung dengan jenis pintu geser. 
Pintu double ini dibuka dengan cara menarik pada bagian handle yan menjorok kedalam, dimana kami menggunakan handle kedalam ini dengan tujuan sama yaitu menghemat tempat, dan sudah biasa digunakan untuk pintu geser. 
Mengunci pintu memiliki keunikan tersendiri. 
Untuk mengunci pintu, terdapat dua kali memutar kunci, karena jenis kunci dan kunciannya. Pada saat memutar kunci pertama, akan muncul batang besi.
Pada saat memutar kunci yang kedua, akan muncul bagian menonjol yang merupakan pengait kuncinya. 
Contoh pintu geser ini adalah pintu geser tunggal. 
Cara membukanya sama dengan jenis pintu diatas, dengan memegang handle tanam. 
Terlihat rel penggantung dibalik bilah papan penutup bagian atas, rel ini menggantung dan sekaligus berfungsi area gerak untuk daun pintunya. 
Pintu geser akan tampak rapi bila diperhatikan juga penutup bagian rel pintu agar tidak terlihat. 
Contoh ini adalah pintu geser garasi dengan rel di bagian atasnya. Rel pintu garasi ini haruslah jauh lebih kuat karena beban yang ditujukan pada rel ini juga sangat berat. Terdapat satu pintu di kanan yang bisa dibuka tutup biasa untuk orang lewat. 
Bagian handle pintu yang bisa dibuka tutup. 
Dilihat dari dalam ketika pintu geser garasi ditutup. Terlihat pada bagian bawah adalah jalusi atau ventilasi udara yang memungkinkan udara masuk dengan bebas. 
Bagian Rel yang menggantung pintu geser garasi hingga ke sisi tembok garasi. 
Terlihat detail rel dan pintu bagian bawah, dimana terdapat pengunci bawah pintu (gerendel) yang besar dan kuat. 
Bagian depan pintu garasi, terlihat rapi dan menyembunyikan semua detail didalamnya. 

________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2012 astudio Indonesia.
All rights reserved.

6 Tips membangun rumah lebih hemat / 6 Tips to build efficient cost house

astudioarchitect.com Banyak diantara kita yang menghitung biaya membangun rumah dari ukuran per meter bangunan. Hal ini tak asing lagi, karena biasanya bila kontraktor memberikan harga final untuk biaya membangun rumah yang kita lakukan, terdapat pula biaya ‘per meter persegi’ bangunan. Berbagai faktor mempengaruhi biaya membangun per meter, antara lain luas bangunan yang akan dibangun, harga material bangunan, peralatan, ongkos tukang, izin membangun bangunan ke pemerintah setempat, fee arsitek, fee kontraktor, instalasi listrik, air, gas (bila ada), pembuangan aliran air kotor serta pajak.

Many of us are counting the cost of building a house by the per-meter cost of the building. This is not foreign anymore, because usually when a contractor gives a final price for the cost of building a house, there is also the cost ‘per square meter’ building. Various factors affect the cost of building per meter, including building area to be built, the price of building materials, equipment, cost of builders, building permits to the local government, architect fees, contractor fees, electrical installations, water, gas (if any), sewage or the flow of dirty water and taxes.

Berbagai Biaya yang biasanya Dikeluarkan saat Membangun
Terdapat beberapa biaya yang dibutuhkan saat membangun, diluar biaya material bangunan. Biaya untuk arsitek misalnya, biasanya ditentukan dari kesepakatan dari kedua pihak yaitu pemesan desain dengan arsitek secara langsung. Biaya pembangunan lain yang dikeluarkan oleh pemilik rumah selanjutnya adalah fee kontraktor untuk membangun rumah tersebut sampai terselesaikan. Biaya lainnya berupa upah tukang, pajak bangunan, listrik, air dan lain-lain.

Pemborosan yang mungkin terjadi dalam membangun misalnya seperti perlengkapan bangunan yang berupa finishing dipilih dari material yang mahal, misalnya jenis cat dinding, jenis kayu, jenis material plafon, jenis engsel, jenis keramik, dan sebagainya. Meskipun ukurannya kecil-kecil, sering menyedot biaya banyak seperti engsel-engsel pintu. Pemborosan bisa juga dari segi desain yang selalu berubah-ubah karena perencanaan bangunan yang dibikin asal-asalan. Desain harus sudah fix sebelum membangun agar tidak ada perubahan di tengah pembangunan sehingga dana jelas membengkak dari asal rencana anggaran awal. Konsep ‘tambal sulam’ sangat tidak ekonomis dan biayanya lebih mahal. Terkadang dari material juga dipilih bahan yang terbaik agar lebih kuat dan tahan lama, seperti bata merah yang berkualitas dibandingkan dengan batu merah yang murahan dapat dibedakan dari ukuran dan bentuk yang rapi serta dari kualitas pembakaran batanya. 

Various costs that usually occur when Building
There are some costs involved when building a house, excluding the cost of building materials. Fees for architects, for example, is usually determined by agreement of both parties ie the buyer directly with the architecture design. Other building costs incurred are the fee of the contractor to build the house until completed. Other costs such as wages of carpenters, property taxes, electricity, water and others.

Waste of fund that may occur in building cost such as finishing the building in the form of selected expensive material, such as type of wall paint, wood species, type of ceiling material, type of hinges, ceramic types, and so forth. Although small in size, often suck up a lot of building cost such as door hinges. It can also be wasteful in terms of design that was always changing because the planning of buildings that made carelessly. Design must be fixed before the building so that there is no change in the middle of development so that a clear funding source to swell from the initial budget plan. The concept of ‘patchwork “was not economical and cost more expensive. Sometimes the material is also selected from the best ingredients to make it more strong and durable, such as red brick with red sandstone qualified than the cheap can be distinguished from the size and shape of a neat and from the combustion quality of bricks.

Menghemat Biaya Per Meter Bangunan
Biaya material dapat dihemat dengan membuat desain rumah yang sederhana tanpa detil yang rumit. Jarak ruangan yang dianjurkan adalah 3 hingga 4 m agar kolom dan tiang dapat dipasang di tiap ujung titik pojok ruangan dan dengan begitu tidak perlu kolom tambahan yang dapat menambah biaya yang sebetulnya dapat diminimalkan. Atap pelana lebih hemat dibanding atap jenis lainnya karena bisa menggunakan kolom praktis dan gewel yang lebih efisien dan hemat biaya.

Biaya per meter bangunan bervariasi tergantung lokasi dibangunnya sebuah rumah karena material di daerah satu berbeda harganya dengan didaerah lain. Di area Jawa Timur dan Jawa Barat, biaya membangun berkisar antara 1,8jt hingga 2,5jt per meter persegi, sedangkan di daerah Jakarta bisa sebesar tiga juta sampai dengan lima juta per meter persegi luas bangunan tergantung type rumah dan detil desain rumah tersebut.

6 Tips membangun lebih hemat adalah sebagai berikut:

  1. Gunakan Arsitek agar desain lebih tepat guna (tidak boros dan tidak tambal sulam)
  2. Proses membangun bisa dilakukan sendiri bila memungkinkan (tapi kadangkala karena berbagai ketidak tahuan malah biaya membengkak). 
  3. Cari bahan material berkesan alami yang terdapat banyak di daerah Anda sehingga berharga lebih murah dengan mencarinya sendiri ke daerah tersebut, setidaknya untuk referensi Anda saat mengobrol dengan kontraktor. 
  4. Acian dinding dapat dikurangi dengan memakai dinding bata, batako, bata blok, atau bataton yang dibiarkan alami di sebagian dinding, dengan begitu semakin tampak alami dan murah karena tidak mengeluarkan biaya acian. Bila sudah ada dana nanti saja baru diaci.
  5. Pilih dari jenis material kayu kusen, kuda-kuda atap dan genteng yang sesuai untuk budget Anda, terdapat berbagai jenis dari material tersebut. 
  6. Untuk bahan finishing kita dapat memilih material seperti cat, keramik, handle pintu, dan sebagainya yang berkualitas menengah, usahakan yang terlihat tidak murahan dan tidak gampang rusak. 

Saves Building Cost Per Metre
Material cost savings can be obtained by making simple house design without complicated details. The recommended clearance is 3 to 4 m for columns and columns can be fitted at each end point of the corner and with so no need to add additional columns that can actually minimize the cost. The gable type of roof is more efficient than other types because it can use the column gewel that is more practical and cost effective.

Cost per meter of buildings varies depending on the location of the construction of a house because of the material in a different area have different prices with the other area. In the area of East Java and West Java, the cost of building ranging from 1.8 to 2.5 million per square meter, whereas in the Jakarta area can be of three million to five million per square meter of building area depending on the type of house and the detail of home design.

6 Tips on building more efficient, are as follows:

  1. Use architect to design more efficient (not wasteful and not patchwork)
  2. Building process can be done by yourself if possible (but sometimes because of ignorance may cause bloated costs).
  3. Find natural material in your area where there are a lot cheaper and so valuable to find itself into the area, at least for your reference when talking with the contractor.
  4. Cement wall can be reduced by using the brick wall, brick, masonry block, or being left natural in some walls, so it will be more natural looking and inexpensive because it does not cost more. When there is sufficient fund we can treat it later.
  5. Choose the type of wood frame materials, the horses and tile roof that is suitable for your budget, there are various types of material.
  6. For the materials we can choose finishing materials like paints, ceramics, doors handles, and so on medium quality, try to choose the ones that does not look cheap and not easily damaged.

________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2010 astudio Indonesia. All rights reserved.

6 Tips membangun rumah lebih hemat / 6 Tips to build efficient cost house

astudioarchitect.com Banyak diantara kita yang menghitung biaya membangun rumah dari ukuran per meter bangunan. Hal ini tak asing lagi, karena biasanya bila kontraktor memberikan harga final untuk biaya membangun rumah yang kita lakukan, terdapat pula biaya ‘per meter persegi’ bangunan. Berbagai faktor mempengaruhi biaya membangun per meter, antara lain luas bangunan yang akan dibangun, harga material bangunan, peralatan, ongkos tukang, izin membangun bangunan ke pemerintah setempat, fee arsitek, fee kontraktor, instalasi listrik, air, gas (bila ada), pembuangan aliran air kotor serta pajak.

Many of us are counting the cost of building a house by the per-meter cost of the building. This is not foreign anymore, because usually when a contractor gives a final price for the cost of building a house, there is also the cost ‘per square meter’ building. Various factors affect the cost of building per meter, including building area to be built, the price of building materials, equipment, cost of builders, building permits to the local government, architect fees, contractor fees, electrical installations, water, gas (if any), sewage or the flow of dirty water and taxes.

Berbagai Biaya yang biasanya Dikeluarkan saat Membangun
Terdapat beberapa biaya yang dibutuhkan saat membangun, diluar biaya material bangunan. Biaya untuk arsitek misalnya, biasanya ditentukan dari kesepakatan dari kedua pihak yaitu pemesan desain dengan arsitek secara langsung. Biaya pembangunan lain yang dikeluarkan oleh pemilik rumah selanjutnya adalah fee kontraktor untuk membangun rumah tersebut sampai terselesaikan. Biaya lainnya berupa upah tukang, pajak bangunan, listrik, air dan lain-lain.

Pemborosan yang mungkin terjadi dalam membangun misalnya seperti perlengkapan bangunan yang berupa finishing dipilih dari material yang mahal, misalnya jenis cat dinding, jenis kayu, jenis material plafon, jenis engsel, jenis keramik, dan sebagainya. Meskipun ukurannya kecil-kecil, sering menyedot biaya banyak seperti engsel-engsel pintu. Pemborosan bisa juga dari segi desain yang selalu berubah-ubah karena perencanaan bangunan yang dibikin asal-asalan. Desain harus sudah fix sebelum membangun agar tidak ada perubahan di tengah pembangunan sehingga dana jelas membengkak dari asal rencana anggaran awal. Konsep ‘tambal sulam’ sangat tidak ekonomis dan biayanya lebih mahal. Terkadang dari material juga dipilih bahan yang terbaik agar lebih kuat dan tahan lama, seperti bata merah yang berkualitas dibandingkan dengan batu merah yang murahan dapat dibedakan dari ukuran dan bentuk yang rapi serta dari kualitas pembakaran batanya. 

Various costs that usually occur when Building
There are some costs involved when building a house, excluding the cost of building materials. Fees for architects, for example, is usually determined by agreement of both parties ie the buyer directly with the architecture design. Other building costs incurred are the fee of the contractor to build the house until completed. Other costs such as wages of carpenters, property taxes, electricity, water and others.

Waste of fund that may occur in building cost such as finishing the building in the form of selected expensive material, such as type of wall paint, wood species, type of ceiling material, type of hinges, ceramic types, and so forth. Although small in size, often suck up a lot of building cost such as door hinges. It can also be wasteful in terms of design that was always changing because the planning of buildings that made carelessly. Design must be fixed before the building so that there is no change in the middle of development so that a clear funding source to swell from the initial budget plan. The concept of ‘patchwork “was not economical and cost more expensive. Sometimes the material is also selected from the best ingredients to make it more strong and durable, such as red brick with red sandstone qualified than the cheap can be distinguished from the size and shape of a neat and from the combustion quality of bricks.

Menghemat Biaya Per Meter Bangunan
Biaya material dapat dihemat dengan membuat desain rumah yang sederhana tanpa detil yang rumit. Jarak ruangan yang dianjurkan adalah 3 hingga 4 m agar kolom dan tiang dapat dipasang di tiap ujung titik pojok ruangan dan dengan begitu tidak perlu kolom tambahan yang dapat menambah biaya yang sebetulnya dapat diminimalkan. Atap pelana lebih hemat dibanding atap jenis lainnya karena bisa menggunakan kolom praktis dan gewel yang lebih efisien dan hemat biaya.

Biaya per meter bangunan bervariasi tergantung lokasi dibangunnya sebuah rumah karena material di daerah satu berbeda harganya dengan didaerah lain. Di area Jawa Timur dan Jawa Barat, biaya membangun berkisar antara 1,8jt hingga 2,5jt per meter persegi, sedangkan di daerah Jakarta bisa sebesar tiga juta sampai dengan lima juta per meter persegi luas bangunan tergantung type rumah dan detil desain rumah tersebut.

6 Tips membangun lebih hemat adalah sebagai berikut:

  1. Gunakan Arsitek agar desain lebih tepat guna (tidak boros dan tidak tambal sulam)
  2. Proses membangun bisa dilakukan sendiri bila memungkinkan (tapi kadangkala karena berbagai ketidak tahuan malah biaya membengkak). 
  3. Cari bahan material berkesan alami yang terdapat banyak di daerah Anda sehingga berharga lebih murah dengan mencarinya sendiri ke daerah tersebut, setidaknya untuk referensi Anda saat mengobrol dengan kontraktor. 
  4. Acian dinding dapat dikurangi dengan memakai dinding bata, batako, bata blok, atau bataton yang dibiarkan alami di sebagian dinding, dengan begitu semakin tampak alami dan murah karena tidak mengeluarkan biaya acian. Bila sudah ada dana nanti saja baru diaci.
  5. Pilih dari jenis material kayu kusen, kuda-kuda atap dan genteng yang sesuai untuk budget Anda, terdapat berbagai jenis dari material tersebut. 
  6. Untuk bahan finishing kita dapat memilih material seperti cat, keramik, handle pintu, dan sebagainya yang berkualitas menengah, usahakan yang terlihat tidak murahan dan tidak gampang rusak. 

Saves Building Cost Per Metre
Material cost savings can be obtained by making simple house design without complicated details. The recommended clearance is 3 to 4 m for columns and columns can be fitted at each end point of the corner and with so no need to add additional columns that can actually minimize the cost. The gable type of roof is more efficient than other types because it can use the column gewel that is more practical and cost effective.

Cost per meter of buildings varies depending on the location of the construction of a house because of the material in a different area have different prices with the other area. In the area of East Java and West Java, the cost of building ranging from 1.8 to 2.5 million per square meter, whereas in the Jakarta area can be of three million to five million per square meter of building area depending on the type of house and the detail of home design.

6 Tips on building more efficient, are as follows:

  1. Use architect to design more efficient (not wasteful and not patchwork)
  2. Building process can be done by yourself if possible (but sometimes because of ignorance may cause bloated costs).
  3. Find natural material in your area where there are a lot cheaper and so valuable to find itself into the area, at least for your reference when talking with the contractor.
  4. Cement wall can be reduced by using the brick wall, brick, masonry block, or being left natural in some walls, so it will be more natural looking and inexpensive because it does not cost more. When there is sufficient fund we can treat it later.
  5. Choose the type of wood frame materials, the horses and tile roof that is suitable for your budget, there are various types of material.
  6. For the materials we can choose finishing materials like paints, ceramics, doors handles, and so on medium quality, try to choose the ones that does not look cheap and not easily damaged.

________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2010 astudio Indonesia. All rights reserved.

‘Solusi Rumah’ dari Holcim, cara cepat dan mudah membangun rumah prefab

astudioarchitect.com Hari ini saya berjalan-jalan ke salah satu gerai Holcim “Solusi Rumah” dimana saya mendapatkan banyak informasi menarik. Keberadaannya bisa membantu kita yang ingin membangun dengan cepat, kualitas terstandar mutunya, dan bisa mengetahui anggaran biaya dalam waktu yang relatif singkat. Produk Holcim mencakup bahan-bahan dari material pracetak yang bisa digunakan untuk sloof, kolom, dinding, balok, dak beton dan penutup atap. Semuanya dibuat dalam bentuk fabrikasi sehingga disebut sebagai material rumah prefab karena materialnya sudah dibuat terlebih dulu.

Memasuki gerai Holcim ini saya mendapati berbagai produk seperti bataton, ubin, serta kusen dan jendela prefab. Semua itu dilengkapi dengan peraga dimana kita bisa melihat material pracetak tersebut dan melihat dimensinya. Berikut ini beberapa bahan material yang didapati di gerai Holcim ‘Solusi Rumah’.

Sloof: untuk sloof kita bisa menggunakan bataton profil U yang bisa digunakan langsung diatas pondasi dengan dicor sehingga tidak membutuhkan bekisting. Bekisting adalah pencetak beton yang biasanya dibuat dari kayu, tripleks atau mika. Dengan sloof menggunakan profil tersebut, kita tidak perlu bekisting.
Lantai: produk holcim yang bisa digunakan untuk lantai adalah balok prefab ukuran 6x10x300cm3. Balok ini bisa menggantikan pula fungsi balok untuk dak beton bila digunakan bersama produk Holcim lain yaitu batatonnya.
Dinding: untuk dinding kita bisa menggunakan bataton pracetak dimana fungsinya adalah sebagai dinding yang menggantikan penggunaan bata biasa. Menurut guide bataton bisa menghemat biaya dan kecepatan pemasangannya cukup tinggi. Disarankan menggunakan tukang yang disediakan oleh holcim tapi menurut kondisinya bisa juga dikerjakan oleh tukang dengan diberi arahan oleh pihak Holcim.
Bukaan: misalnya untuk jendela, pintu dan rooster ventilasi terdapat juga produk dari Holcim dimana semuanya sudah prefab dan tinggal dipasang. Kusen prefab memungkinkan kita mendapatkan kusen dengan harga lebih terjangkau yaitu dibawah 200rb bila dibandingkan dengan kusen kau yang makin mahal akan lebih kuat dan setelah difinishing pun hasilnya terlihat tidak jauh berbeda setelah dipoles.
Atap: Holcim jg menyediakan genteng beton dengan dimensi yang lebih lebar daripada genteng biasa sehingga menghemat penggunaan reng.

Sayangnya Holcim belum memiliki produk kerangka atap seperti aluminum, besi dan sebagainya. Hal menarik lain adalah kemungkinan Holcim membantu dalam masalah pendanaan pembangunan rumah, dimana kerjasama dengan bank BRI bisa dilakukan untuk proses KPR. Bahkan bila Anda hanya memiliki lahan saja untuk dibangun rumah, bisa menggunakan sertifikat lahan tersebut sebagai jaminan bank untuk KPR Anda. Tentunya hal ini menguntungkan agar kita bisa mendapatkan kredit Renovasi yang sudah bisa diperkirakan biaya keseluruhannya dengan mudah. Kredit renovasi bisa diajukan untuk nilai minimum Rp10juta dan minimum Rp30juta untuk membangun rumah baru.
Holcim juga memiliki skema ‘rumah tumbuh’ yang dimulai dengan sangat sedikit biaya. Rumah tipe 21 bisa dibangun di awal dengan hanya 1 ruang tamu, 1 ruang tidur, dan 1 kamar mandi. Semuanya dalam bentuk modular yang bisa dikembangkan menjadi rumah yang lebih besar dengan sistem konstruksi terstandar mutunya.

Informasi: Kunjungi gerai Holcim terdekat atau kunjungi http://www.membangunbersama.com/

________________________________________________

by Probo Hindarto
© Copyright 2010 astudio Indonesia. All rights reserved.

‘Solusi Rumah’ dari Holcim, cara cepat dan mudah membangun rumah prefab

astudioarchitect.com Hari ini saya berjalan-jalan ke salah satu gerai Holcim “Solusi Rumah” dimana saya mendapatkan banyak informasi menarik. Keberadaannya bisa membantu kita yang ingin membangun dengan cepat, kualitas terstandar mutunya, dan bisa mengetahui anggaran biaya dalam waktu yang relatif singkat. Produk Holcim mencakup bahan-bahan dari material pracetak yang bisa digunakan untuk sloof, kolom, dinding, balok, dak beton dan penutup atap. Semuanya dibuat dalam bentuk fabrikasi sehingga disebut sebagai material rumah prefab karena materialnya sudah dibuat terlebih dulu.

Memasuki gerai Holcim ini saya mendapati berbagai produk seperti bataton, ubin, serta kusen dan jendela prefab. Semua itu dilengkapi dengan peraga dimana kita bisa melihat material pracetak tersebut dan melihat dimensinya. Berikut ini beberapa bahan material yang didapati di gerai Holcim ‘Solusi Rumah’.

Sloof: untuk sloof kita bisa menggunakan bataton profil U yang bisa digunakan langsung diatas pondasi dengan dicor sehingga tidak membutuhkan bekisting. Bekisting adalah pencetak beton yang biasanya dibuat dari kayu, tripleks atau mika. Dengan sloof menggunakan profil tersebut, kita tidak perlu bekisting.
Lantai: produk holcim yang bisa digunakan untuk lantai adalah balok prefab ukuran 6x10x300cm3. Balok ini bisa menggantikan pula fungsi balok untuk dak beton bila digunakan bersama produk Holcim lain yaitu batatonnya.
Dinding: untuk dinding kita bisa menggunakan bataton pracetak dimana fungsinya adalah sebagai dinding yang menggantikan penggunaan bata biasa. Menurut guide bataton bisa menghemat biaya dan kecepatan pemasangannya cukup tinggi. Disarankan menggunakan tukang yang disediakan oleh holcim tapi menurut kondisinya bisa juga dikerjakan oleh tukang dengan diberi arahan oleh pihak Holcim.
Bukaan: misalnya untuk jendela, pintu dan rooster ventilasi terdapat juga produk dari Holcim dimana semuanya sudah prefab dan tinggal dipasang. Kusen prefab memungkinkan kita mendapatkan kusen dengan harga lebih terjangkau yaitu dibawah 200rb bila dibandingkan dengan kusen kau yang makin mahal akan lebih kuat dan setelah difinishing pun hasilnya terlihat tidak jauh berbeda setelah dipoles.
Atap: Holcim jg menyediakan genteng beton dengan dimensi yang lebih lebar daripada genteng biasa sehingga menghemat penggunaan reng.

Sayangnya Holcim belum memiliki produk kerangka atap seperti aluminum, besi dan sebagainya. Hal menarik lain adalah kemungkinan Holcim membantu dalam masalah pendanaan pembangunan rumah, dimana kerjasama dengan bank BRI bisa dilakukan untuk proses KPR. Bahkan bila Anda hanya memiliki lahan saja untuk dibangun rumah, bisa menggunakan sertifikat lahan tersebut sebagai jaminan bank untuk KPR Anda. Tentunya hal ini menguntungkan agar kita bisa mendapatkan kredit Renovasi yang sudah bisa diperkirakan biaya keseluruhannya dengan mudah. Kredit renovasi bisa diajukan untuk nilai minimum Rp10juta dan minimum Rp30juta untuk membangun rumah baru.
Holcim juga memiliki skema ‘rumah tumbuh’ yang dimulai dengan sangat sedikit biaya. Rumah tipe 21 bisa dibangun di awal dengan hanya 1 ruang tamu, 1 ruang tidur, dan 1 kamar mandi. Semuanya dalam bentuk modular yang bisa dikembangkan menjadi rumah yang lebih besar dengan sistem konstruksi terstandar mutunya. 

astudio bisa membantu Anda mendesain dengan spesifikasi dari material prefab Holcim, caranya, dengan mengkonsultasikan rumah Anda, yang akan dibuat berdasarkan spesifikasi bahan dari Holcim. Bila Anda tertarik untuk menggunakan ‘Solusi Rumah’ dari Holcim, silahkan mendatangi gerai terdekatnya yang bisa dilihat melalui website http://www.membangunbersama.com

________________________________________________

by Probo Hindarto
© Copyright 2010 astudio Indonesia. All rights reserved.

Merencanakan membangun, diatas tanah atau renovasi rumah

[mudah membangun] astudioarchitect.com Merencanakan membangun, diatas tanah atau renovasi rumah adalah pengalaman yang berharga dan pasti akan dikenang seumur hidup. Untuk memperoleh rumah tinggal yang diinginkan, memang ada beberapa pilihan, misalnya diputuskan untuk membeli tanah untuk dibangun, rumah yang sudah jadi dari developer atau rumah second. Bila Anda membeli rumah dari developer, mungkin ingin merenovasinya karena kualitas rancangan dan bangunan rumahnya mungkin dibawah standar. Bila ingin membangun diatas tanah sendiri atau merenovasi, maka artikel ini juga bermanfaat untuk Anda:)

Pekerjaan persiapan pekerjaan bangunan, dengan demikian, nantinya akan lebih terencana dan tidak tambal sulam yang menghabiskan banyak biaya. Namun sebelum semua pekerjaan persiapan dilakukan, penting bagi Anda untuk mencari perencana bangunan Anda. Para perencana bangunan ini termasuk arsitek, ahli sipil, ahli mekanikal elektrikal, plumbing, dan sebagainya. Bila memungkinkan, Anda juga bisa sudah menemukan kontraktor yang akan Anda sewa nantinya. Para perencana ini akan membantu Anda merencanakan bangunan yang terbaik, tepat guna dan tepat biaya.

Perencana ahli pertama yang musti Anda dapatkan adalah arsitek, yang akan merencanakan detail denah dan ruang-ruangnya, penghawaan dan pencahayaan alami, kombinasi sistem struktur dan estetika bangunan, serta tampilan bangunan rumah Anda. Ahli sipik dan ahli mekanikal elektrikal biasanya bekerja bersama arsitek. Namun Anda bisa menanyakan apakah ahli-ahli ini sudah bekerja bersama arsitek dalam budget desain yang Anda bayarkan sebagai fee profesional mereka, ataukah belum.

Persiapan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB)

Dalam mempersiapkan membangun, terdapat beberapa hal yang perlu pula Anda ketahui, berkaitan dengan surat-surat, dokumen dan sertifikat yang administratif. Selain membantu kelancaran agar tidak terjadi ketidak sesuaian dengan pihak tertentu, misalnya pihak Pemkot, maka Anda perlu mempersiapkan dokumen IMB. Dalam mengurus IMB, Anda harus mempersiapkan sertifikat tanah atau akta jual beli, KTP dan KK, bukti pembayaran PBB, dan sebagainya. Tidak kalah penting, dokumen gambar kerja yang didapatkan dari arsitek dan perencana lainnya juga harus disertakan. Anda juga harus mendapatkan surat persetujuan dari tetangga kanan dan kiri lahan untuk membangun. Untuk mengurus IMB ini, Anda sebaiknya datang ke dinas Tata Kota untuk mendapatkan Advice Planning, yaitu semacam rambu-rambu dalam kita mendesain, garis sempadan bangunan, besar atau luas bangunan yang maksimal digunakan, dan sebagainya. Akan ada petugas dari dinas Tata Kota yang akan mensurvey lahan yang akan dibangun. Langkah selanjutnya adalah permohonan IMB yang harus menyertakan dokumen-dokumen diatas.

Sebuah sketsa arsitek untuk rumah tinggal yang nyaman (sketsa oleh Probo Hindarto, astudio)

Perencanaan bersama arsitek.

Perencanaan bersama arsitek berguna untuk mendapatkan desain bangunan yang sesuai dengan kaidah arsitektur, seperti indah, kuat, tepat guna, tidak menyalahi aturan pemerintah daerah, sehat, serta berwawasan lingkungan (sustainable). Penting bagi Anda untuk memikirkan mengapa perlu arsitek, daripada bangunan yang menguras banyak biaya tersebut tidak baik nantinya. Anda juga memerlukan gambar kerja untuk mengurus IMB, serta gambar kerja yang lebih lengkap untuk panduan membangun di lapangan. Dalam memilih arsitek, lihatlah dahulu portofolio desainnya agar tidak salah memilih arsitek, karena arsitek pun, ada yang baik, dan ada yang buruk kualitasnya. Melalui arsitek, Anda juga bisa mendapatkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dari bangunan tersebut.

Perencanaan bersama ahli lain.

Arsitek biasanya bekerjasama dengan ahli struktur/sipil, mekanikal elektrikal, plumbing, dan sebagainya. Tapi kadangkala, arsitek juga bekerja sendiri dan hasil desainnya masih harus diinterpretasikan oleh ahli struktur dan mekanikal elektrikal.

Memilih kontraktor

Kontraktor adalah pihak yang diajak bekerjasama untuk membangun secara fisik bangunan Anda. Kontraktor tidak sama dengan arsitek, karena tugasnya adalah membuat kontrak kerja bersama Anda sebagai pemilik rumah untuk membangun rumah tersebut. Sedangkan arsitek dan perencana lainnya bertugas untuk membuat rencana bangunan. Kontraktor diperlukan bila Anda tidak memiliki waktu dan kesempatan untuk membangun sendiri bangunan rumah Anda. Kontraktor terikat hukum untuk membangun rumah sesuai dengan dokumen gambar kerja dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah disepakati.

Ini adalah gambaran awal dari berbagai aspek dalam merencanakan proyek membangun rumah Anda. Semoga artikel ini membantu Anda yang sedang merencanakan membangun atau merenovasi rumah:)
Tentunya ada banyak lagi faktor yang harus dipertimbangkan, bisa Anda cari dalam weblog astudioarchitect.com atau Anda tambahkan dari pengalaman Anda? Terimakasih.
________________________________________________

by Probo Hindarto

ENGLISH VERSION:

Planning building, above ground or renovating a house is a rewarding and certainly will be remembered for life. To obtain the desired home, there are some choices, for example, decided to buy the land for construction, the finished house from the developer or second homes. When you buy a house from developers, may want to renovating for the design and building quality homes may be under standard. If you want to build on own land or to renovate, then this article is also useful for you:)

Preparation work of the building work, thus, will be better planned and not a patchwork of spending a lot of cost. But before all the preparation work done, it is important for you to find your building planners. The planners of this building, including architects, civil experts, expert mechanical electrical, plumbing, and so on. If possible, you can already find a contractor who will rent you later. These planners will help you plan the best buildings, proper, appropriate and cost.

The first expert planners must you get is an architect, who will plan and detailed plan-room space, penghawaan and natural lighting, a combination of structural systems and building aesthetics, and view your home building. Expert sipik electrical and mechanical experts are working with architects. But you could ask if these experts have worked with architects in the design budget that you pay for their professional fees, or not.

Construction Documents Preparation (IMB)

In preparing to build, there are some things you should also know, relating to the letters, documents and administrative certificates. In addition to helping the smooth to avoid lack conformity to certain parties, such as the municipal government, then you need to prepare documents IMB. In the care of IMB, you must prepare the land certificate or certificate of sale, ID cards and family registration card, proof of payment of the UN, and so on. No less important, working drawings documents obtained from other architects and planners should also be included. You also must obtain a letter of approval from the right and left neighboring land to build. To take care of this IMB, you should come to the City Administration offices to obtain Planning Advice, which is kind of signs we are designing, building demarcation line, a big or a maximum building area is used, and so on. There will be officers from the City Administration offices that will mensurvey land to be built. The next step is the application that must include IMB documents above.

An architect’s sketch for a comfortable stay home (sketches by Probo Hindarto, astudio)

Planning with the architect.

Planning with the architect useful to obtain the appropriate building design with architectural rules, such as beautiful, strong, efficient, does not violate the rules of local government, health, and environmental friendly (sustainable). It is important for you to think about why should an architect, rather than drain a lot of buildings that are not well costs later. You also need to take care of working drawings IMB, as well as working drawings for a more complete build in the field guide. In selecting an architect, first look at the portfolio of designs that do not choose an architect, because the architect was, there is good, and there are bad quality. Through an architect, you can also get Budget Plan (RAB) of the building.

Planning with other experts.

Architects usually work with an expert structure / civil, mechanical electrical, plumbing, and so on. But sometimes, also self-employed architect and the design still must be interpreted by specialists in electrical and mechanical structures.

Selecting contractors

Contractors are invited parties work together to build your building physically. The contractor is not the same as the architect, because his job is to make employment contracts with you as the owner of the house to build a house. While other architects and planners in charge of building plans. The contractor is required if you do not have the time and opportunity to build your own house building. Contractors are bound to build a house of law in accordance with the documents and working drawings Budget Plan (RAB) which has been agreed.

This is the first description of the various aspects of the project plan to build your house. Hopefully this article helps you who are planning to build or renovate the house:)

Of course there are many more factors to consider, can you look for in your weblog astudioarchitect.com or add from your experience? Thanks.

____________________
By Probo Hindarto

© Copyright 2009 astudio Indonesia. All rights reserved.

Merencanakan membangun, diatas tanah atau renovasi rumah

[mudah membangun] astudioarchitect.com Merencanakan membangun, diatas tanah atau renovasi rumah adalah pengalaman yang berharga dan pasti akan dikenang seumur hidup. Untuk memperoleh rumah tinggal yang diinginkan, memang ada beberapa pilihan, misalnya diputuskan untuk membeli tanah untuk dibangun, rumah yang sudah jadi dari developer atau rumah second. Bila Anda membeli rumah dari developer, mungkin ingin merenovasinya karena kualitas rancangan dan bangunan rumahnya mungkin dibawah standar. Bila ingin membangun diatas tanah sendiri atau merenovasi, maka artikel ini juga bermanfaat untuk Anda:)

Pekerjaan persiapan pekerjaan bangunan, dengan demikian, nantinya akan lebih terencana dan tidak tambal sulam yang menghabiskan banyak biaya. Namun sebelum semua pekerjaan persiapan dilakukan, penting bagi Anda untuk mencari perencana bangunan Anda. Para perencana bangunan ini termasuk arsitek, ahli sipil, ahli mekanikal elektrikal, plumbing, dan sebagainya. Bila memungkinkan, Anda juga bisa sudah menemukan kontraktor yang akan Anda sewa nantinya. Para perencana ini akan membantu Anda merencanakan bangunan yang terbaik, tepat guna dan tepat biaya.

Perencana ahli pertama yang musti Anda dapatkan adalah arsitek, yang akan merencanakan detail denah dan ruang-ruangnya, penghawaan dan pencahayaan alami, kombinasi sistem struktur dan estetika bangunan, serta tampilan bangunan rumah Anda. Ahli sipik dan ahli mekanikal elektrikal biasanya bekerja bersama arsitek. Namun Anda bisa menanyakan apakah ahli-ahli ini sudah bekerja bersama arsitek dalam budget desain yang Anda bayarkan sebagai fee profesional mereka, ataukah belum.

Persiapan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB)

Dalam mempersiapkan membangun, terdapat beberapa hal yang perlu pula Anda ketahui, berkaitan dengan surat-surat, dokumen dan sertifikat yang administratif. Selain membantu kelancaran agar tidak terjadi ketidak sesuaian dengan pihak tertentu, misalnya pihak Pemkot, maka Anda perlu mempersiapkan dokumen IMB. Dalam mengurus IMB, Anda harus mempersiapkan sertifikat tanah atau akta jual beli, KTP dan KK, bukti pembayaran PBB, dan sebagainya. Tidak kalah penting, dokumen gambar kerja yang didapatkan dari arsitek dan perencana lainnya juga harus disertakan. Anda juga harus mendapatkan surat persetujuan dari tetangga kanan dan kiri lahan untuk membangun. Untuk mengurus IMB ini, Anda sebaiknya datang ke dinas Tata Kota untuk mendapatkan Advice Planning, yaitu semacam rambu-rambu dalam kita mendesain, garis sempadan bangunan, besar atau luas bangunan yang maksimal digunakan, dan sebagainya. Akan ada petugas dari dinas Tata Kota yang akan mensurvey lahan yang akan dibangun. Langkah selanjutnya adalah permohonan IMB yang harus menyertakan dokumen-dokumen diatas.

Sebuah sketsa arsitek untuk rumah tinggal yang nyaman (sketsa oleh Probo Hindarto, astudio)

Perencanaan bersama arsitek.

Perencanaan bersama arsitek berguna untuk mendapatkan desain bangunan yang sesuai dengan kaidah arsitektur, seperti indah, kuat, tepat guna, tidak menyalahi aturan pemerintah daerah, sehat, serta berwawasan lingkungan (sustainable). Penting bagi Anda untuk memikirkan mengapa perlu arsitek, daripada bangunan yang menguras banyak biaya tersebut tidak baik nantinya. Anda juga memerlukan gambar kerja untuk mengurus IMB, serta gambar kerja yang lebih lengkap untuk panduan membangun di lapangan. Dalam memilih arsitek, lihatlah dahulu portofolio desainnya agar tidak salah memilih arsitek, karena arsitek pun, ada yang baik, dan ada yang buruk kualitasnya. Melalui arsitek, Anda juga bisa mendapatkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dari bangunan tersebut.

Perencanaan bersama ahli lain.

Arsitek biasanya bekerjasama dengan ahli struktur/sipil, mekanikal elektrikal, plumbing, dan sebagainya. Tapi kadangkala, arsitek juga bekerja sendiri dan hasil desainnya masih harus diinterpretasikan oleh ahli struktur dan mekanikal elektrikal.

Memilih kontraktor

Kontraktor adalah pihak yang diajak bekerjasama untuk membangun secara fisik bangunan Anda. Kontraktor tidak sama dengan arsitek, karena tugasnya adalah membuat kontrak kerja bersama Anda sebagai pemilik rumah untuk membangun rumah tersebut. Sedangkan arsitek dan perencana lainnya bertugas untuk membuat rencana bangunan. Kontraktor diperlukan bila Anda tidak memiliki waktu dan kesempatan untuk membangun sendiri bangunan rumah Anda. Kontraktor terikat hukum untuk membangun rumah sesuai dengan dokumen gambar kerja dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah disepakati.

Ini adalah gambaran awal dari berbagai aspek dalam merencanakan proyek membangun rumah Anda. Semoga artikel ini membantu Anda yang sedang merencanakan membangun atau merenovasi rumah:)
Tentunya ada banyak lagi faktor yang harus dipertimbangkan, bisa Anda cari dalam weblog astudioarchitect.com atau Anda tambahkan dari pengalaman Anda? Terimakasih.
________________________________________________

by Probo Hindarto

ENGLISH VERSION:

Planning building, above ground or renovating a house is a rewarding and certainly will be remembered for life. To obtain the desired home, there are some choices, for example, decided to buy the land for construction, the finished house from the developer or second homes. When you buy a house from developers, may want to renovating for the design and building quality homes may be under standard. If you want to build on own land or to renovate, then this article is also useful for you:)

Preparation work of the building work, thus, will be better planned and not a patchwork of spending a lot of cost. But before all the preparation work done, it is important for you to find your building planners. The planners of this building, including architects, civil experts, expert mechanical electrical, plumbing, and so on. If possible, you can already find a contractor who will rent you later. These planners will help you plan the best buildings, proper, appropriate and cost.

The first expert planners must you get is an architect, who will plan and detailed plan-room space, penghawaan and natural lighting, a combination of structural systems and building aesthetics, and view your home building. Expert sipik electrical and mechanical experts are working with architects. But you could ask if these experts have worked with architects in the design budget that you pay for their professional fees, or not.

Construction Documents Preparation (IMB)

In preparing to build, there are some things you should also know, relating to the letters, documents and administrative certificates. In addition to helping the smooth to avoid lack conformity to certain parties, such as the municipal government, then you need to prepare documents IMB. In the care of IMB, you must prepare the land certificate or certificate of sale, ID cards and family registration card, proof of payment of the UN, and so on. No less important, working drawings documents obtained from other architects and planners should also be included. You also must obtain a letter of approval from the right and left neighboring land to build. To take care of this IMB, you should come to the City Administration offices to obtain Planning Advice, which is kind of signs we are designing, building demarcation line, a big or a maximum building area is used, and so on. There will be officers from the City Administration offices that will mensurvey land to be built. The next step is the application that must include IMB documents above.

An architect’s sketch for a comfortable stay home (sketches by Probo Hindarto, astudio)

Planning with the architect.

Planning with the architect useful to obtain the appropriate building design with architectural rules, such as beautiful, strong, efficient, does not violate the rules of local government, health, and environmental friendly (sustainable). It is important for you to think about why should an architect, rather than drain a lot of buildings that are not well costs later. You also need to take care of working drawings IMB, as well as working drawings for a more complete build in the field guide. In selecting an architect, first look at the portfolio of designs that do not choose an architect, because the architect was, there is good, and there are bad quality. Through an architect, you can also get Budget Plan (RAB) of the building.

Planning with other experts.

Architects usually work with an expert structure / civil, mechanical electrical, plumbing, and so on. But sometimes, also self-employed architect and the design still must be interpreted by specialists in electrical and mechanical structures.

Selecting contractors

Contractors are invited parties work together to build your building physically. The contractor is not the same as the architect, because his job is to make employment contracts with you as the owner of the house to build a house. While other architects and planners in charge of building plans. The contractor is required if you do not have the time and opportunity to build your own house building. Contractors are bound to build a house of law in accordance with the documents and working drawings Budget Plan (RAB) which has been agreed.

This is the first description of the various aspects of the project plan to build your house. Hopefully this article helps you who are planning to build or renovate the house:)

Of course there are many more factors to consider, can you look for in your weblog astudioarchitect.com or add from your experience? Thanks.

____________________
By Probo Hindarto

© Copyright 2009 astudio Indonesia. All rights reserved.